Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 50 - Sampai di Bullaford


__ADS_3

Mereka pun melanjutkan perjalanan ke Kerajaan Bullaford tanpa mampir mampir ke tempat lain. Meski seringkali Kron teralih perhatiannya kepada hal hal yang baginya baru yang ada disekitarnya selama melakukan perjalanan. Namun, Lisa selalu mengingatkan dan menarik Kron jikalau Kron mulai teralihkan fokusnya. Hingga akhirnya mereka menemui perbatasan untuk memasuki daerah Kerajaan Bullaford.


 


Di perbatasan memasuki daerah kerajaan tersebut terdapat banyak sekali orang yang sedang antri memasuki daerah Kerajaan Bullaford. Tak sedikit dari mereka yang ditendang keluar karena bagi para penjaga tersebut 'mereka' tidak pantas untuk masuk ke daerah Kerajaan Bullaford.


 


Kron, Marquis, dan Lisa berpenampilan lusuh karena telah melaksanakan perjalanan yang sangat jauh. Dan karena penampilan mereka yang lusuh tersebut mereka terlihat menjadi tak terlihat perbedaannya dengan orang orang yang antri tersebut.


 


"Tunggu sebentar ! Tunjukkan identitas kalian !" bentak para penjaga daerah perbatasan


Lisa dan Marquis yang mendengar para penjaga yang membentak Kron mulai merasa emosi.


"Sudah sudah.. tidak perlu emosi.." kata Kron menenangkan Marquis dan Lisa


"Cih.. kalian ini tinggal menunjukkan identitas saja apa susahnya !?" sambung penjaga dengan bentak


Lisa dan Marquis pun menunjukkan identitasnya.


"A-a.. ka-kalian.." kata penjaga yang terkejut melihat identitas Lisa dan Marquis


"Ce-cepat ! Buka gerbangnya !" teriak penjaga lainnya


"Ma-maafkan ketidaksopanan kami, tamu kehormatan.." kata para penjaga dengan menundukkan badan


"Kami tak emosi karena sikap kalian ke kami.. tapi karena sikap kalian ke beliau !" kata Lisa


"Be-beliau..?" kata para penjaga dengan kebingungan


"Hah.. kalian tidak dikabari oleh Raja kalian kah..?" tanya Marquis


"A-apa maksud anda..?" tanya para penjaga tersebut


"Hah.. karena inilah aku lebih setuju menggunakan Mantra Teleportasi, Yang Mulia.." kata Lisa


"Y-YANG MULIA ?!" teriak para penjaga tersebut membuat terkejut orang orang yang sedang disekitarnya


"Ma-maksud anda..?! Ra-Raja dari Kerajaan Orion ?!" kata penjaga yang terkejut


"Ahahaha.." kata Kron dengan tawa kecil


 


Setelah kejadian itu, Kron dan para pengawalnya langsung dibukakan jalan dan diberi penghormatan. Para penjaga yang ketakutan dan malu karena kelakuan mereka terhadap Kron dan para pengawalnya. Kron dan para pengawalnya mulai menginjakkan kakinya ke dalam kerajaan.


 


Mereka pun sampai di depan istana kerajaan. Mereka pun disambut oleh para pelayan yang telah disiapkan oleh Raja Bullaford. Mereka akan menjadi pemandu Kron dan para pengawalnya selama mereka berada di Kerajaan Bullaford.


 


"Selamat siang, Yang Mulia.." sambut para pelayan dan ketua pelayan dengan anggun di depan gerbang istana


"Ohh.. selamat siang !" jawab Kron dengan senyum


"Izinkan kami memperkenalkan diri.. kami adalah para pelayan yang akan memandu anda dan para pengawal anda selama anda di kerajaan.." kata ketua pelayan


"Aaa... baiklah terima kasih.." kata Kron


 


Mereka pun mulai memasuki istana kerajaan. Istana kerajaan tersebut 2x lebih luas daripada istana kerajaan Orion.

__ADS_1


 


"Di sini adalah kamar anda, Yang Mulia.." kata ketua pelayan


"Baiklah.. terima kasih.." kata Kron


"Kalau ada sesuatu yang Yang Mulia butuhkan.. silahkan katakan pada pelayan kami yang ini.." kata ketua pelayan


"I-izinkan saya memperkenalkan diri Yang Mulia.. nama saya Georgina.." kata si pelayan


"Georgina kah? Baiklah, kalau ada apa apa aku akan menghubungimu.." kata Kron dengan senyum


"Ba-baik, Yang Mulia.." jawab Georgina dengan muka memerah


 


Para pelayan dan ketua pelayan pun meninggalkan kamar Kron.


 


"Akhirnya kita sampaii..." kata Kron merebahkan tubuhnya di kasur


"Hm.. bukankah yang memperlama adalah Yang Mulia.." kata Lisa dengan bete


"Hoi Marquis, habis ini jalan jalan yuk." kata Kron


"Dengan senang hati, Yang Mulia." jawab Marquis


"Aku diacuhkan kah ?!" kata Lisa


"Ahahaha.. jangan marah begitulah.. kita santai santai saja dulu.." kata Kron


"Tapi pertemuannya, Yang Mulia..?" tanya Lisa


"Hm.. masih nanti kan?" kata Kron


 


 


"Hm.. lewat mana kita ?" kata Kron kebingungan


"Hm.. bagaimana kalau kita memanggil pelayan tadi, Yang Mulia ?" saran Marquis


"Ahh.. benar benar.. kalau tidak salah namanya tadi.. hm.. Georgina !" kata Kron


"Ada apa anda memanggil saya, Yang Mulia ?" tanya Georgina yang tiba tiba berada di hadapan Kron


"Whoa !" kata Kron dan para pengawalnya yang terkejut


"Ma-maafkan saya yang membuat anda terkejut, Yang Muliaa.." kata Georgina dengan panik


"Tak apa.. santai saja." jawab Kron dengan melambaikan kedua tangannya


"Ja-jadi.. mengapa anda memanggil saya, Yang Mulia ?" tanya Georgina


"Oh ya ! Aku dan para pengawalku ingin melihat lihat kerajaan ini. Jadi di mana pintu keluarnya ?" tanya Kron


"K-Kalau boleh tahu.. anda ingin ke mana ?" tanya Georgina


"Hm.. keliling saja sih.. yang penting bisa lihat lihat para penduduk di kerajaan ini.." kata Kron


"Ka-kalau begitu.. izinkan saya untuk mengawal anda, Yang Mulia.." kata Georgina


"Tentu saja.. mohon bantuannya ya !" kata Kron dengan tersenyum lebar

__ADS_1


"Y-ya !" jawab Georgina dengan semangat


 


Dan dengan demikian Kron bersama para pengawalnya mulai menjelajahi kerajaan dan kehidupan masyarakatnya. Kerajaan Bullaford memiliki luas 2x lebih luas daripada Kerajaan Orion. Hiasan serta ornamen yang ada pun jauh lebih mewah daripada Kerajaan Orion. Para pelayan serta prajurit yang ada di dalam istana pun jauh jauh lebih banyak daripada Kerajaan Orion. Wajar saja mengingat untuk urusan kekayaan, Kerajaan Bullaford merupakan salah satu yang teratas sedangkan Kerajaan Duca (Orion) merupakan yang terbawah.


 


Setelah merasa puas melihat dalam istana tersebut, mereka pun mulai berkeliling di luar istana kerajaan. Untuk meminimalisir mereka diketahui oleh penduduk kerajaan mereka pun menyamar dengan menggunakan pakaian rakyat biasa. Georgina awalnya terkejut karena Kron mau menggunakan pakaian rakyat biasa, sedangkan Marquis dan Lisa hanya bisa tersenyum dan tertawa melihat keluguan Georgina yang pertama kali melihat kesederhanaan seorang Kron.


 


Mereka pun mulai berjalan keluar dari gerbang istana kerajaan. Mereka mencoba berbagai makanan khas dari Kerajaan Bullaford. Makanan tersebut merupakan makanan yang sangat manis seperti pancake. Kron pun merasa nostalgia dengan makanan yang ia makan tersebut.


 


"Y-Yang Mulia, Mengapa anda menangis..?" tanya Lisa dan Marquis dengan khawatir


"A-apa makanan khas kerajaan kami tidak enak, Yang Mulia ?" tanya Georgina yang khawatir


"Tidak.. tak apa.. ini.. makanan ini mengingatkanku pada sebuah makanan yang dulu pernah aku rasakan.." kata Kron sambil makan dengan lahap dan meneteskan air mata


"Y-Yang Mulia.." kata Lisa, Marquis, dan Georgina


"Sudahlah.. ayo kita lanjutkan jalannya.." kata Kron sambil mengusap air matanya dan menghabiskan makanannya


 


Mereka pun melanjutkan jalan jalan mereka. Kron menyadari beberapa hal selama mereka berjalan jalan di kerajaan tersebut, sepertitidak adanya Ras lain selain Manusia dan diskriminasi kekayaan antar penduduk. Bagi mereka kekayaan seolah menjadi tolak ukur untuk membedakan sebuah golongan diantara mereka. Atau mudahnya seperti Kasta yang ada di Kerajaan Duca dulu, namun mengukurnya berdasarkan kekayaan.


 


Kron pun sedih melihat keadaan kerajaan tersebut. Lisa dan Marquis paham akan kesedihan yang dirasakan oleh Kron. Georgina yang melihat ketiga orang tersebut bersedih kebingungan, karena mengapa ada seorang bangsawan seperti mereka yang perduli kepada orang orang biasa seperti mereka.


 


"Georgina.. kan ?" bisik Lisa


"Y-ya, Nyonya.." jawab bisik Georgina


"Kamu pasti bingung kan mengapa Yang Mulia menampakkan wajah sedih seperti itu.." bisik Lisa


"A-" kata Georgina yang lalu terdiam kaku


"Tentu saja.. itu sudah wajar kok. Yang Mulia memang berbeda dari kebanyakan bangsawan pada umumnya." bisik Lisa


"Ba-baik, Nyonya.." jawab Georgina


 


Dan dari saat itulah, Georgina menyadari bahwa tidak semua bangsawan sama seperti yang ada di Kerajaan Bullaford.


 


----------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !


Terima Kasih !

__ADS_1


----------=======-----------


__ADS_2