Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 43 - Perkembangan Teknologi


__ADS_3

Kron pun mulai berpikir tentang sistem yang ada di Essaract ini. Essaract merupakan dunia dimana Sihir adalah segalanya, namun bukan berarti perkembangan teknologi tidak dibutuhkan.


 


ISTANA KERAJAAN


 


"Ah.. banyak sekali tugas merepotkan ini.." kata Kron yang duduk dan menyandarkan kakinya ke atas meja


"Hah.. sudah tanggal berapa ini ya.." kata Kron dengan spontan


"Heh tunggu.. tanggal ?" Kron pun mulai teringat akan sesuatu


 


Kron pun mulai mengumpulkan Silvanna dan guru guru serta tenaga pendidikan yang lain untuk mendengarkan ide yang akan ia lontarkan


 


RUANG RAPAT KERAJAAN


 


"Selamat siang semuanya dan terima kasih sudah mau datang." kata Kron membuka rapat


"Tidak Yang Mulia.. sudah kewajiban bagi kami untuk memenuhi panggilanmu." jawab Silvanna


"Hm.. ah, sebelum rapat kita mulai aku ingin Silvanna untuk memperkenalkan siapa saja yang hadir di sini." kata Kron


"Baiklah.. Saya telah membawa orang orang yang saya anggap kompeten untuk memenuhi panggilan mu. Total kami berjumlah 9 orang. Dan berikut adalah anggotanya : Saya sendiri atau Silvanna, lalu ada asisten pribadi saya yang juga sekretaris di Sekolah Terresia Cherry, sebelahnya ada William, lalu ada mantan guru anda Gordon, kemudian Marquis, Henrieta, Narberal, Lisa, dan yang terakhir Alfonso." jawab Silvanna


"Ha.. baiklah terima kasih." kata Kron


"Dengan senang hati, Yang Mulia." kata Silvanna


"Baiklah, tujuan utamaku mengumpulkan kalian di sini adalah untuk merancang sistem pertanggalan." kata Kron


"Sistem.. pertanggalan ?" kata orang orang yang hadir dengan kebingungan


"Hm.. mudahnya begini. Misalkan kita asumsikan hari ini adalah tanggal 1, maka esok adalah tanggal 2, dan esoknya lagi tanggal 3."


Orang orang yang hadir mulai mengerti alur pembicaraan tersebut


"Lalu tanggal tersebut akan terus berlangsung hingga tanggal 30/31. Tanggal tanggal yang berkumpul tersebut terhitung sebagai 1 bulan. Lalu, di bulan ke 2 hanya akan memiliki 28/29 tanggal saja tergantung tahunnya." jelas Kron


"Maaf mengganggu penjelasan Anda, Yang Mulia. Namun saya ada satu pertanyaan." kata William


"Hm? Silahkan saja." jawab Kron


"Maksudnya bisa ada perbedaan tanggal di masing masing 'bulan' ini bagaimana, Yang Mulia ?" tanya William


 


Kron pun mulai menjelaskan akan pertanyaan yang dilontarkan William. Setelah William dan orang orang lainnya sudah paham akan jawaban dari Kron, mereka melanjutkan topik pembicaraan. Kron pun menjelaskan dengan sangat detail dan terperinci namun tetap mudah untuk dipahami kepada orang orang yang hadir disitu. Ia juga menjelaskan kenapa harus menggunakan tanggal serta apa saja keuntungan dan kerugiannya.


 


"Yang Mulia.. ini adalah terobosan yang luar biasa !" kata William dengan semangat


"Benar Yang Mulia.. saya sangat setuju dengan William !" sambung Marquis dengan semangat


"Hm? Oh.. terima kasih atas pujiannya." kata Kron dengan tersenyum


"Jadi Yang Mulia.. kapankah kita bisa menerapkan sistem yang luar biasa ini ?" tanya Silvanna


"Hm.." kata Kron


 


Kron beserta orang orang yang hadir disitu pun mulai menentukan kapan proses penanggalan akan dimulai. Lalu ketika ia sedang berpikir, tiba tiba salju sudah mulai turun. Ia pun yakin, kapan harus menentukan tanggal 1 tersebut.


 

__ADS_1


TANGGAL 1 JENZARI (JANUARI)


 


"Baiklah.. dengan ini, aku resmikan hari ini menjadi awal dari sistem pertanggalan kita !" kata Kron


"Yaa !!" sorak orang orang yang membantu merumuskan sistem pertanggalan


 


Setelah diresmikan tanggal 1 nya, para penduduk pun diajarkan tentang penggunaan sistem pertanggalan tersebut dan pembelajaran tersebut dapat diserap dengan mudah oleh para penduduk. Dan 2 pekan pun berlalu semenjak diberlakukannya sistem pertanggalan di masyarakat. Meski di hari hari awal banyak yang masih kebingungan namun mulai pekan ke 2 para penduduk sudah sangat dimudahkan dengan sistem pertanggalan tersebut.


 


Segala pekerjaan, pembelajaran, latihan, dan lainnya dapat terstruktur dengan jauh lebih baik dan jauh lebih efisien. Dan dengan adanya sistem pertanggalan tersebut pula, perkembangan teknologi di Kerajaan Orion semakin pesat.


 


RUANG RAPAT KERAJAAN


 


"Ekhem, selamat siang semuanya dan terima kasih sudah mau hadir." kata Kron membuka rapat


"Tidak Yang Mulia.. sudah kewajiban kami memenuhi panggilanmu." jawab Silvanna


"Baiklah.. langsung ke topik utama saja, kali ini aku ingin mengusulkan pembuatan Kendaraan Mantra." kata Kron


"Kendaraan.. Mantra ?" tanya orang orang yang hadir dengan kebingungan


"Ya.. seperti yang kalian sudah ketahui kita para penduduk di Essaract jikalau ingin berpergian harus menggunakan hewan tunggangan atau berjalan kaki." kata Kron


Orang orang yang hadir pun mendengarkan dengan sangat teliti akan yang diomongkan oleh Kron


 


Kron pun mulai menjelaskan seberapa efektifnya penggunaan Kendaraan Mantra dibanding tenaga hewan dan berjalan kaki. Kron menjelaskan dengan hati hati dan terperinci agar orang orang yang hadir tidak salah paham dengan apa yang ia jelaskan. Orang orang tersebut nampak bersemangat dengan ide yang dilontarkan oleh Kron dan tak sabat untuk memulai proyek tersebut.


 


"William, rendahkan suaramu ! Jangan lupa kau ada dihadapan Yang Mulia !" kata Silvanna mengingatkan


"Ah benar, maafkan kelancangan hamba Yang Mulia." kata William yang berlutut minta maaf


"Tak apa.. justru aku senang jikalau ada yang sangat bersemangat dengan pembaharuan teknologi seperti ini." kata Kron dengan memberi kode William untuk berdiri dan tersenyum


"Yang Mulia.." kata William yang matanya berbinar


"Tapi.. kita ada satu masalah. Yaitu tak adanya tempat untuk pembuatan kendaraan yang memadai." kata Kron


"Jadi.. bagaimana solusinya Yang Mulia ?" tanya Cherry


"Kemarin aku sudah menjalin kontak dengan Kuraraku untuk mengirimkan beberapa murid kerajaan kita untuk pembelajaran kerajinan Dwarf, dan ia pun menyetujuinya tanpa bertanya alasannya apa." jawab Kron


"Kuraraku itu, masih sama saja dia." kata Silvanna yang tertawa


"Hahaha.. aku tidak tahu di masa lalu dia seperti apa. Namun yang aku ketahui di masa yang akan mendatang kita dan kerajaannya.. mungkin akan menjadi sekutu yang sangat akrab." kata Kron


"Oleh karena itu.. aku meminta kalian untuk memikirkan dengan matang siapa yang akan dikirimkan untuk pelatihan tersebut !" perintah Kron


"Baik, Yang Mulia !" jawab orang orang yang mengikuti rapat


"Jadi.. sisanya aku serahkan pada kalian. Selamat siang !" kata Kron yang meninggalkan ruang rapat


 


Orang orang yang mengikuti rapat menjawab dengan memberi penghormatan kerajaan kepada Kron. Setelah Kron meninggalkan ruang rapat mereka pun mulai mengadakan rapat Sekolah Terresia di sekolahan untuk menentukan siapa saja yang akan pergi untuk pelatihan tersebut.


Dan setelah rapat yang cukup panjang dan melelahkan tersebut, munculah nama nama sebagai berikut :


Tromoro, anak kelas 1


Rogian, anak kelas 2

__ADS_1


Lapis, anak kelas 2


Gigantia, anak kelas 1


Orrobo, anak kelas 2


Kingukon, orang dewasa


Biguhan, orang dewasa


Rolando, orang dewasa


Mereka memutuskan untuk menambahkan orang dewasa karena orang dewasa lebih berpengalaman dan akan lebih mudah untuk menerima materi yang diajarkan. Serta akan lebih mempercepat pengerjaan proyek Kendaraan Mantra tersebut


 


KEESOKAN HARINYA


 


"Baiklah.. untuk nama yang tadi bapak panggil mulai besok akan mengikuti pelatihan di Kerajaan Dwarf, Gorogontoro. Pelatihan tersebut akan berlangsung selama 2 pekan dan akan didampingi oleh beberapa orang dewasa dan juga guru." kata Gordon di depan kelas A


"Hehh ??!! Tromoro akan studi di luar kerajaan ?!!!" teriak para siswa kelas A dengan terkejut


Tromoro pun terkejut


"Whoahhh !! Kau hebat sekali Tromoro !" kata Baja yang matanya berbinar


"RORORORORO !! Tromoro akan belajar dengan sungguh sungguh.. dan ketika Tromoro kembali, Tromoro bisa membantu Kron dan kerajaan !" kata Tromoro dengan semangat


"Ya !! Berjuanglah Tromoro !" kata para siswa kelas A menyemangati Tromoro


 


Di tempat lainnya pun sama, baik di kelas kelas lain atau orang orang dewasa yang di luar sekolahan. Pada awalnya yang orang orang dewasa ragu dan bertanya kenapa tidak semuanya para siswa saja. Namun setelah menjelaskan situasinya para orang dewasa itu pun menjadi bersemangat dan tak rela posisinya digantikan siapapun dalam kondisi apapun.


 


HARI KEBERANGKATAN


"Selamat Pagi dan semoga sehat selalu." kata Kron ke orang orang yang akan melakukan perjalanan


"Pagi, Yang Mulia." jawab orang orang yang akan melakukan perjalanan dengan berlutut


"Berdirilah." perintah Kron


Orang orang yang berlutut pun berdiri sesuai perintah Kron


"Maaf karena tidak bisa memberikan fasilitas dan juga salam yang mewah." kata Kron


"Tidak Yang Mulia.. dengan mengutus kami saja, itu sudah lebih dari segala kemewahan." jawab Rolando


"Benar Yang Mulia.. apalagi setelah engkau mempercayakan kepada kami tentang proyek besar tersebut. Tentu dengan kepercayaanmu saja, itu sudah lebih dari suatu kemewahan bahkan keajaiban." sambung Orrobo


"Hahaha.. kalian terlalu memujiku. Aku ini hanya orang biasa seperti kalian. Jangan bersikap terlalu mendewakanku." kata Kron


"Baik, Yang Mulia." jawab orang orang tersebut


"Baiklah.. aku hanya bisa berdoa untuk keselamatan kalian. Dan semoga, kalian bisa kembali dengan selamat serta membawa ilmu dan perubahan besar yang mengarah ke hal positif untuk masa depan kerajaan !" kata Kron


Orang orang tersebut hanya terdiam kagum mendengar perkataan rendah hati dari seorang Raja yang luar biasa.


"Dengan begitu, silahkan mulai perjalanan kalian ! Kembalilah dengan selamat !" kata Kron yang mencoba memotivasi


"Baik Yang Mulia !" jawab orang orang yang mulai melakukan perjalanan


----------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !

__ADS_1


Terima Kasih !


----------=======-----------


__ADS_2