
SEKOLAH TERRESIA - KELAS A
"Kumpulkan tugas ke depan sekarang !" kata Sakura dengan tatapan tajam
"Ba-baik, Bu !" jawab para siswa A dengan merinding
Para siswa pun maju dan mengumpulkan lembar jawaban dari tugas mereka ke depan.
"Hoi Baja, Ligit, Alramal.. mana tugas kalian..?" tanya Sakura dengan aura membunuh
"A-anu bu.. tugas saya kemarin lari.." kata Ligit
"Y-ya.. tugas saya mengejar tugasnya Ligit bu.." sambung Baja
"Tugas saya menemani tugasnya Baja mengejar tugasnya Ligit bu.." sambung Alramal
Suasana hening sejenak
"Kalain.. masih bisa bercanda dihadapan saya..?" kata Sakura dengan menakutkan
"Ma-maafkan kami bu !!!" jawab ketiga siswa tersebut sambil menundukkan kepala
"Kalian bertiga.. kerjakan tugas tersebut 3 kali !!" teriak Sakura
"B-Bu.. itukan tugas essay 800 kata.." kata Ligit dengan senyum ketakutan
"Lalu ?" jawab Sakura dengan tak peduli
"TIDAAAKKKK !!!" teriak mereka bertiga
Suasana di kelas tersebut selalu gaduh tiap harinya. Para siswa selalu bercanda bersama, saling menjahili, dan membuat onar ke guru guru yang lain. Kelas A terkenal sebagai anak anak pintar yang nakal.
Tapi seperti pada kehidupan nyata, tiap orang pasti ada yang tidak menyukainya meski sebaik apapun kita, begitu pula yang dirasakan oleh kelas A. Meski para penduduk sudah tahu kenyataannya, namun masih ada beberapa pihak yang dendam atau benci entah karena alasan apa. Para siswa kelas lain pun ada yang membenci kelas A.
"Cih! Mentang mentang temenan sama Raja jadi bisa seenaknya." kata seorang siswa
"Ya, seandainya saja waktu itu kita tidak dihipnotis, pasti kita yang temenan dengan Raja kan?" jawab siswa lainnya
"Benar. Mereka ini seperti sudah merencanakannya saja." sambung siswa lainnya
Ya, rumor rumor kebencian seperti itu masih dirasakan oleh para siswa kelas A meski pada kenyataannya mereka tidaklah salah. Kenakalan yang mereka buat juga hanya kenakalan batas wajar seperti anak anak SMA pada umumnya. Ya.. pada dasarnya yang membenci mereka ya memang orang orang yang benci dengan mereka saja.
KANTIN SEKOLAH
"Jadi.. apakah kita masih terkenal..?" tanya Meira
"Sepertinya begitu.." jawab Liliana
"Hah.. mereka ini masih dihipnotis kah ?" kata Rose
"Hm.. benarkah ?" tanya Bella
"Tentu saja tidak.. Rose hanya bercanda Bella." kata Anima
__ADS_1
Siswa perempuan kelas A berkumpul untuk makan siang dan siswa laki laki kelas A berkumpul di tempat yang terpisah. Setiap kemana mana mereka hanya bermain bersama dengan sesama siswa kelas A saja. Bukan karena mereka tidak ingin menjalin komunikasi dengan siswa non kelas A namun para siswa yang membenci siswa kelas A melarang siswa lainnya untuk berteman dengan para siswa kelas A.
"Hah.. bukannya aku bosan berteman dengan kalian.." kata Ligit
"Ya.. tak usah kau lanjutkan aku sudah tahu maksudmu.." kata Baja
"Mau bagaimana lagi kan ?" kata Paul
"Haahh.. aku pengen temenan sama yang laiin..!!" kata Alramal
"Sa-sama Alramal.." kata Eclair
"Hm.. Ninja tidak butuh banyak teman-nin !" kata Kunai
"Kalian diamlah.. ini di dalam perpustakaan.." kata Vanta
"RORORORORO !!!" tawa Tromoro
"Kalian diamlah.. kita sedang di perpustakaan.." kata Justin
"Hm..? bukankah kau juga berbicara Justin ?" tanya Ligit dengan nada datar
"Ya ya.. benar kata Ligit.." sambung Alramal dengan nada datar
"(orang orang ini..)" kata Justin dalam hatinya dengan kesal
"Heh.. kau baca apa itu Tromoro ?" tanya Baja
"RORORORO !! Ini buku yang sangat lucu !! RORORORO !!" tawa Tromoro dengan keras
"Heh heh.. buku apa itu..?" kata Alramal dengan penasaran
"Legenda Palu Sang Dwarf ?" tanya Vanta sambil membaca cover buku tersebut
"YA ! Buku Sang Kuraraku !!" kata Tromoro
Mereka semua kecuali Justin akhirnya ikut membaca buku tersebut bersama dengan Tromoro.
"HAHAHAHA !!!" tawa keras para siswa kelas A
"Benar benar sangat lucu !" sambung Alramal
"Ya ! Lihatlah pakaiannya ! HAHAHAHA !!!" tawa keras dari Ligit
"HAHAHAHA !!" tawa keras para siswa kelas A lagi
"Kalian diamlah !" kata Sakura yang tiba tiba berada di belakang mereka dengan aura membunuh
"Ba-baik bu !" jawab para siswa dengan ketakutan
Sakura pun berjalan meninggalkan mereka.
"Kan aku sudah bilang.." kata Justin
"Hah.. memangnya tadi kau bilang apa ?" kata Alramal dengan mengucek kuping
"Ya.. kami tidak mendengarmu.." kata Ligit
"Ka-li-an...!!!" kata Justin dengan kesal
Di sisi lain perpustakaan tersebut.
__ADS_1
"Mereka benar benar berisik ya.." kata Liliana
"Aku tidak bisa menangkalnya.." kata Rose
"Hahaha.. namanya juga lelaki.." kata Meira
"Ooo.. jadi semua lelaki seperti itu ya..?" tanya Bella yang polos
"TIDAK !" kata Liliana, Rose, dan Meira bersamaan dan membentak
"E-eh..?" kata Anima dan Bella
"Ada satu orang lelaki yang berbeda.." kata Rose
"(menganggukkan kepala)" kata Liliana dan Meira
"Maksudmu..?" tanya Anima
"Siapa lagi kalau bukan dia.." jawab Rose dengan memerah
Hari hari pun berlalu. Kelas A menjalani sekolah seperti biasa, namun siswa siswa di sekitarnya yang tak biasa. Tatapan sinis dari siswa siswa yang iri selalu diarahkan ke mereka.
Lalu pada tanggal 20 FEZRAIRI sekolah mengumumkan akan mengadakan pertandingan antar kelas untuk menunjukkan hasil latihannya selama 6 bulan lebih. Unjuk kekuatan tersebut akan dilaksanakan di Arena Kerajaan dan disaksikan oleh seluruh orang yang ada di Essaract atau yang mau menonton. Dan pertandingan tersebut akan dilaksanakan pada tanggal 30 AFRAIL.
Para siswa sangat bersemangat terutama siswa kelas A karena akhirnya mereka bisa melakukan uji coba kekuatannya. Namun di sisi yang lain ada orang orang yang juga senang karena dapat kesempatan untuk membuat malu orang orang kelas A. Dan dengan demikian pula mereka semakin mempertekun latihannya untuk unjuk kekuatan di tanggal 30 AFRAIL.
Dan tentu saja, harapan yang terbesar dari para siswa tersebut adalah unjuk kekuatan mereka dapat dilihat oleh Sang Raja Kron. Mereka berharap agar dapat diperhatikan oleh Sang Raja dengan berbagai macam harapan. Ada yang ingin diperhatikan, ada yang ingin mendapat posisi di kerajaan, ada yang ingin diperhatikan militer, dan bahkan ada yang ingin mendapatkan cinta Sang Raja.
Pelatihan per kelas dipimpin oleh masing masing ketua kelas. Dipertandingan yang akan datang, para ketua kelas telah diberitahukan bahwa akan ada beberapa lomba. Dan pada pertandingan antar kelas yang terakhir akan diadakan pertandingan per siswa antar kelas.
Dengan demikian dibawah bimbingan dari wali kelas, masing masing ketua kelas dan para siswa mulai mengatur strategi dan latihan mereka masing masing. Ada yang mempergiat latihan kerja sama, individu, mantra, fisik, dan lainnya menyesuaikan dengan kelemahan kelas mereka masing masing.
RUANG KERJA RAJA
"Jadi.. aku masih harus menunggu beberapa bulan lagi kah.." kata Kron dengan menaruh kaki diatas meja
"Benar Yang Mulia.." jawab Lisa
"Hah.. yah, waktu juga akan berjalan cepat." kata Kron yang berdiri dan menghadap ke jendela dan tersenyum
----------=======-----------
AUTHOR :
Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !
Mohon dukungan dari teman teman ya !
Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !
Terima Kasih !
----------=======-----------
__ADS_1