Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 59 - Orion Student Battle Part 5


__ADS_3

"Hahahaha !! Hanya seginikah kekuatan para siswa Kerajaan rendah ini ?!" teriak Syno


"Cih ! Dia meremehkan kita !" kata Justin


"Hahahaha !! Lemah.. sangat lemah !!" tawa keras dari Syno


 


Suasana pun berubah, arus pertandingan yang diawal memihak kelas A berubah seketika.


 


"Syno.. sepertinya aku pernah mendengar nama itu.." kata Arthur ke Silvanna dan Aldizech


"Ya.. sepertinya tidak asing.." sambung Silvanna


"Syno.. Syno de Sweba ?!" kata Aldizech yang terkejut


"Ada apa Aldizech ?! Apa kau mengingat sesuatu ?" kata Arthur


"Syno de Sweba.. dia adalah putra mahkota Kerajaan Sweba.. tapi.." kata Aldizech


"Putra Mahkota Kerajaan Sweba..? Bukankah seharusnya dia sudah.." kata Silvanna


"Ya.. ada yang tidak beres !" kata Aldizech


"Arthur, batalkan pertandingannya !" sambung Aldizech dengan sigap


"Ya !" kata Arthur


 


Arthur pun langsung melompat menuju ke tengah Arena Kerajaan.


 


"Cih.. ada penganggu.." kata Syno


"Raptor,  Rias, mundur." sambung Syno memerintah


"Pertandingan.. telah selesai !" teriak Arthur mengakhiri pertandingan


 


Sontak semua orang terkejut dengan teriakan Arthur.


 


"Hoi hoi.. apa maksudnya ini..?!" kata Syno dengan tatapan sinis


"Syno de Sweba.. sejak kapan badanmu sekecil itu ?!" teriak Aldizech yang berada di samping Arthur


"Hahaha.. Hahahahaaha !! Kau akhirnya ingat juga, Pak Tua Aldizech !" teriak Syno


 


Badan Syno pun tiba tiba meleleh. Dan dibalik lelehan itu munculah sesosok yang memiliki badan yang besar. Ukurannya setara dengan badan Arthur.


 


"Hah.. akhirnya bisa bebas dari badan kecil ini.." kata Syno yang sudah menunjukkan wujud aslinya


"..?!" kata para siswa kelas A


"Cih.. kita telah lalai.." kata Aldizech


"Ya.." kata Arthur dan Silvanna


"Levelnya.. ia jauh diatas kita !" kata Rose yang terkejut


"Si-sialan.. pantas saja ia kuat sekali !" kata Paul


"Hahahaha !! Kalian lambat sekali menyadarinya, dasar siswa siswa bodoh !" tawa dari Syno


 


Syno de Sweba, memiliki level 89. Rias de Luz, memiliki level 58. Raptor de Alarico, memiliki level 51.


 


"Apa tujuan kalian ?!" teriak Aldizech


"Tidak ada yang spesifik.." jawab Syno

__ADS_1


"Hanya ingin mengumumkan suatu hal saja.." sambung Syno


Suasana hening sejenak.


"Cepat katakan tujuanmu !" teriak Arthur


"... Kalian benar benar rendahan ya.. berbicara dengan orang terhormat namun tak beradab." kata Syno yang mulai kesal


"Baiklah.. karena aku sudah bosan akan kukatakan secara langsung saja.." sambung Syno


"Kerajaan Sweba.. akan menyerang kalian dalam satu pekan !" teriak Syno


Mata orang orang yang hadir langsung terbuka. Mereka tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Syno.


"Jadi benar apa yang dikatakan Kron.." kata Aldizech dengan suara lirih


"Ya.. meski begitu, jikalau sampai berperang kita tetap akan kerepotan." kata Silvanna


"Sebagai pembukaan.. aku sudah menyiapkan satu kejutan kecil.." kata Syno sembari menjentikkan jari


 


Rias pun memanggil Mantra yang memunculkan semacam kotak. Lalu kotak itu diberikan kepada Syno.


 


"Tuan.." kata Rias sembari memberikan kotak tersebut


"Hm. Menepilah." kata Syno sembari menerima kotak tersebut


"Ada hal buruk yang akan terjadi !" kata Aldizech


"Sebaiknya kita usir dulu mereka !" kata Silvanna


"Aku setuju dengan kalian !" teriak Arthur yang sudah bersiap menyerang


"Hahahaha.. Bangkitlah ! Iblis tingkat 6, Cerberus !" teriak Syno dengan tawa


"Ce- Cerberus ?!" kata orang orang dengan terkejut


"Saksikanlah.. saksikanlah kedatangan Makhluk yang pernah memporak-porandakan Essaract ! Cerberus, bangkitlah ! HAHAHAHAHA !!" kata Syno dengan tawa yang keras


"Ghhoooaamm !!" teriak Cerberus yang sudah bangkit


"Itu.. Cerberus !" kata Liliana


"Meski begitu, itu tetaplah Cerberus ! Jangan lengah !" kata Aldizech


"Baiklah.. mari kita mulai pertunjukannya.. Hahahaha !" tawa dari Syno


 


Cerberus pun mulai mengamuk. Ia mengeluarkan serangan yang membabi buta ke segala arah. Karena serangan tersebut membuat para penonton menjadi panik. Ada yang berteriak ketakutan, ada yang langsung berlari keluar arena, ada yang hanya bisa duduk terdiam dengan lemas. Para siswa kelas lain pun ada yang ketakutan dan ada yang bergegas menuju ke Arena. Para Pilar pun langsung ikut menuju ke Arena


 


"Tuan Arthur." kata King


"King kah ?!" kata Arthur


"Para Penasihat ! Izinkan kami membantu !" kata King


"Tanyakan pada Silvanna !" kata Arthur


"Baiklah, untuk yang memiliki level 45 ke atas silahkan membantu ! Sisanya evakuasikan para warga ! Dan selamatkan yang terluka !" kata Silvanna


"Baiklah !" jawab para siswa yang ada di Arena


"Gargantua, Heractus ! Tolong bantu para siswa mengevakuasikan para warga !" kata King


"Ya !" jawab Gargantua dan Heractus


"Ini memang menyebalkan, tapi nampaknya kita harus bekerja sama !" kata siswa kelas B


"Ya !" jawab Baja


"Namaku Cleo, panggil aku kalau butuh bantuan !" kata Cleo sembari memperkenalkan diri


"Aku Baja, tentu saja akan aku panggil jikalau butuh bantuan !" jawab Baja


"Kalian semua kemarilah ! Kita adakan pembagian tugas secara cepat !" teriak Gargantua


 

__ADS_1


Pembagian tugas pun dilaksanakan dengan sangat cepat. Bagi yang memiliki kekuatan penyembuhan diminta untuk langsung menuju ke Rumah Sakit, bagi yang memiliki Mantra perlindungan diminta untuk memberi penghalang agar serangan dari Cerberus tidak mengenai warga. Dan sisanya diminta untuk menolong, mencari, dan mengevakuasikan para warga.


 


"Baiklah.. dengan ini kita bisa menyerangnya dengan tenang !" kata Arthur


"Ya !" jawab yang bertugas melawan Cerberus


"Mantra : Pedang Suci !" teriak Arthur, King, dan Aldizech


"Jessica, bantu aku dalam menggunakan Mantra pendukung !" kata Silvanna


"Baik, Nyonya !" jawab Jessica


 


King, Aldizech, dan Arthur langsung menyebar memimpin beberapa orang dibelakangnya untuk melancarkan serangan. Cerberus yang kebingungan karena melihat arah serangan dari beberapa arah menyerang menggunakan ekornya dengan cara memutar dirinya.


Arthur yang berhadapan pertama dengan ekor tersebut berhasil menahan serangan tersebut dengan bantuan dari Orrobo dan Zaragoza. Aldizech yang berada di tengah langsung melancarkan serangan ke arah mata Cerberus bersama dengan serangan dari Lizard.


Silvanna, Jessica, Zetto, dan Warmer yang sudah merapalkan serangan Mantra dari jarak jauh langsung menyerang dengan bebarengan tepat setelah Aldizech dan Lizard menepi dari arah serangan yang akan mereka lancarkan. Serangan Mantra gabungan tersebut mengenai telak dada dari Cerberus yang membuatnya menggonggong kesakitan.


Melihat ada celah, King langsung berlari ke arah dada Cerberus yang telah terbuka lukanya dan menyerang dengan sekuat tenaga.


"Hiaagghhh !!" teriak King yang akan menancapkan pedangnya


"Hajar dia !" teriak Arthur dan Orrobo


"Agghhooaammm !!" teriak Cerberus yang kesakitan karena terkena serangan mutlak


"Cih! Mereka bisa mengatasinya ?!" kata Syno yang kesal dan emosi


"Tuan.. sebaiknya kita mundur.." kata Raptor


"Ha ?! Kau ingin membuat malu diriku ini ?!" kata Syno


"Tidak.. urusan kita di sini telah selesai." kata Raptor


Syno langsung paham dan tertawa.


"HAHAHAHAHA !! Melawan cecunguk seperti ini saja kalian kerepotan !" tawa ejek dari  Syno


"Cih, turun kau kalau berani, dasar pengecut !" teriak Warmer


"HAHAHAHA ! Aku akan turun.. tapi bersama dengan pasukan yang sudah menunggu di luar !" teriak Syno


"Pa-pasukan..?" kata yang berperang melawan Cerberus


Seketika Silvanna gemetar.


"Nyonya ! Ada apa Nyonya !" kata Jessica yang terkejut


"Silvanna !" kata Arthur dan Aldizech


Orang orang yang bertarung melawan Cerberus pun langsung berkumpul di sekitar Silvanna.


"Silvanna ! Tenangkan dirimu !" bentak Arthur


"Katakan dengan jelas.. mengapa kau gemetar ?" kata Aldizech


"Bi-biarkan aku memperlihatkan ini.. Mantra : True Eyes.." kata Silvanna


 


Orang orang tersebut pun seketika langsung terkejut. Mereka melihat lewat Mantra Silvanna, bahwa sudah ada lebih dari 22.000 orang yang bersiap di luar sana untuk menggempur Kerajaan Orion. Mereka adalah orang orang dari Kerajaan Sweba yang sedang bersiap siap untuk berangkat menuju ke Kerajaan Orion untuk menyerang.


 


"HAHAHAHA !! Gemetarlah dan takutlah !!" teriak Syno


"Kami akan menyerang kalian 1 pekan lagi ! Bersiaplah bertemu ajal kalian !" teriak Syno


 


----------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !

__ADS_1


Terima Kasih !


----------=======-----------


__ADS_2