Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 27 - Gadis yang Merepotkan


__ADS_3

"Mengapa.. mengapa Raja dan yang lainnya tidak mengerti.." kata Sakura sambil memacu kuda dan menangis


"Kerajaan ini.. Kerajaan Duca adalah tempat kelahiran ku, tempat kelahiran keluargaku, teman teman ku, orang orang yang aku sayangi.." sambungnya


"Mengapa.. mengapa orang yang seharusnya membela kerajaan malah ingin menghancurkannya.." sambungnya


Seketika Sakura teringat oleh sosok Kron.


"Kron.. pasti dia penyebabnya !" dengan kesal ia berkata dengar keras


"Hei~ mengapa kamu menyalahkanku ?" kata Kron dengan santainya


"Tentu saja kau yang salah ! Kalau kau tak bicara, 3 Terkuat tidak akan menghancurkan kerajaan !" jawab Sakura dengan membentak dan menangis


"E-eh..?" sambungnya


"Berhentilah dul-" kata Kron


"MENGAPA KAU ADA DI SINI ?!!" tanya Sakura dengan terkejut


"Sudahlah hentikan dulu kudamu itu !" jawab Kron


"TIDAK ! Lagian bagaimana bisa kau menumpang di sini ?!" tanya Sakura dengan bentak


"Su-dah-lah !" kata Kron serta memberhentikan paksa kuda


CKITT kuda pun berhenti


"Jadi.. apa mau mu.." kata Sakura dengan lirih


"Aku hanya ingin bicara saja.." kata Kron


"Kalau memang hanya itu urusanmu cepat katakan !" bentak Sakura


"Sebelum itu, lebih baik kita menepi dulu.." kata Kron


Mereka pun menepi dari jalan. Mereka berdua berbicara di bawah sebuah pohon hijau dengan daun yang lebat.


"Sekarang.. katakanlah !" bentak Sakura


"Kamu ini memang wanita yang hobi marah marah ya.." olok Kron


"K-kamu ! Aku marah begini gara gara sikapmu itu !" bela Sakura


"Memangnya ada yang salah dari sikapku ?" kata Kron


"Kau.. berbicara seolah tak ada rasa bersalah." kata Sakura


"Gara gara kau kerajaan akan hancur, orang orang mulai menebar kebencian, gelar Pahlawan seolah gelar yang rendah.." sambungnya


"Seandainya.. seandainya kau tak ada.. kerajaan.. kerajaan tak akan hancur...." kata Sakura dengan menangis


"Kerajaan ini, apa pentingnya bagimu ?" tanya Kron membelakangi Sakura


"Cih.. untuk apa aku menjelaskannya padamu ?!" jawab Sakura dengan nada tak suka


"Hah.. inilah alasan ku mengapa malas berurusan dengan cewek." kata Kron


"Haa ?! Kau yang mengejarku, kau yang meminta penjelasan dariku, dan kau pula yang menyalahkanku ?!" kata Sakura tak terima

__ADS_1


"Aku bisa dengan mudah menggunakan Mantra untuk melihat masa lalu mu, tapi bukankah itu tak sopan ?" kata Kron


"Hah ?? Mengapa kau bisa sepercaya diri itu ? Memangnya sehebat apa Mantra mu ?!" kata Sakura dengan meremehkan


"Jadi gimana ? Boleh atau tidak ?" tanya Kron


"Hahahaha ! Mana mungkin kau bisa ! Hanya orang dengan level 45 ke atas saja yang bisa, mana mungkin orang seperti mu bi-" kata Sakura dengan meremehkan


"Jadi boleh atau tidak ?" kata Kron


"Hah ! Memangnya kalau kuizinkan kamu bisa melakukannya ? Jangan bercanda !" jawab Sakura dengan judesnya


"Yosh.. dengan begitu aku sudah dapat izinnya.." kata Kron


"H-ha ?" kata Sakura


"Mantra : Penglihatan Masa Lalu" kata Kron


Mantra tersebut dapat melihat masa lalu seseorang asalkan sang pengguna telah berbicara mengenai keinginannya untuk melihat masa lalu dari sang korban asalkan mendapat izin dari sang korban. Kron pun mulai memasuki pikiran Sakura dan mulai melihat masa lalu Sakura.


Ia melihat bahwa Sakura merupakan anak yatim piatu pada usia 7 tahun, karena kedua orang tuanya meninggal saat perang antar kerajaan dulu. Lalu ia diasuh oleh Aldizech dan diangkat menjadi anaknya. Aldizech memiliki 2 orang anak laki laki yaitu Treze dan Henry. Treze bersikap kasar kepadanya sedangkan Henry bersikap lemah lembut. Di usianya yang ke 13 tahun, kakak tersayangnya Henry pergi ke luar kerajaan untuk menuntut ilmu. Setelah kepergian kakaknya, Treze memulai pemberontakan. Dan terjadilah seperti saat ini.


"Begitu.. jadi intinya kamu sangat mencintai kerajaan karena orang tua mu gugur dalam membela kerajaan ini, lalu kamu juga diselamatkan oleh sang Raja." kata Kron


"Da-darimana kau tahu itu ?!" tanya Sakura dengan terkejut


"Bukankah sudah kubilang tadi..?" kata Kron


"(Anak ini.. dia tidak lemah.)" kata Sakura dalam hati


"Jadi.. mengapa kau begitu peduli dengan rakyat ?" tanya Kron


"Masih tidak mau menjawab kah.. akan ku lihat sendiri lagi saj-" kata Kron


"Tidak perlu. Akan kujawab." kata Sakura


"Aku.. telah melihat berbagai macam penderitaan di Essaract ini, mulai dari kelaparan, kehilangan orang yang disayang, kebangkrutan, dan lainnya yang bisa lebih dari yang kau bayangkan. Sebuah penderitaan yang lebih dari yang pernah kau rasakan !" kata Sakura


"(E-eh.. penderitaan yang lebih dariku kah..?)" kata Kron dalam hati


"Oleh karena itu, aku ingin memperbaiki kerajaan, demi menghapus penderitaan mereka !" kata Sakura dengan nada seperti memotivasi prajurit perang


"Jadi.. apa yang akan kau lakukan untuk memperbaiki kerajaan ?" kata Sakura


"I-itu.." kata Sakura dengan gagap


"Sudah kuduga kau belum memikirkannya." kata Kron


Wajah Sakura mulai memerah karena malu. Kron sudah tahu bahwa  Sakura adalah tipikal orang yang bertindak berdasarkan emosi.


"Kau itu ya.. benar benar tak tahu apa apa.." kata Kron


"Me-memangnya apa yang kau ketahui hah ?!" tanya Sakura dengan nada menantang


"Yah.. setidaknya lebih banyak dari yang kau ketahui.." jawab Kron


"Hah ! Memangnya seberapa banyak ? kata Sakura


"Dengar.. aku bukanlah orang bodoh sepertimu yang mudah terpancing.." kata Kron sambil mengejek

__ADS_1


"Bo-bodoh katamu ?!" kata Sakura


"Yah.. kalau kau mau tahu sedikit biar aku perlihatkan." kata Kron


"Memangnya apa yang ingin kau perlihatkan ?" tanya Sakura


"Mantra : True Eyes, Perlihatkan Kenyataannya !" sambungnya


Seketika mereka mulai memasuki penglihatan masa lalu dari Kron.


"Kau ini jangan asal menggunakan.. man.. tra..." kata Sakura


"Yah.. beginilah kondisi sebenarnya kerajaan." jawab Kron


"Ti-tidak mungkin kan.. ini tidak mungkin kan ?! Kau.. kau pasti menggunakan Mantra Ilusi !" kata Sakura dengan tidak percaya


"Yah.. terserah kau mau percaya atau tidak.. namun beginilah kenyataannya.."


Sakura melihat kejadian sebenarnya yang ada di kerajaan. Mulai dari korupsi yang tidak terhitung jumlahnya, penyiksaan dari kasta atas ke kasta rendah, mutilasi oleh kasta atas hanya demi kesenangan mereka, jual beli budak, hipnotis masal kepada rakyat dan hal hal keji lainnya yang belum pernah di lihat oleh Sakura.


"Ini.. ini tidak mungkin kan.." kata Sakura dengan meteskan air mata


"Tapi beginilah kenyataannya." jawab Kron


Mantra tersebut pun lenyap dan pandangan kembali di pegunungan yang hijau.


"Jadi.. inikah alasanmu ingin menghancurkan kerajaan..?" tanya Sakura


"Ya.. begitulah." jawab Kron


"Lalu.. apa yang akan terjadi pada rakyat..?" tanya Sakura dengan air mata yang mengalir


"(Anak ini sungguh manis..) Ekhem.. apa kau tidak mengerti perkataanku ?" tanya Kron


"Gi-gimana ?" tanya Sakura


"(menghela nafas) hah.. dengarkan aku. Yang aku ingin hancurkan hanyalah kerajaannya saja ! Yang itu berarti orang orang busuk di dalamnya !" jawab Kron dengan tegas


"Ta-tapi.. bagaimana dengan kerajaannya ?" tanya Sakura


"Itu terserah pada Raja." jawab Kron


"Terserah, Raja..?" kata Sakura


"Yang terpenting adalah kita hancurkan kerajaan itu dan selamatkan orang orang yang menderita." kata Kron dengan tegas


Sekali lagi wajah Sakura memerah namun bukan karena tangisan. Dan sepertinya benih cinta mulai bertumbuhan lagi.


-----------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Terima Kasih !


-----------=======-----------

__ADS_1


__ADS_2