Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 53 - Rapat Dadakan


__ADS_3

"Kepada nama nama yang dipanggil, dimohon segera menuju ke ruang rapat istana." kata Cherry melalui Mantra


Orang orang yang dipanggil adalah Arthur, Aldizech, Silvanna, Marquis, William, Lisa, Henrieta, Gordon, Aleina, Alfonso, dan Edward. Atau singkatnya adalah orang orang yang memiliki kedudukan di Kerajaan Orion. Dan segera setelah mendengar panggilan tersebut mereka menuju ke ruang rapat istana.


 


Mereka pun sudah berkumpul beberapa saat sebeum kedatangan Kron. Dan sembari mereka menunggu kedatangan Kron mereka bercakap cakap.


"Hohoo.. selamat pagi Menteri Hubungan Luar Kerajaan.." goda Silvanna ke Gordon


"(Nenek tua ini..) A-ada yang bisa saya bantu, Nyonya Penasihat ?" tanya Gordon


"Tidak.. hanya saja melihatmu seperti ini mengingatkanmu saat masih kecil dulu.. haahh.. Gordon kecilku yang manis sekarang sudah berubah menjadi suram.." kata Silvanna menggoda Gordon


"(Nenek tua ini benar benar..)" kata Gordon dalam hatinya dengan kesal


"HAHAHAHA !! Benar sekali ! Kau dulu masih sangat kecil bahkan pernah tak sengaja terinjak olehku !" tawa Arthur


"Tidak tidak.. kalau itu tidak mungkin.." kata Aldizech


"Jadi gimana hasil rapat aliansi dengan Bullaford ?" tanya Henrieta


"Ah.. soal itu.." kata Marquis


"Mohon tenang semuanya. Yang Mulia sudah datang." kata Cherry membuka pintu


 


Mereka semua pun diam dan mengambil posisi di dekat tempat duduk serta berdiri untuk menyambut kedatangan Kron. Ketika Kron memasuki pintu, orang orang yang sudah bersiap tersebut menyambut Kron dan memberi salam kepadanya. Kron pun menjawab dan mempersilahkan duduk.


 


"Baiklah.. Selamat pagi dan semoga sehat selalu.." kata Kron membuka rapat


"Selamat pagi, Yang Mulia.." jawab para petinggi


"Sebelumnya mohon maaf karena memanggil kalian secara dadakan, karena ada beberapa hal yang harus segera kita urus dan ubah rencananya." kata Kron


"Tidak apa, Yang Mulia.. Namun ada apa anda memanggil kami dengan terburu buru seperti ini ?" tanya Aldizech


"Jadi.. aku harus mulai darimana.. baiklah.. secara singkat aku ada kabar yang tidak mengenakkan bagi kerajaan kita ini." kata Kron


Suasana hening sejenak..


"Kerajaan Bullaford, telah menetapkan bahwa mereka tidak menjalin aliansi dengan kita." kata Kron


Sontak pernyataan dari Kron tersebut membuat para petinggi terkejut.


"Y-Yang Mulia.. Benarkah itu ?!" tanya William


"Ya.. untuk saat ini mereka tidak akan menjalin kerja sama dengan kita." kata Kron

__ADS_1


"Hm.. lalu bagaimana dengan orang orang dari Kerajaan Bullaford yang ada di kerajaan kita ?" tanya Arthur


"Kita tetap akan seperti biasa.. menyambut orang orang yang berasal dari luar tanpa membeda bedakan mereka." kata Kron


"Tapi Yang Mulia.. maaf jikalau perkataan saya lancang. Namun, bagaimana mungkin mereka menarik keputusan seperti itu ?" tanya William


"Aku.. sepertinya telah salah bertindak." kata Kron


Para petinggi pun semakin memfokuskan pandangan mereka.


"Sesuai rencana, aku telah membeberkan rencana pembuatan Kendaraan Mantra dan Senjata Mantra kepada mereka. Namun mengejutkannya, orang orang dari Bullaford ternyata sudah pernah mencoba membuat apa yang kita sedang buat, tapi mereka gagal." kata Kron


"Sehingga ketika aku membeberkan rencana kita, para petinggi dari Kerajaan Bullaford mengatakan bahwa apa yang aku katakan adalah tipuan belaka. Bagi mereka, mereka telah menggolontorkan dana yang luar biasa banyaknya, dengan orang orang berilmu pengetahuan tertinggi, dan usaha yang tak main main namun tetap gagal. Sepertinya begitu." sambung Kron


"Mereka.. mereka benar benar meremehkan kita !" kata Arthur yang merasa emosi


"Ya.. saya setuju dengan yang dikatakan, Tuan Arthur !" kata Edward


"Mengapa si Erdia itu bisa membuat keputusan seperti itu..?!" kata Aldizech


"Ya.. sangat tidak masuk akal seorang Erdia membuat keputusan seperti itu." kata Silvanna


"Raja Erdia atau Raja Bullaford.. beliau adalah saingan anda bukan, Yang Mulia Aldizech ?" tanya Alfonso


"Ya.. dulu ketika masih pelajar kita sahabat yang karib, namun setelah dewasa dan memimpin kerajaan masing masing, kita menjadi saingan berat hingga akhirnya kita menjalin aliansi." jawab Aldizech


"Tapi.. mengapa dia bisa memutuskan untuk tidak menjalin aliansi ?!" sambung Aldizech yang kebingungan


"Tolong tenang dulu." kata Kron


Kata kata Kron membuat para petinggi yang mulai naik pitam dan mulai berkata akan hal hal yang terbalut emosi menjadi diam.


"Raja mereka, Raja Bullaford yaitu Paman Erdia percaya akan kekuatan kita." kata Kron


Perkataan Kron lagi lagi membuat terkejut para petinggi.


"Ia percaya bahwa kita bisa menciptakan hal hal yang mereka tidak bisa ciptakan. Dan ia berharap dapat menjalin aliansi dengan kita di masa yang akan mendatang." kata Kron


"La-lalu.. mengapa beliau tidak menjalin aliansi dari sekarang ?" tanya William


"Lisa, Marquis, tolong jelaskan dari awal kejadian hingga akhir." kata Kron


"Baik, Yang Mulia." jawab Lisa dan Marquis


 


Lisa dan Marquis pun mulai menjelaskan tentang apa yang terjadi di Kerajaan Bullaford. Mulai dari perbedaan status sosial atau adanya kasta, penolakan dari para petinggi Kerajaan Bullaford, Kron yang menunjukkan sedikit kekuatannya, hingga Kron yang bertemu dengan desa yang dijajah oleh Kerajaan Sweba dan ditelantarkan oleh Kerajaan Bullaford.


 


"Baiklah.. kalian sudah dengar penjelasan dari mereka bukan ?" tanya Kron

__ADS_1


"Sudah, Yang Mulia." jawab para petinggi


"Sekarang yang menjadi masalanya adalah.. Kerajaan Sweba." kata Kron


Para petinggi kebingungan dengan yang dimaksudkan oleh Kron.


"Kalian pasti bingung bukan, mengapa aku berkata demikian." kata Kron


"I-iya, Yang Mulia.." jawab para petinggi


"Baiklah, akan aku jelaskan. Selama ini kita memiliki semacam rumor yang cukup kuat hingga berbagai kerajaan pasti sudah mendengarnya, yaitu kerajaan kita akan menjalin aliansi dengan Kerajaan Unora dan Bullaford. Namun, aliansi kita dengan Bullaford telah dipastikan gagal dan tinggal apakah kita bisa menjalin aliansi dengan Kerajaan Unora atau tidak." kata Kron


"Kerajaan Unora merupakan salah satu dari 3 kerajaan terkuat Ras Manusia bersama dengan Kerajaan Sweba dan Kerajaan Easterial. Tentu saja Kerajaan Sweba tidak ingin saingannya bertambah kuat bukan ?" sambung Kron


"Ditambah lagi ada desa yang telah dijajah oleh Kerajaan Sweba di wilayah Kerajaan Bullaford, padahal Kerajaan Bullaford sendiri tidak memiliki keterkaitan dengan Kerajaan Unora. Namun, mereka tetap menjajah dan menyerang desa tersebut apalagi kita yang memiliki rumor cukup kuat bahwa kita akan menjalin aliansi dengan Kerajaan Unora." kata Kron


Perkataan Kron langsung menusuk pikiran mereka, karena apa yang dikatakan oleh Kron sangatlah masuk diakal. Apalagi bagi mereka yang pengalamannya lebih banyak, mereka mengetahui seberapa beringasnya Kerajaan Sweba.


"Jadi Yang Mulia.. apa yang akan kita lakukan ?" tanya Aldizech


"Yang pertama kita akan mempercepat pembuatan Kendaraan dan Senjata Mantra. Kemudian seleksi militer akan diperketat guna mencegah adanya penyusup dari pihak pihak yang tidak diinginkan. Keamanan di sekitar kerajaan akan diperkuat, yang diperkuat bukanlah area pusat namun area yang berbatasan langsung dengan daerah perbatasan. Kita akan membangun benteng perbatasan secara besar besaran !" kata Kron


"U-Untuk dananya bagaimana Yang Mulia ?" tanya Lisa


"Hm.. jikalau kita menggunakan semua uang yang kita miliki, berapa sisa yang kita punya ?" tanya Kron


"Ahm.. kurang lebih 1/8 dari yang kita miliki saat ini, Yang Mulia.." kata Lisa


"(Sa-satu per delapan ?!)" kata para petinggi dalam hati


"Kron.. jangan bilang.." kata Aldizech


"Kita laksanakan rencananya !" kata Kron dengan semangat


"Baik, Yang Mulia !" jawab para petinggi


 


 


----------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !


Terima Kasih !

__ADS_1


----------=======-----------


__ADS_2