Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 41 - Selesainya Pertempuran


__ADS_3

"Kita..."


"KITA MENANGG !!!!!" teriak semangat semua orang


"Akhirnya.."


"Ya.. akhirnya selesai juga !"


"Syukurlah..!"


 


Semua orang merayakan kemenangan mereka. Mereka semua berbahagia atas kemenangan yang telah susah payah mereka raih.


 


"Kita menang !" kata Ligit


"Iya.. iya.. aku tau !" jawab Justin


"Hahaha ! Kau malu malu kah Justin ?" tanya Alramal


"Hm.. Jadi Justin suka malu malu begitu ya.." sambung Paul


"Tapi bukannya kamu juga seperti itu Paul-nin ?" tanya Kunai


"RORORORO !!" tawa Tromoro


"Hah.. yang penting kita semua selamat.." sambung Bella


"Ya !" kata Anima


"Hm.. Baja di mana ?" tanya Liliana


"Oh, katanya dia mau menemui Kron." jawab Meira


"Ha ! Ayo kita susul dia ! Sudah lama aku tidak bertemu dengannya !" kata Rose


"Yo !" jawab para siswa kelas A


 


Kron yang berdiri di langit mendengar panggilan dari Baja


 


"Krooonnn !!" teriak Baja


"Hm? Baja kah?" jawab Kron yang mulai turun


"Lama tak berjumpa Kronn !!" kata Baja


"Yo ! Lama tak berjumpa." kata Kron


Kron pun mulai berbicara dengan sahabatnya itu. Mereka baring di tanah dan mulai bercerita tentang kejadian selama 1 bulan ini. Bagi mereka, itu adalah perpisahan terlama yang pernah mereka rasakan selama menjalin hubungan persahabatan.


"Hei Kron.." kata Baja


"Ya ?" jawab Kron


"Lain kali.. aku akan menjadi lebih kuat ! Hingga cukup kuat untuk melindungimu !" kata Baja yang bertekad


"(terkejut) Hm ? Yah.. berjuanglah !" jawab Kron


Mereka berdua pun tertawa. Ketika mereka berdua sedang tertawa datanglah anak anak dari kelas A dan para pilar.


"Kroon !!" teriak Rose sambil melambaikan tangan


"Yah.. sepertinya aku akan kembali ke kehidupan lamaku.." kata Kron sembari bangun dari baringnya


"Hahaha ! Bukankah itu lebih baik ?" tanya Baja dengan tawa


"Ya.. kau benar." kata Kron dengan tersenyum


Kron pun mulai tertawa dan berbincang dengan teman temannya. Hingga waktu mulai malam dan semua orang di kumpulkan di satu tempat yang sama/


"Selamat malam.. semoga kalian dalam keadaan yang berbahagia. Siang tadi, kita telah bertempur dengan kerajaan kita sendiri. Kita, secara tidak langsung telah menghancurkan kerajaan kita sendiri." kata Aldizech


Mendengar perkataan Aldizech membuat para penduduk sadar dengan apa yang tadi mereka lakukan.


"Tapi.. hanya itu yang bisa kita lakukan ! Kerajaan Duca sudah terlalu busuk untuk kita tinggali, sudah terlalu hina untuk kita pertahankan, sudah terlalu rendah untuk kita banggakan !" kata Aldizech dengan semangat


Para penduduk kembali memfokuskan untuk mendengarkan

__ADS_1


"Kita.. Kita sudah tidak dapat menolong kerajaan tersebut. Oleh karena itu, kita.. akan kembali membangun peradaban kita ! Kita akan membangun kembali kerajaan kita ! Kita..." sambung Aldizech


Mata para penduduk mulai berbinar


"Kita akan membangun kembali sejarah kita !" teriak Aldizech dengan semangat


"YAAA !!!" teriak semangat para penduduk


"Oleh karena itu.. malam ini.. aku, sebagai mantan kerajaan lama akan menunjuk penerusku !" kata Aldizech


Semua orang yang berteriak kembali diam. Mereka penasaran dengan penerus yang akan ditunjuk oleh Aldizech


"Orang itu tidak lain dan tidak bukan adalah.. orang yang telah memimpin peperangan ini.." kata Aldizech


Semua orang langsung paham dengan apa yang dikatakan Aldizech dan mulai melihat ke satu orang yang sama.


 


"Si-" kata Kron


"Kron, kaulah penerusku !" kata Aldizech dengan tersenyum


"YAAA !!!!!" teriak semangat semua orang


"Benar ! Tak ada yang pantas selain Kron !"


"Ya ! Hanya dia yang mampu membangun kembali kerajaan menjadi lebih baik !"


"Ya ! Hidup Yang Mulia Kron !"


"Hidup Yang Mulia Kron !" teriak semangat semua orang


"(SIALAN KAU ALDIZECH !!)" teriak Kron dalam hatinya


Semua orang berbahagia di malam itu. Tidak ada satupun yang bersedih dan menyangkal atas keputusan yang dilontarkan oleh Aldizech, justru mereka semua sangat setuju dan sangat senang karena Kron akan menjadi Raja baru mereka.


"Kron.." kata Liliana


"Selamat !" teriak para pilar dan kelas A


"Y-ya..?" jawab Kron dengan ragu


Malam itu, akan menjadi awal yang baru bagi perjalanan hidup Kron.


"Ah.. (membuka mata).. suara itu.." kata Kron


"Akhirnya kau terbangun !" kata Ligiel


"Ligiel..? Dagiel..?" tanya Kron


"Ya ! Ini kami ! Kamu masih ingatkan ?" tanya Ligiel


"Tentu sajalah.." jawab Kron


"Sepertinya kekuatanmu terlalu jauh melampaui manusia yang lain ya.." kata Dagiel


"He-heh..? Ya.. begitulah." jawab Kron


"Bahkan sekarang kau sudah menjadi Raja.." kata Ligiel


"Y-ya.." jawab Kron


"Kau tidak lupa dengan tujuan dan tugas utamamu kan ?" tanya Dagiel


"Tentu saja !" jawab Kron


"Kalau begitu baguslah !" kata Ligiel dan Dagiel


 


KEESOKAN HARINYA


 


"Hoah !" kata Kron yang membuka matanya dengan terkejut


"Jadi.. hah.. aku bertemu dengan mereka di alam mimpi kah." kata Kron


Kron pun beranjak dari tempat tidurnya dan keluar dari tenda tempat ia tidur. Pagi itu para penduduk telah bersiap siap untuk memulai pembangunan kembali kerajaan mereka. Kron pun sebagai Raja baru mulai memerintah kerajaan tersebut.


"Ya.. selamat pagi semua." sapa Kron


"Pagi, Yang Mulia !" jawab para penduduk

__ADS_1


"Tak usah panggil aku Yang Mulia segala lah.." kata Kron dengan bete


"Baik, Yang Mulia !" jawab para penduduk


"Hm (dengan wajah datar).. terserah kalian sajalah. Kembali ke topik utama, Saya ingin membagi tugas untuk pekerjaan ini. Dengan harapan agar pekerjaan ini menjadi lebih efisien dan lebih baik." kata Kron


Para penduduk pun fokus mendengarkan pembagian tugas yang diberikan Kron


"Mengerti kalian semua ?" tanya Kron


"Siap mengerti, Yang Mulia !" jawab para penduduk


"Hah.. sudah kubilang tidak usah menggunakan Yang Mulia kan.. yah, terserahlah." kata Kron


"(menarik nafas) dengan ini kunyatakan proyek pembangunan ulang kerajaan, dimulai !" teriak Kron


"YAA !!!" teriak para penduduk


Para penduduk pun mulai bekerja sesuai dengan arahan dari Kron. Pekerjaan pembangunan tersebut diperkirakan akan memakan waktu sekitar 8 bulan. Namun karena arahan yang jenius dari Kron, perkiraan pembangunan tersebut hanya akan memakan waktu 3 bulan saja.


Hari hari pun berlalu. Seperti biasanya Kron masih mengarahkan para penduduk dalam pengerjaan pembangunan tersebut. Di sisi lain, Kron juga telah mendirikan sekolah darurat, rumah sakit darurat, dan angkatan militer darurat untuk sementara selama proses pembangunan masih berlangsung. Kron juga memperbaharui sistem belajar mengajar untuk mempermudah dan mempercepat pemahaman para siswa dalam ilmu ilmu yang diajarkan.


Berkat pembaharuan tersebut, para siswa dapat menaikkan level mereka dalam waktu yang jauh lebih cepat daripada sebelumnya. Di bidang kesehatan pula, Kron mulai mengajarkan tentang obat obat Modern yang pernah ia pelajari di kehidupan sebelumnya. Dan obat obatan itu pula belum pernah ditemukan di Essaract sebelumnya. Sehingga obat obatan tersebut menjadi awal dari perkembangan ilmu medis modern yang akan datang.


Di bidang militer, Kron memperbaharui tentang kedudukan dalam kemiliteran kerajaan. Kron mulai membagi menjadi lebih banyak bidang. Yaitu :


-Prajurit jarak dekat


-Prajurit jarak jauh


-Prajurit berkuda


-Prajurit mantra


-Prajurit medis


-Prajurit serangan udara


Pembagian tersebut lebih kompleks daripada sistem kerajaan sebelumnya yang hanya menerapkan 3 yang awal. Lalu Kron juga menghapuskan sistem Kasta dan mulai memberikan pembelajaran tentang semua orang itu setara.


"Hei Kron.. ayo makan siang bersama.." goda Meira


"Hm ? Boleh." jawab Kron


"HEEHHH ??!!" kata Liliana, Rose, dan Jessica yang terkejut


"Kau.. kenapa kau ikut terkejut.." kata Liliana ke Jessica dengan mata sinis


"Hm..? Memang apa salahnya..?" jawab Jessica


"Kau.. jangan bilang kau mau menjadi saingan kami.." kata Rose


"Heh..? Mau menantangku ?" kata Jessica


"Hahh ?! Siapa taku-" kata Rose dan Liliana


"Baik Kron.. Aaa..." kata Meira menyuapi Kron


"TUNGGU MEIRA ! Apa apaan kau ini ?!" teriak mereka bertiga


"Heh.. kalian hanya mengganggu makan siang ku dengan Kron saja.. pergi sana." jawab Meira


Kron pun kembali ke masa dimana ia menjadi Pahlawan Sekolah yang mana ia menjadi populer. Meski begitu Kron belum memiliki ketertarikan terhadap dunia percintaan dan lebih memilih untuk fokus ke tugas utamanya.


"Hoi Kron.." bisik Baja


"Ya ?" jawab Kron


"Ayo makan siang sama aku dan yang lain.." bisik Baja


Kron pun mengikuti Baja dan makan siang bersama Baja dan teman teman laki lakinya. Hilangnya Kron tentu membuat keempat gadis tersebut tambah marah dan saling silat lidah.


Hari hari yang menyenangkan seperti itu pun berlalu. Hingga hari dimana proyek pembangunan kerajaan tersebut, telah selesai.


----------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Terima Kasih !

__ADS_1


----------=======-----------


__ADS_2