Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 66 - Mencari Justin


__ADS_3

"Justin.. dimana kau ?!" gumam Kron yang panik dalam hatinya


Kron yang panik pun mulai menenangkan dirinya dan mencari cara yang lebih efisien dan lebih cepat. Ia pun memutuskan untuk menemui Bella terlebih dahulu agar dapat mencari Justin.


 


RUANG KELAS A


"Oi Baja.." bisik Kron memanggil


"Hm..?" jawab Baja yang baru terbangun dari tidur


"Oi.. apa kamu tahu dimana Bella ?" tanya Kron dengan berbisik


"HE ! K-!" teriak Baja


"Ssttt.!!" kata Kron menutup mulut Baja


"Hah..! Jadi, ada apa Kron ?" tanya Baja yang mulutnya baru dibuka oleh Kron


"Apa kamu tahu di mana Bella ?" tanya Kron


"Bella ? Sepertinya dia tidak sekolah hari ini." jawab Baja


"Begitu kah.. kalau begitu, apa kamu tahu rumahnya ? Aku butuh dia sekarang juga." kata Kron


"Ba-baiklah.. tapi, ada apa kok kamu panik begitu.. tidak biasanya kau panik seperti ini." kata Baja keheranan


"(Apa aku harus menceritakannya.. sebaiknya aku ceritakan saja..) Baja, ikut aku sebentar." kata Kron


 


GEDUNG BELAKANG SEKOLAH


 


"Jadi.. aku akan menceritakannya secara ringkas. Kerajaan Bullaford, telah ditaklukkan." kata Kron


"H-Ha..? Apa, apa maksudmu ?" tanya Baja yang tak percaya


"Memang sukar untuk dipercaya.. namun begitulah faktanya." kata Kron


"La-lalu.. Raja Bullaford..?" tanya Baja


"Beliau.. telah meninggal." jawab Kron


Baja terdiam karena shock mendengar perkataan Kron.


".. Lalu, siapa yang menyerang Bullaford ?" tanya Baja


"Kerajaan Sweba." jawab Kron


"Ha ?! Bukankah kerajaan kita baru berperang dengan mereka beberapa hari yang lalu ?!" kata Baja yang tak percaya dan terkejut


"Mereka yang berperang dengan kita hanyalah sebagian kecilnya saja." kata Kron


"D-Dua puluh dua ribu orang hanya sebagian kecilnya saja ?!" kata Baja yang terkejut


"Ya.. begitulah." jawab Kron


"Sial.. terlalu banyak hal yang datang belakangan ini !" kata Baja memukul dinding dibelakangnya


"Jadi.. Justin lari dari sekolah karena berita ini.." kata Baja


"Ya.. sepertinya begitu. Oleh karena itu, aku butuh Bella untuk mencari Justin." kata Kron


"Bella, dia yang menggunakan Mantra Komunikasi bukan, Yang Mulia ?" kata King yang muncul dari balik dinding


"Hm? King kah? Ya.. dia yang menggunakan Mantra Komunikasi." jawab Kron

__ADS_1


"Izinkan saya untuk ikut dalam mencari Justin, Yang Mulia.." kata King yang berlutut


"Jadi.. kamu juga mendengar semuanya tadi ya." kata Kron


"Maafkan ketidaksopanan saya.. namun ketika saya merasakan Aura Mantra yang sangat kuat saya langsung menghampirinya karena saya yakin itu anda, Yang Mulia. Dan tak sengaja aku mendengar pembicaraan kalian." kata King


"Tak apa.. karena cepat atau lambat informasi ini akan tersebar. Yang terpenting, kita harus mengembalikan mental Justin." kata Kron


 


RUMAH BELLA


 


"Be-Benar ini rumahnya..?" tanya Kron yang tidak percaya


"Ya, emang yang mana lagi ?" jawab Baja


"I-Ini.. sepertinya bukan rumah lagi.." kata Kron


"A-Anda benar Yang Mulia.." kata King


"Ini lebih tepat disebut sebagai.. istana.." kata Kron


King dan Kron masih terkejut melihat rumah tersebut.


"BELLAA !!" teriak Baja memanggil Bella


"(Ba-Baja.. suaramu terlalu keras..)" kata Kron dan King dalam hati


*deg deg deg deg deg* terdengar suara langkah kaki yang seperti kepanikan.


"Nyonya Muda.. anda harus di rumah saja, biar saya yang menyambut tamu anda.." terdengar suara seorang pria


"Kron.. sepertinya kau harus sedikit menyamar.." bisik Baja


"Ha, kau benar.. King, ketika sudah di dalam jangan panggil aku Yang Mulia.." jawab Kron


"Y-ya.. lagipula kita belum di dalam.." kata Kron


"Selamat datang teman temannya Nyonya Muda.." kata Pria yang menggunakan baju pelayan


"Perkenalkan, Saya Albertus.. kepala pelayan di kediaman Nyonya Muda.." kata Albertus memperkenalkan diri


"O-Oh.. namaku Baja, dan ini King !" kata Baja


"Perkenalkan.. nama saya King." kata King memperkenalkan diri


"K-King? Sang Pilar Pertama di 10 Pilar Pelindung Sekolah ?! Sungguh kehormatan bisa bertemu dengan anda.." kata Albertus


"Tidak.. anda terlalu melebih lebihkan saya.. masih ada yang lebih hebat daripada saya.." jawab King


"Ahahaha.. anda juga hebat, Tuan King.. meski masih berusia muda namun sudah memiliki segudang pengalaman dan kekuatan.." kata Albertus


"Ah ya.. maafkan ketidaksopanan saya.. seharusnya saya membimbing anda sekalian ke dalam.." kata Albertus


"Ahahaha.. tak apa." kata King


"Paman, Bella nya ada di dalam ?" tanya Baja


"Nyonya Muda ? Iya, beliau sedang menunggu anda sekalian di dalam.. mari saya antarkan.." kata Albertus


Gerbang pun dibuka dan mereka pun memasuki halaman kediaman Bella. Halaman rumah tersebut sangat luas hingga cukup digunakan untuk menjadi lapangan sepak bola. Di halaman tersebut pula telah dibentuk taman yang sangat indah.


"Benar benar taman yang indah.." kata Baja


"Terima kasih untuk pujiannya, Tuan Baja.." kata Albertus


"Oh ya.. maafkan ketidaksopanan saya.. namun, saya belum bertanya kepada satu orang lagi.." sambung Albertus

__ADS_1


"A-Ah.." kata King dan Baja


"Kalau boleh tahu, siapakah yang menggunakan jubah hingga menutup kepala tersebut..?" tanya Albertus


"..." Kron terdiam


"Sepertinya anda keberatan untuk memperkenalkan diri ya.. hahaha.. maafkan ketidaksopanan saya.." kata Albertus


*bisik bisik bisik* Kron berbisik ke Baja dan King


"Tuan Albertus.. katanya dia akan memperkenalkan diri sesudah di dalam kediaman Bella.." kata King


"Ya, dan katanya juga paman jangan tersinggung dan merasa tidak enak dengan perkataan paman !" sambung Baja


"Ahahaha.. terima kasih atas kemurahan hatinya.." jawab Albertus


 


DEPAN PINTU RUMAH BELLA


"Baiklah.. kita sudah sampai.." kata Albertus membuka pintu


"Selamat datang, tuan tuan sekalian.." sambut para pelayan wanita di depan pintu tersebut


"Y-Ya.." jawab Baja dan King


"Nyonya Muda sudah menunggu anda sekalian di ruang tamu.. silahkan ikuti saya.." kata seorang pelayan


"Ah ! Baja, dan..  Kak King ?!" kata Bella yang terkejut


"Yo Bella !" kata Baja


"Ada apa gerangan..? Dan.. yang menggunakan jubah ini siapa..?" tanya Bella


"Maafkan ketidaksopananku dari tadi.." kata Kron membuka penutup kepalanya


"Y-Yang Mulia !" teriak Bella terkejut


Para pelayan dan kepala pelayan yang mendengar teriakan Bella pun langsung berlutut di hadapan Kron.


"Maafkan ketidaksopanan hamba, Yang Mulia..!" kata Albertus yang berlutut


"Tak apa.. kalian tak ada salah apa apa juga kok.. berdiri dan lanjutkanlah aktivitas kalian.." kata Kron


"Ba-Baik, Yang Mulia.." kata para pelayan dan ketua pelayan


"Oh ya, ada satu hal lagi.. jangan bilang ke siapa siapa bahwa aku ke sini.." kata Kron


"Baik, Yang Mulia.." jawab para pelayan dan ketua pelayan


"Ja-Jadi.. ada apa Yang Mulia repot repot ke sini..?" tanya Bella


"Tak usah formal begitu.. panggil saja Kron.." kata Kron


"Ba-baiklah, Kron.. jadi.. ada apa, Kron..?" tanya Bella


"Justin.. tolong carikan dimana dia." kata Kron


 


----------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !

__ADS_1


Terima Kasih !


----------=======-----------


__ADS_2