Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 47 - Selamat Pagi Essaract


__ADS_3

"(membuka jendela) SELAMAT PAGI !!" teriak Liliana dan Rose


"He? Hahahaha" kata Liliana dan Rose yang terkejut dan tertawa


"Pagi Liliana !" sapa Rose


"Pagi juga Rose !" sapa Liliana


"Nanti ke sekolah bareng yuk !" kata Rose


"Okee !" jawab Liliana


 


Liliana dan Rose memiliki sifat yang sebelas dua belas. Mereka sama sama anak yang ceria, mampu membawa kehangatan di sekitarnya, dan mampu menjadi sosok 'kakak' yang baik bagi teman temannya. Mereka juga sama sama menyukai seseorang yang sama, namun meski begitu mereka tetap menjadi seorang sahabat baik.


 


KELAS A


 


"Pagi semua !" sapa Liliana dan Rose


Hening..


"E-eh..? Jadi kita yang datang pertama lagi..?" kata Liliana


"Hahaha.. sepertinya iya." jawab Rose


"Hm.. apa yang kita lakukan sembari menunggu sekolah dimulai..?" kata Liliana


"Hm.. bagaimana kalau bersih bersih kelas dulu ?" saran Rose


"Ah ! Ide bagus itu !" jawab Liliana


 


Mereka pun mulai membersihkan kelas sembari menunggu pelajaran dimulai. Ketika ada siswa yang datang mereka sapa, 'Selamat pagi' dengan semangat.


 


Bel masuk pun berbunyi. Siswa siswa yang sudah semuanya hadir duduk menunggu guru yang akan datang untuk mengajar. Dan mereka pun teringat bahwa wali kelas mereka Gordon sudah menjadi petinggi kerajaan sehingga tidak mungkin akan menjadi wali kelas mereka lagi. Mereka pun penasaran siapa yang akan menjadi wali kelas baru mereka. Lalu ketika mereka sedang berpikir dan penasaran terdengar suara langkah kaki.


 


"Selamat pagi anak anak !" sapa Silvanna membuka pintu


"Pa-Pagi Nyonya Silvanna !" jawab para siswa kelas A


"Hai hai.. tak usah formal begitu.." kata Silvanna


Para siswa pun kebingungan karena Silvanna yang masuk ke kelas.


"Kalian pasti bingung kan, kenapa aku masuk ke kelas ini ?" kata Silvanna


"Y-ya.." jawab para siswa


"Hehe sudah kuduga.. langsung ke intinya saja ya ! Hari ini saya ingin memperkenalkan wali kelas baru kalian !" kata Silvanna


Para siswa pun terlihat bersemangat


"Baiklah.. silahkan masuk !" kata Silvanna


"Ba-baik.." terdengar suara seorang wanita


"(wanita kah ?!)" kata para siswa dalam hati


*wushhh* ketika si wanita tersebut masuk.. seperti di film film si wanita masuk dengan hembusan angin yang membuatnya semakin anggun dan cantik.


"(dia.. cantik !)" kata para siswa dalam hati


"Oke okee, cukup terpukaunya." kata Silvanna menepuk tangannya


Para siswa kembali fokus ke Silvanna


"Baiklah, silahkan perkenalkan dirimu." kata Silvanna


"Baik Nyonya.. selamat pagi semua.." kata si wanita tersebut

__ADS_1


"Pagi.. (benar benar. imut !)" kata para siswa


"Perkenalkan nama saya Sakura.. dan mulai hari ini saya akan menjadi wali kelas kalian.. mohon kerja samanya.." kata Sakura


Suasana hening sejenak..


"YAAA !!!" teriak para siswa dengan semangat


"E-eh..?" kata Sakura dengan suara lirih


"Mohon kerja samanya juga.. bu? Nama ku Liliana !" kata Liliana dengan mengangkat satu tangannya


"Mohon kerja samanya juga...... bu? Nama ku Rose !" kata Rose yang tak kalah bersemangat


"(B-Bu..? Bukankah aku ini hanya beda 8 tahun dengan kalian..)" kata Sakura dengan perasaan hancur dalam hatinya


"Hahaha.. kau pasti sakit hati kan karena dipanggil 'ibu'.." kata Silvanna berbisik dan menggoda Sakura


"T-Tentu saja tidak.. Nyonya." kata Sakura


"Yah.. kau akan terbiasa nantinya/" kata Silvanna


"Baiklahh ! Mulai hari ini Sakura akan menjadi wali kelas kalian. Dan karena udah gaada kepentingan lagi, saya izin pamit ya ! Bye byee !" kata Silvanna sembari meninggalkan kelas


Para siswa melambaikan tangan dan senyum kebingungan


"Ba-baiklah.. hari ini kita akan mulai pelajarannya.." kata Sakura


"Ya !" jawab para siswa dengan semangat


 


Satu pekan kemudian.


 


"B-Bu.." kata Alramal bertanya


"Ya?" jawab Sakura dengan tatapan membunuh


"Ti-ti-ti-tidak jadii !!" kata Alramal ketakutan


"Hm, baguslah." kata Sakura


*bel istirahat berbunyi*


"Baiklah, silahkan beristirahat !" kata Sakura yang lalu meninggalkan kelas


"Terima kasih Bu !" jawab para siswa


"Hahh.. sudah sepekan kahh ??" kata Ligit menghela nafas dan menyenderkan tubuhnya ke meja


"Yaa.. sungguh seminggu yang menakutkan.." kata Baja yang tersungkur di lantai


"Baja.. aku benci mengakuinya tapi aku setuju denganmu.." kata Justin yang nyawanya sudah mau melayang


Dan begitu pula siswa siswa lainnya yang sudah sakaratul akibat pelajaran yang diberi Sakura.


"Hm..? Kalian kenapa?" tanya Rose


"Hah.. sungguh enak punya hobi belajar.." kata Alramal


"Maksudnya..?" tanya Liliana


"Lupakan saja.." kata siswa kelas A selain Liliana dan Rose dengan kompak


"Hm?" kata Liliana dan Rose kebingungan


 


Ya.. diantara para siswa kelas A hanya Rose dan Liliana. Liliana dan Rose merupakan anak yang sangat rajin dan hobi belajar. Mereka selalu bersaing untuk mendapatkan nilai dan ranking tertinggi di sekolah.


Pelajaran selanjutnya adalah Pelatihan Lapangan. Seperti namanya, Pelatihan Lapangan dilaksanakan di lapangan sekolahan, dan kadang juga ada latihan tandingnya. Sebelum mereka menuju ke lapangan, mereka berganti ke baju lapangan.


 


LAPANGAN SEKOLAH


 

__ADS_1


"Pagi semua !" teriak guru laki laki berbadan besar


"Namaku Grito ! Aku adalah guru yang akan mengajar pelatihan bela diri dan fisik !" kata Grito


"Dan aku yang akan mengajar Mantra.. namaku Cherry." kata Cherry


"Woohhh !!!!" teriak laki laki kelas A


"Baiklah langsung saja kita mulai !!" teriak Grito dengan semangat


 


Pelatihan Lapangan pun dilaksanakan. Para siswa berlatih dengan sangat giat dan semangat karena mereka ingin dapat berguna bagi kerajaan dan Kron secepatnya.


"Baiklah.. sekarang silahkan mengaktifkan Mantra untuk menunjukkan level kalian !" kata Grito


Para siswa pun mengaktifkannya


"Waahhh !!!" teriak para siswa dengan terkejut


"I-ini benar level kita sekarang ?!" kata Ligit dengan tak percaya


"Sepertinya sukar dipercaya.. namun ini faktanya.." kata Justin


"RORORORO !!" tawa Tromoro


 


Level siswa kelas A sekarang,


Baja : 39


Liliana : 29


Rose : 30


Ligit : 32


Bella : 26


Paul : 34


Eclair : 31


Justin : 35


Kunai : 32


Tromoro : 34


Anima : 26


Meria :  29


Vanta : 32


Alramal : 30


"Mantaapp !!" teriak Baja


"Yaa !!" teriak semangat para siswa kelas A


 


Kemajuan pesat tersebut bisa terjadi karena selain semangat para siswa yang sangat tinggi juga metode pengajaran baru yang dicetuskan oleh Kron. Hanya dalam kurang lebih 2 bulan saja, level dari para siswa sudah bisa naik dengan cukup pesat. Yang mana rata rata level dari para siswa kelas A sudah lebih tinggi daripada rata rata level kelas 3 yang sebelumnya.


Perkembangan pesat tersebut juga terjadi di beberapa orang yang memang memiliki keinginan kuat. Seperti para pilar yang masing masing naik level kurang lebih 7 level. Perkembangan tersebut juga mengejutkan berbagai pihak terutama dari kalangan guru dan petinggi kerajaan.


Mereka sekarang benar benar mengetahui dampak dari sistem pengajaran yang dicetuskan oleh Kron. Dan mereka sempat ragu, akan bagaimana nasib Essaract ke depannya jikalau sistem pengajaran tersebut disalahgunakan oleh pihak yang memiliki niatan jahat.


----------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !

__ADS_1


Terima Kasih !


----------=======-----------


__ADS_2