
Kron, Raptor, Rias, Yuno, dan Rexus akan menjalalni ujian menjadi seorang petualang. Ujian tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas 10 dan siswa siswa yang belum menjadi seorang petualang.
"Baiklah, sekarang bentuk kelompok berjumlah 5 orang !" teriak Orrobos yang memimpin ujian
Siswa siswa kemudian langsung mencari kelompok. Rias, Raptor, dan Yuno langsung dikerubungi oleh banyak siswa agar mereka bersedia menjadi satu kelompok dengan mereka.
Kron dan Rexus yang melihat ketidakmungkinan menjadi satu kelompok dengan mereka bertiga, kemudian mencari orang orang yang bisa menjadi bagian dari kelompok mereka.
Ketika mereka sedang berkeliling mencari anggota, mereka melihat seseorang yang sedang berdiri kebingungan. Seorang gadis dengan rambut pajang berwarna hitam dan hanya termenung karena tahu dirinya tidak mungkin mendapatkan kelompok.
Kron dan Rexus kemudian berjalan menghampiri gadis tersebut dan Kron agak terkejut ketika melihat wajah gadis tersebut. Gadis tersebut adalah mantan teman sekelasnya, Bella.
"A-anu.. apakah kakak mau sekelompok dengan kami ?" tanya Kron
Bella tidak menjawab dan hanya memandangi wajah Kron. Kron agak bingung menanggapi wajah Bella yang hanya terdiam memandangi wajahnya.
"Oi kak, jawabannya apa ini ?" tanya Rexus
"Ah maaf, aku melamun ya." jawab Bella
Bella kemudian menganggukkan kepalanya menandakan dirinya bersedia satu kelompok dengan Kron. Meski ia menganggukkan kepalanya, nampak bahwa Bella masih agak ragu menerima tawaran tersebut.
Kron, Rexus dan Bella kemudian mencari lagi 2 anggota sisanya. Dan mereka menemukan sepasang siswa yang sedang kebingungan.
Kron kemudian mendatangi pasangan tersebut. Pasangan tersebut memperkenalkan dirinya, mereka adalah Coby de Horseman dan Nathalie Bhunter.
Dan tepat setelah pembicaraan tersebut selesai, Orrobos memanggil perwakilan dari masing masing kelompok tersebut untuk mengambil sebuah undian.
Kron maju sebagai perwakilan dan menaiki panggung tempat dimana Orrobos meminta para perwakilan untuk mengambil undian.
Seperti dugaannya, Kron melihat Rias, Raptor, dan Yuno berdiri untuk mengambil undian tersebut. Mereka bertiga merasa tidak enak kepada Kron karena akan menjadi lawan bagi orang yang mereka hormati tersebut.
Kron dengan santai langsung mengambil undian tersebut dan turun dari panggung. Semua orang terkejut dengan sikap Kron yang seperti menyepelekan tersebut.
Tak butuh waktu lama, para peserta kemudian membicarakan Kron. Mulai dari gosip mengenai Kron yang memperbudak Raptor Rias dan Yuno, lalu gosip mengenai Kron yang menggunakan Mantra Hitam untuk mencuci otak 3 orang tersebut, dan hal hal buruk lainnya mulai dibicarkan oleh para peserta tersebut.
Mendengar Rajanya dihina membuat 3 orang tersebut mengepalkan tangan dan memasang wajah marah. Orrobos yang menyadari hal tersebut kemudian langsung menyuruh para peserta untuk tenang dan mulai bersiap untuk menghadapi ujian.
"Li-Lincoln.. apakah kau tidak terlalu menarik perhatian ?" tanya Coby
__ADS_1
"Hm? Mengapa ?" tanya Kron
"Ya.. lihat saja pandangan mereka.. sepertinya ketika ujian ini dimulai mereka akan langsung mengincarmu." kata Coby
"Hm? Begitukah ?" kata Kron seolah tidak peduli
"Oi siapa namamu tadi ?" kata Rexus
"Co-Coby.." kata Coby
"Ujian ini tentang berburu monster bukan ?" tanya Rexus
"Y-Ya.. tapi monster monster itu kuat! Monster monster itu setara dengan iblis tingkat 3 kau tahu !" kata Coby
Kron dan Rexus terkejut mendengar perkataan Coby. Mereka berdua terkejut karena mendengar kekuatan monster yang sangat rendah tersebut.
Rexus kemudian menghela nafas dan bergumam mempertanyakan kekuatan dari makhluk makhluk di Essaract saat ini. Ia tidak menyangka bahwa Iblis tingkat 3 bisa dibilang kuat.
"Baiklah, sekarang bersiaplah! Kertas tersebut akan membawa kalian ke tempat ujian kalian !" teriak Orrobos
Dari tanah muncul lingkaran bewarna putih yang cukup terang. Dan beberapa saat kemudian, para peserta telah dipindahkan ke lokasi tempat mereka memulai ujian tersebut.
"Baiklah, tanpa perlu berlama lama lagi, ujian dimulai !" teriak Orrobos
Ketika para peserta sedang kebingungan monster monster mulai bergerak menyerang mereka. Monster monster tersebut ada yang berbentuk serigala, singa, gorila, gajah, rubah, dan kepiting.
Ukuran dari para monster tersebut juga beragam. Ada yang berukuran sangat besar hingga pohon pohon disekitarnya nampak hanya setinggi lututnya saja.
Kekacauan terjadi dimana mana, suara ledakan akibat Mantra juga terdengar di seluruh penjuru arena ujian tersebut. Hutan yang sangat luas dan dikelilingi Sungai yang membatasi menjadi tempat berlangsungnya ujian.
Nathalie yang takut mendengar suara ledakan dimana mana tersebut berlari ke pelukan Coby. Coby yang paham mengenai ketakutan Nathalie memeluk Nathalie seolah akan melindunginya apapun yang terjadi.
Bella hanya memasang wajah khawatir, dan ia pun menoleh ke arah Kron. Ia melihat Kron yang tidak ketakutan sama sekali, bahkan nampak di wajah Kron yang seolah ingin semua ini cepat berakhir.
"Rexus, kali ini kau saja yang urus ya.." kata Kron
"Dengan senang hati." kata Rexus yang membunyikan jari jarinya
Di tempat lainnya, seluruh siswa di Terresia yang tidak mengikuti ujian menonton ujian tersebut melalui sebuah hologram raksasa yang disiarkan di lapangan utama Terresia. Ujian tersebut juga ditonton oleh Para Petinggi Orion.
__ADS_1
Dan semua orang yang menonton mengharapkan sebuah pertarungan yang epic dari para peserta ujian. Namun, sayangnya mayoritas peserta ujian malah berlari kocar kacir ketakutan. Terutama ketika melihat sosok monster yang sangat besar tersebut.
"Haih.. ujian kali ini membosankan ya.." kata salah seorang penonton
"Iya.. siswa baru tahun ini penakut semua kah ?" kata siswa lainnya
Para siswa yang menonton mulai menampakkan kebosanan. Ada yang saling mengobrol, ada yang menguap dan tertidur, adapula yang bermain main dengan Mantranya.
Namun semua kebosanan itu hilang ketika Raptor, Rias, dan Yuno menunjukkan taringnya. Dalam sekejap masing masing dari mereka mampu melibas habis semua monster di sekitar mereka. Rias menghabiskan 5 monster tingkat 3, Raptor 7 monster tingkat 2 dan Yuno 5 monster tingkat 3.
Rias dengan Mantra Tanahnya langsung menarik semua monster jatuh ke dalam jurang yang ia ciptakan, Raptor dengan Mantra Apinya membakar hangus semua monster yang ia temui, dan Yuno dengan Mantra Es nya mampu membekukan semua monster yang ia temui hingga ke aliran darahnya.
Semua siswa yang tadinya merasa bosan langsung kembali bersemangat setelah melihat aksi dari 3 orang tersebut yang dengan mudahnya mengalahkan semua iblis yang mereka temui.
Para Petinggi Kerajaan juga terkejut sekaligus terkagum melihat aksi 3 orang tersebut. Dan ketika semua aksi dan kekaguman tersebut berlangsung, tanpa ada yang menyadari monster yang sangat besar dan yang paling ditakuti telah tumbang dengan sendirinya.
Tumbangnya monster tersebut tidak ada yang tahu dan hanya meninggalkan bekas ribuan sayatan di seluruh tubuhnya. Lagi lagi semua orang yang menyaksikan ujian tersebut kembali digemparkan dengan sebuah bakat seorang peserta yang luar biasa.
Para penonton kemudian bertanya tanya mengenai siapa yang mengalahkan monster tersebut, dan Silvanna yang penasaran mencoba mencari tahu dengan menggunakan Mantra : True Eyes.
Namun penggunaan Mantra nya tidak berhasil karena dicegah oleh sesuatu. Dan dari situ, Silvanna mulai merasa curiga bahwa ada peserta yang memiliki kekuatan yang tidak kalah kuatnya dengan 3 orang yang menunjukkan tajinya tadi.
Ujian pun berakhir lebih cepat dari dugaan. Total monster yang dikalahkan oleh Raptor adalah 18, Rias 16, dan Yuno 18. Dan dengan begitu mereka bertiga langsung diberikan tingkatan Iono 2, sebuah tingkatan petualang yang sangat tinggi dan baru pertama kalinya dalam sejarah ada seorang siswa yang langsung mendapatkan tingkatan tersebut tepat setelah ujian yang ia laksanakan.
Biasanya para siswa akan mendapatkan tingkatan antara Tropo 1 sampai Tropo 3, dan para petualang non siswa rata rata memulai debutnya dari Strato 1. Justin dan Para Pilar lainnya saja ketika awal menjadi petualang hanya mendapatkan tingkatan Iono 5 dan itu sudah merupakan pencapaian yang luar biasa.
Hari ujian pun berakhir dengan meninggalkan pertanyaan besar mengenai siapa yang berhasil mengalahkan monster dengan ukuran yang luar biasa itu.
Namun semua orang sepakat bahwa siapapun orang itu di masa yang akan mendatang akan menunjukkan taji nya dan saat ini ia dijuluki sebagai The Fourth.
---------=======-----------
AUTHOR :
Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !
Mohon dukungan dari teman teman ya !
Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !
__ADS_1
Terima Kasih !
----------=======-----------