
Setelah memberikan salam kepada orang orang yang melaksanakan perjalanan ke kerajaan Dwarf, ia pun pergi menuju ke ruang rapat untuk membahas hal hal yang lainnya.
RUANG RAPAT KERAJAAN
"Selamat pagi dan semoga sehat selalu." kata Kron memulai rapat dan mulai duduk
"Pagi Yang Mulia.." jawab yang hadir kembali duduk
"Ekhem.. karena anggota rapat kali ini berbeda dari yang sebelumnya, aku ingin salah satu diantara kalian untuk memperkenalkan diri dan yang lainnya." kata Kron
"Okee biarkan aku yang memperkenalkannya !!" teriak Arthur yang langsung berdiri dari kursinya
"(Pak Tua itu -_-) Baiklah, aku persilahkan." kata Kron dalam hatinya
"Oke oke ! Yang pertama adalah kakekmu sendiri, seorang pendekar pedang terbaik kerajaan saat ini.. ARTHUR !" kata Arthur dengan bangga
Suasana hening.....
"AAAGGGHHHH !!! TIDAK DIHIRAUKAN KAHHH ??!!" teriak Arthur dengan air mata
"Y-ya sudah tahu, lanjut~" kata Kron dengan ekspresi datar
"Hmph !" kata Arthur
"(Pak Tua ini... -_-") Silahkan dilanjutkan perkenalannya.." kata Kron dengan senyum palsu
"Sampingku Marquis, Alfonso, Henrieta, Narberal, Lisa, Gordon, Edward, dan Aleina."
"(Orang Tua ini.......)" kata Kron yang semakin emosi
"(menghela nafas) Baiklah.. terima kasih karena sudah memperkenal-" kata Kron
"YA ! TENTU SAJA ! HAHAHAHA !!" jawab Arthur yang langsung tertawa lepas
"E-eh..? Kembali ke topik, di waktu rapat yang lalu kerajaan kita sudah terlalu sibuk membahas tentang masalah internal kerajaan. Baik teknologi, militer, kesehatan, pendidikan dan yang lainnya. Oleh karena itu kali ini aku ingin kita mulai membahas tentang masalah eksternal kerajaan." kata Kron
Orang orang yang hadir pun memperhatikan dengan seksama
"Pertama tama aku ingin tahu bagaimana sistem kerajaan yang berlaku pada umumnya." kata Kron
"Izin menjelaskan Yang Mulia." jawab Lisa
"Silahkan." kata Kron memberi izin
"Terima kasih. Untuk kondisi pada umumnya, kurang lebih menggunakan sistem kerajaan yang berlaku di kerajaan lama. Mulai dari adanya kasta, perbudakan, dan sebagainya." sambung Lisa
"(Hoho.. penjelasan yang ringkas dan padat namun mudah dipahami..) Baiklah, sekarang aku sudah tahu kurang lebihnya. Terima kasih." kata Kron
"Ti-tidak masalah Yang Mulia !" jawab Lisa memalingkan wajah dan memerah
"(A-apa aku salah berucap..?) Ekhem.. lalu pertanyaan selanjuntya, bagaimana reaksi kerajaan di luar sana ketika tahu kerajaan Duca telah runtuh ?" tanya Kron
"Ha.. kalau soal itu Yang Mulia, kerajaan kerajaan di luar sana pada tidak peduli bahkan senang. Beberapa dari mereka pun ada yang berencana menjarah sisa sisa bangunan kerajaan Duca." kata Gordon
"Terima kasih Pak." kata Kron
"(P-Pak? Jadi dia masih menganggap ku guru meski kedudukannya sudah jauh melampauiku? Benar benar anak yang rendah hati) Sama sama Yang Mulia." jawab Gordon
"Lalu pertanyaan terakhir, bagaimana reaksi mereka ketika tahu kerajaan kita berdiri ?" tanya Kron
"Izin menjawab Yang Mulia." kata Marquis
"Silahkan." jawab Kron
"Terima kasih. Untuk hal tersebut menurut orang orang yang dari luar ada beberapa kerajaan yang ingin menjalin kerja sama dengan kerajaan kita, ada yang ingin segera menyerang kerajaan kita, dan ada yang tidak peduli." jawab Marquis
"Hm? Bisa kau jelaskan kerajaan mana saja itu ?" sambung pertanyaan dari Kron
"Untuk yang ingin menjalin kerja sama ada Kerajaan Teast, Kerajaan Stigara, Kerajaan Unora dan Kerajaan teman baik anda Bullaford. Lalu untuk yang ingin menyerang ada Kerajaan Sweba, Kerajaan Arases, dan Kerajaan Westebar. Lalu untuk yang tidak peduli atau netral ada Kerajaan Easterial. Dan tambahan, untuk semua Kerajaan tersebut adalah Kerajaan Ras Manusia." jawab Marquis
"Begitukah.. baiklah terima kasih." kata Kron
"Terima kasih kembali Yang Mulia." jawab Marquis
"Baiklah.. untuk tugas pertama yang akan aku berikan adalah, aku ingin kalian untuk mencari info dari kedelapan kerajaan tersebut. Cari info yang sedetail detailnya baik mengapa mereka ingin bekerja sama dengan kita, mengapa mereka ingin menyerang kita, bagaimana sumber daya alamnya, seberapa kuat kekuatan militer atau tempurnya. Prioritaskan pencarian pada kerajaan yang memiliki maksud menyerang kita !" kata Kron dengan tegas
"Baik, Yang Mulia !" jawab yang hadir dengan kompak dan tegas
"Untuk pembagian tugas aku serahkan pada Pak Tua." kata Kron
"Hem hem (dengan senyum belagu) tentu kau bisa mengandalkan kakek tercintamu !" kata Arthur dengan bangga
"Y-ya.." kata Arthur dengan senyum terpaksa
__ADS_1
Kron pun meninggalkan ruangan tersebut dan orang orang yang di ruangan tersebut mulai menentukan pembagian tugas yang dipimpin oleh Arthur dan kembagian tersebut pun ditentukan dengan cepat. Sehingga keesokan harinya orang orang yang ada di rapat tersebut sudah bisa melaksanakan tugasnya masing masing.
RUANG PRIBADI RAJA ORION
"Heh.. ada yang ingin mencoba menghancurkan Orion kah..?" gumam Kron sambil duduk dan berpikir
"Orang orang itu.. apakah mereka terlalu menganggap remeh Kerajaan Orion..? Tidak.. sepertinya karena yang ditaklukkan kerajaan yang sudah sekarat Kerajaan Duca jadi mereka tidak terlalu terkejut. Jadi pertanyaan selanjutnya.. mengapa ada kerajaan yang ingin menjalin kerja sama..? Kalau Bullaford masih bisa dinalar karena Justin yang menjadi pangerannya adalah sahabat baikku, jadi tidak mengejutkan jikalau kerajaannya ingin menjalin kerja sama. Tapi kerajaan kerajaan yang lain.. hm.." kata Kron dengan bergumam dan kebingungan
"Haahhhh !! Buat pusing saja ! Lebih baik aku mengunjungi tempat lain dulu saja !" kata Kron yang beranjak dari kursinya
SEKOLAH TERRESIA
"Heh.. sedang pelajaran kah..? Sudah lama sekali aku tidak bersekolah.." kata Kron dengan mata berkaca kaca
Bel istirahat Sekolah Dasar pun berbunyi
"Ayo jajaann !!"
"Ayoo !!"
"Yess akhirnya bisa jajaan !!"
Murid murid SD pun keluar dengan riang gembira dan mulai mencari tempat untuk jajan. Di samping itu..
"Hahh !! Hampir sajaa !!" kata Kron diatas atap sekolahan
"Hmm.. hei kamu ! Ngapain kamu diatas atap sana ?!" teriak salah satu guru SD
"Ayo turun ! Berbahaya diatas sana !" sambung guru lain yang ikut panik
"Ah iya.. aku akan segera tur-" kata Kron
"Suara itu..?" kata seorang guru
"Terdengar familiar kan..?" kata guru lainnya
"Tunggu.. suara itu kan ?!" kata mereka berdua
"YANG MULIA KRON !!" teriak kedua guru tersebut
Seketika semua orang yang ada di sekitar area sekolah pun langsung keluar dengan tergesa gesa. Baik yang sedang pelajaran, jajan, mengerjakan tugas, nyekip, semuanya langsung berbondong bondong ke sumber teriakan tersebut karena rasa ingin bertemunya dengan Raja mereka Kron.
"Wahh benar itu Yang Muliaa !!"
"Yang Muliaa !!"
"Yang Mulia sedang apa datang ke sini ?"
"Yang Mulia.. anak saya sangat mengidolakan andaa !"
"Yang Mulia ! Saya pengagum berat andaa !!!"
Teriak orang orang tersebut
"Ya.. oh ya terima kasih.. waduh.. aku jadi tersanjung.. wah benarkah ?" kata Kron yang sudah turun dan menyapa rakyatnya
"(Sialan kau Kron.. mengapa kau pakai keceplosan segala sih..)" kata Kron dalam hatinya
"Wah ! Kron !!" sapa siswa kelas A yang baru dari lapangan
"Sedang apa ke sini ?" tanya Justin
"Apa kau sedang tidak ada pekerjaan ?" tanya Paul
Ceting~ mendengar perkataan Paul. Baja, Liliana, Rose, Meira pun langsung berpikiran untuk menghabiskan waktu bersama dengan Kron
"Ayo Kron kita berburu lagi ! Sudah lama kita tidak berburu !" kata Baja dengan semangat
"Hei.. apa apaan kau Baja.. Kron, tidak, Yang Mulia kan ingin makan siang bersamaku.." kata Rose
"A-aku sih tidak masalah ke mana saja asalkan bisa.. itu.. berken.. kenca-" kata Liliana
"Tidak.. Yang Mulia rindu denganku kan..?" kata Meira menggoda Kron
"Hei Meira ! Kau terlalu dekat !"
__ADS_1
"Minggir Baja ! Aku juga sudah lama tidak bermain dengan Kron !" teriak Ligit dari belakang
"Y-Yang Muliaa !!" teriak King dari kejauhan
"Atas keperluan apa anda datang ke sekolah ini ?!" teriak King yang berlari dan mementalkan orang orang disekitar Kron
"Huaahh !" teriak orang orang yang kepental
"A-Ah.. tidak apa.. hanya ingin berkunjung saja.." kata Kron dengan senyum rada kebingungan
"Oh.. begitu ! Kalau Yang Mulia tidak keberatan, izinkan saya menemani anda !" kata King dengan semangat
"Hei Kak King.." terdengar gerombolan suara membunuh dari belakang (Siswa Terresia)
"Aku tak peduli Kakak adalah yang terkuat di sekolah ini atau tidak.." sambung suara lainnya
"Tapi untuk perebutan waktu bersama Yang Mulia.." sambung suara lainnya lagi
"Aku tak akan kalah !!" teriak kompak gerombolan suara membunuh tersebut
"He-hei minggir !"
"Tidak akan !"
"Murid murid mohon tetap tenang.. kita sedang di hadapan Yang Mulia ini.."
"Ah.. tak mau ! Kau saja yang minggir !"
"Tidak ! Aku sudah duluan di sini !"
"Hahaha.." Kron tertawa
Semua orang kebingungan karena Kron tertawa
"A-ada apa, Yang Mulia..?" tanya King
"Tidak (sambil tertawa) tidak ada apa apa.." kata Kron
"(menghela nafas) Hah.. hanya saja.. sepertinya aku harus lebih sering keluar dari istana." sambung Kron
Semua orang pun tertawa bersama.
KERAJAAN SWEBA
"Ah.. atas dikit.." kata Raja Sweba
"Baik Yang Mulia.." jawab pelayannya memijat Raja Sweba
"Y-Yang Mulia !!" teriak salah seorang prajurit
"BERISIK !" teriak Raja Sweba dengan mengeluarkan aura membunuh
"Ma-maafkan kelancangan hamba Yang Mulia.." kata prajurit tersebut berlutut ketakutan
"Cih ! Mengganggu ketenanganku saja ! Cepat katakan keperluanmu !" teriak Raja Sweba
"Ba-baik Yang Mulia.. Kerajaan Orian.. telah menjalin kerja sama dengan kerajaan Bullaford.." jawab prajurit tersebut
"Hah ?! Hanya Bullaford saja apa yang kau ributkan ?!" sambung Raja Sweba
"Ma-maaf Yang Mulia.. namun hamba belum selesai melapor.." sambung prajurit tersebut dengan gemetaran
"Hm, lanjutkanlah !" bentak Raja Sweba
"Ke-Kerajaan Orion juga.. Mereka juga menjalin kerja sama dengan Kerajaan Unora."
"(matanya langsung melotot) Apa katamu ?!" Raja Sweba langsung berdiri dan menjatuhkan pelayan yang sedang memijatnya
"Sialan.. Jadi kau sudah mengambil tindakan.." sambung Raja Sweba
"Jangan kau pikir.. hanya dengan menambah satu kekuatan kecil bisa mengubah nasib kerajaanmu, Unora sialan !!" teriak Raja Sweba dengan emosi dan mengeluarkan Mantra yang merusak kamarnya.
----------=======-----------
AUTHOR :
Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !
Mohon dukungan dari teman teman ya !
Terima Kasih !
----------=======-----------
__ADS_1