Overpowered Unknown Hero

Overpowered Unknown Hero
Chapter 122 - Bersatunya Semua Ras


__ADS_3

Kron, Hellian, dan Tofa dihadapkan dengan sosok yang menjadi diramalkan sebagai Ancaman Terbesar. Kron yang sedang dalam masa pemulihan dan Para Dewa yang tidak bisa menggunakan kemampuan penuhnya di Essaract bertemu dengan Dewa Kerusakan.


'Dewa.. Kerusakan." kata Tofa dan Hellian


"Dewa Kerusakan? Begitukah julukanku sekarang ?" tanya Dewa Kerusakan


Dewa Kerusakan berada di langit memandang rendah Kron dan Para Dewa. Ia menghembuskan nafas dan langsung memunculkan 8 bola hitam yang berputar di belakang tubuhnya.


"Kron bersiaplah !" teriak Hellian


Bola bola tersebut langsung menyerang ke arah Kron dan Para Dewa tanpa memperdulikan sekitarnya. Para prajurit yang mau menangkap Kron dan Para Dewa terkena serangan dari Dewa Kerusakan dan seketika langsung menjadi abu.


"Sudah kuduga kalian bisa bertahan." kata Dewa Kerusakan


"Hah.." kata Kron menghela nafas


Kron dan Para Dewa berhasil terhindar dari serangan tersebut dengan menggunakan penghalang yang dibuat oleh Hellian. Hellian dengan cepat langsung mengeluarkan pedangnya dan bersiap menyerang Dewa Kerusakan.


"White Mantra : Slash of Heaven !" teriak Hellian


Tebasan yang dapat membelah sebuah pulau dapat dengan mudah ditepis oleh Dewa Kerusakan. Ketika Dewa Kerusakan menepis serangan dari Hellian, Tofa mengirimkan serangan bertubi tubi menggunakan batu seukuran mobil ke arah Dewa Kerusakan.


Serangan tersebut dapat dihindari oleh Dewa Kerusakan. Kron yang sudah menebak tempat Dewa Kerusakan berpindah dengan cepat merapalkan Mantra Teleportasi.


".. Sialan kau, Pahlawan !" kata Dewa Kerusakan dengan kesal


Kron memindahkan Dewa Kerusakan ke reruntuhan Kerajaan Bullaford. Melihat Dewa Kerusakan yang menghilang dari hadapannya, Kron langsung menggunakan Mantra Teleportasi sekali lagi untuk memindahkan dirinya dan Para Dewa ke tempat persembunyian.


Ketika Kron dan Para Dewa mau berpindah, Raja Iblis ditemani puluhan ribu pasukannya mendekat ke arah mereka. Melihat Kron yang sedang merapalkan Mantra Teleportasi, Raja Iblis langsung melempar sebuah bola api ke arah Kron.


Bola api tersebut memiliki diameter lebih dari 50 meter dan memiliki panas yang setara dengan magma di gunung berapi. Serangan dari Raja Iblis sebelum mengenai Kron, serangan tersebut berhasil di tepis oleh Tofa dengan pukulan satu tangannya.


Raja Iblis yang menyadari siapa sosok yang menepis serangannya langsung berhenti seketika. Pasukannya yang melihat diriinya berhenti langsung berhenti karena terkejut.


"Juru Selamat! Mengapa anda tiba tiba berhenti ?!" kata Raja Sweba

__ADS_1


"Diamlah! Yang ada di hadapanmu bukanlah sosok yang bisa kau lawan! Kita hanya akan membuang buang pasukan saja !" bentak Juru Selamat


Kron dan Para Dewa menghilang dari hadapan Raja Iblis dan pasukannya. Para Raja yang datang sebagai pasukan dari Raja Iblis merasa kesal karena membiarkan sosok Kron kabur begitu saja.


"Pengecut." kata Raja Westebar dengan lirih


Raja Iblis yang mendengar hal tersebut langsung menggunakan Mantranya guna mencekek Westebar serta mengangkatnya semakin tinggi ke langit tanpa menyentuhnya.


"Kau.. lebih baik turuti perkataanku dan diamlah !" bentak Raja Iblis


Di tempat lainnya, Kron dan Para Dewa sudah berhasil sampai ke tempat pengungsian. Kron dan Para Dewa yang sampai disambut oleh Para Dewa lainnya dan teman teman Kron karena berhasil kembali dengan selamat.


Gordon dan Derowe sudah sampai duluan dan Para Penasihat Kerajaan sedang diobati oleh Iris dan tim medis lainnya.


"Kron !" teriak teman temannya dan langsung menghampiri Kron


Kron tidak menjawab sapaan teman temannya. Hellian dan Tofa yang mengetahui bahwa Kron merasa kesal karena harus menunda pertarungannya dengan Dewa Kerusakan menepuk pundak Kron dan menyuruhnya untuk bersabar sedikit lebih lama lagi.


Kron menghela nafas dan berusaha menjernihkan pikirannya. Setelah beberapa saat ia baru membalas sapaan dari teman temannya.


"Begitukah.. pasti berat baginya karena harus menahan emosinya." kata Bullaford


"Ahh, sudah kuduga kalau dia (Dewa Kerusakan) menggunakan kekuatan sesuai yang diramalkan ?" tanya Derowe


"Ya, sepertinya begitu." jawab Hellian


Beberapa hari berlalu. Kabar mengenai munculnya sosok Kron dan Para Dewa tersebar dengan cepat ke seluruh penjuru Essaract. Kron disebut sebagai Pembawa Petaka dan Para Dewa disebut sebagai Para Raja Iblis.


Para Demi Human yang tersebar di seluruh penjuru Essaract langsung bergegas mencari Kron dan Para Dewa lainnya meskipun nyawa taruhannya. Dendam mengenai kematian saudara saudara mereka jauh lebih besar daripada rasa takut akan kematian yang ada di hadapan mereka.


"Ayah pergi dulu ya." kata seorang ayah terhadap anak dan istrinya


Sang ayah adalah salah satu prajurit Demi Human yang berhasil melarikan diri dengan keluarganya. Ia bersembunyi di salah satu gubuk kecil di pinggir danau bersama keluarganya.


Sang ayah hanyalah salah satu contoh dari Para Demi Human yang tersisa. Ussehan yang mendeteksi pergerakan dari Para Demi Human dengan cepat langsung mengabari informasi tersebut kepada Kron dan Para Dewa lainnya.

__ADS_1


Kabar dari Ussehan tentu disambut baik oleh Kron dan Para Dewa lainnya. Ussehan dengan cepat langsung membuka portal portal di sektiar Para Demi Human.


Para Demi Human yang meraskan kejanggalan terhadap portal portal yang muncul mendekati portal portal tersebut. Dan entah mengapa, mereka merasa bahwa portal yang ada di hadapan mereka sekarang seakan sebuah pertanda dan petunjuk dari Para Dewa.


Mereka memasuki portal portal tersebut dan ketika mereka melewati portal portal tersebut mereka disuguhkan oleh pemandangan yang luar biasa indahnya. Para Ras Elf, Dwarf, teman temannya Kron, dan orang orangnya Kron dengan cepat langsung menyambut Para Demi Human yang baru datang.


Malamnya, sebuah pesta menyambut kedatangan Para Demi Human diadakan dan dengan cepat Para Demi Human mampu mengakrabkan diri dengan orang orang di dalam pengungsian.


Bullaford sebagai perwakilan dari Para Dewa memberikan sebuah sambutan kecil guna menyambut Para Demi Human dan memperkuat ikatan antar ras.


Dan pada akhirnya giliran Kron memberikan sambutan tiba. Ketika Kron menaiki podium dan mau memberikan sambutan, semua orang menyorakinya.


Sorakan dari orang orang yang kagum dengan keberanian Kron menghadapi Raja Iblis dan pasukannya. Sosok yang awalnya mereka anggap sebagai dalang dari pembantai ras ras yang ada di Essaract ternyata sosok yang berani angkat senjata padahal sudah mengetahui seberapa kuat dan beringasnya Raja Iblis dan pasukannya.


Mereka semua bersorak karena bagi mereka, cahaya harapan untuk membalaskan dendam dan mengembalikan keseimbangan serta kesetaraan di Essaract telah muncul. Ditambah hadirnya sosok Para Dewa disisi mereka semakin menerangi cahaya harapan mereka.


Kron tidak bisa berkata apa apa. Ia hanya bisa tersenyum dengan mata berkaca kaca dan turun dari podium dengan sorakan dari orang orang yang begitu meriah.


"Lanjutkan pestanya !" teriak Hellian setelah Kron turun dari podium


"Ya !!" teriak semua orang


---------=======-----------


AUTHOR :


Terima kasih telah membaca sampai Chapter ini !


Mohon dukungan dari teman teman ya !


Untuk kritik dan saran bisa dicantumkan di kolom komentar !


Terima Kasih !


----------=======-----------

__ADS_1


__ADS_2