Project Cinta Istri Kedua

Project Cinta Istri Kedua
Pelan-pelan Sayang!!


__ADS_3

Mobil Dewa sudah sampai dirumah Wardana, Kemudian Caka dan keluarga turun dari mobil lalu masuk akan masuk kedalam rumah. Belum sampai mereka masuk, mobil keluarga Dewi juga baru saja sampai dirumah itu.


"Assalamualaikum" ucap Aya saat masuk kedalam


"Wa'alaikumsalam,,,,," jawab mama saat mendengar suara mobil berhenti didepan rumah


"Wahhh,,, kalian sudah Dateng semua,,,,," ucap mama dengan raut wajah senang


Kemudian satu-persatu anak, anak mantu, dan cucu-cucu menyalami mama dan papa bergantian. Terlihat di rumah itu juga banyak orang yang tengah memasak di dapur.


"Belum selesai masak-masak nya ma?!" tanya Dewi


"Tinggal 2 menu lagi belum Mateng kayaknya tadi" jawab mama


Papa dan yang lainnya berkumpul di ruang keluarga, sementara Aya dan Dewi memilih untuk ke dapur dan melihat semua persiapan syukuran malam ini.


"Mbak Dew bawa apa?!" tanya Aya


"Eh iya,, aku tadi bawain kamu asinan. Ini buah mangga ya mbak ambil dari belakang rumah,," ucap Dewi


"Hmm,,, pasti asem-asem seger mbak,,, Aya udah ngiler duluan" ucap Aya terkekeh lalu mengambil bangku dan mencicipi asinan yang dibawakan kakak iparnya.


Tak lama Dewa sampai ke dapur untuk mengambil air putih dingin di kulkas, saat melihat istrinya tengah menikmati asinan, tiba-tiba saja dewa ingin memakannya juga


"Apa itu sayang?!" tanya Dewa mendekat pada Aya


"Asinan mangga mas,, mbak Dewi yang bawa dari rumah, mau coba?" tanya Aya, Lalu Dewa duduk di samping Aya


"Suamimu itu mana tahan asem ya',,,, dari dulu dia gak mau makanan yang asem" ejek Dewi


"Dih! sok tau!!,,, suapi sayang" ucap Dewa dengan manja


"Weeekkk!!! sampe mau muntah lihat kamu lebay begitu!!" ejek Dewi kepada Dewa


"Sirik!!" jawab Dewa yang kemudian membuka mulutnya dan Aya menyuapkan asinan. Dewa menkriyip-kriyip matanya saat merasakan asam manis di mulutnya, Aya terkekeh ketika melihat suaminya keaseman


"Enak mas?? seger yah" ucap Aya


"Asem! tapi ada manisnya juga" jawab Dewa


"Bahahahaha,,,,, apa ku bilang!!!" sarkas Dewi terbahak-bahak ketika melihat ekspresi Dewa keasaman


"Sayang,,,, kerokin mas dong,,, rasanya kayak masuk angin" ucap Dewa yang kemudian memeluk Aya dari samping dan menyenderkan kepalanya di bahu istrinya.


"Ya udah,, ayo ke kamar" Jawab Aya, Kemudian Aya menghabiskan Asinan nya


Dewa melepaskan Aya lalu berjalan menuju ke kamarnya dan tak lama kemudian Aya menyusul Dewa ke atas.

__ADS_1


"Dewa dan Aya kemana Dew?!" tanya mama saat melihat Dewi sampai di ruang tengah


"Itu Dewa masuk angin ma,,, jadi minta dikerokin" jawab Dewi


Kemudian mereka kembali bercerita dan Dewi menceritakan tentang dewa yang ngeyel makan Asinan padahal dia tidak suka makanan asam.


Sementara itu di kamar, Dewa sudah melepas pakaian menyisakan celana pendek lalu tengkurap diatas tempat tidur. Aya mengambil minyak kayu angin dan juga uang logam dari dompetnya


"Pelan-pelan ya yank" ucap dewa


"Iya mas,,,," jawab Aya yang kemudian mulai mengeriki Dewa dari bahunya


"Aahh!! pelan-pelan sayang!! sakit nih" ucap Dewa


"Ini udah pelan-pelan mas,,," jawab Aya


Aya terus mengeriki Dewa dan benar saja, badannya kini merah-merah karena masuk angin. Beberapa saat kemudian seorang pelayan membawakan wedang jahe hangat untuk Dewa dari mamanya.


"Minum dulu mas wedangnya biar perutnya hangat" ucap Aya


Lalu Dewa duduk dan meminumnya perlahan, Setelah habis, akhirnya terdengar sendawa keluar dari mulut Dewa.


"Alhamdulillah anginnya udah keluar tuhhh!" ucap Aya dan dewa hanya tersenyum.


"Ya udah,,, mas istirahat dulu. Aya mau turun kebawah, gak enak sama yang lainnya" ucap Aya


"Mas mau di temenin kamu,,, 3 malem mas kamu tinggal tidur duluan" ucap dewa menggenggam erat tangan Aya


"Beneran yah?!" tanya Dewa


"Iyah,,, janji!!" jawab Aya saat menyentuh wajah Dewa


"Ya udah kalau gitu,, mas tidur dulu ya,, biar nanti malem udah bisa enakan lagi" ucap Dewa


Lalu Aya mengecup pipi Dewa dan setelah itu pergi meninggalkannya. Kemudian Aya turun kebawah dan berkumpul bersama keluarga lainnya.


"Gimana Dewa Ya?!" tanya mama


"Habis minum wedang jahe tadi langsung tidur ma,, beneran masuk angin dia,,," jawab Aya


"Begadang terus dia!" ucap papa


"Iya pa,,," jawab Aya


Lalu Aya dan Dewi kembali ke belakang dan membantu persiapan acara nanti malam.


Malam menjelang,,,,,

__ADS_1


Semua keluarga sudah bersiap-siap dan setelah isya, para tetangga dan kerabat dekat keluarga Wardana sudah berdatangan dirumah itu. Tak ketinggalan keluarga paman Nadya dan juga Nadya, Dion, dan keluarga Aya juga tiba disana, Bagas pun diundang keluarga untuk hadir diacara syukuran malam itu. Hanya ada acara makan-makan bersama dan juga menjalin hubungan kekerabatan, namun malam itu Megan tidak muncul di sana


"Ma,, kak Megan gak ikut?!" tanya Aya


"Enggak,, kakakmu kan udah tinggal di apartemen sendiri sekarang, lagian nanti malah buat kacau acara disini saja kalau ikut" jawab mama


"Wahh,, kak Megan beli apartemen baru ma??" tanya Aya


"Dapet dari bossnya,,, kalau gak salah di Sudirman Suites apa ya namanya, kemarin mama kesana dan ketemu sama kakak dan bossnya mau pergi" jawab mama


"Ohhh,, apartemen elite itu ma" jawab Aya


"Iya,, tapi mama gak tau dalem nya, wong cuma didepan aja" jawab mama


Tak jauh dari Aya dan mamanya bicara ada Bagas yang berdiri disana dan samar-samar mendengarkan percakapan Aya dan juga mamanya. Lalu Bagas melihat Dewa tengah sendiri dan seperti baru saja mengambil makanan, buru-buru Bagas menghampiri nya


"Tuan,,, saya ingin bicara sebentar" ucap Bagas


"Oke ikut aku!" jawab Dewa yang kemudian mengajak Bagas ke rooftop. Aya yang sempat melihat Dewa dan Bagas jadi penasaran kenapa mereka keatas rumah.


"Ada apa?!" tanya Dewa


"Tuan,,, saya ingin memberitahu sedikit, mungkin beberapa hari kedepan waktu saya sedikit terbagi karena,,, saya ingin membantu Erika untuk mengumpulkan bukti perselingkuhan Evan dan Megan" ucap Bagas


Dewa kaget ketika mendengar ucapan Bagas


"Maksud kamu, Tunangannya Erika berselingkuh dengan Megan?!" tanya Dewa memperjelas


"Iya tuan,,, awalnya saya juga tidak percaya, tapi Erika menceritakan kepada saya semuanya. Megan bekerja di perusahaan Evan sebagai model disana dan tadi siang,,, Mereka bertiga sempat bertengkar. Erika mencurigai Evan dan Megan memiliki hubungan khusus, Awalnya saya juga tidak ingin ikut campur, tapi,,, saya merasa kasihan dengan Erika tuan. Bagaimana pun dia adalah teman saya, tapi kalau tuan tidak memperbolehkan,, ya sudah apa boleh buat" ucap Bagas


Dewa sejenak terdiam dan memikirkan semuanya


"Kak Megan jadi selingkuhnya Evan??" ucap Aya yang sudah berdiri di dekat tangga


Dewa dan Bagas serempak menoleh ke samping dan melihat Aya disana


"AYA"


.


.


.


Bersambung,,,,,,,


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......

__ADS_1


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...


...Semoga Suka❤️...


__ADS_2