Project Cinta Istri Kedua

Project Cinta Istri Kedua
Kecurigaan Erika


__ADS_3

Dewa melihat hasil cetakan majalah dari perusahaan Erika, dan Dewa sedikit dikejutkan saat melihat sampul majalah itu adalah foto mantan istrinya 'Megan Aulia Wijaya'.


"Loh Abas, kenapa model didepan foto wanita ini?!" tanya Erika kaget ketika melihat foto Megan terpampang jelas disana


"Oh itu karena dia menjadi model di produknya Tuan Erick dan dia membayar paket platinum untuk iklannya Bu" jawab Abas


Erika terlihat tidak senang saat melihat foto wanita yang tidak disukainya terpampang nyata disana.


"Apa tidak ada yang lain??" tanya Erika


"Semua yang di ajukan oleh pihak tuan Erick foto model Megan, Bu" jawab Abas


"Menyebalkan!" ucap Erika namun lirih


Bagas dan Dewa sempat melihat kekesalan di wajah Erika saat melihat foto Megan. Ingin bertanya tapi tidak enak dan keduanya lebih memilih untuk diam. Setelah puas berkeliling Erika mengajak dewa kembali keruangannya untuk menandatangani kontrak kerjasama.


Cukup lama Dewa dan Bagas berada di kantor Erika, dan kini Dewa berpamitan untuk kembali ke kantor nya setelah urusan mereka sudah selesai.


"Kalau begitu kami akan kembali ke kantor" ucap Dewa


"Baiklah tuan Dewa, terima kasih karena mau bekerjasama dengan perusahaan kecil kami" ucap Erika merendah


"Sama-sama,, Assalamualaikum" ucap Dewa


"Wa'alaikumsalam" Jawab Erika


Kemudian Dewa melangkah keluar bersama dengan Bagas, saat sebelum Bagas juga ikut pergi, dia sempat menatap Erika sejenak dan tersenyum kepadanya. Erika pun juga membalas senyuman Bagas saat itu.


"Aku pulang dulu" ucap Bagas


"Iya,, " jawab Erika


Lalu Dewa dan Bagas pergi meninggalkan kantor Erika menuju ke kantornya. Sementara Erika akan bersiap akan ke kantor Evan.


"Nona, apa saya temani kekantor tuan?!" tanya Adi


"Tidak perlu, aku hanya sebentar saja, Oh iya,, tolong kirimkan nomer Bagas kepadaku" Ucap Erika


"Baik Nona" jawab Adi yang kemudian mengirimkan nomer telfon Bagas kepada Erika.


Lalu Erika masuk kedalam mobil dan langsung menjalankan mobilnya menuju ke kantor Evan.


Sementara itu, mobil Megan sudah sampai di kantor Evan, lalu keduanya turun dan berjalan menuju ke ruangan Evan. Bak seorang istri boss, Megan berjalan dengan anggun di spring Evan dengan senyum menawan dan menyihir semua orang. Kemudian keduanya masuk kedalam ruangan Evan. Tak lupa Evan mengunci pintunya terlebih dulu saat mereka masuk kedalam


"Masss!!" teriak Megan dengan manja saat Evan menariknya dan langsung menciumnya dengan sangat dalam. Megan pun langsung menyambut Evan dengan penuh semangat.


Keduanya seakan sudah menumpuk rindu berhari-hari dan baru meluapkan hari itu, sampai-sampai Evan tidak mau melapaskan Megan sedetikmu. Evan dan Megan terjatuh diatas sofa tanpa saling melepaskan satu sama lain, tangan Evan pun tidak bisa diam dan menyentuh apapun yang ingin dia sentuh. Saat Evan akan membuka pakaian Megan, namun Megan melarangnya


"Mas!! ini di kantor!" ucap Megan menyadarkan Evan


"Aku sudah gak tahan!!" Jawab Evan

__ADS_1


"Jangan disini mas,, nanti ada yang dengar!" jawab Megan


"Baiklah,,, kita ke kamarku!" ucap Evan yang kemudian mendong Megan dan membawanya ke privat room mereka. Keduanya sudah sama-sama polos dan dari sorot mata Evan sudah dipenuhi hasrat yang membara. Megan sudah bersiap untuk tempur bersama Evan saat itu. Evan pun langsung menghujani Megan dengan sejuta hasratnya.


Sementara itu,,,,


Mobil Erika baru saja sampai di kantor Evan, lalu dia turun dan melihat mobil Evan ada di kantor, dia mengira bahwa Evan yang membawa mobilnya tapi sayang Erika salah, mobil itu dibawa supir Evan ke kantornya. Lalu Erika masuk kedalam dan berjalan menuju ke ruangan Evan.


"Siska, apa pak Evan ada didalam?!" tanya Erika


"Ada Bu, belum lama sampai disini" jawab Siska yang mengatakan kebenarannya


"Ouh"


Kemudian Erika menekan handle pintu dan akan membukanya, namun terasa sulit seperti di kunci dari dalam


"Dikunci?" batin Erika


"Ruangannya di kunci? apa tuan rapat?!" tanya Erika


"Tidak ada rapat hari ini Bu, tadi tuan masuk kedalam" jawab Siska yang kemudian mengetuk pintu ruangan Evan


Tok


Tok


Tok


"Pak Evan,,,,, ada ibu Erika pak" ucap Siska sedikit keras


"Mas,,, cukup mas,,, ada yang mengetuk pintu" ucap Megan dengan sisa-sisa tenaganya


"Aarrgghhhhhh!! siapa yang menggangguku!!" ucap Evan tidak suka


"Lihat dulu mas,,!!" ucap Megan


Evan menurut lalu turun dari atas Megan dan memunguti pakaiannya dan segera memakainya


"Kamu tunggu disini" ucap Evan yang kemudian keluar dari privat roomnya


Tok


Tok


"Tuan,,, ada Ibu Erika" ucap Siska lagi


"What?!" Erika?!" ucap Evan yang kemudian mengintip dari balik horden dan melihat Erika berdiri bersama Siska didepan pintu


Dengan cepat Evan kembali ke privat roomnya dan menemui Megan


"Sayang! didapan ada Erika!" ucap Evan

__ADS_1


"Apa mas?!" ucap Megan kaget


Lalu dengan cepat Megan turun dari tempat tidurnya dan membawa semua pakaiannya yang bercecer di lantai dan membawanya ke kamar mandi, sementara Evan membereskan tempat tidurnya yang berantakan akibat pergulatan mereka. Setelah itu Evan mengatur nafas dan membuka pintu ruangannya


Ceklekkkk


"Erika" ucap Evan


Dan Erika tanpa menjawab, langsung berjalan masuk melihat kedalam ruangan Evan kosong tidak ada orang lain selain Evan saja. Lalu Erika berjalan menuju ke privat room Evan dan berkeyakinan ada sesuatu yang di sembunyikan oleh tunangannya


Evan sangat gugup dan takut ketahuan jika Erika masuk ke ruangan itu dan melihat Megan disana. Belum Erika membuka pintu, Evan sudah menahan lengannya


"Sayang,,,, kenapa sepagi ini kamu kemari??! kangen yah?!" tanya Evan saat mereka bertatapan


"Apa yang kamu sembunyikan mas?!" tanya Erika


"Tidak ada" jawab Evan


"Bohong! kalau tidak ada kenapa kau kunci pintu ruanganmu?!" Sarkas Erika


"Maaf,, tadi aku ketiduran, aku sangat lelah karena semalaman begadang. Maafkan aku" ucap Evan memelas


Erika tidak begitu saja percaya, lalu dia membuka pintu privat room itu dan melihat tempat itu kosong dan masih sangat rapi. Evan bernafas lega karena megan


"Benarkan? aku tidak menyembunyikan apa-apa disini,,, percayalah sayang" ucap Evan


Erika menatap Evan dalam dan dilihatnya dibalik Krah kemeja Evan, Erika melihat bekas hitam kemerahan tertinggal disana. Dengan cepat Erika menyibak Krah kemeja itu dan melihat tanda itu disaana


"Ini apa mas??" terak Erika


"Apa?? ini hanya bekas kerikan saja,, semalam aku masuk angin, kamu gak percaya??" ucap Evan dan Erika masih diam


lalu Evan membuka kemejanya dan memperlihatkan punggungnya yang ternyata di punggung Evan memang ada bekas kerikan. Hal itu memang benar dia meminta Megan untuk mengeriki dirinya setelah pergulatan mereka.


"Sudahlah jangan cemberut gitu,,,," ucap Evan


"Aku kesini mau kasih tau kalau aku sudah bekerjasama dengan perusahaan tuan Dewa" ucap Erika


"Selamat ya sayang,, kamu benar-benar wanita hebat" puji Evan kepada Erika


Erika tersenyum lalu mereka duduk di sofa tamu, sementara Megan masih terjebak di kamar mandi Evan karena bersembunyi disana.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......

__ADS_1


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...


...Semoga Suka❤️...


__ADS_2