Project Cinta Istri Kedua

Project Cinta Istri Kedua
Semangat 45


__ADS_3

Erika memasati Bagas tanpa henti, seperti mengenal seseorang seperti tidak. Sementara Bagas memilih untuk sedikit menutupi wajahnya dengan buku menu


"Bagaskara bukan ya?!" ucap Erika dengan ragu-ragu


Bagas menurunkan buku menu dan tersenyum tak enak saat itu


"Anda mengenal Asisstent saya?!" tanya Dewa


Wajah Erika langsung memerah, dan sedikit terlihat malu-malu.


"Selamat malam Nona Erika" sapa Bagas jadi kaku


"Ehm,,, malam,,, saya mengenal Bagas, dulu,,, saat kami SMA" jawab Erika dengan rona merah di pipinya


"Ouh begitu,,," jawab Dewa sedikit melirik kearah Bagas yang hanya tersenyum kaku dan wajahnya pun ikut memerah.


"Ehem,,, baiklah,,, silahkan sambil dinikmati makanannya" ucap Dewa memecah kekakuan Bagas dan juga Erika. Dewa yakin keduanya seperti cukup saling mengenal akrab, sampai-sampai keduanya malah jadi kaku.


Kemudian Dewa dan Erika membahas kontrak kerja sama mereka, membahas segala hal yang terkait dengan pekerjaan. Setelah cukup lama mereka berbincang dan juga makan malam telah usai, Erika berpamitan lebih dulu.


"Terima kasih atas undangan nya tuan Dewa" ucap Erika


"Sama-sama" jawab Dewa


Kemudian Erika beranjak dari tempat duduknya dan sekilas menatap ke arah Bagas saat itu. Bagas pun membalas tatapan Erika. Namun dengan cepat Erika memalingkan tatapannya dan berlalu pergi


"Ngapain kamu masih disini?!" tanya Dewa kepada Bagas


"Lah,, tuan masih disini, tentu saya masih disini" jawab Bagas


"Gak mau kejar?!" tanya Dewa dengan santai seolah tau apa yang dipikirkan Bagas


"Maksud tuan?!" tanya Bagas


Plaaakkkk


Dewa menepak bahu Bagas dengan keras


"Kejar dia sebelum pergi!!" sarkas Dewa dan Bagas langsung berdiri lalu berlari mengejar Erika. Sementara Dewa masih duduk di tempatnya dan menghabiskan minumannya


Sampainya di parkiran, Bagas memberanikan diri memanggil Erika


"Rika"


Erika menoleh kebelakang saat mendengar suara yang tak asing lagi bagi Erika.


"Bagaskara" ucap Erika


Bagas ngos-ngosan begitu sampai diparkiran karena mengejar Erika


"Adi,,, kamu bisa pulang duluan,,," ucap Erika


"Baik Nona, anda hati-hati" ucap Adi


Erika tersenyum lalu Adi Kuncoro beralih pada mobilnya sendiri setelah akan membukakan pintu mobil milik Erika.


"Ada apa Bagas?!" tanya Erika sedikit gugup


"Kamu,,,, kamu apa kabar?!" tanya Bagas yang juga ikut gugup. Bagas terlihat salah tingkah ketika berhadapan dengan mantan kekasihnya dulu jaman SMA dan terpisah karena Erika harus menempuh pendidikan keluar negeri sementara Bagas hanya mengandalkan beasiswa untuk kuliah di salah satu Universitas negeri dikota ini.


"Aku,,, aku baik,, kamu?!" tanya Erika


"Baik,, gak nyangka kita ketemu lagi setelah hampir 10 tahun gak ketemu" ucap Bagas dengan terlihat begitu senang


"Aku hampir tidak mengenalimu" ucap Erika


"Aku juga, kamu,,, tambah cantik" jawab Bagas


"Dasar raja gombal!" sarkas Erika


Bagas menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Keduanya terlihat kikuk lalu tertawa kecil ketika tatapan mereka bertemu.


"Aku pulang dulu ya" ucap Erika


"Apa mau ku antar?!" tanya Bagas

__ADS_1


"Em,, bukannya kamu bersama tuan Dewa?!" tanya Erika


"Aku akan izin kepadanya" jawab Bagas


"Baiklah jika tidak merepotkan mu" ucap Bagas


Lalu Bagas dengan semangat 45 berlarian masuk kedalam restoran untuk menemui dewa. Bagas tidak peduli bagaimana dia berlarian, meski pakaiannya sangat rapi dan terlihat sangat formal malam itu.


"Tuan,,, apa,, aku boleh pulang bersama Erika?!" tanya Bagas dengan nafas ngos-ngosan


Dewa terkekeh saat melihat bagaimana Asisstent itu sekarang


"Kau akan meninggalkanku sendiri?!" tanya Dewa


"Baiklah jika tuan tidak mengizinkan" ucap Bagas


"Pergilah,,, tapi ingat! besok kau harus menyelesaikan semua tugasmu dengan cepat" ucap Dewa


"Baik tuan! terimakasih! assalamualaikum!" ucap Bagas yang kemudian segera berlari keluar dan menuju ke mobil Erika.


"Hay" ucap bagas dengan seulas senyum di bibirnya


"Hay" jawab Erika jadi kikuk


"Aku antar pake mobilmu ya" ucap Bagas


"Kalau bukan mobilku, apa kamu akan mengantarku dengan angkot kayak dulu?!" tanya Erika


"Hehee,,, nanti aku antar pake bajaj Rika!" ucap Bagas


Kemudian keduanya masuk kedalam mobil Erika dan Bagas langsung menancap gas meninggalkan restoran menuju kerumah Erika. Sementara itu Dewa keluar dari restoran dan menaiki mobilnya sendirian


"Dan akhirnya,,, aku menyetir sendiri lagi,,, Aya, aku merindukanmu sayang!!!!" ucap Dewa yang kemudian menjalankan mobilnya meninggalkan restoran.


Didalam mobil Erika, kedua anak manusia itu terlihat sangat tegang. keduanya bingung akan membahas apa saat itu


"Rika"


"Em??"


"Emm,,, aku boleh bertanya?!" tanya Bagas


"Apa,,,, apa kamu masih sering mengupil?!" tanya Bagas


"iiihhh apaan sih! nanyanya nya kok itu!! gak lucu banget!!! tentu aku gak suka ngupil lagi!" ucap Erika geram sekaligus malu. Masih saja Bagas ingat kelakuan nya dulu saat SMA


Bagas terkekeh dan sedikit melirik Erika yang terlihat sangat malu


"Hahahaha" Erika tertawa ketika mengingat kembali kelakuannya dulu yang tidak tau malu sering mengupil didepan Bagas dan itu dia lakukan untuk membuat Bagas ilfil kepadanya


"Aku bahkan masih ingat semuanya!" ucap Bagas


"Ha,, ha,," tawa Erika perlahan memudar


"Kenapa kau tinggalkan aku?!" tanya Erika dengan sedikit menunduk dan menyembunyikan kekecewaannya


Ciiiittttttttttttttt


Bagas mengerem dadakan ditengah jalanan sepi saat mendengarkan pertanyaan Erika


"Aku,,, aku minta maaf,,,, dan aku sadar Rika,,, Papamu benar, kita tidak akan pernah bersatu sampai kapanpun" ucap Bagas dengan tersenyum meski hatinya terasa sangat sakit mengingat bagaimana papa Erika memarahinya habis-habisan ketika dia tau Bagas dan Erika memiliki hubungan


Erika menoleh kearah Bagas Sementara Bagas hanya menunduk


"Tapi kamu tidak mau memperjuangkan ku!" jawab Erika mendorong bahu Bagas hingga hampir menabrak pintu mobil


Bagas menatap Erika yang sudah hampir menangis saat itu


"Apa yang bisa dilakukan pria miskin sepertiku Rika?! dulu aku tidak punya pekerjaan, aku tidak memiliki apa-apa,, bagaimana bisa aku memperjuangkan mu sementara kasta kita berbeda?!" ucap Bagas yang kemudian tersenyum getir.


"Aku,, bisa bertemu denganmu lagi adalah sebuah anugrah didalam hidupku, bahkan dulu aku belum sempat memutuskan hubungan kita karena kau sudah lebih dulu dibawa orang tuamu keluar negeri. Maaf Rika,,, aku minta maaf" ucap Bagas dengan tulus


Erika mengingat semuanya, dia pindah keluar negeri karena papanya berkata jika alasan papa akan membangun usaha di luar negeri, dan juga papa ingin Erika belajar bisnis disana. Bahkan Erika tidak lagi di perbolehkan untuk ke sekolah saat kelulusan dan juga pengambilan raport sehingga dia tidak bertemu lagi dengan Bagas.


"Aku sudah bertunangan" ucap Erika

__ADS_1


Bagas tersenyum datar dan kembali menatap Erika yang juga menatapnya


"Aku sudah tau,,, semoga kamu bahagia bersamanya" ucap Bagas


Rasanya Erika ingin marah ketika Bagas mengatakan itu, tapi bagaimana pun hatinya sudah memilih Evan untuk menjadi pendamping hidupnya, tidak mungkin Erika akan berselingkuh dengan Bagas. Lalu Bagas kembali menjalankan mobil Erika menuju kerumahnya


" Rumahmu masih yang lama kan?!" tanya Bagas


"Iya,,," jawab Erika


"Apa kau masih mencintaiku Rika??!" ucap Bagas saat meninju lengan Erika perlahan


"Kau!!! apa yang kau ucapkan bagas?!" sarkas Erika


"Hahahaha pipimu merah! jangan bilang kau akan menyuruhku membawamu kabur saat pernikahan nanti!!" ucap Bagas dan mengundang tawa dari Erika


"Kau!! kau benar-benar Bagaskara menyebalkan!!!" balas tinjuan Erika kepada Bagas


Sama seperti dulu, keduanya sering melakukan itu ketika tengah bercerita. Tak lama kemudian Mobil Erika sudah hampir sampai didepan rumahnya. Lalu Bagas menghentikan mobilnya dan segera melepaskan seat belt nya


"Kenapa turun disini?!" tanya Erika


"Terus mau turun dimana?! apa kamu menyuruhku menggendong mu ke kamarmu?! Hahaha" tanya Bagas dengan tawanya


"Bagas!!" teriak Erika


"Hehe bercanda Rika,,,,, aku turun disini saja, takut di gerebek scurity yang ada didepan rumahmu, hehehe" ucap Bagas dengan cengengesan


"Kau naik apa nanti?!" tanya Erika


"Aku?! kenapa kau mengkhawatirkan ku? masih sayang ya?!" ucap Bagas menggoda Erika


"Berhenti berkata begitu!!!" sarkas Erika


"Hehee aku akan naik ojek kerumah tuan Dewa. Mobilku ada disana soalnya. Aku pulang dulu yah,,," ucap Bagas yang kemudian turun dari mobil Erika


Lalu Erika juga turun dan akan beralih ke bagian kemudi


"Hati-hati" ucap Erika


"Ecieeee,,, masih peduli!!" goda Bagas


"Apaan sih!!!! cepet pergi!!! atau aku lempar kau dengan sepatuku!!" sarkas Erika yang sudah melepas satu sepatunya


Bagas terkekeh lalu berlarian menjauh dari Erika sebelum dia benar-benar melempar sepatunya. Erika mengeleng-geleng kepala lalu masuk kedalam mobil


"Dia,,, dia masih saja tidak berubah! Dasar Bagaskara, biang rusuh!!" Ucap Erika yang kemudian masuk kedalam mobil dan menjalankannya menuju kerumahnya. Sementara Bagas menaiki ojek pangkalan menuju kerumah Dewa.


Ditempat lain,,,,


Evan dan Megan baru saja memasuki apartemen baru milik Megan yang dibelikan oleh Evan tadi sore. Begitu masuk kedalam Evan sudah menghujani Megan dengan berjuta sentuhan dan juga kecupan beruntun tiada henti. Sebagai ganti Erika yang membatalkan makan malam mereka, Evan menghabiskan malam panjang ini bersama Megan di apartemen nya.


"Mass,,, apa kau akan menikahi ku?!" tanya Megan disaat mereka tengah memadu kasih


"Jadi simpanan ku bagaiman?! aku akan memberikan apapun yang kamu inginkan"tanya Evan


"Ahhh benarkah?! bagaimana jika Erika tau?!" tanya Megan


"Dia tidak akan pernah tau sayang,,, selama kau menutup mulut manis mu ini!!" jawab Evan yang kemudian membungkam Megan dengan permainan nya.


Megan hanya tersenyum penuh kemenangan! bahkan malam ini dirinya lah yang bersama Evan dan bukan Erika. Jelas Megan menang malam ini, selain mendapatkan Evan, Megan juga mendapatkan apartemen baru yang sangat mewah dan berkelas.


"Aku akan mendapatkan mu mas Evan!" Batin Megan saat itu


.


.


.


.


Bersambung,,,,,,,,


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍...

__ADS_1


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...


...Semoga Suka❤️...


__ADS_2