
Sepulangnya dari pabrik, Aya mengajak Dewa dan juga anak-anak untuk berkunjung kerumah ibu Dessy. Mumpung mereka ada di Surabaya jadi ada kesempatan untuk menjenguk ibu Dessy. Mereka masuk kedalam mobil dan Dewa menjalankan mobilnya menuju kerumah Ibu Dessy, meski tidak terlalu jauh dari pabrik, namun siang itu masih cukup teriak dan kasihan anak-anak yang akan kepanasan tentunya.
Tak lama kemudian mobil Dewa berhenti dirumah ibu Dessy dan Mereka segera turun dari mobil.
"Assalamualaikum" ucap Aya saat melihat ibu Dessy keluar dari rumah saat mendengar ada mobil berhenti didepan rumahnya
"Wa'alaikumsalam Sukma??? ehh Si kembar" ucap Ibu Dessy saat melihat mereka
"Apa kabar Bu?" tanya Aya saat memeluk ibu Dessy lalu anak-anak bergantian menyalami ibu Dessy
"Alhamdulillah baik,,, kalian lagi liburan ya disini?? ayo masukk dulu" ucap Ibu Dessy
Aya mengajak suami dan anaknya masuk kedalam rumah ibu Dessy
"Kami ada sedikit kerjaan Bu, jadi sekalian mampir" jawab Dewa
"Ohhh gitu,,,, mau minum apa?" tanya Ibu Dessy
"Gak usah repot-repot Bu,,,, tadi kami sudah banyak minum waktu di pabrik" ucap Aya
"Ya sudah ini aja ada air putih dan cemilan untuk kalian" ucap ibu Dessy saat mengeluarkan air mineral dalam kemasan dan juga gelok berisi cemilan
"Anam kemana Bu? Aya gak lihat juga di pabrik tadi" tanya Aya
"Oh,,, Anam lagi cuti, dia menikah 2 hari yang lalu Sukma, dan katanya dia ambil cuti seminggu" ucap ibu Dessy
"Ohh gitu,,,, dia nikah gak ngundang Sukma Bu?" tanya Aya
"Semua serba dadakan,,, ibu saja kesana juga pas hari H saja. Mungkin dia gak sempet ngabarin kamu sangking pusingnya persiapan mereka akan menikah" ucap ibu Dessy
Mereka pun terus berbincang membahas berbagai hal sampai tidak terasa sudah masuk waktu ashar, Dewa mengajak anak-anak dan Istrinya untuk kembali ke guest house karena ada beberapa hal yang akan dewa kerjakan. Lalu Aya berpamitan kepada ibu Dessy dan menitipkan salam untuk Anam jika dia sudah kembali lagi. Kemudian Mereka masuk kedalam mobil dan meninggalkan kediaman ibu Dessy.
Sesampainya di guest house
Aya masuk kedalam bersama anak-anak juga Suaminya, dan mereka akan bersiap untuk menjalankan ibadah Ashar bersama. Setelah selesai Dewa pamit kembali ke pabrik karena ada hal yang harus diurusnya.
"Sayang, mas ke pabrik lagi ya,,, kalian istirahat saja, nanti malam kita jalan-jalan" ucap Dewa
__ADS_1
"Baik mas" jawab Aya
"Baik Ayah" sahut Sikembar
"Assalamualaikum" ucap Dewa
"Wa'alaikumsalam" jawab Aya dan anak-anaknya
Kemudian Dewa keluar dan menaiki mobil menuju ke pabrik, sementara Aya mengajak anak-anak untuk segera mandi.
****
Malam menjelang,,,,
Setelah ibadah Isya', Dewa mengajak keluarga kecilnya untuk jalan-jalan berkeliling kota Surabaya. Meski hanya sekedar lewat dan berhenti di tempat makan saja, sudah membuat anak-anak dan juga Aya cukup senang.
Tak lupa Aya meminta Dewa untuk berhenti disalah satu toko pusat oleh-oleh. Aya ingin membelikan oleh-oleh untuk keluarganya dan juga keluarga Dewa. Setelah selesai berbelanja, Mereka kembali ke guest house karena waktu sudah semakin beranjak malam dan anak-anak sepertinya sudah mengantuk.
Sesampainya di guest house,,,,,
Dewa dan Aya menidurkan kedua putranya di kamar mereka, setelah itu Dewa mengajak Aya untuk kekamar sebelah.
"Loh Van,,, belum tidur kamu?" tanya Dewa saat melihat Devan yang keluar dari kamar tamu
"Belum ngantuk tuan,,, ini mau ambil air putih" jawab Devan
"Oh,,, ya sudah,,, ingat besok pagi kita ada agenda pagi" ucap Dewa
"Iya tuan" jawab Devan
Lalu Dewa dan Aya masuk kedalam kamar mereka sementara Devan berjalan menuju ke dapur untuk mengambil air minum.
Aya melepas hijabnya sementara Dewa mengunci pintu kamar mereka dan menghampiri istrinya
"Sayang,,,," ucap Dewa saat memeluk istrinya dari belakang
"Iya mas,,, ada apa?" tanya Aya
__ADS_1
"Anak-anak kan sudah mulai besar,,, apa gak sebaiknya kita program buat anak lagi?" tanya Dewa
"Mas mau punya anak lagi? udah siap begadang? udah siap tiap malem denger tangisan bayi?" tanya Aya
"Iyahh,,, mas udah siap hehe" jawab Dewa
Aya berbalik menatap Dewa dan dilihatnya Dewa yang sudah diliputi hasrat yang membara.
"Siapa tau dengan kamu hamil lagi, kamu bisa semakin dekat dengan mama" ucap Dewa saat mencium tangan Istrinya
"Manis sekali kalau merayu" ucap Aya
Dewa tersenyum lalu mengecup istrinya dengan lembut,
"Mau yahhh kita program anak lagi?" tanya Dewa memastikan
Aya tersenyum simpul lalu menganggukkan kepalanya pelan.
"Alhamdulillah,,,, mulai malam ini, kita harus kerja keras supaya cepat jadi" ucap Dewa yang kemudian mencium kening Aya dan sejenak berdoa.
Setelah itu Dewa langsung menghujani istrinya dengan sejuta kecupan menuntut. Dewa menyentuh Aya dengan sangat antusias dan melepas satu persatu kain yang melekat pada diri mereka masing. Tidak ingin buru-buru, Dewa ingin membuat Aya rileks dan menikmati percintaan mereka malam ini.
Keduanya sudah semakin hanyut kedalam gelora cinta yang membara, hasrat kian menggebu dan sebentar lagi akan bersiap untuk berlayar kelautan cinta yang dalam. Dewa benar-benar rajanya yang bisa membuat Aya merasakan sebuah rasa yang sangat sulit dijelaskan Dengan akal sehat. Sampai Aya harus menahan suaranya demi tidak terdengar dari luar dalam keadaan malam yang terasa begitu sunyi. Apalagi di kamar tamu ada Devan yang tidur disana. Bisa-bisa Devan terbangun dalam tidurnya.
Cuaca diluar begitu dingin, ditambah rintikan hujan membasahi bumi malam itu. Meski terasa dingin, namun Dewa mampu menjadi penghangat yang sempurna untuk istrinya.
'Semakin malam, semakin menggelora'
❤️❤️
.
.
.
Bersambung........
__ADS_1