
Dewa, Asisstentnya dan juga pak Samsul berjalan menuju keruangan HRD untuk mencari tau identitas Aya. Begitu sampai di ruang HRD, pak Samsul menghidupkan komputernya dan mencari nama pegawai mereka yang bernama Cahaya. Saat diketik nama itu tidak muncul satu namapun disana
"Tuan, Nama tidak terdeteksi" ucap pak Samsul
"Coba Cahaya Sukma Wijaya" ucap Dewa
Pak samsul mengetiknya dan yang muncul hanya nama Sukma
"Tidak ada juga tuan, disini hanya muncul sukma saja" ucap pak Samsul
"SUKMA?" Ucap Dewa
"Iya tuan, dia bekerja disini sebagai cleaning service" jawab pak samsul
Lalu Dewa menyuruh pak samsul untuk memberikan identitas lengkap Sukma, Dewa melihat tanggal lahir dan tempat lahirnya berbeda dengan Aya, foto juga tidak terlampir,
"Kenapa datanya tidak lengkap?!" Ucap Dewa
"Karena dulu dia masuk ke pabrik ini dibawa oleh Anam tuan, salah satu staff bagian keuangan" ucap Samsul
"Ya sudah besok kita temui Sukma" ucap Dewa.
Setelah melihat identitas Sukma, Dewa memutusakan untuk melanjutkan pencariannya ketika semua karyawan pabrik ada bekerja. Dewa dan Devan memutuskan untuk beristirahat di Guest house pabriknya.
Sementara itu.....
Setelah Aya menidurkan kedua putranya, ia pun berfikir untuk segera pergi dari kota itu membawa sikembar. Dia sangat takut jika itu benar Dewa, bisa jadi dia akan mengambil anak-anaknya. Lalu Aya berkemas, semua barang-barangnya dan juga sikembar di masukan kedalam kopernya.
"Jika itu benar mas Dewa, Aku gak akan biarkan dia merebut anak-anakku!!" Ucap Aya lirih saat ia memasukkan pakaiannya kedalam koper.
Setelah selesai mengemasi barang-barangnya, Aya pun mengistirahatkan tubuhnya meski sangat sulit memejamkan matanya. Masih jelas teringat dibenak Aya, bayangan kejadian yang ia alamai, bahkan rasanya masih sangat menempel pada diri Aya. Berkali-kali Aya membolak balikkan posisi tidurnya masih saja bayangan pria itu menghantuinya. Meski remang -remang sorotan mata itu sangat menusuk di pikirannya.
Lalu Aya bangkit dan masuk kedalam kamar mandi untuk mencuci wajahnya. Barulah setelah itu Aya bisa memejamkan matanya dan sejenak melupakan pria yang sudah mengaku sebagai Dewa suaminya.
****
__ADS_1
Pagi menjelang.......
Aya membangunkan sikembar saat mendengar suara adzan subuh
"Faza, Gaza, bangun sayang,,,, udah subuh sayang" ucap Aya saat mengecupi pipi kedua putranya agar bangun
"Eeeemmm bunda,,, Faca macih ngantuk nih" ucap Faza
"Eeeerrmmm iya bunda, Gaca juga" ucap Gaza
"Ehh ayo bangun sayang, nanti ketinggalan subuhnya loh,, ayo bangun kita siap-siap sholat" ucap Aya
Sikembar pun kalah dan akhirnya mereka bangun, Lalu Aya menggandeng kedua putranya dan mengajaknya kekamar mandi untuk segera berwudhu. Setelah itu mereka sholat bersama.
Selesai Sholat Aya mengajak kedua putranya untuk mandi, dan bersiap untuk sarapan.
"Bunda, kok ada kopel dicitu?" Tanya Faza saat Aya memakaikan bajunya
"Oh iya, bunda mau ngajakin kalian untuk pergi hari ini" ucap Aya
"Emm kemana aja sayang,, yang penting aman dan kalian suka" ucap Aya
"Yeeyy kita jalan-jalan...." teriak sikembar bersaman
"Kita makan dulu, setelah itu kita pergi yah" ucap Aya
Ketiganya kini tengah menikmati roti tawar dengan selai dan juga segelas susu. Setelah menghabiskan sarapannya, Aya dan putra putranya berjalam keluar kontrakan dan disana mereka bertemu dengan Anam
"Loh mbak Sukma mau kemana? Kok bawa koper segala" tanya Anam saat menghampiri mereka
"Oh, mbak mau mengajak anak-anak pergi nam, dan mungkin mbak gak akan kesini lagi. Tolong sampaikan ke pak samsul kalau mbak resign dari pabrik" ucap Aya
"Tapi mbak, kenapa dadakan gini? Dan gak bisa langsung resign tanpa surat, nanti pesangon mbak gak cair" ucap Anam
"Gak masalah nam, yang jelas mbak ngerasa disini sudah gak aman" ucap Aya
__ADS_1
"Hmm ya sudah kalau memang itu keinginan mbak Sukma. Tapi boleh gak Anam ngajak sikembar ke minimarket sebentar mbak? Yah paling gak ini terkahir kali Anam bisa jajanin mereka" ucap Anam
"Boleh tapi jangan lama-lama ya. Mbak mau pamit dulu sama ibu Desy" ucap Aya
Lalu Anam mengajak sikembar ke minimarket yang tak jauh dari kontrakan bu Desy, sementara Aya kerumah ibu Desy untuk berpamitan. Begitu sampai di minimarket....
"Kalian boleh beli apapun yang kalian inginkan jagoan Om" ucap Anam
"Yeeyy benelan om??" Tanya Gaza
"Iyaaahhh,,, tapi jangan di borong dengan tokonya yahhhh uangnya gak cukup heheh" ucap Anam
Sikembar pun langsung berlari mengambil jajanan yang mereka sukai, sementara Anam hanya mengiringi mereka dari belakang. Faza mengambil Eskrim coklat dan Gaza mengambil Eskrim stroberry selain jajanan yang sudah mereka masukan kedalam trolli belanjaan. Setelah puas berbelanja, Anam membawa nya kekasir.
Sikembar sudah membuka bungkus eskrimnya dan mereka langsung menyantapnya dengan sangat antusias
"Gaza cobain ecimmu dong?" Ucap Faza
"Boleh tapi gantian yahh, aku juga mauu coba punya mu" ucap Gaza
"Boleh" jawab Faza
"Haha emm enakk yahh" ucap faza dan Gaza bergantian
Saat mereka asyik bergantian mencicipi eskrim mereka, dan keduanya berjalan hanya fokus melihat ke eskrim itu
DUG!!
"Ah sial! Celanaku kotor!" Ucap Dewa mengumpat kasar, saat melihat celananya terkena eskrim coklat dan strowberry menempel di celananya.
.
.
.
__ADS_1
Lanjut ntar malem jam 19.00 yah😁