
Keesokan paginya,,,,
Aya masih berkutat di dapur untuk menyiapkan sarapan suami dan anak-anak nya, Aya juga membuat makanan untuk dibawa kerumah mama Dewa, rencananya Aya ingin berkunjung kerumah keluarga besar Wardana. Tak lama kemudian anak-anak sudah menghampiri bundanya
"Bundaaa,,,,, kami lapelllll" ucap Si Kembar
"Baiklahhh,,,, tapi kalian mandi dulu yahhh,,, Ayah mana??" tanya Aya
"Ayah ada di depan bunda" jawab Faza
"Baiklah,,,, ayo kita mandi,,, Mbak Diah,, tolong lanjutkan ini ya" ucap Aya yang kemudian menggandeng kedua kedua putranya
"Baik Nyonya" jawab Diah yang kemudian melanjutkan pekerjannya
Dewa baru saja sampai di dapur dan hanya melihat Sofi dan juga Diah disana
"Nyonya dimana?" tanya Dewa
"Ada di kamar anak-anak tuan, tadi mau memandikan Tuan muda" jawab Sofi
Tanpa menjawab lagi, Dewa langsung menuju ke kamar Atas untuk membersihkan dirinya setelah tadi bermain sepeda bersama kedua putranya.
Beberapa saat kemudian Aya sudah keluar dari kamar Faza dan kedua putranya sudah terlihat lebih tampan dan juga wangi. Aya mengajak anak-anak ke meja makan
"Kalian tunggu sebentar yah, bunda panggil Ayah dulu" ucap Aya
"Baik Bunda" ucap Sikembar bersamaan
"Sof, tolong temani tuan muda dulu" ucap Aya
"Baik Nyonya" jawab Sofi
Aya berjalan menuju ke kamar atas untuk memanggil suaminya sarapan bersama. Begitu sampai di kamar Aya melihat Dewa yang baru saja selesai membersihkan dirinya.
"Sudah selesai mandi mas?" tanya Aya yang kemudian mengambilkan pakaian Dewa
"Iyah,,, anak-anak dimana sayang?" tanya Dewa
"Sudah mengunggu di meja makan mas, ini kemeja mas ayo dipakai" ucap Aya yang kemudian membantu Dewa memakai kemejanya. Aya mengancingkan satu persatu kancing pada kemeja Dewa, setelah itu Aya memasangkan Dasinya. Dewa memandangi wajah istrinya yang sangat dekat kepadanya, dia pun tersenyum sendiri saat itu
"Kenapa senyum-senyum mas?" tanya Aya
"Kamu cantik" ucap Dewa
"Benarkah? tapiii Aya tau kok kalau Aya cantik" ucap Aya tanpa melihat Dewa dan masih memasangkan dasi. Tiba-tiba Dewa menangkup wajah Aya lalu mengecupnya dalam. Aya yang tanpa persiapan pun hanya bisa membelalak kan matanya saat mendapat serangan dadakan.
Beberapa saat kemudian Dewa melepaskan Aya dengan lelehannya
"Bernafas sayangggggg!!! padahal udah sering, masih aja kaku!" ucap Dewa saat mencubit pipi istrinya
"Kalau diserang dadakan ya kaku mas!" ucap Aya memukul dada dewa dengan ringan
"Hehehe gemesin banget sih!" ucap Dewa yang kemudian memeluk Aya begitu erat
"Mas,, hari ini Aya mau kerumah mama ya?" tanya Aya
"Boleh,, nanti biar Edo mengantar kalian, mas bawa mobil sendiri aja" ucap Dewa
"Iya mas, tapi mas harus hati-hati ya,, jangan ngebut" ucap Aya
__ADS_1
"Iya sayanggkuuu,,, Ayo kita sarapan, pasti anak-anak sudah bete karena menunggu lama" ucap Dewa
"Ayo mas" jawab Aya
Kemudian Aya dan Dewa berjalan bersama menuju ke meja makan untuk makan bersama anak-anak mereka. Sampainya dibawah, Anak-anak sudah makan lebih dulu.
"Ayah cama Bunda lama cekali sihhh?" tanya Faza
"Kami kan lapel,,," ucap Gaza
"Itu kalian sudah makan duluan kan,,,,?? ayo cepat habiskan sarapaannya. Nanti kita mau kerumah Eyang putri" ucap Aya
"Baik bunda" jawab Si kembar bersama
Aya mengambilkan makanan untuk Dewa dan juga untuk dirinya sendiri. Setelah itu mereka sarapan bersama.
Beberapa saat kemudian Aya dan anak-anak mengantarkan Dewa kedepan rumah
"Hati-hati ya ayahh" ucap Sikembar saat mencium pipi Ayahnya
"Iya sayang,,," jawab Dewa
"Hati-hati ya mas" ucap Aya
"Iya sayang Assalamualaikum" jawab Dewa yang kemudian mendaratkan kecupan dipipi Aya.
"Wa'alaikumsalam" jawab Aya dan anak-anak
Dewa masuk kedalam mobilnya lalu menjalankan mobilnya meninggalkan rumah
Tinn!!
Aya dan anak-anak melambaikan tangan mengiringi kepergian Dewa. Setelah itu Aya dan anak-anak bersiap untuk kerumah Eyang putrinya.
Setelah perjalanan hampir 20menit, mobil mereka sudah sampai didepan rumah. Kemudian Aya mengajak anak-anak turun dan masuk kedalam rumah
"Assalamualaikum" ucap Aya
"Wa'alaikumsalam" jawab mama Dewa yang keluar dari ruang tengah
"Eyanggggg" teriak Sikembar saat menghampiri mama Dewa
"Hallo cucu-cucu eyang yang ganteng-ganteng,,, ayoo masuk" ucap mama Dewa
"Pagi ma" sapa Apa
"Pagi" jawab mama Dewa datar lalu mengajak si kembar masuk kedalam, dan Aya mengikuti mereka dari belakang.
"Ma,, ini tadi Aya buat kue bolu" ucap Aya saat meletakkan kue diatas meja
"Mama lagi diet, gak makan manis!" jawab mama Dewa
Deg!
Aya berusaha tersenyum meski mama Dewa menolaknya
"Eyang,, aku mauu makan bolu ituuu" ucap Faza
"Baiklah,,, Darmi,,, tolong ambilkan pisau untuk kue" ucap Mama Dewa
__ADS_1
Tidak lama kemudian bik Darmi keluar membawakan pisau, piring dan juga garpu. Lalu mama Dewa memotongkan kue itu dan memberikan kepada Faza dan juga Gaza
"Makasih Eyang" ucap Si kembar
"Makanlah" ucap mama Dewa
"Mama gak mau nyicip?? enak loh ma" ucap Aya
"Enggak! Mama sudah sarapan tadi" ucap mama Dewa yang hanya mengawasi cucu-cucunya
"Eyang,,, coba dehh,,, aaaa" ucap Faza yang menyuapkan potongan kue untuk eyang putrinya
Mama Dewa tidak bisa menolak dan dia pun membuka mulutnya lalu Faza menyuapkan kue bolu itu dan mengunyahnya
"Emmm,,, enak juga, pasti ini beli di toko kue!" batin mama
"Enak eyang?" tanya Gaza
"Enak" jawab mama Dewa dan batin Aya tersenyum mendengar jawaban mama Dewa.
"Ada apa kamu kesini?" tanya mama kepada Aya
"Kami hanya ingin berkunjung kesini ma,,, mau nemenin mama. Kan dirumah sendiri" jawab Aya
"Oh"
Lalu Sikembar mengajak Aya untuk bermain, dikeluarkan nya mainan yang dibawa si kembar lalu mereka bermain, sementara mama Dewa hanya mengawasi mereka bermain
"Eyangggg ayo kita mainnn" ucap Gaza
"Baiklah" jawab mama Dewa
Kemudian mama Dewa turun dari sofa dan ikut bermain bersama anak anak dan juga Aya. Melihat mama yang mau tersenyum saat mereka bermain bersama sudah membuat Aya bahagia, setidaknya jika dia tidak tersenyum untuk Aya, tapi Aya sudah bisa melihat senyuman mama mertuanya dan Aya pun ikut tersenyum kecil meski tidak terlihat.
Setelah cukup lama bermain, mama Dewa mengajak Cucu-cucunya untuk makan siang bersama,
"Ayo kita makan siang" ucap mama Dewa kepada anak-anak
"Eyang,, Bunda gak diajak?" tanya Faza
"Iya bundamu juga" ucap mama Dewa
"Baik ma" Batin Aya
Lalu mereka berjalan menuju ke meja makan dan disana sudah terhidang berbagai makanan. Saat mereka akan makan siang, Papa Dewa baru saja sampai dirumah
"Eyang Kakung?" ucap Faza
"Hallo cucu-cucu eyang,,, lagi pada makan siang yahh,,, eyang boleh ikut?" tanya Papa Dewa
"Boleh" jawab Si kembar bersama
Papa Dewa melihat Aya dan Aya tersenyum ramah. Lalu papa Dewa duduk dan ikut makan siang bersama mereka.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung........