Project Cinta Istri Kedua

Project Cinta Istri Kedua
Akhir Sebuah Cerita


__ADS_3

Megan dan Evan berjalan perlahan menuju ke rumah paman Nadya, Saat mereka semakin dekat, Tatapan Megan tertuju pada papa dan mama Dewa yang saat itu juga menatapnya. Rasanya saat itu Megan sudah ingin pingsan, namun dirinya berusaha kuat dan tersenyum meski sangat kaku.


"Ibu,,,," sapa Megan kepada mama Dewa


"Iya" jawab mama Dewa singkat


"Saya,,, minta maaf atas segala kesalahan saya kepada ibu dan bapak" ucap Megan dengan rasa penuh penyesalan


Deg!


Mama Dewa kaget saat mendengar Megan mengatakan kata maaf padanya. Begitu juga papa Dewa yang sempat mendengar ucapan Megan barusan. Mama dan papa Dewa tidak menyangka kata maaf Keluar dari mulut Megan saat itu


"Saya sadar sudah terlalu banyak kesalahan yang saya perbuat kepada ibu dan bapak,,, sekali lagi saya minta maaf" ucap Megan


"Sudahlah,,, itu hanya bagian dari masa lalu, semoga kedepannya kamu benar-benar berubah" jawab mama Dewa dengan bijak


"Iya Bu" jawab Megan yang sudah ingin menangis saat itu.


Kemudian Megan pamit kepada mama Dewa untuk masuk kedalam tenda bersama Evan.


Lalu mereka duduk di kursi dan mengikuti acara yang tengah berlangsung saat itu.


Saat rangkaian acara akad nikah telah selesai, kedua mempelai keluar dari dalam rumah bersama para keluarga dan diantarkan menuju ke pelaminan. Kemudian para tamu dipersilahkan untuk menikmati hidangan yang sudah di sediakan, namun ada juga diantara para tamu yang memilih langsung menyapa kedua pengantin.


"Om Bagas,,,," ucap Faza saat melihat Bagas dan Erika


"Hai,,, Faza,,, dimana ayah dan bunda?" Tanya Bagas


"Itu,,, lagi ngoblol sama Olang" jawab Faza tak lama Gaza Datang dengan membawa eksrim untuk Faza.


Lalu Bagas dan Erika mengantarkan Faza dan Gaza menuju kearah Dewa dan Aya yang saat itu terlihat dewa tengah berbincang bersama salah satu koleganya


"Tuan Dewa" ucap Bagas kemudian dewa menoleh ke samping dan dilihatnya Bagas dan Erika tengah bersama kedua putranya


"Bagas,,,, apa kabar?" tanya Dewa


"Baik tuan, tuan dan Keluarga bagaimana?!" jawab Bagas


"Alhamdulillah baik" Jawab Dewa


Dewa sedikit kaget dengan apa yang dilihat nya saat itu, bagaimana tidak,,, selama Bagas bekerja di perusahaan Dewa, Bagas tidak pernah mengenakan pakaian secerah pagi itu, apalagi berwarna pink. Banyak perubahan dari diri Bagas setelah menikah.


Saat mereka tengah berbincang, tanpa sengaja Evan menyenggol lengan Bagas saat akan berjalan ke pelaminan bersama Megan


"Ouh!" ucap Bagas kaget saat lengannya tersenggol benda yang keras. Kemudian baags menoleh ke belakang dan melihat Evan dan Megan disana. Terlihat Aya dan Erika yang tengah berbincang pun ikut melihat kearah yang sama


"Evan?!" Batin Bagas kaget


Evan dan Megan terlihat sedikit tegang ketika mereka menatap kearah keduanya. Bukan hanya Megan dan Evan tapi ketiga pasangan itu pun terlihat tegang meski mereka berusaha menutupi rasa tegangnya


"Aku kemari tidak ingin ribut dengan siapapun. Aku hanya ingin menghadiri undangan pernikahan Nadya. Aku,,,, aku dan Istriku ingin meminta maaf kepada kalian semua. Mungkin tidak semudah itu memaafkan kesalahan kami, tapi dengan segala kerendahan hati kami minta maaf" ucap Evan dengan penuh keberanian


Tidak ada yang bicara setelah itu, baik Dewa, Aya, Erika, maupun Bagas masih terdiam menatap Evan dan Megan bergantian.


"Kami permisi" Ucap Evan saat tidak mendengar jawaban dari satu orang pun diantara mereka.


Kemudian Megan memapah Evan dan akan melanjutkan langkah mereka mendekat ke pelaminan, namun langkahnya mereka terhenti saat mendengar suara Bagas


"Tunggu!" ucap Bagas dan langkah Evan juga Megan terhenti lalu berbalik badan


"Kami harap kalian berdua benar-benar berubah dan bisa hidup lebih baik. Jika Allah saja maha pengampun terhadap hambanya, maka kami tidak ada alasan untuk tidak memberikan maaf. Kita memiliki jalan hidup masing-masing dan sebaiknya tidak saling mengganggu" ucap Bagas


Evan tidak menjawab dan hanya mengangguk dan tersenyum kecil. Setelah itu Evan dan Megan melanjutkan langkah mereka kembali.

__ADS_1


"Apa mereka benar-benar berubah?!" ucap Erika


"Berubah atau tidaknya kita hanya bisa mendoakan mereka agar benar-benar berubah. Tidak baik memendam rasa benci yang berlarut dan berlebihan" Ucap Bagas menasehati istrinya


"Iya mbak,,, setidaknya beri mereka kesempatan untuk memperbaiki semuanya. Meski Megan kakak saya, yang salah tetaplah salah,, tapi tidak menutup kemungkinan mereka akan berubah" sahut Aya


Mereka kembali melihat kedepan dan dilihatnya Evan dan Megan tengah menghampiri kedua mempelai


"Selamat ya Nad,, semoga kalian bahagia" ucap Evan


"Terimakasih Van,,, kamu,,, kenapa bisa kenal dengan wanita ini??" Tanya Nadya merasa tidak suka dengan kehadiran Megan


"Dia Istri ku Nad" jawab Evan


"Istri??" ucap Nadya dan Dion bersamaan


"Iya" jawab Evan


"Mbak Nadya,,, saya minta maaf, jika dulu kita pernah ada hal yang tidak mengenakkan. Saya benar-benar minta maaf" ucap Megan


Nadya terdiam saat mendengar Megan meminta maaf kepada nya.


"Kami tidak bisa lama Nad,, kami pamit dulu" Ucap Evan kepada Nadya


Kemudian Evan menggandeng Megan dan mereka melangkah bersama meninggalkan pelaminan setelah memberikan doa dan restu kepada Nadya dan Dion. Keduanya tidak ingin berlama-lama di acara itu, lalu Mereka masuk kedalam mobil dan meninggalkan acara pernikahan Nadya dan Dion


"Terimakasih banyak mas" ucap Megan saat menatap Evan


"Untuk apa?" tanya Evan saat menatap Megan


"Untuk,,,, semuanya" jawab Megan


Evan mengeratkan genggaman tangannya dan tersenyum kepada Megan. Megan pun membalas senyuman Evan saat itu.


"Kita sudah berjanji untuk memulai nya dari awal, maka setelah ini kita harus hidup lebih baik" ucap Evan dan Megan mengangguk lalu menyenderkan kepalanya di bahu Evan. Evan pun mencium kening Megan dengan sayang dan berjanji dalam dirinya akan membahagiakan Megan sampai kapanpun.


Bagas dan Erika menuju ke pelaminan untuk memberikan doa dan restu kepada Nadya dan Dion. Di belakang Bagas dan Erika ada Dewa dan juga Aya juga anak-anak. Mereka pun sempat berfoto bersama pengantin. Setelah itu mereka berpamitan.


"Nanti malam, langsung gaspol aja Di, jangan kasih kendor!" Bisik Dewa kepada Dion


"Tentu!! lemburan sampe pagi!!" Jawab Dion dan keduanya terkekeh bersama


"Dasar mesum!!" Sahut Nadya saat menguping obrolan kedua pria itu


"Hahaahahaaahaaa" Dewa dan Dion tertawa bersama sementara Nadya terlihat cemberut


"Massss,,,,!! itu tuhhh pengantinnya cemberut" Sarkas Aya saat mencubit pinggang Dewa namun Dewa masih terkekeh


"Biasa mah itu, pengantin baru!" Sahut Bagas


Kemudian mereka kembali terkekeh bersama. Setelah itu Mereka berpisah, Dewa dan Aya menuju ke rumah papa dan mamanya, lalu Bagas dan Erika masuk kedalam mobil dan akan pulang kerumah mereka.


"Bunda,,, Ayah,,,, kami mau ikut eyang disini" Ucap Sikembar


"Kalian nginep aja disini wa,,, besok kan weekend juga" Ucap mama


"Gak bisa ma,,, dirumah ada ibu sendirian" ucap Dewa


"Ohh ya sudah kalau gitu, anak-anak biar disini ya, paling sebentar lagi kakakmu sampai disini sama anak-anak nya" Ucap mama


"Iya ma,,, Kami titip anak-anak ya ma" ucap Aya


"Iyah" jawab mama

__ADS_1


"Kalian jangan nakal yah,,, jangan buat eyang pusing" ucap Aya kepada anak-anak nya


"Iya bunda" jawab Sikembar


Kemudian Dewa dan Aya masuk kedalam mobil, lalu mereka pulang kerumah dan besok mereka akan menjemput kedua putranya.


**


Dewa dan Aya saat ini tengah duduk di ayunan tepatnya diatas rooftop rumah mereka menikmati semilirnya angin malam yang menerapkan keduanya. Aya menyenderkan kepalanya di bahu dewa sementara Dewa merangkul bahu Aya dan satu tangannya mengusap lembut perut Aya


"Mas,,,,, inget gak mas,,,dulu pertama kali kita duduk di sini kapan?" tanya Aya


"Emm,,, kapan yah??" ucap Dewa mengingat-ingat waktu yang sudah berlalu


"Pasti gak inget" ucap Aya


"Hehe bukan gak inget sayang,,, cuma bingung yang mana ya??" Ucap Dewa


"Waktu itu kita rebutan brownies mas" jawab Aya yang kemudian mengangkat kepala dan menatap Dewa


"Ohhh inget kalau itu! Terus mas cium kamu dan kita langsung ke kamar! iya kan?!" Ucap Dewa


"Ish,,, kalau soal ke kamar pasti inget terus!!" Sarkas Aya dan Dewa terkekeh


"Iya dong! harus itu! bahkan mas masih inget kok saat pertama kali kita melakukan nya!" jawab Dewa


"Dulu Aya bener-bener benciiiiiiii banget sama mas! benci-benci banget!!! tapi sekarang bener-bener cinta!" ucap Aya dengan terkekeh sendiri


"Dulu mas juga gak cinta sama kamu! Mas juga tidak tau kapan mas mulai mencintai mu Aya. Tapi satu hal yang mas tau,, cuma kamu satu-satunya wanita yang mampu menjungkirbalikkan hati dan kehidupan ku!" ucap Dewa saat mengecup pipi kanan Aya


"Dulu Aya berfikir bisa pergi jauh dari mas Dewa, Tapi ternyata Aya salah,,, bahkan sampai detik ini Aya tidak akan sanggup jauh dari mas" ucap Aya


"Kita menua sama-sama yah sayang?" tanya Dewa saat menatap Aya dengan penuh cinta


Aya mengangguk dengan mata berkaca-kaca


"Semoga keluarga kita bahagia dunia akhirat ya mas" ucap Aya


"Aamiin"


Dewa mengangguk dengan tersenyum, Aya pun tersenyum kemudian memeluk Dewa dengan sangat erat.


"Terimakasih Ya Allah, engkau sudah menjodohkan ku dengan wanita sebaik Cahaya, mungkin jika wanita lain, aku tidak tau bagaimana kehidupanku seperti apa. Dengannya aku sangat bahagiaaa" batin Dewa


"Terima kasih Ya Allah,,, karena engkau sudah memberikan kebahagian didalam hidupku dengan menghadirkan sosok suami yang begitu menyayangi ku dan anak-anak ku. Semoga kami terus bahagia selamanya,,, Aamiin" batin Aya


Cinta memang Unik, Cinta penuh misteri.


Dulunya benci, sekarang berubah jadi Cinta. Dulu gak mau sekarang mau bangettttttt.


Begitulah cinta, tidak akan bisa ditebak akan hadir kapan dan untuk siapa. Kadang perasaan cinta tidak langsung bertemu hati yang tepat, tapi yakinlah, Jika JODOH pasti akan tepat dan akan menemukan jalannya sendiri.


..."PROJECT CINTA ISTRI KEDUA TELAH BERHASIL AYA SELESAI DENGAN BAIK DAN BERAKHIR BAHAGIA BERSAMA DEWA"...


...THE END...


..._________...


Terima kasih kepada semua readers yang udah setia membaca dan mengikuti cerita ini dari awal sampai akhir. Semoga ada hal positif yang bisa di ambil dari cerita ini dan hal yang buruk dibuang jauh-jauh saja yah.


Salam hangat untuk semua, Jangan lupa mampir di cerita uni yang lainnya yah. Klik aja di profil uni, maka banyak cerita-cerita seru yang sudah ending maupun ada yang masih ongoing. Yang terbaru ada SKANDAL CINTA, boleh mampir kalau penasaran hehe


Tetap semangat dan jaga kesehatan yah semua

__ADS_1


Uni Ramadhani


Follow IG : @Uniramadhani.id ❤️


__ADS_2