Project Cinta Istri Kedua

Project Cinta Istri Kedua
Pilih Aku atau Dia


__ADS_3

Waktu menjelang makan siang, Dewa meminta Bagas mengantarkan nya pulang kerumah, Karena hari ini tidak banyak agenda, Dewa ingin mengajak Aya dan anak-anak kerumah orang tuanya. Karena hari ini adalah hari ulang tahun mama.


"Bagas, mana tiket liburan yang aku suruh?!" tanya Dewa


"Vannya sudah menyiapkan nya tuan, sebentar" ucap Bagas yang kemudian mengambil tiket liburan yang di pesan oleh Dewa.


Setelah mengambil tiket itu, dewa dan Bagas keluar dari ruangan menuju ke lobby dan segera masuk kedalam mobil Dewa. Lalu Bagas menjalankan mobil Dewa menuju ke rumahnya.


Sementara itu di tempat lain,,,


Erika melirik jam sudah menunjukkan pukul 11.30 WIB, cukup lama dia dan Evan berada di ruangannya. Banyak hal yang mereka bahas namun Evan masih kepikiran Megan yang masih berada di dalam privat roomnya sedari pagi. Sementara Megan yang berada di dalam privat room sangat kesal dan merasa jenuh. Sesekali dia mengintip Evan dan juga Erika yang berbincang dan bergurau saat itu, rasanya muak melihat kebersamaan mereka.


"Mas, kita makan siang bersama yuk?" ajak Erika


"Boleh,,, ayo berangkat sekarang" ucap Evan yang kemudian beranjak dan mengambil ponselnya lalu keduanya keluar dari ruangan Evan. Melihat Evan dan Erika keluar dari ruangan itu, Megan pun keluar dari tempat persembunyiannya dan berjalan perlahan karena akan keluar juga dari ruangan Evan.


"Mas,, bentar, kertasku ketinggalan!" ucap Erika yang kemudian berbalik dan akan kembali ke ruangan Evan


"Sayang,,,, nanti diambil lagi, sekarang kita pergi aja dulu yah" ucap Evan menahan Erika


"Baiklah" jawab Erika yang kemudian kembali akan melanjutkan langkahnya.


Megan dengan hati-hati keluar dari ruangan Evan dan melihat Erika dan Evan belum jauh dari tempat itu, sangking tidak melihat jalan karena melihat ke arah Evan, Megan malah menabrak meja Siska yang berada didepan ruangan Evan


Duggg!!!


"Ahhh!!" teriak Megan dengan kesakitan


Mendengar ada yang teriak, Erika dan Evan berbalik ke belakang dan melihat Megan berada didepan ruangan Evan


"Wanita itu!!" batin Erika meradang


Lalu Erika berjalan menghampiri Megan dengan langkah tegasnya Sementara Evan berusaha mencegah Erika namun tidak di anggap oleh Erika


"Erika,,, kita pergi saja" ucap Evan memegang lengan Erika namun Erika menghempaskan tangan Evan

__ADS_1


"Lepaskan tanganku!" sarkas Erika


Megan akan pergi namun Erika mencengkram kuat lengan Megan dan menyeretnya masuk kembali keruangan Evan


"Lepaskan tanganku mbak!" ucap Megan


Erika melepaskan cengkraman tangannya dan menggantinya dengan sebuah tamparan keras


PLAAAAAAKKKKKKKKKKK


"Dasar wanita murahan!! kau,,, kau beraninya mendekati mas Evan!!" ucap Erika saat menjambak rambut Megan dengan sangat kuat


"Erikaa,,, cukup Erika,,,,, kamu jangan salah paham" ucap Evan


Megan meringis kesakitan ketika Erika terus menarik rambutnya, lalu Megan mendorong Erika dengan sangat kuat dan karena Erika mengenakan heels dia pun hampir terpeleset dan mundur beberapa langkah kebelakang


"Mas bilang aku salah paham?! terus kenapa wanita penggoda ini keluar dari ruangan mas??" tanya Erika


Evan terlihat bingung akan menjawab apa, namun Megan tidak habis akal


"Mbak, saya baru saja akan ke ruangan ini, tapi saya melihat mbak Erika dan pak Evan baru keluar jadi saya berbalik dan menabrak meja Siska" jawab Megan


"Erika,,, jangan menuduhku seperti itu, aku sangat mencintaimu!" ucap Evan


Erika menatap Megan dan meniti penampilan Megan dari atas kebawah. Kemudian Erika mendekat kearah Megan dan dengan kasarnya dia akan menarik kancing atas dress milik Megan


"Mbak! apa yang mbak lakukan?!" ucap Megan saat menahan tangan Erika agar tidak menarik dress miliknya


"Erika!! sudah cukup!!" sarkas Evan


"Kau mencintaiku tapi kau tidak percaya padaku!" sarkas Evan lagi


"Aku perlu bukti kalau kalian tidak berselingkuh di belakangku!" teriak Erika yang kemudian menarik dengan kuat dan membuat kancing atas dress Megan terlepas.


Jelas terlihat disana jejak-jejak yang Evan tinggalkan, dan hati Erika semakin memanas saat itu.

__ADS_1


"Mbak bener-bener keterlaluan!" Sarkas Megan yang kembali menutup dadanya


Erika langsung menjambak rambut Megan kembali dan Megan tidak terima dengan perlakuan Erika, dia pun akan balik menjambak rambut Erika namun Erika langsung mendorong Megan hingga membuatnya terjatuh di lantai


"SEKARANG MAS PILIH, AKU ATAU DIA!!!" Teriak Erika


Evan terlihat bimbang saat itu, dilihatnya Erika dan Megan bergantian. Evan ingin memilih Erika, namun dia juga kasihan dengan melihat kondisi Megan saat ini. Tapi,,, dalam hati Evan, dia tidak mungkin bisa kehilangan Erika, bagaimana pun dia memiliki saham yang cukup besar di perusahaan nya.


"Erika,,, apa yang kamu bicarakan?!tentu aku akan memilih mu" ucap Evan


"Kalau begitu, mas pecat wanita ini!!" sarkas Erika


"Erika,,,,,," ucap Evan memelas


Erika menatap Evan dengan tajam dan Evan tidak ada pilihan lain


"Megan,,, mulai hari ini kamu bukan model perusahaan ini lagi" ucap Evan dengan berat


Megan kesal bukan main, Setelah Evan puas dengan dirinya dan dengan mudah nya dia mencampakkannya begitu saja. Lalu Megan bangkit dan menatap tajam kearah Evan seolah dia bicara dari hati kehati. Kemudian dia segera pergi dari ruangan itu dengan wajah berantakan.


Sementara Erika dan Evan masih berdiri berhadapan dengan Erika menyimpan rasa kecewa yang dalam terhadap tunangannya. Rasa sakitnya harus di bayar Evan Setelah ini


.


.


.


.


.


Bersambung,,,,


...Setelah baca, jangan lupa like yah ( 👍) komentar (📝) dibawah, terus simpan di rak buku kalian(❤️) biar uni makin semangat nulisnya!! Kalian senang, uni juga senang😍......

__ADS_1


...❤️ Terima kasih sudah mampir,...


...Semoga Suka❤️...


__ADS_2