
Sepulang dari pusat perbelanjaan, Aya meminta Edo mengantarkannya kerumah keluarga Aya, tentunya, Aya sudah meminta Izin kepada Dewa dan Dewa juga mengizinkan Aya. Sementara Dewa masih disibukkan dengan pekerjaan.
Beberapa saat kemudian mobil Dewa sudah sampai didepan rumah keluarga Aya, lalu Aya mengajak anak-anak dan juga Sofi untuk masuk kedalam rumah, sementara Edo akan kembali ke kantor Dewa dan menunggunya sampai pulang kantor.
Tiinggg Tuuungggg
Ceklek
"Assalamualaikum ma,,,," ucap Aya
"Wa'alaikumsalam sayang,,, ayoo masukkk,,, si kembarrrrrr,,,, nenek kangenn bangett sama kalian" ucap Mama Aya
"Kami juga kangen nek" jawab Sikembar bersamaan
"Papa mama ma?" tanya Aya
"Papa tadi pagi ke koperasi Ya, ada rapat bulanan" jawab mama
Kemudian mereka duduk di sofa tamu dan berbincang disana.
"Mama apa kabar?" Tanya Aya
"Alhamdulillah sehat,,, kamu juga sehat kan? semua sehat kan?" tanya Mama
"Alhamdulillah sehat ma, kak Megan belum pulang ya ma?" tanya Aya
"Belum, tadi katanya mau pemotretan dulu. Oh iya,,, gimana rumah tanggamu Aya?? baik-baik saja kan?? Dewa ataupun keluarga nya juga baik kan?? beberapa hari belakangan ini perasaan mama selalu gak enak dan mama selaluuuu kepikiran sama kamu" ucap mama
Deg!
"Baik-baik aja kok ma,,, mas Dewa dan Keluarganya bisa menerima Aya,, " jawab Aya dengan tersenyum
"Alhamdulillah kalau memang begitu,,, mungkin karena mama kangen sama kamu jadi mama kepikiran sama kamu.. Oh iya kalian sudah makan siang?" tanya mama
"Sudah ma tadi habis Zuhur kami makan siang dulu sebelum kesini. Oh iya,,, ini ada kado spesial buat mama, Aya harap mama maau menerimanya" ucap Aya memberikan bingkisan kepada mamanya
"Kamu repot-repot banget sayang,,, cukup kamu doakan mama sehat saja sudah lebih dari cukup" ucap mama
"Maaf Aya belum bisa bahagiain mama dan papa" ucap Aya yang kemudian memeluk mamanya
" Tidak sayang,,,, mama dan papa sudah bahagia karena dirimu,, mama bangga kepadamu" ucap mama
Saat mereka tengah berbincang, Megan sampai dirumah
"Assalamualaikum maaa,,,,, Loh Aya sudah sampai disini kamu?" tanya Megan dengan membawa banyak paperbag ditangannya
"Wa'alaikumsalam kamu baru pulang Megan? banyak sekali belanjaan kamu?" tanya mama
"Iya ma,,, Megan keatas dulu ya" ucap Megan yang melangkahkan kakinya menuju ke kamarnya. Sementara Aya dan mama masih berada di depan dan berbincang disana.
__ADS_1
Beberapa jam kemudian datang kurir mengantarkan pesanan kue dan juga berbagai makanan. Aya dan Mama menatanya di meja makan, sementara anak-anak tengah bermain di halaman rumah bersama papa Aya yang sudah pulang dan ada Sofi juga disana. Aya dan mama mempersiapkan untuk acara keluarga malam ini
****
Malam menjelang,,,,,,
Semua keluarga sudah berkumpul diruang keluarga dan bersiap akan makan malam bersama, namun tinggal menunggu Dewa yang masih dalam perjalanan menuju kerumah keluarga Aya.
Beberapa saat kemudian mobil Dewa terdengar sudah berhenti didepan rumah, Aya berjalan ke depan dan menyambut kedatangan suaminya.
Ceklekkk
"Assalamualaikum,,,,," ucap Dewa
"Wa'alaikumsalam, masuk mas,, semua sudah menunggu" ucap Aya saat mencium tangan Dewa lalu menggandengnya masuk kedalam
"Selamat malam papa,, mama" sapa Dewa kepada mertuanya
"Malam Dewa,,, ayo kita makan bersama" ucap mama
Kemudian semua keluarga menuju ke meja makan, dan Megan baru saja turun dari kamarnya. Terlihat sedikit berbeda, Megan malam ini berpenampilan sangat cantik dan begitu berkelas. Langkahnya anggun memukau semua orang. Seperti bukan mama yang berulang tahun dan terlihat seperti Megan lah yang akan mengadakan pesta untuk dirinya malam ini. Sekilas Dewa melihat kearah Megan, dan dia langsung mengalihkan pandangannya kepada Istrinya.
"Selamat malam semuanya??" ucap Megan yang kemudian duduk di sebelah Dewa. Kini Dewa duduk diapit oleh kakak beradik, satu istrinya dan satu lagi mantan istrinya.
Dewa hanya cuek saja sementara didalam hati Aya yang terdalam terbesit rasa cemburu terhadap sikap kakaknya.
"Mas,, mau makan apa?" tanya Aya begitu manis
Deg!
Aya terdiam sesaat ketika mendengar ucapan Megan Barusan. Aya tau jika Dewa menyukai udang saus asam manis tapi disana juga ada Ayam lada hitam yang juga makanan kesukaan Dewa.
“Megan! Jaga sikapmu! Sarkas papa
“Megan hanya mengingatkan Aya aja pa, masak dia sampai gak tau kalau mas Dewa menyukai Udang saus asam manis” Jawab Megan dengan pelan
“Mas lagi gak pengen makan udang sayang,, Ayam lada hitam aja sama nasinya dikit aja” ucap Dewa saat menatap Aya
“Baik mas,,, “ Jawab Aya lembut yang kemudian mengambilkan Ayam lada Hitam untuk Dewa dan juga nasinya.
Lalu Aya mengambilkan juga untuk anak-anak dan untuk dirinya sendiri. Megan tertawa sinis saat mendengar jawaban Dewa yang membela istrinya. Makan malam terus berlanjut dan tidak ada yang berbicara saat makan, beberapa saat selesai makan, Aya membereskan piring kotor bersama mamanya sementara yang lain menuju ke ruang keluarga.
Terlihat disana Dewa tengah berbincang bersama papa Mertuanya. Megan yang melihat Dewa tidak bersama Adiknya, diapun berjalan menuju kearah ruang keluarga dan duduk di samping Dewa.
“Mas, lama yah kita gak ketemu, dan mas jarang bawa anak-anak main kesini” Ucap Megan
Dewa merasa tidak enak karena Megan duduk terlalu dekat dengannya.
“Dewa sangat sibuk, makannya dia tidak ada waktu untuk sering-sering berkunjung” Jawab Papa
__ADS_1
“Iyaaa, Megan tau,, tapi setidaknya Aya itu dateng kesini pa. Kayak udah lupa kalau dia masih punya orang tua!” Ucap Megan
“Sudah lah itu bukan masalah besar, toh kita juga masih saling berbincang di telfon. Kamu jangan keterlaluan Megan!” Ucap papa
“Papa selalu saja membela Aya!” ucap Megan dengan nada merajuk manja
“Maaf pa karena Aya tidak sering berkunjung, karena beberapa hari belakangan ini Aya selalu pergi kerumah sakit untuk menjaga teman Dewa yang kecelakaan saat di proyek dan itu karena menyelamatkan Dewa. Jadi Dewa pun merepotkan Aya dan anak-anak untuk menggantikan Dewa. Kami berbagi tugas beberapa hari lalu” Ucap Dewa
“Ahh sudahlah,, papa gak masalah, yang penting kamu dan Aya juga anak-anak sehat semua” jawab papa
Tak lama Aya dan berjalan ke ruang keluarga untuk bergabung bersama yang lain, saat sampai di ruang tengah Aya melihat Dewa yang duduk sangat dekat dengan kakaknya, bahkan di samping sofa Megan masih tersisa banyak ruang.
“Megan,,, geser lah, Adikmu akan duduk” Ucap mama
“Itu masih luas ma,,, Aya bisa duduk disana kan” Ucap Megan saat menunjuk sofa yang berada di hadapannya dan Dewa. Aya sangat Kesal dengan sikap Megan malam ini yang benar-benar keterlaluan. Lalu Aya melangkah mendekati Dewa dan memegang tangannya
“Ayo mas kita pulang, ini udah malem, kasihan anak-anak. Besok kan mas akan kekantor takutnya kesiangan!” Ucap Aya dengan lembut tapi sangat tegas
“Baiklah,,,, Pa, mama, kami pamit pulang,,, kasihan anak-anak sepertinya mereka sudah mengantuk dan besok Dewa juga ada rapat penting, takut kesiangan“ Ucap Dewa
“Kalian tidak menginap dirumah mama? Katanya mau menginap?” Tanya Mama
“Lain kali aja ya ma,,, Kalau mas Dewa free waktunya” Jawab Aya
"Baiklah kalau begitu,, kalian hati-hati yah” Ucap mama
Dewa dan Aya melewati Megan tanpa permisi, Lalu Aya menggendong Faza dan Dewa menggendong Gaza, sementara Sofi membawa tas perlengkapan Si Kembar. Kemudian mereka berjalan menuju ke depan dan segera masuk kedalam mobil setelah berpamitan. Setelah semuanya masuk kedalam mobil, Edo menjalankan mobilnya meninggalkan rumah Keluarga Aya.
Melihat Mobil Dewa sudah pergi, Megan berjalan menuju ke kamarnya.
“Megan!!” Sarkas papa
Megan berhenti dan berbalik melihat papa dan mama nya
“Apa-apaan kamu ini! Bikin malu papa dan mama saja didepan Dewa! Sikapmu keterlaluan Megan!” Sarkas papa
“Yang keterlaluan itu Aya pa! Dia itu sudah merebut Dewa dari Megan!” Ucap Megan
“Apa kamu lupa Megan? Apa kamu gak sadar dengan ucapan mu?! Kamu lah yang membuat Dewa menikahi Aya! Kalau bukan karena kecerobohan mu, mungkin hal itu tidak aan terjadi!. Kau bahkan menghancurkan cita-cita Adikmu yang ingin melanjutkan S2 nya karena dia harus menikah dengan Dewa! Karena kamu papa jatuh sakit, dan karena kamu Aya harus pontang panting mencari sumber dana untuk operasi papa!! Harusnya kamu buka mata kamu!! Adikmu sudah cukup menderita! Biarkan dia merasakan kebahagiaannya kali ini!!” Ucap papa
Megan hanya diam lalu berbalik pergi meninggalkan papa dan mamanya, Dia begitu amarah karena tidak ada yang membelanya satu orangpun.
“MEGAN!!!” Teriak papa tapi Megan tidak peduli
“Aku gak rela jika Aya bahagia!! Mas Dewa hanya milikku!!” Batin Megan yang terus berlalu pergi menuju ke kamarnya
‘
‘
__ADS_1
‘
Bersambung.........