Project Cinta Istri Kedua

Project Cinta Istri Kedua
See You Tonight


__ADS_3

Hari berikutnya,,,,,,


Aya dan anak-anak mengantarkan Dewa yang akan berangkat ke kantor sampai didepan rumah. Dewa berpamitan kepada Istri dan anak-anaknya


"Sayang, nanti mas pulang sedikit terlambat, ada Rekan bisnis mas dari Pontianak akan berkunjung" ucap Dewa


"Iya mas, hati-hati yah" ucap Aya saat mencium tangan Dewa. Sementara Dewa mengecup kilas kening istrinya


"Assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam,,," jawab Aya dan anak-anaknya


Kemudian Dewa masuk kedalam mobil dan Edo menjalankan mobil tuannya menuju ke kantor. Setelah mengantar kepergian anak-anak, Aya mengajak kedua putranya masuk kedalam rumah


"Bunda,,, Faca mau makan blownic keju" ucap Faza


"Gaca juga mauu" sahut Gaza


"Baiklah jagoan bunda,,, kalian main sama mbak Sofi, bunda buatin brownis kejunya ya,,, jangan nakal" ucap Aya


"Yeyyy baik bunda" jawab Sikembar bersama


Sofi mengajak anak-anak bermain di ruang keluarga sementara Aya beralih ke dapur untuk membuatkan brownis keju pesanan kedua putranya. Disana juga ada koki Diah yang membantu Aya.


Tak lama kemudian, Seorang pelayan menghampiri Aya di dapur yang tengah memanggang kuenya


"Permisi Nyonya, didepan ada ibu Megan ingin bertemu anda" ucap pelayan


"Kak Megan,,,,?, mbak Diah , tolong lanjutkan ini ya aku mau kedepan dulu"


"Baik Nyonya"


Aya melepas celemeknya dan berjalan kedepan untuk menemui kakaknya. Saat Aya sampai didepan dia melihat Megan sudah duduk di sofa tamu


"Kak Megan"


"Aya,,,,"


Aya duduk berhadapan dengan kakak nya dan tak lama kemudian pelayan keluar membawakan minuman untuk keduanya.


"Ada apa kak Megan kemari?" tanya Aya

__ADS_1


"Begini Aya,,, sebenernya aku gak enak mau ngomong sama kamu, tapi kakak bingung mau bicara dengan siapa lagi kalau bukan dengan kamu sebagai adik kakak. Emm,,,, kakak butuh uang untuk check up kesehatan papa kita ke Singapura, dan itu membutuhkan uang yang banyak. Kamu tau sendiri keluarga kita gak punya duit banyak kan? Jadi kakak minta bantuan kamu" ucap Megan


"Biasanya papa sering check up ke RSCM kak, bukan maksud aya gimana-gimana, tapi kan ada Dokter Rudy yang sudah tau bagaimana riwayat kondisi papa, selama ini papa selalu di periksa oleh dokter Rudy di RSCM. Aya tau juga dari mas Dewa, kenapa tiba-tiba harus ke Singapura?" Tanya Aya sedikit bingung


Megan terdiam sesaat memikirkan karangan apa yang akan dia katakan untuk mendapatkan uang dari adiknya


"Iya memang biasanya papa di check sama dokter Rudy, tapi kan kalau kita bawa ke Singapura dengan alat medis disana yang lebih canggih, sakit papa gak kambuh lagi" ucap Megan


"Oh begitu,,,, coba nanti Aya bicarakan dulu ya kak sama mas Dewa, bagaimanpun Aya harus memberitahu mas Dewa" ucap Aya


"Kalau kamu kasih tau suamimu, jatuhlah harga diri papa Aya! kamu gak mikir sampai kesana? belum lagi kalau sampai ibu mertuamu tau kalau Dewa mengeluarkan uang yang banyak untuk keluarga kita, pasti dia akan uring-uringan" ucap Megan


"La terus Aya harus gimana kak, menurut kakak?" tanya Aya


"Kamu kan mesti punya Simpenan uang dari suamimu, kakak hanya butuh 300juta aja, sisanya biar kakak ambil dari tabungan kakak" ucap Megan


"Aya gak punya uang sebesar itu kak, Aya cuma punya Simpenan 50 juta di rekening Aya" jawab Aya jujur


"Hah?! yang benar saja Aya?! masak Dewa sepelit itu denganmu?!" Sarkas Megan tidak percaya


"Mas Dewa gak pelit kak, tapi Aya tidak ingin hidup boros. Begini saja kak, ini kan demi kebaikan papa. Nanti biar Aya yang bicara dengan mas Dewa, Aya yakin mas Dewa pasti mau membawa papa ke Singapura untuk berobat dan mama Anggel gak akan sampai semarah itu, percaya sama Aya" ucap Aya meyakinkan Megan


"Terserah padamu lah! kamu memang ingin menjatuhkan nama baik keluarga kita Aya! kakak Kecewa sama kamu!" ucap Megan dengan nada kecewa


"Ya sudah lah aku mau pergi dulu! Kamu gak perlu ngomong sama Dewa! biar kakak yang cari pinjaman sendiri!" ucap Megan yang kemudian beranjak dari tempat duduknya


"Astagfirullah kak,,, kak Megan tunggu kak!" ucap Aya mengejar kakaknya namun Megan tidak menggubris Aya, Megan masuk kedalam mobil yang ntah mobil siapa Aya tidak tau, lalu mobil itu bergerak meninggalkan rumah Dewa. Aya masih berdiri mematung memandangi kepergian kakaknya.


Aya masuk kedalam menuju ke kamarnya dan mengambil ponselnya untuk menelfon mamanya, Aya ingin memastikan semuanya


Tuuuuuttttttt Tuuuuuutttttttttt


"Hallo,,, Assalamualaikum"


"Wa'alaikumsalam Aya,, ada apa nak?"


"Ma,, Aya mau tanya ma, apa papa mau checkup ke Singapura?"


"Hah? kata siapa kamu? lusa papa sudah ada jadwal kontrol di RSCM, bukan ke singapura"


"Kata kak Megan, papa mau ke Singapura ma"

__ADS_1


"Enggak Aya, papa masih diperiksa sama dokter Rudy, Kan cuma kontrol aja, kamu doakan saja papamu tetap sehat"


"Aamiin ma,,, ya sudah Aya hanya ingin memastikan itu, saja ma,,, salam untuk papa ya ma,,, Assalamualaikum"


" Iya nanti mama sampaikan,Wa'alaikumsalam "


Aya menutup sambungan telfonnya dan berfikir sejenak


" Dia belum juga berubah!" batin Aya


Kemudian Aya mengirimkan pesan singkat kepada Dewa, jari jarinya terus mengetik pesan yang akan disampaikan kepada suaminya, berharap Dewa mau menyetujui permintaan Aya


*Suamiku*


- Assalamualaikum mas,,, maaf ganggu waktu kerja mas dewa, Mas,,, lusa papa mau check up ke RSCM mas,, Boleh gak Aya transfer uang ke mama buat nambahin biaya berobat papa. Aya ambil dari tabungan di rekening Aya mas 30juta. Mas ganteng jangan marah yahh,,, love you 😍 _


Aya mengirimkan pesannya kepada Dewa dan beberapa saat kemudian balasan pesan dari Dewa langsung masuk


*Suamiku*


_ Wa'alaikumsalam sayang,,, mas sudah transfer ke rekening mama 100 juta, kamu gak perlu transfer lagi ke mama. Love you too 😘_


Aya beberapa kali membaca pesan balasan Dewa, antara percaya dan tidak percaya, sampai Aya membacanya berulang. Aya tersenyum bahagia mendengar kabar baik itu. Saat Aya akan membalas pesan Dewa, Mama Aya menelfon Aya dan memberitahukan jika Dewa mengirimkan uang untuk check up papa. Mama Dewa begitu terharu ketika anak mantunya sangat baik terhadap mereka, padahal dulu Dewa sempat membenci mereka karena ulah putri sulung nya yang tidak lain kakak Aya sendiri.


Setelah selesai menelfon Aya kembali mengirimkan pesan kepada suaminya


*Suamiku*


_Makasih banyak ya mas,,, love you, love you, love you too more, see you tonight❤️_


Setelah membalas pesan dari Dewa, Aya segera turun dan menemui kedua putranya yang tengah bermain sembari menikmati brownis keju mereka. Sementara di tempat lain, Dewa jadi senyum senyum sendiri membaca balasan terakhir istrinya


"Dia,, dia begitu menggemaskan!" ucap Dewa yang kemudian kembali berfokus pada lembaran kertas kerjanya...


.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung........


__ADS_2