QIRRERA LOVE YOU

QIRRERA LOVE YOU
MEMBURU QIRRERA


__ADS_3

Semeru mengatur nafasnya yang memburu dia sudah kedepan mencari Qirrera tapi tidak ada. Dia memanggil sepuluh pelayan khusus yang biasa bertugas membantu Ayahnya memburu orang. Sekarang orang yang diburu adalah keberadaan Qirrera. Tragis!!.


Keringatnya bercucuran ketika Semeru masuk ke Kantor Ayahnya. Ini pertama kali dia merendahkan dirinya pasca Ayahnya menikah lagi. Puluhan pengawal dan karyawan menyambutnya dengan antusias. Mereka berharap antara Ayah dan anak kembali akur dan bersatu mengelola Perusahan.


Hanya sebuah anggukan yang menjawab sapaan karyawannya. Semeru berjalan tergesa-gesa ke ruangan Owner.


"Aku mau bertemu dengan dia....." kata Semeru kepada Pak Junaedi sekretaris Ayahnya.


"Ayah Tuan ada di dalam, mari saya antar." sahut Pak Junaedi sopan.


Sebenarnya aku membenci Ayahku sampai ketulang sumsumku, tidak ada kata maaf untuknya sebelum dia menceraikan istri mudanya. Tapi saat ini aku menunduk demi kamu Qirrera. bisik Semeru dalam hati.


Semeru masuk ke ruangan Ayahnya dengan terpaksa. Dia di sambut oleh Ayahnya dengan tanda tanya besar.


"Apa ada yang mengganggumu?" tanya Pak Haji berusaha tenang. Tidak mungkin Semeru datang ke Kantornya kecuali ada yang urgent, dia sangat tahu sifat anaknya.


"Istriku kabur." sahutnya sembari duduk di sofa. Pak Haji menatapnya tidak percaya. Apa yang kurang dari anakku? dia ganteng, kaya, taat ibadah. bathin Pak Haji.


"Apa yang terjadi sehingga dia pergi. Dia bukan type cewek lebay yang gampang menyerah." sahut Pak Haji sambil mengerjitkan alisnya. Terbayang wajah Qirrera yang cantik dan smart.


"Aku yang salah telah menamparnya, dia pergi ntah kemana. Begitu cepat dia menghilang, aku tidak tahu arah mana yang dia tuju." sahut Semeru khawatir.


Biasanya Semeru tidak pernah mau menanggapi apapun yang di ucapkan ayahnya, karena hubungannya dengan ayahnya tidak bagus semenjak ayahnya menikah Siri dengan Mayang. Tapi hari ini dia langsung luluh dan menjawab sedih.


"Kapan kamu menjadi dewasa. Sebelum bertindak pikirkanlah. Ayah tidak habis mengerti, belum ada seminggu dia disini kamu telah mengeluarkannya tanpa akal sehat. Apakah kamu menalaknya?"


"Maafkan aku Ayah. Tidak mungkin aku menjatuhkan talak kepadanya karena aku mencintainya. Dia yang tidak mencintaiku, itu yang membuat aku sakit hati, dia tidak seperti istri yang lain yang mau meladeni suaminya, dia kaku dan dingin."?


"Kita memperdayanya, itu harus menjadi pertimbanganmu. Seharusnya kamu bersyukur bisa menikahinya. Cinta perlu proses, yang penting sudah menikah. Bila cinta datang belakangan tidak menjadi masalah. Ayah banyak bicara dengan pengasuhmu Bu Poniyem. Disitu Ayah berpikir betapa baiknya seorang Qirrera. Hanya kamu yang tidak sabar menerima perubahannya." sahut Ayahnya kesal.

__ADS_1


"Dia terlalu murahan dan banyak lelaki." tungkas Semeru.


"Dia seorang selebgram dan sangat cantik tidak kurang yang mencintainya. Kenapa kamu pusing dengan laki-laki lain. Kamu sudah menjadi suaminya. Seharusnya kamu bangga bisa menikahinya."


Semeru menunduk, dia sangat posesif. Tidak seharusnya dia cepat marah, tapi siapa suami yang tidak marah ketika melihat foto istrinya yang vulgar berada di ponsel lelaki lain.


"Kita harus cepat menyuruh pengawal mencarinya, jangan menunda waktu lagi."


Pak Haji cepat bertindak dia memanggil orang-orang kepercayaannya. Dia juga tidak mau gegabah, banyak yang harus dipikirkan karena keluarganya menjadi sorotan publik.


"Kita mendapat masalah. Kalian pergi ke Terminal dan ke Bandara, cari di Hotel besar dan penginapan untuk kroscek keberadaan Nona Qirrera. Aku kehilangan dia. Ini harus dirahasiakan jangan sampai berita ini ke blow up." kata Pak Haji menghapus keringatnya.


"Siap Pak Haji, kami akan membagi tugas." sahut ke sepuluh pengawal khusus Pak Haji.


Para pengawal sudah tahu tugas yang harus dirahasiakan demi prestise dari keluarga Pak Haji. Mereka sudah profisional.


*****


Semeru memunguti pecahan ponsel Qirrera dengan hati sedih. Perlahan dia masuk ke kamar Qirrera. Bau wangi tubuh Qirrera masih membekas, matanya menjelajahi isi kamar istrinya. Serasa Qirrera masih berada disisinya.


"Maafkan Aku Qi, apa yang aku alami saat hidup berdua denganmu membuat aku sadar. Perubahan hatiku yang dari benci menjadi cinta lambat aku sadari. Aku terkesan arogan dan malu mengakui di depanmu, semua ini karena sikapmu yang cendrung memusuhiku dan melihat sebelah mata padaku.


Sebenarnya aku hanya ingin penjelasanmu tentang masa lalumu. Tapi kenapa kamu tidak pernah bercerita seperti perempuan lain kepada suaminya, itulah yang membuat aku curiga siapa sebenarnya kamu.


Kamu tahu Qi, aku menyewa orang untuk menyelidiki kehidupanmu, dan apa yang aku dapatkan? semua membuat aku tambah kecewa.


"Dia anak haram yang dibuang di depan rumah orang kaya. Hidupnya tidak diakui oleh warga, karena sering merebut pacar orang. Dia seorang janda cerai hidup....."


"Stop penjelasanmu, aku sudah muak mendengarnya. Mulai sekarang berhenti menyelidikinya." kata Semeru ketika Ridwan seorang pencari pakta melaporkan hasil temuannya.

__ADS_1


Satu persatu keburukan Qirrera terungkap, menyebabkan Semeru kecewa. Tapi dia bertahan dan sabar, tapi ketika dia melihat foto vulgar Qirrera marahnya memuncak. Terjadilah tragedi itu.


Sehabis menikah dia mengirim Ridwan ke Bali pura-pura sebagai turis, Qirrera ternyata sosok terkenal, Ridwan dengan gampang mendapat berita tentang Qirrera. Sayang sekali Semeru tidak mau mendengar kelanjutan cerita Qirrera yang dramatis serta mengundang decak kagum. Semeru cepat marah mendengar Qirrera seorang janda.


Sedang asyiknya dia melamun Bundanya tiba-tiba sudah datang sambil menangis. Bundanya sudah berdiri tegak diambang pintu. Biasanya Semeru tidak pernah merahasiakan masalah yang terjadi kepada Bundanya. Tapi hari ini dia sangat takut mengadu kepada Bundanya, karena Bundanya sangat sayang kepada Qirrera.


"Tolonglah aku Bunda, dia harus diketemukan, aku berjanji tidak akan menyakiti hatinya lagi."


"Sabarlah Nak, semua sudah diurus oleh Ayahmu. Seandainya pengawal gagal menemukannya kita harus ke Bali secepat mungkin."


"Aku khawatir kalau dia mendapat celaka di jalan. Pulau ini asing baginya." kata Semeru lirih.


"Jangan berpikiran yang tidak-tidak, serahkan semua kepadaNYA. Sebuah musibah akan menjadi kenikmatan jika kita berhasil menyikapinya dengan syukur, sabar dan tawakal serta mampu mengambil hikmah dari setiap kejadian."


"Hidupku terasa tidak berarti kalau sampai dia meninggalkanku untuk selamanya. Baru kusadari betapa dia sangat berarti bagiku." keluh Semeru.


"Jangan cepat putus asa dan menyiksa dirimu sendiri, kamu harus optimis, karena hasil akhir dari semua urusanmu di dunia ini sudah ditetapkan oleh Allah. Jika sesuatu ditakdirkan untuk menjauh darimu, maka ia tak akan pernah mendatangimu. Namun, jika ia ditakdirkan bersamamu, maka kamu tak akan bisa lari darinya."


Bundanya mengerti, apapun masukan darinya tidak akan membuat Semeru lebih baik, sebelum ada khabar dari pengawal yang mencari Qirrera. Sampai saat ini Qirrera belum bisa di ketemukan.


"Bunda akan mencari Ayahmu untuk mendiskusikan kelanjutan masalah ini. Jika semuanya mentok, kita segera akan pergi ke Bali." kata Bundanya tegas.


Kegelisahan Semeru membuat Bundanya berinisiatif untuk menyusul Qirrera ke Bali. Bagaimanapun juga mereka memang harus silahturahmi dengan keluarga Qirrera.


Sampai keesokan harinya Qirrera tidak bisa di ketemukan. Semeru diam-diam mengambil kunci mobil menuju garase. Jam menunjukan pukul 03.15 dini hari, ketika mobilnya melaju kencang tanpa tujuan.


Harapan untuk bertemu Qirrera pupus sudah, karena di setiap penyeberangan tidak ada nama Qirrera yang tercantum. Pengawalnya sampai detik ini masih sibuk bergantian mencarinya, ada yang di terminal dan ada juga yang mencari di setiap penginapan.


*****

__ADS_1


__ADS_2