Rain & Annisa (Sakinah Bersamamu )

Rain & Annisa (Sakinah Bersamamu )
Part 31


__ADS_3

Rain tiba di kantor masih dengan perasaan khawatir, setiba di kantor ia langsung menuju ruang meeting dimana beberapa rekan bisnisnya menunggu nya sejak tadi.


Pembukaan meeting di mulai oleh Rain, dan setelah itu beberapa penjelasan terkait hal penting dalam meeting di sampaikan oleh Reyhan dan juga sekretaris Rain.


Saat beberapa pemaparan yang di jelaskan oleh sekretaris Rain, Rain tidak memperhatikannya sama sekali. Rain justru termenung sendiri memikirkan Annisa, dan Reyhan dapat melihat akan hal itu.


Sekitar dua jam lebih meeting selesai, walaupun di pikiran Rain saat ini masih memikirkan Annisa. Rain masih bisa menyelesaikan meeting nya dengan baik. Selesai meeting Rain segera kembali ke ruangan kerja nya di susul Reyhan yang berjalan di belakangnya.


" Ada apa Rain? " tanya Reyhan yang mengerti jika ada sesuatu yang mengganggu pikiran Rain saat ini.


" Annisa , sejak pagi dia tidak ada di rumah. Tidak biasa nya ia seperti ini, ia pergi tanpa berpamitan kepadaku. Ia tidak membuatkan sarapan untukku, dan kamarnya pun masih dalam keadaan berantakan "


" Kau sudah coba menghubunginya? "

__ADS_1


" Sudah, tapi ponselnya tidak bisa di hubungi "


" Kau mengkhawatirkannya ? "


" Mengkhawatirkan nya? ti.. ti.. dak, hmm.. ya benar aku mengkhawatirkan nya karena aku takut ia akan pergi tanpa melunasi hutangnya kepadaku "


Reyhan mengerenyitkan keningnya ketika mendengar ucapan Rain. Pasalnya ia tidak tahu menahu mengenai hutang yang Rain maksud.


" Sial, aku keceplosan " batin Rain, hal yang ia tutupi dari Reyhan tanpa sengaja ia sendiri yang membuka nya.


" Tidak ada, lupakan saja " ucap Rain.


" Jelaskan kepadaku, aku tau kau menyembunyikan sesuatu kan? " telusuk Reyhan, selama ini memang tidak ada yang pernah Rain sembunyikan dari Reyhan. Semua hal mengenai Rain, Reyhan selalu mengetahuinya.

__ADS_1


Karena sudah terlanjur berbicara, Rain akhirnya menceritakannya kepada Reyhan. Mengenai Annisa yang berhutang kepadanya, dan dari sanalah alasan mengapa Annisa mau tinggal bersama Rain.


" Kenapa kau merahasiakannya dariku Rain, pantas saja dia mau tinggal bersamamu. Karena jika di ingat - ingat betapa kerasnya Annisa yang kekeh untuk tidak ikut bersamamu waktu itu, dan kau tau alasan nya kenapa ia meminjam uang sebanyak itu kepadamu? "


" Aku tidak tau Rey, aku juga tidak peduli. Mungkin saja uang itu ia pakai untuk berfoya foya saja, dia tau aku punya banyak uang lalu ia memanfaatkanku. Tapi tidak masalah, toh aku juga membutuhkannya untuk setahun ini saja "


" Hal ini yang belum bisa berubah darimu Rain, tidak bisakah kau buka sedikit hatimu. Jangan terlalu bebesar hati, kau tidak sadar jika karena kau masa depan Annisa hancur "


" Hancur? maksudmu? "


" Ya, setelah setahun lalu kalian akan bercerai. Mungkin tidak akan menjadi masalah untukmu, tapi bagaimana dengan Annisa, Annisa tidak sepertimu yang mempunyai segalanya. Setelah bercerai Annisa akan menjadi seorang janda, dan kau tau sendiri kan dia tidak punya siapa-siapa ataupun keluarga. Belum lagi mengenai masalah video kalian, walaupun video itu sudah tidak lagi beredar, tapi hal itu sudah mendarah daging di pikiran masyarakat luas. Mereka pasti akan tetap mencap Annisa sebagai wanita yang tidak baik. Siapa yang akan melindunginya? kau tidak ingin melindunginya?kau tidak ingin berumah tangga untuk seumur hidup? cukup sekali saja Rain untuk seumur hidup. Buka mata dan hatimu Rain, Annisa itu wanita baik-baik, pasti ada alasan kenapa dia meminjam uang sebanyak itu kepadamu, Annisa itu wanita mandiri dan kuat, ia tidak mungkin mau menuruti semua keinginan dan rencana bodohmu itu jika tidak ada hal yang benar-benar membuat nya menerima semua itu "


Reyhan berceramah panjang lebar kepada Rain, Rain hanya diam memikirkan semua penjelasan dari Reyhan.

__ADS_1


__ADS_2