
Pagi-pagi sekali Annisa bangun dan menyiapkan semua keperluan suaminya, mulai dari membuat sarapan hingga menyiapkan pakaian kerja Rain.
Hari ini Annisa bangun lebih awal dari hari-hari sebelumnya karena sebelum berangkat kerja Annisa ingin pergi terlebih dahulu ke makam Bu Ratna dan makan kedua orangtuanya.
" Kak Annisa, kakak sudah mau berangkat kerja ? baru jam 6 kak, tidak biasanya cepat "
" Kakak mau berangkat awal saja Kay, semua sarapan sudah kakak siapkan, dan untuk makan siang juga sudah dek, nanti siang kamu tinggal panaskan lagi ya "
" Ya ampun kak Annisa , bukan cuma perhatian sama kak Rain, tapi aku juga. Aku jadi tidak perlu pusing lagi memikirin kak Rain, kalau ada Kak Annisa di sisi Kak Rain, pasti semuanya akan baik-baik saja " batin Kayla.
" Huss..Kay, pagi-pagi melamun , mandi dulu sana "
" Siap kak "
Annisa beranjak menuju kamar untuk membangunkan Rain, dan ternyata Rain sudah mandi dan sedang memakai pakaiannya.
" Hari ini aku naik Taksi saja ya Mas, sebelum ke kantor aku mau ke makam kedua orangtuaku dulu "
__ADS_1
" Kalau begitu aku antar "
" Yang benar Mas, baiklah "
Selesai Sarapan , Rain dan Annisa pergi ke makam kedua orangtua Annisa. Menuju ke makam kedua orangtua Annisa cukup memakan waktu, belum lagi harus berjalan kaki karena kendaraan mobil empat tidak akan bisa masuk ke daerah pemakaman.
" Maa syaa Mas, banyak sekali taburan bunga di makam kedua orangtuaku. Makam nenek dan Bu Ratna juga "
Rain tersenyum , ia senang karena petugas yang ia suruh untuk setiap hari menabur bunga dan membersihkan makam keluarga Annisa di laksanakan dengan baik.
Flashback on
Flashback off
Annisa memanjatkan doa untuk kedua orangtuanya dan juga nenek, dan terakhir ia menuju makam Bu Ratna.
Rain menatap nisan yang bertulis nama Ratna, tanggal lahir dan tahun Bu Ratna bertepatan dengan kematian kedua orangtuanya. Sesuatu hal yang janggal bagi Rain. Tapi Rain tidak ingin mengambil pusing hal itu.
__ADS_1
Cukup lama berada di makam, Annisa dan Rain kembali ke kota untuk bekerja. Dan tentu Rain harus mengantar Annisa terlebih dahulu.
****
" Rey ? "
" Ya Rain "
" Apa kamu tahu keluarga Annisa yang bernama Bu Ratna ? apa Annisa pernah bercerita mengenai hal itu ? apa kamu tahu Rey , tanggal lahir Bu Ratna itu persis sekali dengan tanggal kematian kedua orangtua ku "
Deg...
Reyhan terdiam, ia ingat kalau dulu Annisa pernah bercerita bahwa Bu Ratna itu bukan asli keluarga mereka, Bu Ratna hanya seorang wanita yang tidak di kenal yang di temukan oleh kedua orangtuanya dan di rawat oleh keluarga Annisa.
" Lalu ? apa yang kamu rasakan mengenai hal itu "
" Tidak Rey, Annisa pernah bercerita kalau Bu Ratna itu umurnya sekitar 50 tahun , tapi kalau di lihat dari tanggal kelahirannya sepertinya umurnya sangat muda , tapi ya sudahlah , aku jadi pusing sendiri memikirkannya "
__ADS_1
" Aku harus mencari tahu lebih dalam masalah ini, setelah semua bukti aku dapatkan , barulah aku akan ceritakan semua kepada Rain. Saat ini aku tidak punya cukup bukti yang kuat " batin Reyhan.