
Mereka berdua sangat marah sekali, kalau sampai terjadi apa-apa dengan Bagus, mereka berdua tidak akan segan membiarkan lawanya hidup.
Suasana menjadi sangat berbahaya sehingga membuat Linda merasa ketakutan, dirinya dengan sangat cepat mencari tempat untuk bersembunyi, dia melihat pertarungan Satria Naga Legendaris yang sangat mendebarkan.
Namun Linda sangat ketakutan, kaki dan tanganya gemetaran dan keringat dingin bercucuran.
Bila Satria Naga Legendaris sampai terkena bola merah, maka hilanglah sudah perdamaian dan ketenangan di dunia ini, akan tetapi mereka semua sangat kaget setelah melihat bola merah itu berhenti.
"Kenapa jurus bola merah andalanku bisa di tahan olehnya" pikir Monster Gajah dengan rasa penasaran.
kekhawatiran Chika dan Hariyati pun sirna setelah melihat bola merah berhenti.
Bola merah yang sangat besar di lempar kembali ke arah lawannya, kejadian itu membuat Monster Gajah kaget setengah mati, jurus yang sangat kuat miliknya di kembalikan lagi kepadanya, bola merah melesat dengan cepat ke arahnya, namun kelima Monster Gajah berhasil menghindarinya dengan susah payah, akan tetapi bola merah itu malah melesat ke arah Monster Siput.
Tidak ada kepanikan apa pun di mata dia, dengan tenangnya bola merah di tahan dengan satu jari kemudian bola merah itu di makannya sampai habis, kejadian itu membuat Bagus dan teman-temannya merasa kaget.
Monster Gajah cuma diam saja melihat temannya yang sungguh aneh,
Linda pun menjerit ketakutan setelah melihat Monster Siput, dia teringat sesuatu yang sangat menakutkan di masa lalu.
Hariyati menghampiri Linda, dia pun menyadarkan temannya, tapi terlintas di kepalanya Linda kalau monster siput tidak akan bisa di kalahkan atau di bunuh, dari dulu Monster itu selalu memakan energi ataupun jurus lawannya.
"Jadi Monster itu susah di hadapi, kalau semua jurus di makan olehnya kita pasti akan kerepotan untuk membunuhnya" tanya Chika dengan serius.
"Dia itu adalah panglima tertinggi dari semua para Monster, semua orang dan Monster terkuat sekalipun tidak akan bisa selamat bila melawannya" ucap Linda dengan rasa takut.
Hariyati dan Chika menjadi panik setelah mendengar perkataan dari Linda, namun tidak untuk Bagus yang sangat bersemangat untuk membunuh kedua Monster yang sangat merepotkan itu.
Mereka semua terdesak hingga Chika, Hariyati dan Linda memikirkan cara agar bisa membunuh Monster Siput, karena dia terlihat sangat suka dengan energi yang sangat kuat.
Sedangkan Bagus dan Monster Gajah masih menikmati pertarungan mereka sampai akhir, sedang untuk Monster Siput dia terlihat sedang malas untuk bertarung, dia hanya menunggu jurus yang sangat besar datang untuk dia makan.
Bagus menyuruh lawanya untuk mengunakan kekuatan maxsimalnya, kalau tidak dia akan membunuh lawanya.
Monster Gajah mengakui bahwa lawanya sangat kuat, dia pun bertanya siapa sebenarnya kamu???
"Aku kan sudah bilang kalau namaku adalah Satria Naga Legendaris yang akan menciptakan perdamaian dunia, sebaiknya kamu mati saja dengan jurus bola cahaya milikku" ucap Bagus dengan tatapan ingin mengakhiri semua.
Kekhawatiran pun terlihat jelas di mata Monster Gajah, saat bola cahaya berwarna merah berukuran kecil yang sangat kuat keluar dari kelima jarinya, kelima bola cahaya merah melesat ke arah lawanya dan mengenainya, ledakan besar pun terjadi dengan sangat hebat.
DHHUUUARRRRRRR..., getaran yang sangat hebat mengguncang permukaan tanah, sedangkan suara ledakan bergemuruh mencapai radius 10 kilometer, Monster Gajah akhirnya musnah.
"Kamu cukup hebat juga bisa membunuh temanku yang paling kuat, tapi kamu tidak akan bisa membunuhku, malah aku yang akan membunuhmu dengan perlahan-lahan" ucap Monster Siput.
"Coba saja kalau kamu bisa membunuhku, ayo kita buktikan siapa di antara kita yang akan terbunuh" jawab Bagus dengan sangat serius.
Suasana pun menjadi tegang setelah Bagus memasang kuda-kuda, Hariyati terkejut dengan kekuatan Satria Naga Legendaris yang sangat dahsyat.
Namun tidak untuk Chika yang sedang mengamati pertarungan mereka berdua dari kejahuan, Chika sedang terbawa suasana dan menikmati pertarungan mereka berdua.
Bagus menyerang dengan bola cahaya ke arah Monster Siput, namun bola cahaya itu berhasil di telan olehnya, tapi dia tetap saja menyerang lawanya dengan bola cahaya berkali-kali, namun serangan bola cahaya semuanya di makan habis tanpa tersisa.
Serangan terakhir batu meteor yang sangat besar di keluarkan dari atas langit, akan tetapi lawanya hanya tersenyum dan melompat ke atas dan memakan meteor besar hingga habis, Bagus pun kaget dengan Monster yang satu ini.
Linda teringat sesuatu tentang Monster itu.
"Bagus larilah jangan melawan Monster Siput, dia itu adalah Monster yang sangat kuat dan dia adalah Monster pemakan semua jurus, Raja Monster Maikel saja tidak bisa mengalahkannya" ucap Linda dengan expresi takut.
"Kalau benar begitu bagus bisa celaka, sebaiknya aku akan membantunya sebelum semuanya terlambat" kata Hariyati.
__ADS_1
"Hariyati dan kamu Chika kalian berdua jangan kesini, walau dia lawan yang sangat sulit aku juga tidak mau menyerah bila melawannya" jawab Bagus.
"Tapi.......Bagaimana kamu melawannya" tanya Linda.
Bagus cuma tersenyum melihat Linda yang begitu khawatir, Monster Siput memandangi Bagus dan menjulurkan lidahnya, air liur yang sangat banyak menetes ke bawa membuat dia terlihat sangat jorok, bahkan badannya mengeluarkan lendir yang sangat banyak dan lengket.
"Ayo keluarkan lagi jurusmu padaku Satria Naga Legendaris, kedua jurusmu itu sangat enak sekali seperti makanan lezat buatku, Ayo keluarkan lagi Satria Naga Legendaris" ucap Monster Siput.
"Mungkin dengan jurusku yang satu ini dia bisa di kalahkan dengan mudah, bola es haaaaa.... " teriak Bagus dengan mengangkat kedua tanganya ke atas.
Serangan bola es yang sangat besar melesat ke arah Monster Siput, namun dia malah memukul bola es dengan kepalan tangannya, ternyata bola es itu sangat rapuh.
Serpihan bola es yang hancur menyebar ke seluruh tubuh lawanya, dia merasa kaget setelah mengetahui kalau dirinya sedang terkena jebakan lawanya.
Tak berselang lama serpihan es berwarna putih mulai menutupi tubuh Monster Siput, setelah serpihan es berwarna putih mengunci dirinya, seketika itu tubuh Monster Siput jadi membeku.
Di bawa tanah Monster Tanah sedang mengawasi pertarungan mereka berdua dengan sangat teliti.
Es yang membekukan tubuh Monster Siput tiba-tiba hancur dan mencair, namun Bagus tidak patah semangat.
Dia mengeluarkan bola api yang sangat besar dan bola api itu di lempar ke arah lawanya, bola api itu melesat dengan sangat cepat, hingga pohon dan tumbuhan yang dilewatinya juga menjadi kering dan terbakar, hawa yang sangat panas di keluarkan oleh bola api.
Namun Monster Siput sedikit merasa panik dengan jurus yang satu ini, dengan cepat bola api menerjang tubuh lawanya dan dalam hitungan detik Monster Siput langsung terbakar.
Bagus pun mengambil napas panjang sambil melihat Monster Siput yang sedang di lahap oleh api yang sangat besar, mereka bertiga pun merasa sangat senang dengan terbakarnya musuh yang sangat kuat dan merepotkan.
kesenangan mereka semua tidak bertahan lama, setelah melihat bara api yang sedang berkobar-kobar tiba-tiba lenyap dengan perlahan-lahan setelah semua api lenyap di sana terlihat tubuh Monster Siput yang sedang lecet-lecet karena luka bakar yang sangat serius.
"Seranganmu baru saja hampir membunuhku, tapi aku tidak akan mati dengan muda, kalau hanya itu semua jurusmu tidak akan mempan kepadaku.
sekarang giliranku untuk menyerangmu, jadi kamu harus bersiap menerima ajalmu" kata Monster Siput
Ketika pukulan mengenai perutnya, tangan Bagus tidak bisa di cabut dan malah tertelan perlahan-lahan oleh perut lawanya.
Dia tampak terlihat sangat lemas setelah tangannya tidak bisa di cabut, Monster Siput pun tertawa melihat kebodohan Satria Naga Legendaris.
"Perlu kamu ketahui kekuatanku bukan hanya sebatas ini, aku masih bisa berubah ke bentuk dua dan tiga, namun aku masih belum mau mengunakan kekuatan itu, dan aku ini pemakan jurus juga akan menghisap tubuhmu hingga kamu akan bersatu denganku, aku juga akan memakan semua energi milikmu, energimu sangat lezat sekali.t
Tapi maaf akan aku makan energimu sampai habis, baru setelah itu tubuhmu akan aku makan" ucap Monster Siput.
"Kalau seperti ini aku bisa mati lemas (( Bagus maafkan aku, Monster ini sangat kuat tenagaku akan segera habis kalau di hisap ))" ucap Satria Naga dengan sangat panik.
"(( Naga kamu harus berjuang karena kamu adalah harapanku, kalau kamu mati di sini aku tidak akan bisa kembali ke duniaku ))" jawab Bagus dalam hati.
"(( Baiklah aku akan berjuang dengan kekuatan penuh, bila aku masih belum bisa lepas itulah harapan terakhirku ))" jawab Satria Naga Legendaris yang mulai serius.
Satria Naga Legendaris pun bangkit dan menggunakan kekuatan penuh, pancaran tenaga yang sangat kuat membuat Monster Siput menjadi sangat senang, pancaran tenaga itu perlahan-lahan termakan sangat cepat oleh lawannya, pancaran tenaga yang berwarna merah pekat, saat terhisap lama-kelamaan warnanya tiba-tiba redup.
Tapi sebelum pancaran tenaganya menghilang, tiba-tiba muncul pancaran tenaga berwarna kuning yang sangat pekat.
Tak berselang lama terlihat jelas kalau tubuh Monster Siput menjadi gemuk seperti balon, mungkin kebanyakan pancaran tenaga yang di hisap.
Karena Monster Siput pun mengetahui kalau tubuhnya tidak bisa menampung tenaga yang sangat besar, dengan cepat dia melepaskan tangan Bagus dan menghindar sebelum tubuhnya meledak dan hancur, Bagus yang mengetahui kejadian itu tidak membiarkan lawanya kabur, dengan tenaga yang tinggal sedikit dia mengeluarkan 5 bola cahaya dan di tembakkan ke arah lawannya.
Alangkah terkejutnya dia melihat serangan bola cahaya yang menuju ke arahnya dengan sangat cepat.
"Sialan gerakanku jadi lambat karena tubuhku kekenyangan, kalau aku terkena serangan itu aku akan mati" ucap Monster Siput dengan sangat panik.
Dengan badan gendut seperti balon Monster Siput mengeluarkan jurus gelombang magnetik yang cukup besar, sehingga gelombang magnetik yang di keluarkan bisa menghancurkan bola cahaya, ketika kedua jurus pun berbenturan hingga mengakibatkan, hembusan angin yang sangat kencang, pohon yang ada di area sekitar pun banyak yang terangkat, tanah bergetar dan batu pun ikut berterbangan ke sana dan ke mari.
__ADS_1
Ledakan besar pun terjadi, guncangan hebat dan gemuruh angin menghantam pepohonan, hingga banyak pohon yang hancur dan berserakan, kejadian itu membuat pohon dan tanah menjadi hancur.
Kedua kaki Hariyati pun bergeser ke belakang karena guncangan dan hembusan angin yang begitu kuat, namun Chika tidak bergeming sedikit pun karena pedang kegelapan sedang melindunginya.
"Chika lepaskan gengamanmu dan pergilah ke arah seberang, dan kamu Hariyati.
Tolong kamu bantu Bagus dan gunakan pisau cahaya, lepaskan jurus itu dan tembakkan melewati atas jembatan, aku akan membantu megarahkan ke Monster Siput dengan kekuatanku" ucap pedang kegelapan.
"Baiklah akan aku turuti perintahmu membantunya, dengan kekuatanku yang masih tersisa dengan jurus pisau cahaya" jawab Hariyati dengan penuh semangat.
Mata pedang Hariyati mengeluarkan cahaya yang sangat menyilaukan, sedangkan Monster Siput terkejut melihat jurus meteor merah yang sangat besar akan menabraknya, namun dia dengan cepat mengeluarkan jurus gelombang magnetik sekali lagi yang sangat besar.
Bagus melompat tinggi dia masih melancarkan jurus lagi tanpa sepengetahuan lawanya, serangan kelima bola cahaya menjadi satu dan bola itu menjadi besar dan sangat kuat.
Benturan batu meteor dengan gelombang magnet membuat ledakan yang sangat kuat DHUARrrrrr...area itu menjadi porak poranda, serpihan batu berhamburan ke segala arah, hingga menabrak pohon dan batu yang sangat besar.
Sehingga terjadi kerusakan di mana-mana, kabut yang sangat pekat tercipta oleh ledakan yang sangat hebat, bahkan angin yang berhembus sangat kencang, telah membuat kerusakan yang sangat hebat, ketika Monster Siput sudah merasa lega, karena serangan bertubi-tubi milik Bagus berhasil dia hancurkan dengan serangan gelombang magnetik miliknya.
Tapi terlihat nafasnya terenggah-enggah karena tubuhnya yang sangat gemuk seperti balon, tubuh itu membuat dia susah bergerak, ketika dia menoleh ke atas alangkah terkejutnya dia.
Setelah melihat bola cahaya yang sangat besar telah di tembakkan ke arahnya, tanpa pikir panjang Monster Siput mengeluarkan jurus gelombang magnetik yang sangat kuat untuk menghancurkan bola cahaya itu.
Ketika gelombang magnetik di keluarkan saat itu pula Hariyati menembakkan Pisau Cahaya yang sangat kuat ke arah Monster Siput, akan tetapi Pisau Cahaya itu berbeda dari Pisau Cahaya miliknya, pisau cahaya yang di lapisi oleh kegelapan melesat dengan sangat cepat, sontak saja lawanya menjadi kaget.
Kenapa pengawal Satria Naga Legendaris bisa mengeluarkan jurus gabungan pikirnya.
"Sialan.gara-gara aku kebanyakan memakan energi miliknya, jadinya tubuhku seperti ini, aku kira Satria Naga Legendaris memiliki energi terbatas, tapi nyatanya energinya sangat besar, entah energi berwarna kuning milik siapa yang berhasil membantunya, aku sampai di buat kerepotan" ucap Monster Siput.
"Aku mohon hancurkan gelombang magnetik milik Monster Siput" kata Hariyati memohon.
"Kamu jangan panik percayakan semuanya kepada pedangmu, karena pedangmu itu sangat kuat sekali jadi kamu harus yakin" jawab pedang Kegelapan dengan sangat yakin.
"Baiklah akan aku tenangkan pikiranku" ucap Hariyati dengan pelan.
"Nah begitu harusnya teman.itu jauh lebih baik, bersemangatlah yang terpenting Monster itu harus mati" kata pedang Kegelapan.
Keyakinan pedang Kegelapan membuat dia semakin tenang, akan tetapi tidak untuk Chika karena pedang miliknya malah memuji pedang milik Hariyati.
Sementara pisau cahaya hitam melesat dengan cepat, jurus itu menabrak gelombang magnetik yang sangat besar, saat itu pula terjadilah ledakan yang sangat kuat dan hebat DHUUARRRrrr.......
Ledakan itu mengguncang tanah dan ledakannya membuat Tanah dan pohon di sekitarnya hancur berhamburan, karena ledakan itu Monster Siput bergeser ke belakang beberapa meter.
Saat Monster Siput melihat ke arah kabut hitam akibat ledakan, tiba-tiba matanya terbuka dengan sangat lebar, setelah dia melihat kabut berwarna hitam yang berada di atasnya tidak bergerak sama sekali.
tidak berselang lama kabut hitam yang berhenti bergerak, muncul sesuatu yang membuat Monster Siput kaget sekali, sebuah pisau cahaya hitam berubah menjadi putih terang dan mengenai tubuh Monster Siput, tapi jurus itu masih tidak mampu menembus kulit lawanya.
Tak berselang lama pisau cahaya itu berhasil di hisap oleh mulutnya hingga tak tersisa, akan tetapi bola cahaya yang sangat besar masih melesat dengan cepat ke arahnya, Monster Siput tersenyum dan menghindar namun tubuhnya tidak bisa bergerak.
"Sialan jurus ke dua pengawal itu sangat merepotkan sekali, yang membuatku seperti ini adalah pedang hitam itu, kenapa aku tidak menyadarinya.
Sekarang aku harus keluar dari jurus ini sebelum terlambat" ucap Monster Siput dengan sangat panik.
Tanpa di sadari oleh lawanya Hariyati dan Chika berlari menyeberang jembatan dengan cepat, panggilan Chika membuat pedang kegelapan menghampirinya, saat Monster Siput mulai terlepas.
Tiba-tiba Chika menggunakan jurus gravitasi kegelapan untuk menghentikan Monster itu sekali lagi, sontak Monster Siput menjadi sangat kaget dengan jurus yang sama, jurus yang telah menghentikan gerakan tubuhnya untuk yang kedua kalinya.
Dia melihat ke arah samping ternyata Chika sudah menancapkan pedangnya ke tanah, dan jurusnya telah menahannya, kali ini Monster Siput tidak bisa menghindar lagi, karena terkena langsung jurus pedang kegelapan.
Dalam hitungan detik bola cahaya menabrak tubuh Monster Siput, namun bola cahaya itu tidak meledak melainkan bola cahaya itu di hisap olehnya hingga habis, akan tetapi bodohnya dia tidak berpikir kalau tubuhnya semakin melambung besar.
__ADS_1
Dari jauh Hariyati mengayun-ayunkan pedangnya, hingga pedang itu menampakkan sinarnya seperti bayangan yang berkilauan, Chika pun kaget kenapa dia bisa mengeluarkan jurus baru, jurus 100 Pisau Cahaya yang belum pernah dia perlihatkan.