Satria Naga Legendaris

Satria Naga Legendaris
MENYIKSA


__ADS_3

Pertarungan dengan para Monster Lalat masih terus berlangsung, para pengawal telah berdatangan sedangkan Dita menyerang para Monster dengan sengatan kilat, hanya sekali serang 10 Monster telah tumbang, sedangkan Niken mengeluarkan pukulan Tanah yang menjulang cukup tinggi hingga membunuh banyak Monster, Chika menyerang dengan menggunakan pukulan kegelapan hingga banyak Monster berjatuhan dimana-mana.


Hariyati menyerang mereka semua mengunakan jurus pisau cahaya, dengan sebetan pisau cahaya para Monster yang terkena terjangan, tubuhnya dengan seketika hancur menjadi debu.


Berkumpulnya para pengawal membuat Raja Lalat menjadi sangat marah, karena banyak pasukan miliknya dihancurkan dengan sangat mudah.


Kali ini Dita menyuruh para perajuritnya untuk mundur, karena mereka bukan Monster yang dapat dikalahkan dengan senjata biasa, setelah diperintah untuk mundur para perajurit mematuhi perintah dari Putri Dita.


Kali ini mereka bisa bertarung dengan bebas dan leluasa, tanpa perduli dengan korban lagi dari para perajurit, Monster Lalat yang berjumlah 7.000 sekarang telah berkurang 200 ekor.


"Para prajurit ku serang mereka para pengawal dan jangan biarkan mereka lolos" teriak Raja Lalat memberi perintah.


Dengan cepat gerombolan Monster Lalat menyerang mereka semua, kali ini Hariyati mengunakan jurus 100 Pisau Cahaya, Raja Lalat merasa sedikit panik ketika salah satu diantara mereka, tubuhnya mengeluarkan Cahaya putih Dimata pedangnya, ketika dia menbakkan Cahaya berbentuk bulan sabit yang sangat banyak, Raja Lalat menghentikan para pasukannya untuk menyerang.


Tetapi perintahnya sudah terlambat setelah 100 Pisau Cahaya, menerjang tubuh gerombolan Monster Lalat hingga hancur lebur.


"Monster Lalat yang telah kamu kerahkan telah musnah ditanganku sebanyak 500 ekor" kata Hariyati.


"Kamu pengawal tipe cahaya yang perlu aku waspadai, sedangkan ketiga manusia bertopeng apa dia teman kalian" ucap Raja Lalat ingin tahu.


"Dia bukan teman kami, akan tetapi kalau dia membantu kami maka dia juga teman kami" jawab Hariyati.


Yuyun masih terus menbakkan bola Air tepat mengenai sasaran, banyak serangan yang dia keluarkan untuk menjatuhkan sebagian besar para Monster hingga berjatuhan dan mati.


Sedangkan Dita mengunakan jurus Badai Petir, ketika dia mengunakan jurus itu semua teman-temannya menjadi sangat panik, Langit biru perlahan-lahan menjadi gelap, serta area yang dipenuhi oleh Monster tiba-tiba mengeluarkan petir yang menyambar-nyambar dengan sangat hebatnya, tidak berselang lama banyak Monster yang tersambar petir hingga banyak juga yang sedang berjatuhan dan menjadi abu.

__ADS_1


"Gila Putri Dita yang sekarang sangat mengerikan sekali, kalau seperti ini terus perajuritku akan musnah semua" ucap Raja Lalat sedikit panik.


"Apa kamu takut padaku Raja Lalat, ternyata kamu hanya Monster lemah yang menjadi Raja" jawab Dita terlihat sangat senang.


"Wahai perajuridku seranglah Gadis pengawal elemen kegelapan dan tanah, karena dia terlihat yang paling lemah diantara mereka" teriak Raja Lalat dengan sangat keras.


Kali ini Chika dan Niken terlihat panik karena ribuan Monster Lalat beralih menyerang mereka berdua, dia berlari menjauh sedangkan Raja Lalat merasa sangat senang sekali, karena kedua pengawal itu bisa ditangkap dengan sangat mudah.


2.000 Monster Lalat mengejar sedangkan yang lainya sedang bertarung dengan Gadis bertopeng, Chika melihat ribuan bayangan diatas Tanah menjadi satu, kali ini dia tersenyum sangat lebar, senyumannya membuat Raja Lalat merasa panik.


Jelas saja mereka berdua berhenti berlari dan berbalik arah, Chika menancapkan pedang kegelapan ke Tanah, tidak berselang lama ribuan Monster tidak bisa bergerak sama sekali, sedangkan yang dibelakang masih bisa bergerak dengan sangat bebas.


Kebanyakan Monster yang bisa bergerak dengan bebas, mereka marah kepada temanya yang ada didepan dan tidak bergerak sama sekali, kali ini Niken memasang aba-aba untuk menembak, Dia mengunakan jurus Cahaya Laser.


Kali ini Niken mencoba untuk mengunakan kekuatan Monster Bayangan, namun dia mendengar kata-kata gunakan aku hei pemilikku, ternyata Manusia Timah berkata kepada Niken untuk mengunakan kekuatannya.


Awalnya Niken ragu, setelah mendengar kata-kata Monster Bayangan berkata pakailah temanku, Dia baru percaya untuk mengunakannya.


"Wahai Manusia Timah pinjamkanlah kekuatanmu padaku dan bersatulah dalam tubuhku" ucap Niken dengan lantang.


Tidak berselang lama tubuh Niken berubah menjadi putih, Raja Lalat sangat kaget kenapa pengawal elemen Tanah, Dia bisa menggunakan kekuatan Monster, dia sempat berpikir kalau kekuatannya sangatlah langka, dia berantusias untuk menangkap Niken bagaimanapun caranya.


Dia memerintahkan para pasukannya untuk beralih menyerang Niken, sedangkan kedua anak kecil bertopeng menyerang Monster dengan penuh semangat, kali ini mereka menunjukan kemampuannya kepada kak Yuyun, Akan tetapi dirinya sedang menyembunyikan identitas mereka, dengan pukulan satu persatu tubuh Monster hancur.


Kali ini salah satu dari mereka menyerangnya dengan menggunakan pedang, Dia menggunakan pedang milik perajurit dan berhasil memotong tangannya, Monster itu merasa sangat kesakitan, namun tidak sampai di sana Dia juga memotong kedua kakinya hingga putus menjadi tiga bagian, dalam sekejap tubuhnya jatuh ke Tanah dan bersimpah darah.

__ADS_1


"Kali ini aku akan menyiksamu dengan sangat kejam" ucap Suci.


"Tidak........kamu Monster jangan siksa aku" teriak Monster Lalat sambil ketakutan.


"Kamu bilang aku Monster.......hei sadar diri Woi......yang Monster itu sebetulnya siapa kamu atau aku" kata Suci dengan sangat kesal.


Monster yang lain mulai menyerang suci dengan cakar yang sangat panjang, akan tetapi serangan itu berhasil dihindari olehnya, Dia balas menyerang dengan ayunan pedang Hingga mengenai tubuh Lima Monster Lalat, dalam sekejap tubuh mereka semua terpotong menjadi dua bagian dan mati.


Sedangkan untuk Monster yang terkapar di Tanah, Suci masih ingin menyiksanya dengan sangat kejam.


Sementara pertempuran Niken melawan ribuan Monster Lalat masih terus berlangsung, kedua tangan Niken menjadi panjang dan ujung jarinya berubah menjadi bola berduri, kali ini Dia mengunakan serangan terjangan berduri, perubahan yang dialami Niken tidak membuat semua Monster menjadi takut, mereka mulai menyerangnya bersamaan.


Dengan satu ayunan bola berduri menerjang tubuh tiga Monster hingga berlubang, serangan bola memutar membuat semua tubuh musuhnya hancur ketika tersentuh, Dia kaget setelah kedua Monster berhasil memegang kedua tangannya.


"Kali ini kamu tidak akan bisa bergerak"


"Iya kamu tidak akan bisa berontak, karena kami berdua telah memegang kedua tanganmu"


"Apa kalian berdua cukup yakin dengan perkataan kalian, kalau aku tidak akan bisa melepaskan genggaman tangan kalian berdua" kata Niken dengan penuh percaya diri.


"Teman-teman bantu aku memegangi Gadis ini, jangan sampai Dia lepas"


Ketika mendapat perintah kebanyakan Monster mendekat, banyak Monster yang memegangi badan dan kedua kakinya, serta sebagian besar dari mereka membuat sangkar bulat dari tubuhnya, agar Dia tidak akan bisa bergerak dengan bebas dan kabur.


Ketika terdengar suara Bola berduri, tiba-tiba dari dalam keluar duri-duri yang sangat panjang, duri itu menembus semua Monster yang ada di samping Niken, sangkar bulat telah hancur dan disana hanya terlihat setumpuk mayat Monster yang bergelimpangan.

__ADS_1


__ADS_2