
Karena tubuh Monster Lalat sangat lemah di malam hari, serta gerakannya menjadi sangat lambat, Yuyun berpesan kepada mereka berdua untuk tidak melihat ke atas, bila kalian berdua merasa sangat takut kalian boleh memejamkan mata.
Langkah kaki Monster Lalat terdengar sangat berat, dia perlahan-lahan mendekati kedua gadis itu, ketika dia hampir menyentuhnya, tiba-tiba dari atas Yuyun melesat ke bawah dengan mengayunkan pedang Air yang cukup panjang.
Monster Lalat baru menyadari kalau ada satu temannya yang bersembunyi di atas pohon dan menyerangnya, tetapi tanpa bisa menghindar kepala Monster itu pun terpotong dengan sangat cepat, tubuh yang sangat besar akhirnya roboh ke tanah.
Yuyun menawarkan daging Monster itu kepada Gadis dan Suci untuk di makan, karena Yuyun hanya mendapatkan lima jamur untuk di makan, sedang jamur itu tidak cukup untuk mereka bertiga, tidak ada pilihan lain dia memotong kaki dan tangan Monster Lalat, ketika kaki dan tanganya terpotong di sana terlihat banyak daging yang terbungkus kulit yang cukup keras.
Karena tubuhnya lemah di malam hari jadi kulit yang sangat keras menjadi sangat lunak.
Dia pun membakarnya di dekat api unggun, ketika sudah matang mereka mulai mencicipinya, Yuyun mengigit sedikit dagingnya, dia merasakan seperti memakan daging kepiting, Gadis dan Suci pun mulai ikut memakannya, wajah mereka terlihat sangat bahagia.
Baru kali ini mereka bertiga memakan daging Monster yang sangat enak, mereka makan dengan sangat lahapnya, setelah perut mereka semua kenyang Gadis dan Suci mulai tertidur, sedang Yuyun menjaga mereka berdua dari bahaya yang akan mengintai mereka bertiga.
Kali ini Yuyun sangat penasaran dengan kekuatan miliknya, kenapa kedua tanganya bisa mengeluarkan air yang sangat keras seperti es, sedangkan air itu bisa dia keluarkan dengan sesuka hati.
Yuyun pun mencoba mengeluarkan air, dia mengangkat tangan kanannya setinggi bahu, dia mulai focuss mengeluarkan air dari jari telunjuknya, ketika sebuah gelembung air berbentuk bulat kecil.
Yuyun mengarahkan gelembung air itu ke arah pohon yang ada di depannya,dalam hitungan ke satu, dua, tiga dia menembakan gelembung air ke arah pohon, dengan cepat gelembung itu melesat mengenai pohon hingga berlubang.
Dia pun menjadi sangat senang wajahnya terlihat begitu bahagia, dia mencoba mengeluarkan air dari jari telunjuknya, ketika dia berkosentrasi tak lama Air pun keluar dari tanganya, Air itu keluar seperti Air mancur, tetapi air yang dia keluarkan membasahi tanah.
Dia mulai berpikir bagai mana caranya agar semua air yang dia keluarkan tidak bisa jatuh ke tanah, dia mulai berpikir sangat keras, tetapi terlintas sebuah ide di dalam kepalanya walau cuma sebentar, dia mengunakan kekuatan tangan kirinya untuk menampung air yang tumpah, alangkah senang hatinya ketika air yang dia keluarkan tidak jatuh ke tanah, semua air itu seperti tertampung oleh sesuatu.
Ketika di rasa cukup dia pun menghentikan air yang keluar dari jari telunjuknya, air yang terkumpul berbentuk kubus, tetapi anehnya semua air itu tidak bisa tumpah ke tanah, malahan air yang cukup banyak melayang di atas tanah.
"Akhirnya aku berhasil mengunakan dan mengendalikan kekuatanku, dengan begini aku bisa mandi supaya badanku menjadi segar kembali" kata Yuyun terlihat sangat senang.
Yuyun dengan perlahan menyentuh air yang telah dia ciptakan, tidak berselang lama dia melepaskan semua pakaiannya, tubuh yang terlihat sangat seksi serta ramping terkena sinar bulan yang sangat indah, perlahan kaki kanannya memasuki air di lanjut dengan tubuhnya yang sangat indah masuk, serta di susul oleh kaki kirinya mulai masuk semuanya, air itu dengan mudah menopang tubuhnya.
Dia berpikir malam ini dia akan membuat baju dari kulit Monster Lalat yang sudah terkapar tanpa nyawa, karena baju yang dia kenakan banyak yang sobek-sobek.
Setelah mandi dia hanya mengunakan ****** *****, karena tidak mungkin kalau dia memakai baju budak yang sudah rusak, dia menghampiri mayat Monster Lalat dan merobek kulitnya dengan mengunakan pisau air miliknya, setelah menguliti tubuhnya dia pun mencucinya sampai bersih.
Kulit yang sudah bersih di potong-potong dan di jahit mengunakan benang dari bekas baju budak, dia menjahitnya dengan jarum air yang dia buat dari kekuatannya, Yuyun juga tidak lupa membuatkan baju untuk mereka berdua.
Di malam yang sangat dingin, Monster Air dan Joko pergi menemui Raja Monster Maikel, mereka menceritakan tentang pengawal baru yang tiba-tiba muncul membantu Satria Naga Legendaris, pengawal itu bernama Dita sedang elemen yang dia gunakan adalah elemen Petir.
Raja Monster Maikel yang mendengarnya dibuat kaget dengan kehadiran pengawal Petir,setahu dia pengawal elemen petir sangat kuat dan cepat.
"Mereka semua pasti sangat Kebingungan setelah melihat pengawal elemen Petir yang tiba-tiba muncul di hadapannya, satu hal lagi mereka tidak akan pernah tahu kalau pengawal mereka berjumlah 10 orang, karena tulisan kuno itu telah aku hancurkan walau cuma setengahnya" kata Raja Monster Maikel.
"Apa mereka tidak membahayakan yang mulia Raja bila mereka mendapatkan semua pengawalnya" tanya Monster Air sedikit takut.
"Jelas mereka semua sangat membahayakan, tulisan kuno itu menuliskan kalau mereka menyatukan kekuatan, Mereka semua tidak akan bisa di kalahkan,sebelum itu terjadi bunuh mereka semua" ucap Raja Monster Maikel dengan sangat panik.
Di tengah pembicaraan mereka, Joko dengan mudah menyela kata-kata mereka berdua, dia menawarkan kalau Raja Monster Maikel tidak boleh takut bila menghadapi mereka semua, dia memiliki rencana yang sangat ampuh untuk membunuh lawannya, asal ada uang untuk memperlancar hubungan.
"Kikikiki aku akan membantumu asalkan kamu bisa membayarku dengan sangat mahal" ucap Raja Iblis Joko dengan senyuman kecil.
"Kamu siapa berani memerasku, mungkin kalian berdua sudah bosan hidup" jawab Raja Monster Maikel dengan tegas.
Tetapi tak berselang lama di belakangnya muncul sosok anak kecil yang sedang menodongkan sebuah pedang kilat ke arahnya, tidak lama di susul oleh Joko yang sedang berdiri di sampingnya, Raja Monster Maikel menjadi sangat ketakutan.
"Siapa sebetulnya kalian berdua ??? sedangkan kecepatan kalian berdua sangat hebat" tanya Raja Monster Maikel dengan sangat penasaran.
__ADS_1
"Aku adalah Raja Iblis Joko, sedang di sampingmu adalah anakku bernama agung" jawab Raja Iblis Joko.
Raja Monster Maikel sangat kaget ketika dia menyebutkan namanya, tidak berselang lama dia pun menunduk di hadapan Raja Iblis Joko.
"Ada apa panglima terkuat Raja kehancuran berada di tempat ini" tanya Raja Monster Maikel dengan sangat takut.
"Kikikiki.........kamu jangan seperti itu, panggil saja namaku Joko, aku ke sini karena aku di utus oleh raja kehancuran untuk melihat dunia bawah, tetapi yang lebih penting lagi adalah uang yang sangat banyak" jawab Raja Iblis Joko sambil tersenyum.
Monster Air hanya bisa diam tanpa kata melihat Rajanya menunduk kepada Raja Iblis Joko, sedang siapa raja kehancuran yang di maksud Rajanya, dia pun menjadi pusing sendiri.
"Apa kamu bisa membunuh mereka semua dengan kedua tanganmu" kata Raja Monster Maikel dengan sangat takut.
"Kikikiki......aku bisa membunuh mereka semua dengan sangat mudah, tetapi apa kamu sanggup membayarku 1 juta keping emas" ucap Raja Iblis Joko.
"Kalau untuk uang begitu banyak aku tidak akan mampu membayarnya, karena uang dalam jumlah yang sangat besar sangat sulit untuk di kumpulkan" Jawab Raja Monster Maikel dengan sangat takut.
"Bila kamu tidak bisa membayarku, bagai mana kalau kamu aku beri usul yang sangat bagus" kata Raja Iblis Joko.
Dia pun menunduk setelah mendengar kata-katanya, dia menawarkan benih iblis dengan harga 1 benih 10 koin emas.
Untuk masalah benih iblis raja Monster Maikel masih bisa membeli walaupun berapa banyaknya, asal harganya tidak mencapai 1 juta koin emas.
Namun Joko memberi satu info yang sangat bagus untuknya, tetapi infonya harus di bayar dengan 500 koin emas, pada awalnya raja Monster Maikel ragu, info apa yang akan dia sampaikan tetapi pada akhirnya dia memberi uang kepada Joko.
Mengenai info tiga hari lagi Monster lalat akan menyerang Negeri Moderen, karena di negeri moderen Satria Naga Legendaris sedang membantu negeri itu dari serangan Monster Lalat.
Sedangkan penguasa di sana adalah Monster Kumbang,dia adalah 10 panglima terkuat dari Raja Kehancuran, dia sama sepertimu melenceng dari tanggung jawabnya sebagai seorang panglima.
Raja Monster Maikel hanya bisa diam tanpa kata, setelah Joko mengucapkan kata-kata melenceng dari tanggung jawab.
Bagus mulai bangun lebih awal, dia membuka pintu teras kamarnya, dia merasakan angin sejuk yang sedang berhembus, pemandangan di depan kamarnya terlihat sangat indah, di sana terlihat gunung yang sangat indah menjulang sangat tinggi.
Bagus pun kaget setelah mendengar suara kaki sedang menyentuh lantai teras kamar, terdengar bunyi tap..ternyata dia adalah Putri Dita yang melompat dari teras kamarnya.
Dia berlari ke arah Bagus dan melompat serta memeluk tubuhnya, dia pun menjadi heran dengan sikap Dita, sebelumnya dia pernah berkata sesuatu,tetapi tak berlangsung lama Dita pun mencium pipi Bagus, ciuman itu membuat dia sangat tertegun.
Ciuman di pipi mengandung banyak arti, yaitu ciuman kasih sayang, ciuman mengagumi, serta ciuman untuk memiliki.
Dia pun melepaskan pelukannya dan mulai menganggap mereka sebagai teman barunya, dia membicarakan tentang temannya yang bernama Chika.
Akan tetapi Chika sudah terbangun dari tidurnya,dia ingin melihat pemandangan dari teras kamarnya, tak di sangka di melihat Putri Dita sedang berbicara dengan Bagus.
Chika ingin keluar dan mengusirnya, tetapi dia sangat menyesal karena emosinya yang cukup besar, dia mengatakan yang tidak sewajarnya dia katakan.
"Aku ingin meminta maaf kepada teman baruku yang bernama Chika, apa dia mau memaafkan aku ya, karena aku begitu sombong dan meremehkan kalian semua, tadi malam kata-katanya membuat hatiku sakit, akan tetapi aku sadar karena aku juga bersalah kepadanya" kata Dinda sangat sedih.
"Kalau Chika pasti mau memaafkanmu, karena aku tauh betul sifatnya, karena dia adalah teman masa kecilku yang sangat dekat denganku" jawab Bagus.
Chika yang mendengarkan dari balik pintu mulai keluar, dia juga meminta maaf dengan kata-katanya pada malam hari, Dita memeluk tubuh Chika dengan sangat erat, tetapi Chika malah menjadi sangat malu karena dia di lihat oleh bagus, dia pun mencium kening Chika dengan lembut, dan melepaskan pelukannya.
Sebelum Chika berbicara Dita mulai berkata kepadanya.
"Ciuman di kening itu tandanya aku sangat menghormatimu" kata Dita.
Chika cuma bisa tertegun mendengar kata-kata Dita, kali ini Dita jauh lebih baik dari awal mereka bertemu.
__ADS_1
Semua teman-temannya mulai terbangun,mereka semua keluar dari kamar menuju teras rumah, di sana Hariyati dan yang lainnya merasa kaget, setelah melihat mereka bertiga sedang berkumpul di teras rumah, satu hal lagi yang membuat mereka heran adalah Chika dan Dita.
Tadi malam mereka berdua bertengkar, tetapi sekarang mereka berdua sedang berbaikan, Dita mengajak mereka semua untuk mandi di kamar mandi kerajaan, tetapi tidak untuk bagus dia di suruh mandi di kamar mandi lainya.
Mereka semua terlihat sangat senang, karena Dita dan Chika sudah berbaikan, setelah sampai kamar mandi kerajaan Dita mengatakan sesuatu kepada Hariyati.
"Teman apa kamu mau mandi dengan mengunakan baju pengawal" tanya Dita dengan sangat penasaran.
"Dari pertama kami bertiga menjadi pengawal, kami semua tidak pernah melepaskan pakaian ini, kalaupun kita mandi dengan memakainya, badan kita juga menjadi bersih serta baju ini tidak akan bisa basah" jawab Hariyati.
"Oh jadi begitu ya" ucap Dita mulai mengerti.
"Kamu sama sepertiku pada waktu pertama kali menjadi pengawal elemen kegelapan, waktu itu aku panik" kata Chika.
Mereka semua mulai memasuki kamar mandi yang sangat luas, canda dan tawa mereka membuat hati Dita menjadi sangat nyaman, di sana terlihat Putri sedang mendekati bulan untuk menemui bagus yang sedang mandi di tempat lain, dia ingin melihat serta mandi bareng bersama pangerannya.
"Hei bulan apa kamu bisa telepot ke tempat Bagus" kata Putri sambil bisik-bisik di telinga Bulan.
"Untuk apa kamu menyuruhku teleport ke tempat Bagus, dan kenapa kamu bisa melihat jurusku" tanya bulan dengan sangat penasaran.
"Aku melihat dari matamu kalau kamu mempunyai jurus telepot" jawab Putri.
Putri mengajak bulan untuk melihat sesuatu yang sangat menarik, sedangkan Chika yang melihat bulan dan Putri sedang berbisik di pojokan kamar mandi, dia sempat berpikir biasa anak kecil kalau sedang ngobrol selalu menepi sendiri.
Bulan pun menghilang bersama putri ke tempat Bagus berada.
Sedang di kamar mandi laki-laki di sana terlihat bagus mandi seorang diri, tanpa mengenakan sehelai pakaian tidak seperti para pengawalnya, dia merasa sangat senang melihat suasananya, perasaannya sangat nyaman setelah dia berendam di air hangat, tetapi tiba-tiba ada cahaya bulat putih menghampirinya.
Tidak berselang lama cahaya itu pun mengeluarkan dua sosok.
Dosok itu jatuh menimpa bagus hingga terdengar suara jebur......., Air pun memercik kemana-mana, di sana bagus pun kaget siapa yang sedang jatuh di kamar mandi pria.
Saat dia berdiri di sana terlihat Bulan dan Putri sedang muncul di dalam air, mereka berdua terkejut dengan pemandangan yang ada di depannya.
Tetapi anehnya mereka berdua malah memandangi bagus yang sedang telanjang, bulan mengatakan kalau mengintip orang mandi itu tidak baik, namun putri hanya melongo tidak bisa berkata apa-apa, mungkin dia shock setelah melihat pemandangan di depan matanya.
Bagus pun memasukan tubuhnya ke dalam air dan menatap mata Bulan.
"Maafkan aku karena aku tidak bermaksud mengintipmu mandi" ucap Bulan sambil berdiri dan menundukkan kepala.
"Ya sudah kalian berdua cepat kembali ke tempat kalian yang tadi" kata Bagus.
Tanpa berkata apa-apa bulan membawa Putri ke kamar mandi wanita, tetapi bagus pun ikut terbawa pergi olehnya.
Di kamar mandi wanita Chika dan yamg lainya sedang mencari putri dan bulan, mereka berpikir mungkin mereka berdua sedang tengelam, tiba-tiba dari belakang mereka semua muncul cahaya putih, tak lama cahaya itu mengeluarkan suara jeburrr..... hingga Air memercik kemana-mana, suara itu membuat mereka semua berbalik ke belakang.
Bagus dengan cepat keluar ke permukaan air dan berdiri, sepertinya dia baru sadar setelah Chika, Dita, Hariyati dan Niken melihat ke arahnya yang telanjang bulat, mereka semua tidak berkedip melihatnya, bulan dan Putri keluar dari dalam air dengan perlahan-lahan, dirinya tanpa sengaja menyenggol tubuh bagus dari belakang.
Allhasil dia pun terjatuh memeluk ke empat gadis yang ada di depannya, kedua tanganya tanpa sengaja memegang *******-***** buah dada mereka semua, sedang kaki Chika menyentuh sesuatu yang sangat keras, hingga dia berteriak KYAAAAAa.......Chika tanpa sadar melempar tubuh bagus keluar dari cendela.
"Huh dasar laki-laki membuatku shock, apa kalian baik-baik saja" tanya Chika.
Diapun kaget melihat ketiga temanya yang duduk termenung.
Hariyati dan Dita pandanganya terlihat kosong, sedang Niken wajahnya senyum-senyum sendiri, sedang Chika menjadi sangat marah namun pipinya menunjukan kalau dia suka melihatnya.
__ADS_1