Satria Naga Legendaris

Satria Naga Legendaris
DATANGNYA MONSTER SERIGALA PETIR


__ADS_3

Mereka Berdua mulai bekerja sama dengan sekuat tenaga, sedangkan Linda memegang bahu Miya dan mencetikan jarinya, Sehingga Waktu mulai berhenti, namun Tubuh Mereka Berdua masih bisa bergerak, Miya menjadi sangat kaget dan heran dengan Jurus yang dikeluarkan oleh Linda.


Bahkan Monster Singa juga ikut berhenti bergerak, karena waktu tidak berjalan seperti biasanya, namun Bola Api Dobel milik Miya masih terus membara, Linda menyuruh Miya untuk menembakkan ke arah Lawanya karena kekuatanya akan segera habis.


mendengar kata-katanya. Miya menjadi sangat panik sekali, dengan cepat Dia menembakkan ke arah Monster yang tidak bergerak.


Tetapi anehnya ketika Bola Api Dobel mengenai Monster Singa, Tiba-tiba Sihir itu ikut berhenti seperti yang lainnya. Karena kekuatan Linda sudah mencapai batasannya, kondisi sekitar mulai berjalan seperti sedia kala, entah kenapa Monster Singa menjadi sangat kaget, kenapa Jurus Api Dobel menjadi tidak masuk akal.


Kedua Bola Api itu Tiba-tiba sudah ada didekatnya dan sangat dekat sekali, menghindar saja sudah sangat sulit pikirnya, setelah Bola Api mengenai Tubuhnya Dia pun mulai terbakar, kobaran Api itu mulai bertambah besar setelah Bola Api yang satunya ikut bergabung.


Kobaran Api ini tidak terasa panas dari luar, akan tetapi dari dalam panasnya bisa melelehkan apa pun yang di sentuhnya.


Chika, Niken dan Hariyati mulai bangkit dan mendekati Miya. Mereka bertanya apa yang telah terjadi.


"Tadi Aku melihat Sihir Bola Api Dobel milikmu sedang berada diatasmu, tetapi kenapa Tiba-tiba Bola Api itu bisa berpindah tempat dengan sangat cepat" tanya Chika dengan sangat penasaran.


"Aku juga sempat melihat, seperti tidak masuk akal bila dinalar" kata Niken merasa sangat heran.


"Oh soal Sihir yang membakar Tubuh Monster itu ya" jawab Miya dengan sangat singkat.


"Iya Aku hanya ingin tahu dan Aku ingin mendengar langsung Darimu" ucap Hariyati sambil tersenyum.


"Kakak Linda bolehkah Aku terus terang kepada Kakak yang lainya" tanya Miya kepada Linda.


"Iya silakan saja......tapi sekarang Aku sudah tidak bisa membantu lagi, untuk berdiri saja Aku sudah tidak bisa hehehehe......" Jawab Linda sambil tersenyum lebar.

__ADS_1


Miya mulai menjelaskan kepada Kami Semua, kalau Dirinya sedang dibantu oleh Linda dengan kekuatan Waktu miliknya, namun kekuatan itu sangat menguras tenaga pemakainya. Dengan Semua penjelasan yang dikatakan Miya, Kami Semua pada Akhirnya mulai mengerti, Kami Semua mulai melihat kearah kobaran Api.


Disana terlihat Api itu tidak setabil, kali ini terlihat seperti ada perlawanan dari dalam kobaran Api.


Putri yang melihat kejadian itu sedang tersenyum, karena Monster miliknya tidak akan bisa dikalahkan dengan sangat mudah, karena Monster itu adalah monster Ultimate pikirnya.


Putri berharap Semua Teman-temannya bisa menjadi lebih kuat dari sebelumnya, karena Musuh yang akan Mereka hadapi sangatlah kuat, jauh lebih kuat dari Monster Singa.


Yang benar saja Kami Semua menjadi sangat kaget, ketika kobaran Api yang begitu besar dan kuat diserap oleh Tubuhnya, Api yang sangat besar Tiba-tiba mulai padam.


Disana terlihat sangat jelas, Monster Singa menggunakan amor Api yang sangat kuat, namun Mereka Semua tidak pernah menyerah walaupun musuhnya semakin bertambah kuat


Sedangkan Aku hanya melihat saja dari kejahuan, walaupun harus mati Mereka Semua tidak akan pernah menyerah, Mereka mulai bersiap meningkatkan kekuatan menjadi LV2, ketika Tubuh Mereka Semua diselimuti aura Putih.


Pada saat itu juga Tanah mulai bergetar dengan sangat hebat, serta Angin mulai berhembus sangat kencang, Putri hanya tersenyum manis setelah tahu Teman-temannya menggunakan kekuatan LV2.


Tiba-tiba Sintia mengengam telapak Tanganku dengan penuh harapan.


"Kak Bagus tolong bantu Mereka, seandainya Aku bisa seperti Mereka Aku akan membunuh Monster itu" ucap Sintia sambil mengengam Kedua Tanganku.


"Kali ini Aku tidak banyak membantu Mereka, karena Tubuhku tidak bisa mengeluarkan kekuatan Satria Naga. Untuk saat ini Aku tidak bisa karena satu sebab yang membuatku bingung" Jawabku dengan sedikit bingung.


"Sebab apa Kak, kalau boleh Aku hanya ingin tahu, seandainya Aku bisa berguna dan membantumu" ucap Sintia sambil tersenyum manis.


Dengan rasa ingin tahu dan bisa berguna untuk orang yang Dia kagumi, Sintia berharap bisa mendengar apa isi hati orang yang Dia kagumi, tetapi Aku tidak bisa menjawabnya, karena sebuah Ciuman bisa merubah seseorang menjadi pengawal Satria Naga, walaupun dengan sedikit menyesal Sintia berusaha menghiburku dengan senyumannya.

__ADS_1


Sementara dari jauh munculah Monster Serigala Petir, Dia sedang mengamati pertarungan Kami Semua, sedangkan disisi lain Ketiga Monster mulai muncul disamping Pesawat milik Niken.


Mereka sedang menunggu Satria Naga kembali, hari ini Aku sangat tidak di untungkan dengan munculnya Monster yang sangat kuat dan ke empat Monster lainya.


Sementara pertarungan Mereka masih terlihat sangat seimbang, namun hanya Mereka Semua yang bisa menentukan menang atau kalah, ataukah dimakan oleh Monster.


Mereka Bertiga mulai berlari kearahnya, namun Monster itu hanya bertahan dan tidak menyerang sama sekali. Dia ingin mematahkan semangat Mereka Bertiga menggunakan Pelindung Api, karena jalan Mereka bertiga telah dihalangi oleh sebuah Pelindung.


Mau tidak mau Mereka Bertiga harus mengeluarkan Jurus Mereka masing-masing, Chika menggunakan Jurus jarum Kegelapan dan menusukkannya bertubi-tubi, akan tetapi Jurus itu tidak bisa menembus Pelindung Api miliknya, sedangkan Niken dari arah samping kanan, Dia menembakkan Jurus Cahaya Laser Super dengan sekuat tenaga.


Akan tetapi Pelindung itu tidak bisa dihancurkan, sedangkan Hariyati berlari kearah samping kiri, Dia menembakkan Jurus 1.000 Pisau Cahaya Super, namun prisai itu masih tetap kokoh dan tidak bisa ditembus.


"Walaupun Kalian menyerang beberapa kali, pelindungku tidak akan bisa Kalian hancurkan" ucap Monster Singa dengan sangat bangganya.


"Kamu jangan sombong dulu, Aku akan menghancurkan pelindungmu dengan seluruh kekuatan Kami bertiga" Jawab Chika dengan sangat yakin.


"Iya itu pasti dan Kami tidak akan kalah bila melawan Monster sepertimu" ucap Niken.


"Akan Aku hancurkan tekat Kalian Semua, dan akan Aku buat Kalian Semua merasakan ketakutan yang sangat luar biasa hahahaha....." Kata Monster Singa sambil tertawa.


"Tertawalah terus selagi Kamu bisa, karena hari ini adalah ajalmu" jawab Hariyati sedang mengingatkan.


Mereka Semua menembakkan Jurusnya masing-masing dengan serempak, ketika Jurus Mereka berbenturan terjadilah guncangan yang sangat hebat, sedangkan Sintia yang hanya bisa merasakan, Dia dibuat takjub dengan getaran yang ditimbulkan oleh Jurus Mereka Bertiga.


Namun kenapa Pelindungnya tidak tergores sedikitpun, akan tetapi Mereka Semua tidak akan pernah menyerah, sebelum ajal menjemputnya. Chika mengatakan sesuatu kepada Teman-temannya agar tidak menghentikan serangan Mereka Berdua.

__ADS_1


Serangan demi serangan berhasil ditahan, namun Chika mulai berpikir bagai mana caranya agar Jurusnya bisa menembus Pelindungnya, tidak lama Satu cara pun terlintas dibenaknya, dengan Tangan peledak yang masuk ke dalam Tanah, Jurus itu bisa menghancurkan Pelindungnya dari dalam pikir Chika.


Kali ini Mereka Bertiga mulai kehabisan tenaga, karena Mereka telah menggunakan Jurus yang sudah Mereka keluarkan terus-menerus.


__ADS_2