
Sementara di tempat yang sangat gersang, disana terlihat Dinda sedang menyerap semua aura yang terpancar didalam Pedang kehancuran, disaat dia belum selesai menyerap sepenuhnya, tiba-tiba tubuh Dinda perlahan-lahan berubah menjadi Monster Ratu kematian, wajah yang terlihat sangat seram serta mulutnya menjadi sangat lebar, serta di tumbuhi oleh taring yang sangat panjang.
Tangan serta kaki berwarna hitam berduri serta kuku yang sangat panjang dan tajam, kelopak yang ada diatas Kepalanya terlihat sangat menakutkan, dia berteriak hoaaaaah........ teriakan itu membuat Dino merasa tidak nyaman, tiba-tiba Dinda menyerang Dino dengan cakaran kuku, akan tetapi dia bisa menghindarinya dengan sangat cepat, walau begitu dia masih tetap menyerang dan terus menyerang temannya yang bernama Dino.
Kali ini Dino mencari cara agar temannya bisa terbebas dari cengkeraman Monster Ratu kematian, ketika dia sedang berpikir tiba-tiba Dino terkena sebetan ekor dan tertangkap oleh ekornya.
Mulut sang Monster Ratu kematian terbuka sangat lebar, didalam mulutnya muncul Gigi-giginya yang lain terlihat sangat tajam, serta mengeluarkan Air liur yang sangat banyak.
Kali ini Dino harus berbuat sesuatu sebelum dia menjadi santapan Monster, dia perlahan mengerakkan tanganya kali ini Dino bisa melepaskan diri dengan sangat mudah, akan tetapi kejadian itu membuat dirinya menjadi sangat marah.
Mulut yang telah terbuka lebar tiba-tiba dari dalam mengeluarkan Cahaya, karena dia tidak ingin mangsanya lepas dia menembakkan jurus semburan racun kegelapan.
Ketika cahaya itu ditembakkan, tubuh Dino kaget ternyata yang ditembakkan bukanlah jurus Laser yang bisa membuat tubuh hancur, tetapi jurus itu seperti semburan Air.
Tubuh Dino terkena serangan hingga membuat dirinya lemas dan tidak bertenaga, tetapi sebelum di a jatuh pingsan Dino berusaha melepaskan diri, ekor yang sangat besar dan kuat membelit tubuhnya dengan sangat kuat, sehingga Dino tidak bisa bergerak sedikitpun.
Hanya ajal yang akan menjemputnya, tetapi kali ini dia tidak patah semangat untuk berusaha menyadarkan temannya, Dino mengeluarkan pelindung diri, ketika pelindung itu tercipta, tiba-tiba ekor Monster Ratu kematian perlahan-lahan mengalami retakan, dari kecil lama-kelamaan menjadi besar.
Retakan itu mengeluarkan darah yang cukup banyak, dan tidak berselang lama ekor yang melingkarinya terputus, jeritan yang sangat keras terdengar Ghooooooaaaa.......
"Maafkan aku bila tidak begini aku yang akan mati, karena tugasku hanya untuk melindungimu dari bahaya yang akan menimpa dirimu" kata Dino dengan sangat tenang.
Kemarahan Monster Ratu Kematian membuat Dino semakin ingin menyadarkannya, akan tetapi dia tidak mengetahui bagaimana caranya agar temanya tersadar dari Monster Ratu Kematian.
Tiba-tiba terdengar suara Raja Naga Kegelapan, suara itu membuat Monster Ratu Kematian terdiam, namun suara itu membuat Dino memberi hormat, karena suara itu berasal dari Raja yang telah menciptakan dirinya, sekaligus Raja yang memberi dia kekuatan.
__ADS_1
"Hei......pengawalku Dinda sadarlah, dirimu sudah dipengaruhi dan di kendalikan oleh tubuh Monster besar yang telah berhasil mengalahkanmu" ucap Raja Naga Kegelapan.
"Hehehe........ pengawalmu tidak akan bisa kembali kepadamu, dia sudah aku kendalikan dan sekarang dia telah menjadi budakku"
"Oh jadi kamu belum tahu siapa diriku ya, hei Monster bodoh" kata Raja Naga Kegelapan.
Setelah berkata tiba-tiba Raja Naga Kegelapan pun datang dan masuk kedalam tubuh Dinda, dia mencari-cari tubuh Monster yang telah mengendalikan tubuh Dinda, dia berpikir kalau Monster itu berada di otaknya, setelah dia pergi ke bagian otak ternyata benar yang telah dia pikirkan.
Disana terlihat tubuh Dinda sedang di rantai mengunakan rantai berwarna merah, sedang didepannya terlihat sebuah Monster yang sangat besar sedang mengendalikan tubuh Dinda.
"Ternyata kamu yang telah mengendalikan tubuh pengikutku, apa kamu belum tahu siapa aku yang sebenarnya" kata Raja Naga Kegelapan dengan sangat lantang.
"Aku tidak perlu tahu siapa dirimu yang terpenting bagaimana caramu bisa datang ke mari"
Perkataan Raja Naga Kegelapan membuat Monster itu menjadi sangat marah, dia berlari menyerangnya dengan kekuatan dan sebuah pedang berwarna merah berukuran besar.
Ketika pedang besar itu dia diayunkan tepat kearahnya dia berhasil menghindar dan memukul balik Monster itu dengan tinjunya.
Monster itu terlempar dengan sangat cepat membentur dinding yang berbentuk seperti otak Manusia, dengan kukunya Raja Naga Kegelapan memotong rantai yang membelenggu kedua tangannya.
Setelah mengetahui kekuatan lawanya yang sangat kuat dia pun tunduk kepadanya, dia mendekati Monster itu dan menyuruh Monster itu untuk membantu pengawalnya.
Setelah mendengarkan permintaan lawanya dia pun berdiri dan menyatu dengan tubuh Dinda, kali ini kekuatan Dinda terasa sangat besar, kekuatan itu jauh lebih besar dari sebelumnya.
Ketika tubuh Monster dan tubuh Dinda bersatu Raja Naga Kegelapain pun menghilang, Dinda di buat bingung oleh Rajanya.
__ADS_1
Ketika Monster Ratu Kematian hampir membunuh Dino dia pun tersadar, matanya yang berwarna putih sekarang berubah menjadi warna merah.
Setelah melihat temannya sudah bisa mengendalikan tubuhnya Dino pun roboh, tubuh Monster Ratu Kematian perlahan-lahan ukurannya mengecil, tidak berselang lama tubuhnya pun kembali seperti semula.
Dia mendekati Dino dengan perlahan-lahan, setelah dekat dia meletakan telapak tangannya di dada Dino, tidak butuh waktu lama racun yang menyebar kedalam tubuh Dino pun terserap oleh telapak tangan Dinda.
Ketika semua racun terangkat Dino pun sadarkan diri, tetapi kondisi badanya terlihat lemas, mau tidak mau Dinda menjaga tubuh temannya.
Sementara di Negeri Moderen Sugiyono masih berdiri menatap Iblis Kekacauan, Iblis itu menyerang dengan pukulan dan tendangan serta sebetan ekor, tetapi semua seranganya berhasil dihindarinya dengan sangat mudah, kejadian itu membuat Iblis kekacauan menjadi sangat khawatir sekali.
Gadis dan suci sangat kaget melihat sosok Bagus yang telah berubah, sosok yang sangat kuat jauh melebihi lawannya.
Iblis kekacauan merasa sangat marah sekali, dia pun menembakkan Bola penghancur tanpa batas tepat ke arah Sugiyono.
Ketika Bola penghancur tanpa batas tercipta, terjadilah guncangan yang sangat kuat, kali ini ukuran Bola itu lebih besar dari sebelumnya, akan tetapi Sugiyono merasa bosan dengan kekuatan lawannya.
Tidak berselang lama bola kehancuran Tanpa batas ditembakkan, dengan sangat cepat jurus itu melesat kearah Sugiyono, Ketika bola itu di tepis dengan tangan kirinya, Iblis kekacauan menjadi sangat kaget.
Dia sempat bertanya-tanya siapakah Manusia yang ada di depannya.
Akan tetapi Sugiyono berlari dengan sangat cepat, tetapi kecepatan Sugiyono jauh lebih besar dari pada kekuatannya, Iblis kekacauan terkejut setelah melihat lawanya yang berlari dari jauh kemudian tiba-tiba dia menghilang dan muncul di belakangnya.
Dengan cepat cengkeraman tangan Sugiyono mengengam tangan kanan Iblis kekacauan, tidak berselang lama tangan itu pun terputus dari badanya, terdengarlah teriakan yang sangat keras HOaaaaahhhhh.......
Dia pun melesat pergi menjauh dari tubuh Sugiyono, dia takut kalau dirinya bisa dengan sangat mudah dibunuh olehnya.
__ADS_1