Satria Naga Legendaris

Satria Naga Legendaris
MONSTER BAYANGAN MENYERANG KOTA


__ADS_3

Hariyati menghampiri Niken dengan cepat dia membisikan kata-kata yang membuat Niken terdiam,sedang Bagus dan Chika menjadi bingung dengan tingkah laku dia.


"Hariyati apa yang telah kamu bisikan ke pada Niken,aku jadi penasaran dengan tingkah lakumu" ucap Bagus.


"Maaf aku hanya ingin tanya tentang tulisan kuno dengan lebih dekat saja hehehehe" jawab Hariyati dengan senyum lebar.


"Aku sudah lima tahun mengembara dan mencari tahu tentang Satria Naga Legendaris yang menjadi legenda selama 500 tahun,di sana tertulis kalau tulisan itu di buat oleh manusia yang telah bersatu dengan Satria Naga Legendaris,tulisan itu bercerita tentang kekuatan Raja Naga Kegelapan bisa di kalahkan oleh kekuatan 5 suci dari Satria Naga Legendaris.


Namun ketika dia mendapat 2 kekuatan suci tiba-tiba Raja Naga Kegelapan muncul dan membunuhnya,tapi yang dia sesali satu kekuatan suci miliknya malah berpihak kepada musuh" ucap Niken.


"Jadi yang di maksut kekuatan suci itu kami para pengawal Satria Naga Legendaris" tanya Hariyati dengan sangat serius.


"Iya betul kekuatan suci itu adalah kalian berdua,di sana tertulis kekuatan suci itu ada lima elemen.


Cahaya,kegelapan, api, air dan tanah" ucap Niken.


Mereka membicarakan tentang masa lalu Satria Naga Legendaris,namun niken belum pernah menemukan Negeri Cahaya,Negeri itu adalah Negeri di mana Satria Naga Legendaris di lahirkan.


Namun Niken mengatakan kalau di Pulau terbang telah di jaga oleh Monster yang sangat kuat,tapi dia tidak mengetahui Monster apa yang menjaga pulau terbang tersebut,karena Niken takut akhirnya dia memutuskan untuk pergi dari sana.


Suasana di rumah Niken semakin rumit dan menegangkan,karena Niken gadis yang baru di kenalnya dia tidak mempercayai semua perkataannya,mereka semua tidak mau menyakiti hatinya.


Tapi kalau semua itu terjadi maka profesor Yudi tidak akan mau membantu mereka untuk menuju Pulau terbang.


"Nah kamu sudah tahukan kalau kami ini Satria Naga Legendaris yang sesungguhnya" ucap Chika.


"Tidak aku masih tidak percaya kalau kalian adalah Satria Naga Legendaris yang asli,sebelum bagus menciumku" jawab Niken dengan tegas.


"Kalau masalah itu beri aku waktu untuk berpikir" ucap bagus.


"Baiklah kalau begitu kalian bisa menginap di tempatku.Teman apa kamu juga mau menginap di tempatku???" tanya Professor Yudi.


"Aku tidak bisa meninggalkan tempat jagaku,baiklah sekarang aku akan pergi" jawab Manusia Emas.


Setelah Manusia Emas pergi Niken mengantar Bagus dan kawan-kawan pergi ke kamarnya, perjalanan mereka melewati lorong yang sangat panjang, sedang di kanan dan kiri terdapat banyak pintu berwarna putih, pintu itu sangat kokoh dan elegan.


Setelah mereka sampai di ujung lorong di sana terdapat satu pintu yang sangat besar, ukuran pintu itu lebih besar dari pintu yang lain, ketika hendel pintu di sentuh dan di buka.


Mereka semua nampak terkejut dengan perabotan yang ada di dalamnya, semua perabotan yang di dalam ruangan sangat mewah dan pastinya sangat mahal, di samping jendela tertata bunga mawar yang sangat cantik, serta kamar tidur yang sangat besar dan bersih, di sana terdapat empat tempat tidur yang tertata rapi membuat hati merasa nyaman.


Chika menghampiri tempat tidur dengan selimut putih, saat dia duduk di atas tempat tidur tiba-tiba dirinya merasa sangat nyaman.


"Tempat tidur ini terbuat dari matras yang sangat mahal, sangat nyaman namun aku belum pernah merasakan matras yang seperti ini terlalu nyaman di pakai" ucap Chika dengan sangat senang.


"Tempat tidur itu buatanku sendiri, campuran silikon dan spon super" jawab Niken.


"Ternyata kamu ini orangnya sangat pintar sekali" kata Chika.


"Niken apa kamu yakin tentang lima pengawal yang kamu maksut???" tanya Hariyati dengan sangat penasaran.


"Apa kamu meragukan aku yang telah menerjemakan tulisan kuno Satria Naga Legendaris yang terdahulu, walau ada tulisan yang hilang.


Perlu kamu ketahui aku suka sekali berpetualang mencari informasi mengenai Satria Naga Legendaris" jawab Niken penuh percaya diri.


"Bukan begitu maksutku, bila kamu bukan pengawal Satria Naga Legendaris apa yang akan terjadi padamu, mungkin saja nyawamu sebagai taruhannya" jawab Hariyati.


"Aku mengerti akan kepanikkanmu, walau nyawa sebagai taruhannya aku tidak akan takut, namun di dalam hatiku yang paling dalam aku hanya ingin menciptakan perdamaian seperti sedia kala tanpa pelindung yang ada di kota ini.


kami para penduduk Kota Palam merasa tidak bebas, karena kami tidak boleh pergi ke Kota lain dengan berjalan kaki, bila kami memaksa maka kami bisa di bunuh dan di makan oleh Monster yang ada di Kota lain" ucap Niken dengan serius.


"Pemikiran kamu sama seperti pemikiranku, tapi yang jadi permasalahannya apa kamu memiliki kemampuan untuk bela diri???" tanya Hariyati.

__ADS_1


"Aku sudah belajar beladiri setiap hari kalau ada waktu senggang" jawab Niken.


Bagus cuma melihat mereka berdua bercakap-cakap dengan serius, sedangkan Chika dan Linda sedang asik menikmati tempat tidur yang sangat nyaman, serta camilan yang sangat lezat.


Setelah berbincang-bincang Niken mengajak mereka menuju ruang makan, pemandangan dapur yang sangat luas dan meja makan yang berbentuk bundar berukuran besar, di sana terlihat banyak kursi duduk yang tampak lain dari kursi di meja makan pada umumnya.


Serta makanan yang sangat lezat siap untuk di makan bersama-sama, profesor Yudi mempersilakan mereka untuk duduk di tempat duduk, mereka kagum dengan kursi di meja makan sangat empuk dan nyaman.


Di atas meja makan di sana terlihat berbagai jenis masakan yang sangat banyak dan lezat, hingga membuat lidah mengeluarkan banyak air liur, ketika mereka semua sudah menduduki tempat duduknya masing-masing.


Mereka semua mulai menyantap makanan yang ada di atas meja, namun mereka heran dengan bagus dan chika, apa yang sedang di lakukan oleh Bagus dan Chika, mereka berdua cuma berdiam diri dan menutup mata serta mengangkat tangan di atas meja, kedua telapak tangan mereka di balik ke atas.


"Bagus apa yang kamu lakukan, kenapa kamu dan Chika menutup mata sambil mengangkat tangan di depan dada???" tanya Professor Yudi sangat penasaran.


"Kami sebelum makan harus berdoa terlebih dahulu" jawab Chika.


"Enak sekali masakan ini, siapa yang membuatnya???" tanya Hariyati.


"Yang membuat ini semua adalah Niken apa kalian semua menyukai masakannya???" jawab profesor Yudi.


"Iya masakannya sangat enak kalau aku bisa makan setiap hari pasti enak" ucap Bagus dengan senang.


"Kamu harus cium aku dan jadikan aku pengawal mu serta kamu harus menjadi suamiku" jawab Niken dengan senyum lebar.


"Kamu tidak boleh menikah, Bagus adalah kekasihku jangan coba-coba menggodanya ya" ucap Chika dengan kata-kata menyakitkan hati.


"Apa kamu yakin kalau kamu kekasihnya, jangan-jangan kalian berdua adalah teman dekatnya" jawab Niken balas menusuk hati.


"Susah-susah kalian berdua tidak boleh bertengkar" teriak Bagus.


"Pokoknya tidak ada kata-kata menikah apa kamu mengerti Niken" ucap Chika penuh dengan emosi.


"Ya sudah, bagai mana kalau aku ikut kalian berpetualang???


"Tidak boleh kalau kamu ikut kami nanti kamu bisa celaka" ucap Hariyati.


"Aku tidak takut akan bahaya yang akan menimpa diriku.


Kalau boleh tahu tujuan kalian ke mana setelah ini???


Pasti tujuan kalian ke pulau terbang, apa kalian tahu di mana pulau itu berada sekarang kalian pasti tidak tahu, terus kalian ke sana ingin menaiki pesawat milik ayahkukan, apa di antara kalian ada yang bisa mengendarainya???" tanya Niken.


"Tujuan kami memang ingin kesana tapi pulau itu selalu berpinda-pinda, kami ingin terbang dengan kendaraan milik Ayahmu" ucap Satria Naga Legendaris..


"Kedengarannya kamu bukan bagus, apa kamu Satria Naga Legendaris yang ada di dalam tubuh bagus" tanya Niken.


"Memang aku Satria Naga Legendaris yang kamu cari, aku akui kamu anak yang sangat pintar kamu bisa membaca tulisan kuno yang di tulis oleh majikanku, aku dan majikanku berkeinginan menciptakan kekuatan 5 elemen yang sangat kuat, tapi semua itu sia-sia" jawab Satria Naga Legendaris.


"Kenapa baru sekarang kamu mulai berbicara kepadaku Satria Naga" tanya Niken.


"Aku mulai berbicara karena kamu gadis yang sangat menarik dan pintar, terima kasih atas jamuan makan dan tempat tidur untuk kami semua" Jawab Satria Naga Legendaris, mengucapkan terima kasih.


"Baiklah kalian semua boleh pergi ke kamar kalian masing-masing dan selamat beristirahat" kata Niken.


Chika dan Hariyati memilih membantu niken membersihkan meja makan, sedangkan linda membantu mengeringkan piring yang sudah di cuci.


Di malam hari di tengah Kota yang sangat sedikit penerangannya, di sana terlihat seseorang sedang berjalan dengan tubuh sempoyongan sebentar-sebentar dia terjatuh.


Kemungkinan orang itu sedang mabuk karena alkohol, sedang matanya berwarna merah tapi anehnya bayangannya perlahan-lahan bergerak menutupi tubuhnya, terdengar jeritan yang memekakkan telinga AHHHHHHHHhhhh......


Teriakan yang sangat kencang membuat para penduduk penasaran dengan teriakan tersebut, para penduduk banyak yang keluar rumah dan menghampiri tempat di mana teriakan itu berasal, saat para penduduk berkerumun, mereka melihat ada seorang pria yang berusia 40 tahun, dia sedang terbaring kaku di tengah jalan.

__ADS_1


Penduduk pun tidak berani mendekat karena, tubuh pria itu mengeluarkan bayangan hitam yang begitu pekat, saat pria itu berdiri dengan perlahan tiba-tiba para penduduk mundur ke belakang.


Wajah pucat serta mata merah melotot melihat kerumunan penduduk, tak lama bayangan hitam menjadi besar dan mengeluarkan lidah yang sangat panjang, para penduduk yang melihat kejadian itu semuanya pada berlari berhamburan.


Tidak lama setelah itu muncullah orang yang mengaku sebagai Satria Naga Legendaris.


Rio melakukan aba-aba untuk menyerang sedangkan Rina menghunuskan pedang ke arah bayangan hitam yang cukup pekat, namun disisi lain Miya sedang melihat pertarungan mereka berdua.


"Hei Monster bagaimana kamu bisa masuk ke dalam Kota???


Kami sebagai Satria Naga Legendaris akan mengampuni perbuatanmu" ucap Rio.


"Pergilah dari kota ini sebelum kami membunuhmu, kami berdua mengampuni dirimu dan cepatlah pergi dari sini sebelum kami beruba pikiran" kata Rina.


Monster itu cuma melihat saja, tapi anehnya Monster itu malah tersenyum, dia mendengar perkataan mereka berdua yang mengaku sebagai Satria Naga Legendaris.


Udara di malam hari terasa begitu dingin, suara seranga mengiringgi sunyinya malam namun kesunyian malam berubah menjadi teriakan orang minta tolong.


Niken yang sedang berlatih di malam hari mendengar teriakan itu, dia menghampiri penduduk yang sedang lari terbirit-birit seperti orang ketakutan dengan sesuatu.


"Bapak ada apa kalian berlari seperti di kejar oleh Monster" tanya Niken.


"Memang ada Monster yang muncul, dia muncul di tengah kota tapi ada Satria Naga Legendaris yang melawannya, sebaiknya nona masuk saja ke dalam rumah" jawab penduduk.


Setelah mengatakan bapak itu melarikan diri mencari perlindungan supaya selamat, Niken pun masuk ke dalam rumah dan menyiapkan senjata andalannya, langkah kaki yang tergesa-gesa membuat profesor yudi penasaran.


Namun profesor yudi tidak panik pada niken yang akan menyelamatkan para penduduk dari serangan Monster, profesor yudi cuma mengatakan hati-hati pada anaknya yang bernama Niken, dengan berlari dia menghampiri kerumunan para penduduk.


Bagus, Chika dan Hariyati pun mengikuti dia dari belakang.


Di tempat Monster itu berada di sana terlihat para penduduk sudah menjauh tapi sebagian lagi sudah pergi meninggalkan tempat kejadian, sedang Satria Naga Legendaris yang bernama Rio, Rina dan Miya sedang menghadapi Monster yang sangat menjijikan.


"Kalian bertiga akan menjadi santapanku aku Monster bayangan akan menguasai kota ini" ucap Monster bayangan.


"Aku sebagai Satria Naga Legendaris tidak akan membiarkanmu melakukan itu" ucap Rio dengan nada tegas.


Monster Bayangan pun tertawa geli melihat seseorang yang mengaku sebagai Satria Naga Legendaris, tak lama Monster bayangan menyerang rio namun dia bisa menghindarinya, Monster Bayangan tertawa melihat musuhnya bisa menghindari serangannya.


"Oh kamu hebat juga bisa menghindari seranganku, kamu bilang kamu adalah Satria Naga Legendaris yang sudah bangkit lagi selama 5 tahun, apa betul begitu karena kamu telah menjadi idola di kota ini" tanya Monster Bayangan.


"Memang betul Satria Naga Legendaris yang ada di dalam diriku sudah bangkit dan bergabung dengan diriku selama 5 tahun" jawab Rio dengan tegasnya.


"Lucu sekali seseorang telah berani mengaku sebagai Satria Naga Legendaris, perlu kamu ketahui dan harus kamu ingat kalian bukanlah Satria Naga Legendaris yang aku cari melainkan kalian hanya Manusia biasa" ucap Monster Bayangan dengan sinis.


"Tutup mulutmu Monster jelek" jawab Rio.


"Baiklah kalau kamu ingin mati sekarang juga akan aku kabulkan" kata Monster Bayangan.


Kemarahan Monster Bayangan semakin menjadi karena melihat sikap pemuda yang bernama Rio, tak berselang lama bayangan yang menjulang ke atas terlihat tinggi.


Namun tak lama bayangan itu bercabang menjadi 5 dan bayangan itu menjadi runcing seperti jarum, tatapan tajam Rio melihat ke arah bayangan runcing hingga terjadi serangan saat Monster Bayangan tersenyum.


Serangan jarum bayangan menghujani tubuhnya, walau dia berhasil menghindar tapi kedua kakinya tertusuk hingga tembus.


Darah segar pun mengalir keluar membasahi celana, jeritan kesakitan keluar dari mulut Rio cukup keras, Rina pun menjerit histeris dan berusaha menolong rio dari jarum bayangan, ketika pedangnya dihunuskan ke jarum bayangan tiba-tiba pedangnya patah menjadi dua.


"Lihatlah pedangmu saja tidak bisa memotong tubuhku, sebaiknya kalian berdua mati saja di tanganku" ucap Monster Bayangan.


Monster Bayangan pun semakin marah melihat tingkahlaku kedua pecundang yang mengaku sebagai Satria Naga Legendaris, dengan cepat serangan jarum bayangan di keluarkan namun kepanikkan mereka berdua semakin terlihat jelas.


Tiba-tiba serangan bola api besar melesat dengan cepat hingga mengenai tubuh Monster Bayang.

__ADS_1


Ketika bola api besar itu membentur tubuhnya seketika itu pula tubuh Monster Bayangan terbakar, Rio dan Rina kaget dengan serangan yang di keluarkan oleh Miya.


Karena serangan dia, teman-temannya menjadi selamat dari maut.


__ADS_2