
Iblis yang bernama agung sedang menyaksikan pertarungan mereka dari atas langit, dia sangat menikmati jurus pengawal Air.
"Ternyata pengawal air sangat hebat, sebentar lagi akan ada pertunjukan yang jauh lebih hebat, Iblis Lalat akan segera bangkit dari tidurnya" ucap Iblis agung sangat pelan.
Tampaknya Iblis itu sangat tertarik dengan kekuatan yang di miliki oleh pengawal tipe air, dia tersenyum setelah melihat sosok Monster yang mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat dari jauh, Monster itu berjalan menuju arah Bagus dengan perlahan-lahan.
Sementara di Negeri Moderen, Linda terlihat sedikit khawatir dengan keadaan mereka semua yang sedang memasuki hutan, dia ingin membantu tetapi dirinya hanya akan menjadi beban mereka semua, karena dirinya tidak bisa bertarung seperti mereka.
Sedangkan bulan mengatakan kalau mereka semua akan baik-baik saja, tetapi akan ada bahaya yang akan datang menghampiri mereka semua.
Putri diam-diam pergi dari Negeri Moderen dengan jurus teleportasi, dalam sekejap tubuhnya menghilang tanpa meninggalkan jejak.
Kepergian Putri tidak di sadari oleh mereka berdua, karena kedua temanya sedang gelisah, kepada kondisi mereka yang ada di dalam hutan.
Sedangkan kondisi Di gurun kematian, terlihat Monster air sedang menyampaikan semua berita yang baru saja dia alami, dia sedikit tergesa-gesa namun Raja Iblis Joko sedang berjalan dengan sangat santainya.
"Raja aku ada berita buruk yang ingin aku sampaikan kepadamu" ucap Monster Air terlihat sangat gugup.
"Berita buruk apa yang ingin kamu sampaikan padaku" jawab Raja Monster Maikel.
"Kikikiki......temanku santai saja, kali ini mereka akan musnah di tangan Monster Lalat yang sudah menyatu dengan benih Iblis" kata Joko sambil tertawa kecil.
"Benarkah tugas kalian berdua sudah berhasil dengan baik" tanya Raja Monster Maikel dengan sangat penasaran.
"Hei teman kamu tahu dari mana kalau
Benih itu bisa bangkit lagi, kita berdua yang telah melihatnya, benih Iblis yang dimakan oleh Monster Lalat dengan cepat membunuhnya" ucap Monster Air sedikit panik.
"Kikikiki........aku dan anakku terhubung satu sama lain, Sekarang posisi dia sedang memantau mereka semua, akan aku perlihatkan gambar mereka yang sekarang, agar yang mulia tahu" jawab Raja Iblis Joko sambil tertawa kecil.
__ADS_1
Raja Iblis Joko membuat layar sihir yang cukup besar, layar itu menampilkan pemandangan yang di lihat oleh anaknya Iblis Agung, di sana terlihat Monster lalat yang sedang berjalan dengan tubuh retak-retak merah, tubuhnya memancarkan kekuatan yang sangat hebat, Raja Monster Maikel merasa sangat senang melihat kerja mereka berdua telah membuahkan hasil, dia memberi 500 keping emas untuk hasil kerja keras mereka berdua.
Namun tidak berselang lama munculah Putri di hadapan mereka semua, kemunculannya membuat mereka sangat kaget, kenapa tiba-tiba muncul anak kecil di hadapan mereka.
"Hei......Joko panglima terkuat no 5, Ke ikut campuranmu apa perintah dari ayahku Raja Kehancuran" Tanya putri dengan rasa ingin tahu.
"Kikikiki........memangnya kamu siapa hei Gadis kecil" kata Raja Iblis Joko.
"Kamu tidak ingat denganku ya tentang 1.000 tahun yang lalu, siapa yang menghancurkan semua pasukan Iblismu, apa perlu aku menyadarkanmu dengan kekuatanku" jawab Putri.
Raja Monster Maikel menjadi bingung dengan perkataan dari gadis kecil yang ada di depannya, dia mulai menyerang gadis itu dengan semua kekuatan yang dia miliki, walaupun dia anak kecil Raja Monster Maikel tidak akan segan untuk membunuhnya.
Dia mengeluarkan jurus bola hitam yang sangat besar, terciptanya jurus itu membuat lantainya bergetar dengan sangat hebat, semua Monster bawahannya ketakutan, mereka semua berlari mencari tempat untuk berlindung, agar mereka semua tidak terkena dampaknya, sedangkan jurus itu adalah jurus andalannya.
"Aku tidak perduli dengan semua kata-katamu, karena kamu sudah lancang telah memasuki wilayahku maka kamu harus mati sekarang juga di tanganku" teriak Raja Monster Maikel dengan sangat marah.
"Apa kamu pikir dengan jurus rendahan seperti ini kamu bisa membunuhku, sebaiknya aku harus memberi kamu pelajaran" ucap Putri dengan tatapan dingin.
Bola hitam yang mengurung tubuhnya pun menghilang ketika telapak tanganya mengeluarkan cahaya kacil, jurus itu dibungkus oleh cahaya kecil yang ada di telapak tangannya, dengan sangat mudah jurus itu di lontarkan hingga menembus dinding istana.
Ledakan DHUUARRRrrr...... pun terdengar sangat keras, ledakan itu membuat dinding atap istana menjadi hancur, hingga membuat kabut berwarna hitam pekat serta puing-puing dinding berjatuhan menimpa banyak Monster yang ada di bawahnya, sedangkan untuk Monster yang lainya berhamburan keluar, karena mereka semua sangat panik.
Dia pun kaget kenapa jurus terkuat miliknya bisa dengan mudahnya di lontarkannya.
Dalam sekejap Putri sudah berada di depannya dan melancarkan pukulan dengan tangan kirinya, tanpa bisa menghindar pukulan itu dengan sangat cepat mengenai tubuh Raja Monster Maikel, tubuhnya melesat membentur dinding hingga mengeluarkan bunyi bhummm....yang cukup keras.
Debu hitam pun berterbangan menutupi lokasi benturan, ketika debu hitam menghilang sepenuhnya, di sana terlihat tubuhnya Raja Monster Maikel mengeluarkan darah dari mulutnya, dia heran dengan satu serangan dia bisa di buat tak berdaya.
"Hei Joko apa aku harus menunjukan wujudku yang sebenarnya padamu" teriak putri dengan sangat keras.
__ADS_1
Raja Iblis Joko hanya diam saja tanpa menjawabnya, sikap Joko membuat putri menjadi sangat marah, kali ini tubuh putri mengeluarkan cahaya merah berkilau, dalam hitungan detik tubuh berukuran kecil berubah menjadi gadis dewasa.
Tubuh seksi berparas cantik dan bermata biru serta rambut berwarna merah panjang berkilau, Raja Iblis Joko dengan cepat menundukkan kepala dan memberi hormat, Raja Monster Maikel dan Monster Air kaget setelah melihat temannya menunduk kepada gadis itu.
"Hormatku untuk Ratu Kehancuran, maafkan aku tidak mengenalimu Ratu" ucap Raja Iblis Joko menundukkan kepala dengan rasa takut.
"Baguslah kalau kamu masih mengingat wujud asliku, tetapi jangan panggil aku Ratu Kehancuran, panggil saja namaku Putri" jawab Putri.
Raja Monster Maikel menundukkan kepala setelah mendengar nama Ratu Kehancuran, wajahnya terlihat sangat pucat, dia merasa sangat ketakutan kalau Ratu akan membunuhnya.
"Untuk kamu Raja Monster, boleh saja kamu berambisi untuk membunuh Satria Naga Legendaris, tetapi ingat aku ke sini tidak memcegahmu untuk membunuhnya, aku kesini karena aku ada kepentingan dengan Raja Iblis Joko" kata Putri.
"Putri ada apa mencariku???" ucap Raja Iblis Joko dengan rasa ingin tahu.
"Ayahku mencarimu, sudah 500 tahun kamu meninggalkannya tanpa kabar, kemarin akhirnya kamu muncul dan membuat keributan di Negeri Moderen, aku ingin bicara padamu tetapi aku takut mereka semua mengetahui penyamaranku" Jawab putri dengan serius.
"Aku pergi sebentar hanya untuk bersenang-senang, tetapi aku malah terbawa suasana yang ada di dunia ini" ucap Raja Iblis Joko.
"Apa kamu pikir cuma sebentar, sudah 500 tahun kamu pergi meninggalkan kursi panglima hanya untuk bersenang-senang, bila tujuanmu sama seperti Raja Naga Kegelapan melenceng dari tanggung jawab, maka aku tidak akan segan-segan menghancurkanmu seperti dia" jawab Putri dengan sangat marah.
"Maafkan aku Putri, dengan segera aku akan menemui Raja" kata Raja Iblis Joko.
Setelah berkata Raja Iblis Joko menghilang dari pandangannya, sedangkan Raja Monster Maikel pernah mendengar, kalau Rajanya yang memberi tugas untuk menjaga segel Satria Naga Legendaris pernah di hajar habis-habisan hingga sekarat.
Ternyata dia adalah Ratu Kehancuran, sedangkan putri mendekatinya dan mengatakan sesuatu yang membuat dia menjadi sangat ketakutan.
"Bila Raja Naga Kegelapan tahu kalau kamu sudah melenceng dari tugas, maka tamatlah sudah riwayatmu" kata Putri.
Setelah mengatakannya, wujud putri kembali menjadi wujud anak-anak dan pergi menghilang begitu saja tanpa jejak.
__ADS_1