Satria Naga Legendaris

Satria Naga Legendaris
PERTEMPURAN TERAKHIR


__ADS_3

Raja kehancuran mengajak Raja Iblis Joko untuk bercerita tentang kehidupannya selama Dia meninggalkan dirinya, karena merasa sangat bosan Raja Iblis Joko pergi untuk mencari sesuatu yang membuat hatinya merasa senang, Dia menyukai seorang wanita yang bernama Mayang, setelah mendapatkan anak darinya Mayang meninggal karena sakit yang Dia derita sudah cukup lama, sehingga Raja Iblis Joko menjadi fustrasi.


Dia berkelana bersama dengan anaknya yang bernama Iblis Agung ke seluruh tempat, hingga dirinya suka bermabuk-mabukan dan bermain wanita, disamping itu Dia juga melakukan eksperimen dengan Benih Iblis yang telah Dia ciptakan.


Raja kehancuran mulai tertarik dengan Benih Iblis yang dibuat Raja Iblis Joko. Dia meminta agar eksperimennya di lanjutkan, dan diproduksi dalam sekala besar. Karena dengan Benih Iblis Dia akan menyerang Negeri Cahaya.


Kali ini Raja kehancuran menginginkan perang besar dengan para Dewa, sedangkan panglima yang lainya merasa senang, karena mereka pikir Raja Iblis Joko sedang berkhianat kepada Rajanya, ternyata temannya sangat membantu sekali dalam hal peperangan.


Sementara Raja Naga Kegelapan juga mendapat pesan dari Raja Kehancuran, bila sudah waktunya mereka semua akan dikerahkan untuk menyerang Negeri Cahaya, karena negeri itu terhubung dengan istana dewa Pencipta.


Sementara pertarungan di Gurun Kematian masih terlihat sangat mengerikan, Tubuh Raja Monster melayang-layang di Udara sambil meneteskan Darah segar, dada tengah tertanam jantung Pohon Iblis Kematian, sedangkan dada atas dan bawah tertanam 10 Benih Iblis.


Aura yang Dia keluarkan melebihi Pohon Iblis Kematian, auranya jauh lebih kuat karena jantung itu didukung oleh Benih Iblis yang lainnya. kali ini matanya berubah menjadi merah seperti Darah, serta kedua kakinya perlahan-lahan muncul dan di ikuti oleh tangan yang sudah hilang.


Sekarang tubuh Raja Monster sudah pulih dari luka-luka, tetapi tidak lama tubuhnya mengalami perubahan yang sangat drastis, badan yang sangat tinggi dan berotot, serta kakinya mengeluarkan tanduk seperti tanduk kumbang, sedangkan dadanya muncul sebuah mata yang cukup besar, dipunggungnya keluar sayap yang cukup lebar seperti sayap Naga.


Kepalan tangannya terlihat kekar dan kepalanya tumbuh tiga tanduk yang cukup besar dan panjang berwarna merah, seluruh tubuhnya berwarna hitam seperti armor yang sangat kuat.


Ratu Pencipta merasa khawatir dengan musuhnya, kali ini Dia sangat berbeda dari Monster pada umumnya, karena Dia telah menjadi Raja Iblis Kematian. Hariyati sangat bersemangat ketika melihat lawannya yang sangat kuat, Niken, Dita, Yuyun dan Chika tidak mau mengalah.


Mereka semua mulai berlari menyerang dengan kekuatan penuh, pukulan dan tendangan serta sayatan mata pedang Petir kembar berhasil Dia hindari dengan sangat mudah, sedangkan Yuyun dan Lili menyerang dengan mengunakan pukulan dan tusukan Tongkat Emas yang berukuran sangat besar.


Namun kedua serangan itu berhasil di tahan dengan kedua tangannya, serangan yang sangat kuat mereka berdua berhasil ditahan, kali ini kesempatan Chika, Hariyati dan Dita menyerang dua celah yang terbuka lebar.


Dengan sangat cepat ketiga pedang itu menyayat tubuhnya, namun mereka semua dibuat kaget oleh lawannya yang begitu kuat, ketiga pedang tidak mampu memotong tubuhnya apa lagi mengoresnya.


Dengan tekanan Udara yang dilontarkan oleh lawannya, Hariyati, Dita dan Chika terlempar cukup jauh dan terjatuh, sedangkan kedua tangannya mengeluarkan kilatan hitam, jurus itu membuat Yuyun dan Lili terlempar cukup jauh, Hingga membentur Tanah dan terguling-guling.


Bagus pun sangat marah Dia menyerang dengan menggunakan jurus Lima Bola Merah, ketika jurus itu ditembakkan ke arah lawanya, dengan sangat mudah jurus itu ditepis oleh tangan kirinya.


Tidak berhenti sampai disana Bagus menggunakan jurus pukulan api hijau, kali ini pukulan itu berhasil mendarat di dada Raja Iblis Kematian, namun pukulan itu tidak berpengaruh sama sekali ke tubuhnya, dia hanya melihat serta mengayunkan jarinya hingga Bagus terlempar dan terguling-guling di atas Tanah.


Tiba-tiba tubuh Bagus ditangkap oleh pengawal elemen Es, kali ini Dia ikut membantu untuk membereskan musuhnya, kedua Gadis topeng kelinci berlari kearahnya dan menyerangnya dengan menggunakan pukulan dan tendangan memutar, namun serangan mereka berdua juga tidak berpengaruh kepada lawannya.

__ADS_1


Gadis dan Suci merasa sangat panik setelah mengetahui kekuatan lawannya, Dia mengayunkan tangan kirinya hingga membuat mereka berdua terlempar jauh dan membentur Tanah.


"Mau apa lagi Gadis itu datang kemari" kata Niken terlihat sangat tidak senang.


"Kalian kan sudah tahu kalau aku juga pengawal elemen Es, kesampingkan dulu pembicaraan yang tidak berguna, sebaiknya kalian semua harus berhati-hati karena Dia bukan lawan yang dapat di kalahkan dengan sangat mudah.


Kali ini Putri melayangkan pukulan bertubi-tubi terkuat miliknya, akan tetapi Dia hanya bisa membuat mulutnya lawannya mengeluarkan Darah hanya sedikit, Putri pun terkena serangan balasan. pukulan dan tendangan mengenai tubuhnya hingga Dia terlempar jatuh ke Tanah dan terguling-guling.


"Sial Dia lebih kuat dariku, apa yang harus aku lakukan" pikir Putri dalam hati.


Ratu Pencipta menyuruh mereka untuk berpegangan tangan dan menyatukan perasaan kalian, karena mereka akan bisa berubah ke tingkatan Dewa.


Tanpa berpikir panjang mereka menuruti perintah Ratu Pencipta, untuk berpegangan tangan dan menyatukan perasaan, namun untuk menyatukan perasaannya dirasa agak sulit namun mereka harus mencobanya.


Ketika mereka berpegangan tangan dan menyatukan perasaan tubuh mereka semua mulai mengeluarkan Cahaya putih yang sangat kuat dan silau.


Raja Iblis Kematian terlihat sangat gugup, dia mulai menyerang mereka namun dirinya dihadang oleh Mama Chika dan Ratu Pencipta, mereka berdua mulai bertarung dengan sangat seimbang, pukulan dan tendangan mereka saling beradu Hingga menimbulkan getaran yang sangat hebat.


Karena mereka berdua tidak focus dengan pertarungan Mama Chika dan Ratu Pencipta terkena serangan telak hingga tubuh mereka terjatuh dan tersungkur diatas Tanah.


Ketika Raja Monster Kematian menyadari keberadaannya, Dia mulai berlari dan menyerang dengan pukulan hingga mengenai wajahnya, namun wajahnya tidak bergeming sedikitpun ketika menerima pukulannya.


"Apa cuma seperti itu kekuatanmu Raja Iblis Kematian.


Namaku Dewa Naga akan menghancurkanmu dengan pukulan Cahaya" kata Dewa Naga.


Dia merasa ketakutan namun Dia juga menggunakan jurus terkuat miliknya, jurus Bola Hitam Kematian, ketika jurus itu diarahkan ke tubuh Dewa Naga. pukulan Cahaya juga diarahkan tepat mengenai Bola Hitam Kematian.


Dalam sekejap jurus Bola Hitam Kematian hancur menjadi serpihan Cahaya, tidak berhenti sampai di sana tinju itu mengenai tubuh Raja Iblis Kematian hingga terdengar teriakan yang sangat keras, dalam hitungan menit tubuhnya hancur menjadi Cahaya dan berterbangan di atas Langit.


Kematian Raja Monster yang berubah menjadi Iblis membuat Dunia ini menjadi damai seperti sediakala, akan tetapi kedamaian itu tidak akan bertahan lama.


Tubuh Dewa Naga mengeluarkan Cahaya Putih, tidak lama didalam Cahaya keluar Bagus dan yang lainya, mereka semua tidak sadarkan diri, kecuali Putri yang masih sadarkan diri.

__ADS_1


Dia berjalan terhuyung-huyung mendekati Ratu pencipta.


"Ratu boleh aku minta sesuatu kepadamu" kata Putri.


"Kamu Ratu kehancuran kenapa bisa menjadi pengawal" ucap Ratu Pencipta.


"Aku seperti ini karena aku suka sama Sugiyono, aku rela melepas nama dari Ratu kehancuran menjadi nama Putri, ijinkan aku untuk ikut ke bumi bersama Bagus dan Chika" jawab Putri.


Ratu Pencipta memberi ijin putri untuk ikut, namun tidak lama Putri pun jatuh tidak sadarkan diri, dan berubah ke bentuk anak-anak, Gadis dan Suci merasa khawatir dengan semua temannya, namun Ratu pencipta mengatakan kepada mereka untuk tidak panik.


Malam berlalu mereka semua bermalam di tempat kejadian, dengan bantuan Naga Tanah mereka membuat rumah dari Tanah, setelah pagi mereka semua telah tersadar dari pingsannya, mereka kaget kenapa disini ada Putri, Gadis dan Suci.


Padahal mereka ditinggalkan di Kota Palam, namun Ratu Pencipta mengatakan kalau dirinya yang mengajak mereka bertiga untuk menjenguk.


"Sekarang sudah waktunya kita semua berpisah, kalian semua tunggu anakku sampai 2 tahun lagi, setelah lulus sekolah Dia akan menemui kalian semua" kata Ratu Pencipta.


Mereka semua menunduk sedih karena mereka akan berpisah dalam waktu yang lama, kali ini Chika mengejek mereka semua.


"Aku akan bermesraan dengan suamiku di bumi, dan kalian semua sudah kalah stat denganku" kata Chika sambil tersenyum.


"Aku juga akan ikut kalian pergi ke Bumi, dan aku akan menjaga kalian berdua agar tidak melakukan apa-apa" jawab Putri.


Lagi-lagi mereka bertengkar seperti anak kecil, tetapi tidak lama mereka berdua mulai tertawa terbahak-bahak.


"Hariyati, Niken, Yuyun, Dita dan Gadis Es aku akan datang lagi untuk menemui kalian semua, terutama kamu Hariyati aku sangat merindukanmu" ucap Bagus sambil tersenyum.


Mereka semua mulai tersenyum dan akan menunggu kedatangan Bagus kembali ke tempat ini, kali ini kasihan Peri Linda hanya. Dia tidak dipamitti oleh mereka, kali ini gerbang dimensi telah di buka Satria Naga keluar dari tubuh Bagus dan masuk kedalam gerbang Dimensi, ketika mereka berempat memasuki gerbang Putri meninggalkan sebuah pesan untuk gadis dan Suci.


"Tolong kalian berdua jaga restoran kita" teriak Putri sambil melambaikan tangannya.


Ketika pintu gerbang tertutup Hariyati kembali ke Negeri Peri dan menjemput Peri Linda, sedangkan Dita mulai kembali ke Negeri Moderen untuk memimpin kerajaan, untuk Niken Dia pergi ke Kota Palam dengan Naga Tanah untuk melakukan experimennya, untuk Yuyun, Gadis dan Suci mereka menjadi penguasa di Kota Air namun sesekali mereka mengunjungi restorannya dengan menaiki Naga Suci.


Kehidupan damai pun bisa dirasakan oleh para Penduduk, setiap Kota mulai mengadakan pesta besar-besaran, untuk menyambut Dunia yang sangat damai.

__ADS_1


__ADS_2