
Ketika pedangnya mengeluarkan sinar terang tak lama kemudian pedang itu di ayunkan dengan kuat ke arah Monster Siput, saat Monster Siput tersadar akan kematiannya, dia pun mencoba untuk melepaskan dirinya dari jurus pedang kegelapan, namun Pisau Cahaya bercabang yang sangat besar dan banyak melesat ke arah Monster Siput.
Dalam hitungan detik, cahaya pisau menerjang tubuh Monster Siput yang telah menjadi gemuk seperti balon, namun semua jurus yang menerjang dirinya di hisap masuk, saat pisau cahaya yang terakhir masuk ke dalam tubuhnya, terjadilah retakan yang sangat kecil.
Tapi lama-kelamaan retakan itu melebar dan mengeluarkan cahaya.
Karena terlalu banyak mengeluarkan kekuatan tubuh Hariyati menjadi lemas kehabisan tenaga, tubuhnya pun terbaring di atas tanah karena sudah tidak ada sedikit pun energi yang dia miliki.
"Hei apa kamu tidak apa-apa???" tanya Chika penuh rasa heran.
"Aku baik-baik saja" jawab Hariyati dengan mengacungkan jempol.
"Tapi aku akui jurusmu tadi sangat hebat sekali" tanya Chika dengan nada khawatir.
"Tubuhku kehabisan tenaga karena aku menggunakan jurus 100 pisau cahaya, jurus ini menguras banyak tenaga makanya aku tidak berani menggunakannya" jawab Hatiyati dengan nafas terengah-engah.
"Jadi jurus yang sangat hebat juga membutuhkan tenaga yang cukup banyak ya" ucap Chika dalam hati.
Bagus pun juga sempoyongan namun dia tidak membiarkan kesempatan emas yang ada di depan mata, dia mengeluarkan bola cahaya kecil dan di tembakkan ke arah Monster Siput, bola cahaya melesat dengan cepat hingga membuat lawanya sangat panik.
Setelah jurus itu mengenai tubuh Monster Siput, ledakan besar terjadi hingga terdengar suara yang cukup keras terdengar DHUUAARRrrr.....rrrrrr.
Ledakan itu muncul dengan begitu hebatnya, banyak pohon dan area sekitarnya yang hancur, dan berlubang cukup dalam, hembusan dan pancaran cahaya dari ledakan merusak alam sekitar.
Chika menggunakan jurus pedang kegelapan untuk melindungi tubuhnya, dari ledakan yang di akibatkan oleh tubuh Monster Siput, ledakan itu membuat tanah menjadi hancur serta guncanggan yang begitu hebat membuat pohon dan batu berserakan.
Sedangkan jemabatan yang sudah reot pun terkena guncangan sehingga jembatan itu mau putus dan jatuh ke dalam jurang, kepulan asap hitam dan angin berhembus sangat kencang telah menutupi Chika dan Hariyati.
Sedangkan Linda memegangi pohon biar tidak terlempar kebelakang dan masuk ke dalam jurang, ledakan yang sangat besar telah memporak-porandakan sebagian hutan.
Ketika asap hitam mulai menghilang, terlihat jelas di sana Chika yang sedang membuat pelindung hitam tidak terluka sedikit pun.
Sedang Hariyati separuh badanya tertimbun tanah, dan nafasnya sedang terenggah-enggah karena kehabisan tenaga.
Sementara dari ke jauhan di sana terlihat gundukan tanah yang sedang mengawasi pertarungan satria naga legendaris, ternyata yang ada di balik gundukan tanah adalah Monster Tanah.
"Tuanku telah di kalahkan tapi kenapa dia bisa di kalahkan, mungkin karena dia serakah dan tidak memikirkan kondisi tubuhnya, aku akan membawa pergi tuanku dari tempat ini, sebelum mereka semua mengetahui kalau tuanku masih selamat" pikir Monster Tanah dengan rasa panik.
Setelah Monster Siput hancur mereka sudah bisa bernapas dengan lega, namun serpihan daging yang sangat besar tergeletak di tanah, mereka semua masih tidak menyadari kalau Monster Siput yang berhasil di hancurkan akan hidup kembali.
Setelah lima menit potongan daging itu bergerak-gerak, dengan sigap Monster Tanah langsung membuat lubang, setelah itu potongan dagingnya tengelam ke bawah tanah.
Kerusakan yang sangat besar diakibatkan oleh pertarungan yang sangat hebat, akan tetapi perjalanan mereka masih banyak rintangan yang menghadang.
Chika menghampiri Bagus dengan senyuman lebar, sedangkan Hariyati duduk bersandar di bawah pohon dan melihat-lihat tempat sekitar pertarungan, kerusakan yang sangat besar terlihat di mana-mana, pohon yang tumbang dan tanah yang berserakan serta lubang yang cukup besar.
"Bagus kamu tidak apa-apa???
Aku takut kalau terjadi apa-apa denganmu, tapi kamu sangat hebat sekali" tanya chika dengan penuh semangat.
"Bukan aku yang hebat tapi satria naga legendaris yang telah berjuang dengan sekuat tenaga" jawab Bagus dengan senyuman kecil.
"(( Bagus sudah aku bilang jangan pangil aku satria naga legendaris, pangil saja aku satria naga ingat itu baik-baik ))" ucap satria naga legendaris dengan marah.
"(( Iya-iya aku mengerti satria naga, tapi kamu tadi sangat hebat sekali ))" jawab Bagus dengan rasa senang.
"(( Ah Bagus bisa saja, tapi itu semua berkat kamu dan kedua pengawal kita))" kata satria naga legendaris dengan tenang.
"(( Naga kamu jangan bangga dulu, ingat kamu hampir mati melawan Monster Siput, kalau aku tidak membantu mungkin kalian berdua akan mati.
Monster Siput itu sebenarnya masih hidup, apa kamu melihat serpihan daging yang berserakan, itulah wujud dia, saat aku sudah tahu kalau dia masih hidup tiba-tiba temannya datang membawanya pergi ke dalam tanah ))" ucap Sugiyono.
__ADS_1
"(( Kenapa aku tidak bisa menyadarinya, mungkin dia menyembunyikan keberadaanya atau dia menekan energinya hingga titik nol ))" tanya satria naga legendaris kepada Sugiyono.
"(( naga perlu kamu ketahui kamu itu masih lemah dan kamu harus banyak berlatih, tapi Monster Siput bukanlah lawan yang bisa dianggap enteng.
Setelah kita bertemu lagi dia akan menjadi lebih kuat dari yang telah kamu kalahkan ))" kata Sugiyono dengan tenang.
"(( Sugiyono kenapa kamu tidak membantu kami, kamu kan lihat tadi kami berdua hampir mati, kalau kami sampai mati maka kamu juga akan ikut mati apa kamu sudah mengerti ))" kata Bagus mengingatkan.
"(( perlu kamu ketahui bagus, aku hanya ingin melihat sampai dimana kekuatan naga yang telah melindungimu, kalau bukan energiku yang aku berikan Monster itu tidak akan bisa dengan sangat cepat menjadi gendut ))" ucap Sugiyono.
"(( Memang benar katamu kalau aku ini masih lemah, karena separuh kekuatanku telah diambil oleh pengawalku sendiri, sedang temanku yang dulu sudah di bunuh olehnya kemudian aku disegel di dalam goa sampai aku bertemu denganmu Bagus ))" jawab satria naga legendaris dengan wajah muram.
"(( Yang kamu maksut itu pengawal seperti Hariyati dan Chika ))" tanya bagus dengan serius.
"(( Iya dia pengawal kegelapan yang telah aku bangkitkan dengan kekuatanku ))" ucap satria naga legendaris.
"(( Jadi seperti itu ya, kekuatanmu telah disegel ))" kata Sugiyono
"Hei bagus kamu lagi melamun apa???
Kelihatannya kamu lagi memikirkan sesuatu yang sangat penting" tanya Chika dengan sangat penasaran.
"Aku tidak memikirkan apapun, tapi aku sedang berbicara dengan satria naga, ternyata Monster Siput masih hidup dia di bawa pergi oleh temannya, saat energiku di hisap olehnya dia berkata ini adalah tahap awal dari kekuatanku, sedangkan kekuatannya ada 3 tahap.
Coba bayangkan kalau dia menggunakan kekuattan tahap 3 mungkin kita semua akan terbunuh" ucap Bagus dengan panik.
"Padahal tadi dia sudah hancur tapi kenapa dia bisa hidup lagi" pikir Chika lirih.
"Kalau kita bertemu lagi dengannya pasti dia akan sangat susah untuk di kalahkan atau di musnahkan" ucap Hariyati dengan gelisah.
"Seandainya saja kalau dia masih hidup" kata satria naga legendaris lirih.
"Siapa yang kamu maksut dia masih hidup???" tanya Chika dengan rasa penasaran.
Dahulu dunia ini bernama dimensi cahaya tempat ini dulunya indah dan damai, manusia dan para peri hidup damai dan bergotong royong untuk kesetabilan dunia cahaya, semenjak kedatanggan Raja para Monster Maikel dan Monster Kegelapan dunia ini menjadi sangat kacau, banyak penduduk yang terbunuh dan teraniyaya, sejak kejadian itu para penduduk di cekam ketakutan karena para Monster bermunculan di mana-mana.
Sedangkan aku adalah penjaga gerbang di mensi yang di pangil seseorang untuk menciptakan perdamaian, orang itu sama seperti bagus namun dia memiliki kecerdasan yang luar biasa pintar, aku pun di ajak bergabung bersamanya dan aku diberi nama satria naga legendaris olehnya, nama orang itu adalah Nur Akbar, kami berdua menyatuhkan tubuh dan menjadi sangat kuat, kami berdua berhasil membunuh banyak Monster yang telah merusak Negeri, Kota dan Desa.
Pada saat itu ada dua anak wanita yang ingin ikut bersama kami, dia ingin ikut berjuang untuk membunuh semua Monster yang telah membunuh kedua orang tuannya, aku pun memberi mereka berdua kekuatan sebagai pengawal satria naga legendaris, pengawal cahaya bernama Wulandari dia gadis yang sangat baik dan pendiam, sedangkan pengawal kegelapan bernama Dinda dia gadis yang sangat kasar dan juga kejam.
Ketika kami bertiga berhasil menaklukan Raja Monster Maikel, tiba-tiba datanglah Monster Kegelapan karena dia sangat kuat kami bertiga berhasil di kalahkan, namun yang disayangkan pengawal yang bernama dinda takut dirinya terbunuh, dia memilih untuk bergabung dengan Monster Kegelapan dan beralih melawan kami berdua, tapi dinda mendapatkan kekuatan yang sangat besar dari Monster Kegelapan.
Karena kami sudah tidak bisa berdiri lagi dinda mengambil separuh kekuatanku dan akan membunuh adiknya yang bernama wulandari, tapi aku tidak membiarkan pengawal Cahaya mati.
Aku melemparkan dia ke gerbang dimensi dengan seluruh kekuatanku yang tersisa, kejadian itu membuat dinda sangat marah dan mengurungku, setelah itu aku tidak mengetahui di mana temanku yang bernama Nur Akbar" ucap satria naga legendaris dengan mengatakan masa lalunya.
"Kurang ajar sekali gadis yang bernama Dinda, dia tidak tahu balas budi kalau aku bertemu dengannya dia akan aku bunuh" kata Chika dengan sangat emosi.
"Kalian berdua bukan tandinggannya, aku yang sekarang masih belum bisa mengalahkannya" ucap satria naga legendaris.
"Bagus pengawal cahaya yang kamu bilang tadi bernama Wulandari kan, dia adalah guruku yang telah merawat dan mengajariku ilmu pedang, dia pernah bercerita tentang satria naga legendaris" kata Hariyati dengan sangat yakin.
"Ini tidak mungkin.dia kan manusia kenapa bisa hidup selama 500 tahun, sekarang di mana gurumu berada???" jawab Bagus dengan rasa kurang yakin.
"Guruku sudah meninggal 10 tahun lalu karena di bunuh oleh Monster Ular.
Pada waktu itu guruku terkena demam tinggi dan saat itu itu pula Monster Ular menyerang Desa tempat tinggal kami" ucap Hariyati dengan raut wajah sedih.
"Aku turut berduka.Kenapa gurumu bisa berumur panjang???
Apa pernah gurumu berpesan kepadamu tentang aku???" tanya Bagus dengan serius.
__ADS_1
"Guruku pernah mempelajari ilmu pengobatan tentang hidup abadi dan dia berhasil, tujuan guruku ingin menyadarkan kakaknya yang sedang dikuasai oleh kegelapan, setelah guruku menemukan kakaknya dia membuntutinya sampai di pintu goa, kehadiran guruku tidak di sadari oleh kakaknya, namun guruku melihat bola kekuatan yang dimasukkan ke dalam alat, namun dia tidak tahu alat apa itu.
Tapi setelah bola kekuatan itu masuk tiba-tiba pulau itu terbang ke langit.
Namun guruku berpesan kalau satria naga legendaris sudah dibangkitkan aku di suruh membawanya ke pulau terbang" ucap Hariyati dengan kalem.
"Jadi kekuatan naga di sembunyikan di dalam Pulau terbang, kalau boleh tahu jarak di sini dengan pulau terbang berapa kilometer???" tanya bagus.
"Dari tempatmu di kurung sampai di pulau terbang jaraknya 100 mil" jawab Hariyati.
"Wah jaraknya sangat jauh sekali kalau seperti itu kita tidak akan sampai dengan cepat" kata Chika sambil mengeluh.
"Aku akan menunda keinginanku untuk mendapatkan kekuatan naga yang sudah lama hilang, aku akan membantu dimensi cahaya dan mengalahkan Raja Monster Maikel dan membawa perdamaian yang sesungguhnya dimensi cahaya"kata Bagus.
"(( Kalau benar dia penjaga gerbang dimensi pastinya satria naga legendaris bisa membawa kalian berdua kembali ke tempat tinggal yang kalian maksut, jadi aku akan diam saja kalau aku bilang nanti dunia ini pasti akan hancur oleh para Monster ))" pikir Hariyati dengan wajah murung.
"Iya aku tidak bisa berlama-lama di dimensi ini, aku ingin kembali ke tempat asal dimana aku tinggal" ucap Chika dengan penuh semangat.
"Aku mengerti tentang perasaanmu tapi kita harus mengalahkan Raja Monster Maikel, agar kalian bisa kembali ke tempat asalmu" ucap Hariyati.
"Tunggu sebentar, apa kalian berdua melihat linda???" tanya Bagus dengan sangat bingung.
"Kalau Linda dari tadi ke banyakan bersembunyi, tapi tadi dia ikut menyeberang jembatan dengan kami, setelah itu dia bersembunyi lagi di bawah pohon" ucap Chika dengan santainya.
"Tadi aku melihat Linda terbawa angin kencang ke arah jembatan, Ayo kita cari dia sekarang aku berharap dia tidak apa-apa" jawab Hariyati.
Mereka bertiga mulai mencari di mana Linda berada, sautan dan panggilan mereka tidak di jawab oleh Linda, ketika angin berhembus cukup kencang hingga membuat daun-daun berjatuhan.
Ketika sebuah ranting agak besar jatuh dari atas pohon, mereka bertiga pun melihat ke atas.
Alangkah terkejutnya mereka bertiga melihat Linda tersangkut di atas pohon, mereka menyuruh Linda turun namun dia tidak bisa bergerak dari tempatnya, dia ketakutan sambil memeluk ranting pohon dengan sangat erat.
Entah apa yang di pikirkan oleh Linda bergerak dan berbicara saja tidak bisa, mungkin dia takut ketinggian pikir Chika dengan mulut tersenyum lebar.
"Hei linda apa kamu takut dengan ketinggian.
Kalau kamu diam tandanya iya, padahal kamu kan seorang Peri bunga hihihihi...., kalau kamu tidak mau turun aku akan memotong ranting yang kamu pegang" ucap Chika sambil tertawa geli.
Wajah linda mengeluarkan keringat dingin karena takut dengan ketinggian, dengan cepat Hariyati melompat keatas dan menolong linda, setelah kaki Hariyati mendarat di tanah tiba-tiba Linda merasa senang, namun napas Hariyati terenggah-enggah.
Chika pun marah tapi Hariyati menasehatinya agar tidak boleh semena-mena kepada teman atau kepada orang lain.Chika merasa takut ketika melihat tatapan mata yang sangat tajam milik Hariyati terpancar keluar.
"(( Gila tatapan mata hariyati sangat tajam, padahal dia sudah kehabisan tenaga kalau melawannya aku bisa di hajarnya lagi, jurus dan kekuatannya sangat berbahaya sebaiknya aku tidak boleh membuat dia marah ))" pikir Chika.
"Hariyati terima kasih banyak, tadi aku terpental oleh angin yang sangat kencang, kemudian aku menyangkut di atas pohon, ledakan Monster Siput sangat luar biasa, hingga menciptakan angin yang sangat kuat dan kencang, ketika aku terbawa oleh angin diriku sangat ketakutan" ucap Linda dengan pandangan mata berkaca-kaca.
"Yang terpenting Linda sudah selamat dan tidak terluka sedikit pun" jawab Hariyati dengan nada ramah.
Mereka berempat melanjutkan perjalanan dan masuk ke dalam hutan yang sangat rindang, namun di sisi lain Monster Tanah sedang mengawasi kepergian mereka berempat.
Sedangkan Monster Siput sedang terbaring untuk menyempurnakan tubuhnya yang sedang terluka parah, saat tubuh Monster Siput sudah pulih dia pun berdiri dengan memandangi tubuhnya yang terluka cukup parah.
Namun dia tidak terlihat sedang marah atau dendam, akan tetapi dia malah merasa senang dengan energi yang baru saja dia dapatkan sangat besar.
Dia ingin mengunakan energi itu untuk menciptakan pengawal naga kegelapan, dengan sangat yakin kalau dia akan bisa mengendalikan seluruh dimensi cahaya dari bayang-bayang.
Monster Siput sangat heran, kenapa bawahnya Raja Monster Maikel tidak mengenali dirinya sebagai rajanya.
Bahkan dia lalai dengan tugasnya yang telah dia berikan.
Dia sangat geram dengan tingkah dan sikap bawahanya Maikel, tapi dia ingin melihat dari jauh dan akan keluar bila sudah waktunya dia untuk keluar.
__ADS_1
Monster Siput berubah ke tahap ke dua, karena misinya mengumpulkan energi sudah di dapat, dia akhirnya ingin kembali ke kondisi semula.