
Monster air di buat kaget oleh perkataan Bagus dengan nama Iblis yang bernama Joko, dia berpikir kalau Raja Iblis Joko yang di maksud itu Joko yang menjual benih Iblis kepadanya.
"Bolehkah aku bertanya sesuatu padamu Joko" tanya Monster Air sangat penasaran.
"Tanya saja, apa ada yang ingin kamu ketahui tentang diriku" Jawab Joko dengan sangat tenang.
"Apa yang di katakan mereka itu benar, apa kamu Raja Iblis Joko soalnya yang kamu jual itu benih Iblis, jadi kesimpulanku kamu adalah raja iblis Joko" ucap Monster Air dengan sedikit panik.
"Kikikiki.....mau bagaimana lagi karena rencanaku sudah terbongkar, memang benar aku adalah Raja Iblis Joko, padahal aku ingin menyembunyikan jati diriku pada mu tapi kamu sangat pintar" jawab Raja Iblis Joko.
"Ayah apa sebaiknya kita musnahkan saja Monster Air yang ada di hadapan kita" ucap Iblis agung wajahnya terlihat sangat ingin membunuh.
Monster Air terlihat sangat ketakutan, ketika dia merasakan aura membunuh yang sangat kuat keluar dari tubuh anak kecil yang bernama agung, namun ayahnya melarang dia untuk melukai pelanggannya.
Dengan cepat aura membunuh itu hilang ketika Raja Iblis Joko mengentikan anaknya.
"Perlu kamu ketahui aku ke sini bukan untuk mencari musuh, melainkan aku ingin bertrangsaksi, karena aku membutuhkan uang yang cukup banyak untuk bersenang-senang" ucap Joko dengan perasaan senang.
Monster Air hanya terdiam melihat Raja Iblis membicarakan uang dan bersenang-senang, dia berpikir orang ini sangat berbahaya, sebaiknya dia tidak boleh membuatnya marah.
Sementara di Kota Air, di sana terlihat Monster lalat sedang membawa sebuah kotak berwarna hitam, dia membawa kotak itu pergi menjauh dari Kota Air, dia terbang melewati hutan yang sangat lebat dan luas, hutan itu terlihat sangat hijau.
Monster itu mulai mendarat di bawah pohon yang sangat besar dan tinggi, di sana terlihat banyak kotak berwarna hitam yang berserakan, setelah menaruh kotak hitam Monster itu pun pergi menjauh, di sana terlihat 3 orang gadis yang tengah menghampiri kotak hitam yang tergeletak di bawah pohon.
Gadis itu adalah Yuyun, dia bersama kedua temanya sedang melarikan diri, mereka berdua sedang mencari tempat tinggal, dia adalah seorang gadis desa yang di culik dari kedua orang tuanya, untuk di jadikan budak pemuas nafsu pria hidung belang.
Dia dengan perlahan menghampiri kotak hitam, namun ke dua temanya merasa sangat ketakutan, perlahan lahan dia membuka kotak itu, ketika kotak hitam terbuka, mereka semua sangat kaget di buatnya, di sana terlihat banyak mayat seorang wanita dan gadis.
Mereka semua sudah meninggal karena sakit, serta ada yang meninggal karena siksaan dari para majikan.
Di tepat itu tercium bau busuk yang sangat menyengat, bau itu bisa membuat perut menjadi mual dan muntah.
Yuyun merasa sangat marah sekaligus sangat sedih, kenapa mereka semua bisa jadi seperti itu, seandainya Dunia ini tidak ada Monster dan orang jahat.
Yuyun sempat berpikir dengan kepala dingin, bagai mana kalau dirinya menyerang markas para monster Dengan kekuatan yang telah dia dapatkan, akan tetapi ke dua temanya melarangnya untuk berbuat nekat, karena temanya tidak ingin dia mati seperti mereka semua.
Sementara di Negeri Moderen pertarungan hebat mereka semua masih terus berlangsung, Pohon Iblis Kematian membuat mereka semua kerepotan setengah mati, akar yang terpotong dan hancur bisa tumbuh kembali seperti semula, serta akar itu sangat cepat menyerang mereka semua.
Mereka berdua mulai berlari ke atas akar yang menjulur dengan sangat cepat, di sana terlihat Dita menyerang mengunakan sengatan petir sehingga tubuh pohon Iblis itu merasa kesakitan yang luar biasa, sementara Niken mengunakan jurus deteksi miliknya, dia mencari kelemahannya dengan deteksi, dia melihat di sana ada dua jantung yang sedang berpindah-pindah tempat.
Musuh yang sangat merepotkan untuk mereka semua, Niken pun terlihat sangat kesulitan untuk menembaknya, kalau posisi jantungnya selalu berjalan dan berpindah-pindah tempat, ketika Dita menyerang mengunakan sengatan petir, di sana terlihat satu jantungnya berhenti berpindah walau sesaat.
Niken menyuruh Dita untuk terus menyerang, akan tetapi tenaganya sudah hampir habis, namun dia tidak ingin menyerah karena Pohon Iblis ini bisa menghancurkan Negerinya.
Ketika satu jantung berpindah di kepala, Niken langsung menembakan cahaya laser yang sangat kuat, jurus itu membuat kepala pohon Iblis menjadi hancur.
Kepala yang sangat besar hancur dengan seketika, tetapi pohon Iblis bisa dengan cepat memulihkan kepalanya yang sudah hancur, Niken dan Dita pun sangat terkejut, kejadian itu membuat dia semakin marah.
Karena jantungnya masih tersisa satu, pohon Iblis masih bisa bergerak dengan bebas.
__ADS_1
Sedangkan tenaga mereka berdua hampir habis, Niken menyuruh Dita untuk pergi dari sini, mereka akan mengatur strategi untuk menghancurkanya, ketika mereka berdua melompat turun ke bawah.
Dari arah belakang datang sebuah akar yang akan menyerang, akan tetapi mereka berdua tidak bisa menghindar, tiba-tiba akar itu menembus tubuh Dita dari belakang, sedang Niken terkena kibasannya sehingga tubuhnya jatuh ke bawah.
Nasib buruk di alami oleh tuan putri Dita, dia terkena serangan di dadanya hingga mengeluarkan darah segar dari mulutnya.
Darah berwarna merah menmbasahi badanya, matanya terlihat sayup dan kesadaranya pun mulai sedikit hilang, bagus yang mengetahui Dita terkena serangan di bagian dada, dia dengan cepat menyuruh Hariyati untuk menolongnya.
Akar itu mulai melemparkan tubuh Dita ke bawah, ketika tubuhnya terlepas dari akar yang menusuknya seketika itu pula darahnya menyembur keluar, tubuh Dita melayang jatuh ke bawah disertai darah segar, tidak lama Hariyati pun datang menolongnya, dia melihat luka yang di terima Dita cukup besar dan lebar, dia pun membawa Dita ke tempat yang lebih aman.
Sedangkan tubuh Niken yang terjatuh berhasil di tangkap oleh Chika, namun Chika merasa tubuh temannya sangat berat.
"Teman badanmu sangat berat sekali" teriak Chika agak keras.
"Hehehehe......maaf ya Chika, bukan tubuhku yang terasa berat tetapi senjataku yang sangat berat" ucap Niken sambil tersenyum lebar.
Niken pun menghilangkan senjata miliknya agar tidak membebani tubuh Chika, ketika mereka berdua berhasil mendarat bagus pun membuat bola api yang cukup besar, bola api itu untuk membakar Pohon Iblis yang telah mengamuk.
Ketika bola api tercipta dia melemparkannya ke atas dengan sangat cepat, tetapi bola api itu tiba-tiba di makan olehnya, tubuhnya tidak terpengaruh oleh bola api yang sangat kuat.
Mereka semua menjadi kaget setelah melihat sebuah kenyataan, bola api yang seharusnya bisa membakar kayu kenapa bola api tidak bisa membakar dia.
Harapan kepada pengawal api pun sudah sirna, sekarang harapannya hanya ada pada Niken, akan tetapi dia sudah kehabisan tenaga.
Monster itu mengamuk tanpa bisa di kendalikan, bangunan untuk pertandingan Akhirnya hancur dan roboh, karena kibasan dan terjangan dari akar yang menjulur sangat panjang dan kuat.
Bagus dan teman-temannya menghindar dari bangunan yang roboh, reruntuhan itu pun hampir menimpa Hariyati, karena dia sedang focus untuk menyembuhkan luka yang di alami oleh Dita, dia membawanya ke tempat yang sangat aman dari reruntuhan.
Dia pun memanggil teman-temannya untuk segera berkumpul, mereka pun mulai berkumpul ke tempat di mana Hariyati mengobati tuan Putri Dita
"Apa nyawanya bisa tertolong" tanya Bagus.
"Hariyati apa Dita baik baik saja" tanya Chika.
"Aku mohon selamatkan dia, karena dia telah menolongku, harusnya aku yang bernasib seperti itu bukan dia" kata Niken sambil meneteskan air mata.
"Kamu jangan bilang seperti itu, ingat nyawa kita semua sangatlah berharga, jadi kita semua tidak ada yang boleh terluka, apa kalian semua sudah mengerti" ucap Bagus dengan sedikit kesal.
"Tapi luka yang di derita Dita sangat parah, tubuhnya terluka sedangkan sebagian jantungnya sudah hancur, sedang jurus penyembuh milikku tidak bisa menyembuhkannya" ucap Hariyati terlihat sangat khowatir.
Mereka semua sangat khowatir kepada kondisi tuan Putri Negeri Moderen, namun Linda mengusulkan sesuatu kepada bagus, entah dia menerimanya atau menolak.
"Bagus kamu bisa mencium Dita biar dia bisa sembuh dari lukanya" kata Linda dengan sangat mudahnya.
"Tidak boleh ada acara cium mencium di sini, ingat dia itu tuan Putri, sedangkan kita itu hanya orang biasa" jawab Bagus terlihat sangat serius.
"Aku......setuju dengan kata-kata Lin........da ( tetapi jujur hatiku sangat berat bila kamu menciumnya )" jawab Hariyati terlihat sedikit ragu.
"Kalau aku sangat setuju, aku ingin Bagus mencium putri Dita, walau kita semua rakyat biasa sedangkan dia adalah tuan putri, yang terpenting aku tidak bisa membiarkan nyawa melayang begitu saja" kata Niken.
__ADS_1
"Aku sangat sependapat dengan perkataan Niken, soalnya Chika dan Niken juga pernah sekarat, karena ciuman dari bagus dia bisa sembuh dalam sekejap, siapa tahu Dita adalah pengawal air atau pengawal api" ucap Linda dengan semangat.
Bagus sedikit ragu dengan perkataan Linda, apa benar Dita pengawal Satria Naga Legendaris, dia pun merasa bimbang.
Semua temanya menyuruh Bagus untuk melakukan kecuali Chika, dia tidak ingin Bagus salah dalam bertindak.
Sementara di hutan yang sangat gelap, di sana terlihat Monster Tanah sedang membawa anak-anak yang di inginkan oleh rajanya, dia berjalan mendekat dan tidak lama dia menundukkan kepalanya, di samping Raja Naga Kegelapan berdirilah Dinda, pandangan Dinda acuh tak acuh kepada rekannya.
Monster Tanah mengeluarkan tangkapannya kepada sang Raja, sebuah lubang terbuka di atas Tanah, dia pun mengeluarkan anak-anak yang telah dia ciliknya sesuai perintah sang Raja, namun Raja Naga Kegelapan sangat heran dengan para anak yang di tangkap.
"Untukmu Monster Tanah, kamu sudah menjalankan perintah yang sudah aku berikan kepadamu dengan sangat baik, akan tetapi jumlah anak yang kamu tangkap melebihi permintaanku" kata Raja Naga Kegelapan sangat penasaran.
"Maafkan saya Raja, saya menangkap mereka semua tidak seperti perintah anda, saya menangkap mereka melebihi target, 10 di antara mereka dijadikan pengawal raja, sedangkan yang satu bisa anda gunakan sebagai alat membunuh yang sangat kuat seperti Dinda" jawab Monster Tanah.
Dinda merasa tidak senang dengan ucapan yang keluar dari mulut Monster Tanah, dia terlihat sangat marah mendengar kata-kata sebuah alat, namun Dinda menjadi tenang setelah Raja Naga Kegelapan menyuruhnya untuk diam dan melihat saja.
Mereka yang tangkap merasa ketakutan, karena mereka telah melihat sosok Monster dan sosok Naga Hitam yang sangat besar, Raja Naga Kegelapan mulai menghapus ingatan mereka semua.
Dia membagi satu bola energi menjadi 10 bola energi, setelah bola energi terpecah dia memasukan semua bola itu, masing-masing satu ke tubuh anak-anak yang di tangkapnya.
Sedang untuk anak yang tersisa dia memasukan energi kegelapan miliknya ke dalamnya dengan paksa, mereka semua pun berteriak kesakitan, sedang penyatuan energi itu membutuhkan waktu yang cukup lama.
Sementara di Negeri Moderen, mereka semua masih berupaya menyelamatkan nyawa Dita, Karena ini demi nyawa Putri negeri ini bagus akhirnya memutuskan untuk menciumnya, dia mendekati tubuhnya waktu itu Dita masih tersadar sepenuhnya, dia tidak ingin di cium dengan hati terpaksa, tubuh Dita telah banyak mengeluarkan darah, luka yang sangat serius membuat tubuhnya menjadi lemas.
"Sudah kamu jangan banyak bicara, aku tidak ingin melihat seorang putri kerajaan bernasib teragis, aku juga ingin menyelamatkan semua penduduk Dimensi Cahaya dari cengkraman para Monster" kata bagus.
"Semua terserah padamu cepat lakukanlah, aku hanya bisa diam dan melihatmu, lakukanlah tugasmu sebagai penyelamat Dimensi Cahaya" jawab Dita merelakan ciuman pertama miliknya kepada orang lain.
Di sana Dita terbaring di atas tanah, bagus perlahan duduk di sebelahnya, dia mendekatkan wajahnya sangat dekat dengan dia, tidak butuh waktu lama Dita pun di ciumnya, di sana terlihat bola mata Dita yang tadinya besar tidak lama menjadi kecil, hatinya merasa kaget entah kenapa lama-lama perasaanya menjadi sangat tenang.
Ciuman yang agak lama membuat tubuh Dita di kelilingi oleh Cahaya putih, Cahaya itu di sertai kilat yang mengelilingi tubuhnya, Bagus dan teman-temannya yang lain pun mulai menjauh, mereka semua takut kalau terlalu dekat dirinya bisa terkena Sambaran kilat.
Mereka semua heran kenapa tubuh Dita bisa seperti itu, mereka takut kalau tubuh Dita akan meledak, ketika cahaya serta kilat perlahan lahan-lahan menghilang.
Disana terlihat tubuh Dita sudah menggunakan baju pengawal tipe petir, mereka semua menjadi sangat kaget, terutama Niken di buat shok berat, kenapa muncul pengawal tipe petir, padahal pengawal tipe petir tidak ada di tulisan kuno.
Niken pun berpikir mungkin tulisan kuno telah hilang sebagian, tetapi dia tidak ingin membuat kesimpulan tanpa ada bukti yang sangat jelas.
Tubuh Dita pun berdiri tegap melihat ke atas, tatapan matanya terlihat kosong, serta tubuhnya tidak mau bergerak, mungkin dia sedang shok berat dengan ciuman dadakan dari Bagus.
Karena mereka tidak mempunyai waktu cukup banyak, bagus menyuruh Niken, putri dan bulan untuk menjaga tuan Putri Dita dari bahaya yang akan datang, sedangkan Linda merasa takut dia pun bersembunyi di belakang tubuh bulan.
"Hariyati dan Chika ikut aku, kita hancurkan Pohon Iblis kematian secepatnya" ucap bagus.
Mereka bertiga bergegas mendekati Pohon Iblis yang sedang mengamuk hebat, dia pun mengeluarkan kedua kakinya dari dalam tanah dan menuju ke istana, mereka semua yang melihat kejadian itu menjadi sangat kaget.
Chika pun dengan cepat menganti bola elemen tanah ke bola kegelapan, sekarang dia sudah siap untuk mengunakan pedang kegelapan, dia pun menancapkan pedang kegelapan di atas tanah.
Jurus gravitasi kegelapan pun muncul dan berhasil menangkap tubuh Pohon Iblis, akan tetapi jurus gravitasi kegelapan tidak bisa menahan lebih lama langkah kaki Pohon Iblis yang sangat besar.
__ADS_1
Chika menyerahkan sisanya kepada mereka berdua, Bagus dan Hariyati mulai bergegas menuju Pohon Iblis kematian.