
Raja Iblis Kekacauan mulai menyerang Sugiyono dengan sangat beringas, kali ini kekuatan Raja Iblis Kekacauan meningkat dengan sangat drastis, Sugiyono yang tidak bisa menghindar tubuhnya terkena pukulan bertubi-tubi.
Sebuah tendangan yang sangat kuat tepat mengenai tubuhnya, hingga dia melesat cukup jauh dan membentur batu yang menjulang sangat tinggi, hingga terdengar suara Dhummmmm...... batu besar itupun menjadi hancur.
Tubuh Raja Iblis Kekacauan masih mengeluarkan semua kekuatan yang dia miliki, tanah yang dipijak pun ikut bergetar dengan sangat hebatnya, Putri yang melihat kejadian itu mulai kaget dia sempat berpikir, kekuatan Iblis itu bisa menyamai Raja Iblis Joko.
"Kekuatan orang yang paling aku sukai apa hanya sebatas ini saja" pikir putri.
Ketika kekuatannya keluar dan mencapai puncaknya, area sekitar pun menjadi hancur dan tanah yang dipijak pun menjadi berlubang cukup besar, kejadian itu membuat Raja Iblis Joko dan para panglima terkejut di buatnya, tetapi tidak untuk Raja Kehancuran, dia hanya tersenyum sedikit sambil melihat pertarungan mereka berdua.
"Ayah apa dia Raja Iblis Kekacauan yang sulit untuk ditangani" kata Iblis Agung sangat ketakutan.
"Kikikiki.....anakku kamu jangan takut kepada mereka berdua, yang harus kamu takuti adalah Raja kita" jawab Raja Iblis Joko dengan sangat tenang.
"Baiklah Ayah aku mengerti, sekarang aku akan melihat mereka dari jauh, sebelum mereka tahu posisiku, satu hal lagi ayah" tanya Iblis Agung sedikit khawatir.
"Kikikiki......ada apa anakku, apa ada yang membuatmu cemas" ucap Raja Iblis Joko.
"Ayah dari pojok kanan Beteng ada Monster Air yang sedang memantau pertarungan mereka berdua, apa aku harus membunuhnya" jawab Iblis Agung.
"Biarkan saja dia melihat pertarungan mereka berdua, karena Ayah sudah tidak ada kewajiban membantu mereka lagi, dan satu hal lagi dia adalah Monster yang sangat lemah, jadi biarkan saja dia" kata Raja Iblis Joko.
Setelah mendengar perkataan ayahnya iblis Agung pun terdiam, dia sedang melihat kondisi pertarungan mereka berdua yang sedang berlangsung.
Di sana terlihat puing-puing batu yang sedang berserakkan, ditempat Sugiyono terbaring masih terlihat kepulan debu yang sangat pekat, debu hitam berterbangan ke sana dan ke mari.
Raja Iblis Kekacauan berdiri dengan gagahnya melihat Sugiyono yang sedang terkapar, tubuhnya tertutup kepulan debu hitam, Bulan merasa sedikit panik apalagi Gadis dan Suci, mereka berdua sangat khawatir dengan keadaan Sugiyono.
"Gadis aku takut keadaan kakak Sugiyono, sedangkan kakak Yuyun dan kakak yang lainya sedang pingsan" kata Suci sangat khawatir.
"Aku juga sangat khawatir dengan keadaan kakak Sugiyono, kita berdua harus berdoa untuk keselamatannya" jawab Gadis dengan sangat panik.
__ADS_1
"Kalian berdua tenang saja Bagus masih baik-baik saja, karena aku bisa merasakannya" ucap Bulan.
Ketika semua debu sudah menghilang sepenuhnya, disana terlihat Sugiyono yang sedang terbaring diatas Tanah, tubuhnya tidak bergerak sama sekali, tetapi dalam hitungan menit terdengar suara tertawa yang sangat keras.
Putri sangat terkejut setelah mendengar tertawa dari mulut Sugiyono, wajahnya terlihat sangat senang karena laki-laki idaman hatinya baik-baik saja.
"Hahahaha........apa cuma seperti itu batas kekuatanmu, kalau seperti itu kekuatan milikmu, kamu telah mengecewakanku" kata Sugiyono dengan sangat kecewa.
"Apa kamu meremehkan kekuatanku, lihat saja kamu sudah aku hajar sampai babak belur dan tubuhmu terluka cukup parah" ucap Raja Iblis Kekacauan sangat meyakinkan.
"Kekuatanmu hanya setengah dari kekuatanku, apa kamu ingin aku bersungguh-sungguh untuk membunuhmu" tanya Sugiyono dengan tatapan mata sinis.
"Coba saja kamu tunjukkan kekuatanmu, jangan-jangan kamu hanya menggertak supaya aku menjadi ketakutan, betul kan kata-kataku" jawab Raja Iblis Kekacauan.
Tanpa berkata apapun Sugiyono mengeluarkan setengah dari kekuatannya, pancaran energi yang sangat besar pun keluar dengan sangat cepat, kekuatan yang sangat besar membuat Tanah bergetar sangat hebat.
Tanah diarea sekitarnya mulai retak-retak cukup banyak, kekuatan Sugiyono membuat Raja Iblis Kekacauan sedikit takut, setelah mencapai setengah kekuatannya dia pun menghentikannya.
Raja yang mendengar berita itu terlihat sangat shock, dia berkata kepada Baginda Ratu tentang anaknya dan kondisi peperangan dengan ribuan Monster Lalat.
"Ratu kalau seperti ini besok Negeri ini pasti akan hancur dari serangan Monster Lalat, sedangkan anak kita yang telah menjadi pengawal elemen petir juga telah dikalahkan" tanya Baginda Raja dengan sangat khawatir sekali dengan kondisi negerinya.
"Baginda Raja kamu jangan khawatir, para perajurit apa mereka masih bertarung" tanya Baginda Ratu.
"Mereka semua masih bertampur didepan gerbang utama, tetapi kerusakan yang mereka buat sangatlah besar, kerugian juga sangat besar"
"Kalau masalah kerugian itu tidak jadi masalah, yang terpenting mereka bisa membunuh Raja Iblis Kekacauan, kita hanya bisa berharap kepada pemuda yang telah menjadi Satria Naga Legendaris" ucap paduka Ratu.
Tanpa berkata-kata lagi paduka Raja pun terdiam, dia hanya bisa berharap kepada dia untuk menciptakan perdamaian di Negeri ini.
Sedangkan di kota Air, disana terlihat gerombolan Monster Lalat, mereka sedang berbaris sangat rapi, dan semua telah bersiap untuk menyerang Negeri Moderen keesokan hari.
__ADS_1
Dia berharap bisa menjatuhkan Negeri itu, dan berganti memerintah disana, penguasa di sana terlihat sangat antusias untuk menjadi Raja.
Dari jauh terlihat rombongan Monster Lalat dan para bandit yang sedang terbang, mereka terlihat sangat tergesa-gesa karena ada berita yang akan dia sampaikan kepada penguasanya.
"Lapor tuan penguasa, markas bawah tanah tempat penyimpanan para budak telah dihancurkan oleh Putri Dita"
"Apa....... Putri Dita sudah menghancurkan markasku, kenapa dia bisa tahu kalau disana ada tahanan, tapi tidak apa-apa yang terpenting dia juga akan menjadi selirku" kata penguasa.
"Lapor tuan penguasa, mereka telah menemukan pengawal elemen Air, jadi pengawal Satri Naga Legendaris ada Lima Gadis"
"Wah ini baru berita menarik yang harus aku hargai, karena aku akan mendapatkan Lima selir sekaligus" ucap penguasa.
"Tuan penguasa ada berita buruk dan berita baik untuk anda"
"Berita buruk apa yang akan kamu sampaikan kepadaku, cepat katakanlah" kata penguasa sedikit emosi.
"Ini berita tentang panglima Monster Lalat, dia menyerang Negeri Moderen sendirian, akan tetapi dia dengan mudah telah dibunuh, terus dia berubah menjadi Iblis lalat"
"Iblis Lalat katamu, apa disana ada manusia yang membuatnya berubah" tanya penguasa dengan sangat heran.
"Tidak tuan penguasa, yang menjadikan Iblis Lalat dia adalah Monster Burung Api"
"( Jadi bukan Raja Iblis Joko yang telah ikut campur, jadi posisiku disini masih belum di ketahui oleh Raja Kehancuran ) katakan berita baiknya padaku sekarang" ucap penguasa.
"Berita baiknya, para pengawal Satri Naga Legendaris telah dikalahkan, mereka semua telah pingsan, mereka semua diserang Monster Burung Api yang telah berubah menjadi Iblis kekacauan"
"Menarik sekali jadi aku tidak perlu repot-repot untuk membereskan mereka, tetapi aku takut kalau para selirku akan terbunuh" kata penguasa sangat ketakutan.
"Penguasa kamu jangan risau mereka tidak akan mati, disana ada temanku Monster Air yang akan membawa selir anda dengan selamat, bila Satria Naga Legendaris telah dikalahkan" ucap Raja Lalat.
"Oh....jadi aku tidak perlu panik, karena semua selirku sedang ada ditempat yang aman" kata penguasa.
__ADS_1
Mereka semua mulai bersorak hidup penguasa, hidup para selir.......sorakan yang sangat kencang dan begitu meriah.