
Karena Baginda Raja terlihat sangat kecewa, mereka bertiga pun pergi dari istana dan berjalan-jalan ke arah Kota, mereka menuju kepasar disana banyak pedagang yang menjual peralatan perang serta peralatan dapur, serta berbagai macam keperluan lainnnya.
Mereka berjalan dan melihat-lihat sesuatu yang diperlukan, ketika berjalan cukup lama dia menemukan pedagang yang berjualan topeng dan semacamnya, Putri melihat semua topeng apa ada yang cocok untuknya, tidak lama memilih dia menemukan topeng yang sangat menarik baginya.
Setelah membeli ketiga topeng mereka bertiga beranjak meninggalkan tempat itu, tetapi sebelum dia pergi banyak para pemuda yang mengelilinginya, mereka semua terpesona dengan kecantikan yang dimiliki oleh Putri, dia tampak risih dengan para pemuda yang mengagumi kecantikannya.
Lama kelamaan para pemuda terus berdatangan, mereka semua mengelilingi hingga Putri tidak bisa keluar dari tempat itu.
"Ada Gadis yang sangat cantik sekali disini, aku ingin menjadi suaminya"
"Aku yang akan jadi pendamping hidupnya bukan kalian"
Banyak pemuda yang berebut hingga membuat telinganya merasa sakit, tanpa pikir panjang Putri menyuruh Gadis dan Suci untuk melompat ke atap rumah, akan tetapi mereka berdua ragu dan apa mungkin mereka bisa melompat ke atas.
Putri pun mengengam kedua tangan mereka dan mengajak mereka melompat, ketika mereka melompat Gadis dan Suci merasa senang, karena baru pertama kali mereka bisa melompat cukup tinggi.
Tubuh yang sangat ringan membuat mereka bebas melompat cukup tinggi, ketika di rasa cukup aman Putri melompat turun kebawah, Gadis dan Suci mengikutinya tetapi mereka berdua heran kenapa dia hanya terdiam.
Tidak berselang lama tubuh Putri kembali ke bentuk anak-anak, mereka berdua terkejut dengan kondisi yang dialami oleh Putri, dia tersenyum sambil mengatakan ini rahasia kita bertiga, pada akhirnya mereka bertiga pun tertawa terbahak-bahak.
Sementara di Kota Air, disana terlihat Monster Lalat sedang terburu-buru dia terlihat sangat panik, setelah dia menghadap sang penguasa dan menyampaikan berita kepadanya.
Kali ini penguasa itu merasa sangat senang dan juga sedikit panik, berita bahwa Raja Iblis Kekacauan telah dikalahkan dengan sangat mudah, sedang berita tentang pengawal Satria Naga Legendaris yang telah pingsan membuatnya tersenyum lebar.
"Besok waktu penyerangan kemungkinan perajuritku tidak akan melawan mereka Para pengawal, jadi pihakku telah diuntungkan dan besok adalah hari kemenangan besar dimana aku akan menjadi Raja" kata penguasa dengan sangat senang.
Para Monster Lalat dan para bandit bersorak sangat kencang, mereka semua terlihat sangat senang sekali.
__ADS_1
Sementara digurun kematian terlihat Monster Air telah menyampaikan kabar kepada Rajanya, dia berkata bahwa sosok yang berada didalam pemuda itu bernama Sugiyono, pemuda itu sangatlah kuat akan tetapi dia jarang keluar dari Tubuhnya.
Raja Monster Maikel merasa sangat panik ketika mendengar berita itu dari mulut Monster Air, dia berjalan mondar-mandir seperti orang kebakaran jengot.
Bila pertarungannya dengan Satria Naga Legendaris telah tiba, kemungkinan dia menang sangat banyak, akan tetapi bila Sugiyono turun tangan maka habislah Dia.
Sementara di Negeri Es para panglima tercengang dengan kekuatan pemuda itu, mereka semua bertanya-tanya tentang siapa sebenarnya pemuda itu, kejadian itu tidak membuat Raja kehancuran merasa gelisah, dia hanya merasa sangat bosan.
Dia hanya merasa kesepian karena para panglimanya sedang tidak ada ditempat mereka masing-masing, sebetulnya Dia tidak ingin melihat pertarungan Satria Naga Legendaris melawan Monster ataupun Iblis.
Semua panglima pun terdiam setelah melihat Rajanya hanya diam dan termenung, kali ini Raja Iblis Joko memberi usulan supaya sang Raja bisa kembali seperti dahulu.
"Raja izinkan aku mencari ketiga panglima yang belum datang ke tempat ini" kata Raja Iblis Joko.
"Hei kamu mau menghilang lagi ya dengan alasan mencari ketiga panglima" ucap panglima keempat dengan sedikit marah.
"Itu hanya alasanmu saja supaya kamu bisa bebas pergi kemana-mana" kata panglima keempat.
"Kalian berdua jangan bertengkar satu sama lain, biarkan saja mereka bertiga.
Sekarang aku hanya ingin ketenangan" ucap Raja Kehancuran.
Kedua panglima itu tertunduk diam setelah mendengarkan perkataan Raja kehancuran, suasana di sana kembali menjadi tenang.
Kondisi Negeri Moderen mengalami kepanikkan, sang Raja hanya bisa pasrah mengalami kehancuran Negerinya ditangan para Monster Lalat, dia tidak bisa berpikir lagi setelah mengetahui sang penyelamat tidak sadarkan diri.
Bulan perlahan-lahan masuk ke kamar Bagus, dia memandangi wajahnya dengan seksama, dia berpikir untuk kembali ke tubuh aslinya sang naga, agar dia bisa melalui rintangan yang sangat sulit dangan mudah.
__ADS_1
Dia perlahan menempelkan telapak tanganya ke arah kepala, tidak lama tubuhnya mulai bercahaya, dia mengatakan bersatu dan terimalah kekuatanmu yang telah lama hilang.
Tidak berselang lama tubuh Bulan menjadi serpihan Cahaya putih, disaat itu Gadis dan Suci melihat sosok bulan masuk kedalam tubuh Bagus yang sedang tertidur, mereka berdua sangat terkejut dengan sikap Bulan.
"Kenapa kalian berdua terlihat sedih" tanya putri.
"Aku takut bila mereka semua bertanya di mana temanya yang bernama Bulan berada, aku harus berkata apa kepada mereka semua" jawab Suci sambil menangis.
"Biar aku yang akan menjelaskan kepada mereka semua" ucap Putri.
Setelah mendengar kata-kata Putri mereka berdua menjadi tenang, mereka bertiga kembali ke kamarnya untuk menyusun strategi untuk perang besok.
Dimalam hari ini Negeri Moderen sangat sunyi seperti Kota mati, kemungkinan mereka semua akan mati ataukah mereka akan dijadikan budak oleh Monster Lalat yang akan menyerang Kota.
Tidak ada satu orang pun yang keluar rumah, Putri berjalan dimalam hari sambil memantau perkembangan Kota ini dan para penduduk.
"Besok pagi Monster Lalat akan menyerang kota ini, sedangkan para penduduk sangat ketakutan Setelah melihat para penyelamat sedang tidak sadarkan diri, tinggal menunggu besok aku harus membantu mereka sesuai janjiku" kata Putri sambil tersenyum.
Malam yang semakin dingin pun berganti pagi, di dalam hutan semua Monster Lalat telah bangun dari tidur panjangnya, mereka semua terbang ke langit sedangkan jumlah mereka sekitar 5.000 Monster.
Akan tetapi mereka tetap terbang dan tidak bergerak sedikitpun dari tempat mereka, dari jauh Raja Lalat memberi perintah semua pasukan untuk maju menyerang Negeri Moderen, kali ini Monster Lalat yang lainya sedang berdatangan, sekarang jumlah Monster Lalat sekitar 7.000 Monster, sedang para bandit sedang menjaga penguasa di singgasananya.
Kali ini Putri, Gadis dan Suci telah bersiap di pintu masuk Negeri Moderen, mereka didampingi oleh para perajurit, akan tetapi jumlah para perajurit hanya 1.000 orang, jumlah yang tidak seimbang dengan para Monster.
Gadis dan Suci sedang berdiri di depan para perajurit, mereka berdua sedang memimpin perang besar yang akan berlangsung, sedang Putri kembali kesosok Gadis cantik dia pun terbang keatas langit, dia sedang menunggu para Monster Lalat datang menyerang, mereka bertiga memakai topeng yang telah dia beli.
Tidak lama mereka semua menunggu, Monster Lalat pun terlihat, jumlah mereka sangat banyak sekali, hingga membuat Gadis dan Suci merasa sedikit khawatir, tetapi tidak untuk Putri dia tampaknya sangat senang sekali.
__ADS_1