Satria Naga Legendaris

Satria Naga Legendaris
PINTU RAHASIA


__ADS_3

Malam semakin larut mereka semua memutuskan untuk tidur menemani Bagus, sedang di kamar sebelah hanya terlihat Putri, Linda dan Bulan.


Putri, Linda dan Bulan merasa jenuh menunggu mereka semua kembali dari dalam hutan, kali ini mereka bertiga sangat capek dan kekenyangan, setelah banyak makan di rumah makan.


Di kota Air terlihat para Monster Lalat sedang berbaris, mereka mempersiapkan diri untuk perang, sudah tinggal satu hari lagi mereka akan berhasil menguasai Negeri Moderen.


"Tinggal satu hari lagi, kita akan menyerang Negeri Moderen dengan kekuatan pasukan yang kita miliki" ucap Raja Lalat.


"Yeah dengan senang hati kami semua akan mematuhi perintahmu"


"Iya benar kami semua adalah para perajuridmu Raja"


Sorakan dari mereka terdengar sangat keras, suara mereka membuat pasukan Lalat yang ada di dalam hutan pun terbangun, mereka banyak yang bergabung dan memasuki barisan, sedangkan untuk yang lainya dia masih tertidur pulas.


Pagi yang sangat dingin membuat angin berhembus sepoi-sepoi, sedang untuk para bunga bermekaran di ladang bunga yang sangat indah, di sana terlihat Linda sedang menghirup Udara segar, kali Linda berniat masuk ke dalam kamar Bagus.


Alangkah terkejutnya ketika dia membuka pintu kamarnya, di sana terlihat semua para pengawal dan ke tiga orang tidak di kenal, sedang tidur bersamaan.


Sontak saja Linda pun berteriak cukup kencang KYAAAAAA........


Teriakan itu membuat Bagus dan yang lainnya kaget, mereka semua terbangun dan Bagus pun kaget, ketika dia beranjak bangun tangan Yuyun sudah melingkari lehernya, alangkah terkejutnya lagi di sekelilingnya semua pengawalnya ikut tertidur di dalam kamarnya.


"Kalian semua kenapa bisa tidur di dalam kamarku" kata Bagus dengan sedikit bingung.


"Bukanya kamu yang menyuruh kami semua untuk datang kemari pangeranku sayang" ucap Yuyun.


"Iya sayangku yang menyuruh kami semua untuk berkumpul di kamar ini adalah kamu" jawab Niken dengan sangat senang.


"Iya memang aku menyuruh kalian semua datang ke kamarku, tetapi tidak untuk tidur bersama kayak gini" ucap bagus sedikit khawatir.


"Tetapi yang terpenting tidak terjadi apa-apa pada kami semua, kalau pun ada apa-apa kamu juga harus siap menikahi kami" jawab Chika cuek dan memejamkan mata.


"Apa aku harus menikahi kalian semua, yang benar saja" kata Bagus sedikit panik.


"Wah aku juga mau ikut menjadi istrinya" ucap Linda ikut-ikutan.

__ADS_1


Kali ini Bagus kaget, kenapa Peri Linda malah ikut-ikutan, yang lebih kagetnya lagi putri berlari dan berkata sama seperti yang di ucapkan Linda.


Hari ini hari yang sangat menyenangkan dan melelahkan, Bagus merasa sangat senang melihat senyuman mereka semua, tidak lama mereka semua berkumpul, bagus memperkenalkan teman baru mereka berelemenkan Air.


"Perkenalkan nama saya Yuyun, pengawal elemen Air" kata Yuyun.


"Namaku Gadis teman kakak Yuyun" ucap Gadis.


"Namaku Suci teman kak Yuyun" kata Suci.


"Aku Chika pengawal elemen kegelapan" ucap Chika.


"Aku Niken pengawal Tanah" kata Niken.


"Namaku Dita pengawal petir" jawab Dita.


"Aku Hariyati pengawal Cahaya" kata Hariyati.


"Aku Putri" jawab Putri.


"Aku Bunga sebetulnya aku kekuatan dari Satri Naga Legendaris" kata Bunga.


Mereka semua mulai mengatur rencana kedepannya, kali ini Bagus meminta izin kepada Dita untuk memasuki ruang bawah tanah, tetapi Dita tidak mengetahui kalau ruangan bawah tanah benar-benar ada, mungkin Raja mengetahui tentang lokasi bawah tanah yang dia maksut, setelah perang besar melawan Monster lalat, tujuan selanjutnya adalah Kota Monster.


Mereka semua bergegas menuju tempat Raja berada, mereka berjalan melewati lorong dan ketika mereka sudah sampai, kali ini Bagus menanyakan langsung kepada sang Raja.


Namun sang raja mengatakan kalau ruangan bawah tanah yang mereka maksud tidak ada, hanya ada ruang penjara bawah tanah.


Tetapi setelah Raja berpikir sejenak dia baru mengingat, kalau ada ruangan khusus yang tidak bisa di buka oleh siapapun, pintu itu si segel oleh segel khusus.


Dengan adanya informasi dari raja, Bagus dan teman-temannya menuju ke tempat yang di maksut, mereka semua di pandu oleh Dita, karena hanya Dita dan Raja yang tahu tempat itu berada.


Setelah sampai di tempat sebuah altar yang cukup besar, Dita menuju ke sebuah tempat rahasia, tempat itu ada di belakang altar, setelah sampai di sana Dita membuka sebuah pintu yang terlihat sudah rapuh.


Ketika pintu di buka terdengar suara yang sangat keras Kreeekkkk......, Banyak debu yang beterbangan hingga membuat pernafasan menjadi sesak, di dalam ruangan terlihat sangat gelap dan ada anak tangga yang membawa mereka turun, mereka menyusuri anak tangga yang Rumayan gelap mengunakan api unggun.

__ADS_1


Kali ini Chika dan Niken merasa sangat takut, bulu kuduk mereka berdua mulai merinding sangat hebat.


"Hei Dita......apa di sini ada hantu" tanya Chika sangat ketakutan.


"Kalau hantu di sini sangat banyak sekali, berbagai hantu jenis apa pun ada" jawab Dita.


"Stop jangan kamu ceritakan lagi, boleh aku tunggu di luar dekat altar, soalnya aku sedang capek banget" kata Chika.


"Kalau di altar hantunya banyak dari pada di sini" jawab Dita.


"Ternyata di tempat ini banyak hantunya, sedangkan di sini juga ada bagus" pikir Niken.


Mereka berdua bingung serta takut, bagaimana kalau mereka sampai mengulangi lagi kejadian kemarin sore, mereka berdua akan sangat malu bila mereka berdua ketahuan ngompol di celana.


Dengan sangat terpaksa mereka berdua mengikuti mereka semua dari belakang, setelah cukup lama menyusuri anak tangga, mereka menemukan sebuah pintu besar yang berlambangkan tetesan Air.


Dita menghampirinya dengan begitu dekat, ketika dekat dia mencoba mendorong pintu itu dengan sekuat tenaga, namun dia tidak bisa membukanya karena pintu itu cukup berat, dia mencoba kembali mendorongnya tetapi pintu itu tidak terbuka ataupun bergeser sedikit pun.


Dia mulai menyerah dan mengatakan kalau pintu yang di maksud itu adalah, pintu yang ada di depan mereka semua, kali ini Bagus mencoba membukanya namun tetap saja pintu itu masih tidak bisa di buka.


Dia melihat ada sebuah tulisan di samping kanan pintu, Bagus mulai melihat sebuah tulisan cukup besar, dia pun membacanya dengan teliti, hanya pengawal elemen Air yang bisa membukanya.


"Yuyun kamu kemarilah" ucap Bagus.


"Iya ada apa pangeranku sayang" jawab Yuyun.


"Hei Yuyun......di saat-saat seperti ini kamu jangan seperti itu kalau bicara" ucap Niken merasa khawatir.


"Hei.....hei...... Niken lihatlah di sekitarmu ada apa" ucap Yuyun menakut-nakutinya.


Karena merasa takut Niken memeluk Hariyati dengan sangat erat, sedangkan Chika menutup mata, namun Hariyati mengatakan kalau arwah penasaran di sini masih belum ingin menampakan dirinya.


Mendengar kata-kata itu Niken menjadi sedikit tenang, tetapi Yuyun malah tersenyum setelah melihat kedua temanya yang sangat ketakutan.


Kali ini Yuyun melangkah maju perlahan-lahan, ketika sudah dekat telapak tanganya memegang pintu, tidak berselang lama pintu itu pun mengeluarkan sebuah Cahaya, tak lama kemudian pintu itu terbuka perlahan-lahan.

__ADS_1


Mereka semua takjub setelah melihat keindahan ruangan yang ada di dalamnya, di sana terlihat cahaya berwarna kuning gemerlap keemasan, cahaya itu menerangi ruangan sekitarnya.


Di sana terdapat sebuah tongkat berwarna emas berkilau, tongkat itu di jaga oleh boneka berwujud gadis kecil, tetapi boneka itu tidak bergerak sama sekali.


__ADS_2