
Musuh kali ini sangatlah kuat, karena pancaran kekuatannya terasa sangat berat, Wujud Iblis kekacauan hasil perubahan dari Monster Burung Api dengan delapan Benih Iblis.
Sosok wajah yang sangat menyeramkan dan beringas, mulut panjang dilengkapi dengan gigi runcing seperti gergaji, telinga panjang serta mata yang berwarna merah, tangan yang kekar mengeluarkan bulu berwarna merah serta kuku yang sangat panjang dan tajam, dari dada sampai kakinya serta ekornya juga ditumbuhi bulu panjang berwarna merah.
mereka menjadi sedikit khawatir dengan kondisi musuh yang dihadapinya bertambah sangat kuat, bahkan kekuatan LV 2 saja tidak mampu untuk membunuhnya.
Hariyati dan Niken tiba-tiba penampilannya berubah ke LV 1, nafas mereka berdua terengah-engah setelah mengeluarkan kekuatan maxsimalnya.
Kali ini mereka terdesak dalam situasi yang sangat sulit, hanya kematian yang akan menghampiri mereka semua, Hariyati berharap ada keajaiban paling tidak Sugiyono datang untuk membantunya.
"Senang bertemu dengan kalian para pengawal Satria Naga Legendaris, aku akui kalian berdua bisa menghiburku sampai sejauh ini, tatapi kalian berdua akan aku habisi di tempat ini" ucap Iblis kekacauan dengan sangat tenang.
Dari arah belakang Dita menyerang Iblis kekacauan dengan sengatan petir, akan tetapi serangan itu tidak berpengaruh kepadanya, Dita menjadi sangat panik setelah melihat secara langsung kekuatan yang dimiliki lawannya.
Dia pun mencoba menyerang dengan sengatan petir berkali-kali, tetapi hasilnya tetap sama saja, Dita tidak menyerah sampai disitu.
Dita mengunakan serangan Badai Petir miliknya, serangan Badai Petir itu membuat tubuh Iblis Kekacauan merasa sedikit kesemutan.
"Kenapa seranganku tidak mempan kepadanya, kali ini aku sedikit takut dengan kekuatan yang dimiliki Iblis Kekacauan" pikir Dita sedikit khawatir dengan kondisinya.
"Apa kamu sudah menyerah hai pengawal Satria Naga Legendaris tipe Petir, seranganmu hanya membuat tubuhku merasa kesemutan, ayo hibur aku lagi kalau tidak aku akan membunuh kalian semua" kata Iblis kekacauan.
Langkah kaki Dita pun terasa sangat berat, dia sempat mundur ke belakang, kali ini Iblis kekacauan mulai melancarkan sebuah pukulan yang sangat kuat, pukulan itu tepat mengenai perut Dita.
Darah segar pun keluar saat sebuah pukulan mendarat tepat mengenai perutnya, dalam sekejap tubuh Dita melesat cukup jauh membentur batu pembatas negeri, benturan itu menimbulkan bunyi Dhummmmm yang sangat keras, banyak debu hitam berterbangan dan batu pembatas itu pun hancur, setelah terkena terjangan tubuh Dita.
__ADS_1
"Nah sekarang giliran kalian berdua yang akan aku bunuh seperti temanmu barusan, bila kalian ingin meninggalkan sebuah pesan katakan saja, sebelum kalian mati dan menyesal" kata Iblis kekacauan.
"Pesanku hanya satu yaitu membunuhmu dengan kedua tanganku" ucap Hariyati dengan sangat yakin.
"Iya harapanku juga sama, aku hanya ingin membunuhmu" jawab Niken.
"Aku juga tidak akan kalah dengan mudah, karena kami semua adalah teman" kata Chika.
Disana terlihat Yuyun pingsan dan Dita sedang terkapar tidak berdaya, sedangkan Bulan, Gadis dan Suci mereka bertiga sedang bersembunyi, karena mereka bertiga terlihat sangat ketakutan, kekuatan itu tidak membuat Putri menjadi takut, dia masih tetap berdiri santai melihat pertarungan mereka.
Iblis kekacauan melihat Putri dengan seksama, pandanganya tertuju kepada Putri, tetapi Putri hanya diam saja setelah melihat musuh Satria Naga Legendaris yang sangat kuat.
"Kekuatan iblis kekacauan masih kalah besar di banding dengan kekuatan Raja Iblis Joko, apa sampai di sini ya nyawa mereka semua akan hilang, atau mungkin aku harus membantu mereka semua" pikir Putri.
"Hei anak kecil berambut merah di kepang dua, apa kamu mau menjadi bawahanku, akan terapi aku hanya bercanda karena kalian semua akan mati ditanganku" ucap Iblis kekacauan.
"Menarik sekali kamu hanya anak kecil, apa kamu ingin aku bunuh seperti mereka" kata iblis kekacauan.
Iblis kekacauan tidak tahu siapa sebenarnya anak kecil yang bernama Putri, kali ini Hariyati dan Niken berlari ke arah Iblis kekacauan, dia tidak ingin Putri kenapa-napa.
Dia menyerang Iblis Kekacauan dengan sayatan demi sayatan, akan tetapi tubuhnya tidak mengalami luka atau goresan sedikitpun, sedangkan Niken menyerang mengunakan pukulan tangan penghancur.
Pukulan bertubi-tubi di lancarkan tepat mengenai Kepala bagian belakang, akan tetapi pukulan itu tidak berdampak apa-apa, Mereka berdua merasa ada sesuatu yang tidak beres pada tubuh lawannya.
Sebuah kepalan tangan menghujani tubuh mereka berdua, pukulan yang sangat cepat dan kuat membuat mereka berdua terpental, tubuh mereka berdua membentur Tanah dan terguling-guling hingga tidak sadarkan diri.
__ADS_1
Bagus yang mengetahuinya merasa sangat marah, akan tetapi Chika mulai menyerang dengan jurus Gravitasi Kegelapan miliknya, ketika tubuh Iblis kekacauan terperangkap oleh bayangan hitam, dia pun tersenyum dan mulai menoleh kearahnya, Chika merasa sedikit kaget dengan lawannya, kenapa jurusnya tidak bisa mengunci tubuh lawannya.
"Kamu juga ingin mati seperti teman-temanmu" ucap Iblis kekacauan dengan sombongnya.
"Aku tidak akan kalah dan aku tidak akan mati melawanmu" jawab Chika.
"Menarik sekali ucapanmu, baiklah akan aku kabulkan semua keinginanmu" ucap Iblis kekacauan.
Setelah berkata dia pun menyerang Chika dengan pukulan, Chika pun merasa sangat kaget kenapa dia bisa bergerak dengan bebas, padahal dia sudah mengunci tubuh Iblis Kekacauan.
Ketika kepalan tangan menghantam tubuh Chika, seketika itu pula tubuhnya terpental jauh membentur dinding pembatas hingga terdengar suara Dhummmmm.......yang cukup kencang.
Dita masih ingin bangkit dan bertarung, tetapi kali ini Bagus tidak akan tinggal diam, dia menyerang dengan kekuatan penuh miliknya, pukulan dan tendangan miliknya mengenai tepat di bagian perut serta dada Iblis kekacauan.
Tidak berhenti sampai di sana Bagus pun mengunakan kekuatan Satria Naga, kali ini warna rambut bagus yang berwarna hitam menjadi merah, serta mata biru menjadi merah darah.
Kekuatannya sangat besar dan meluap-luap, dengan serangan bertubi-tubi membuat Iblis kekacauan menjadi sedikit panik, akan tetapi dia masih bisa bertahan kalau hanya serangan seperti itu.
Bagus melancarkan Bola Api merah sebanyak lima Bola, ketika Bola itu tercipta dia menbakkan dengan sangat cepat ke arah lawannya.
Ketika bola itu mengenai tubuh sang Iblis tiba-tiba terdengar suara ledakan yang sangat dahsyat Dharrrrr.......
Ledakan itu membuat tanah bergetar hebat dan tanah yang ada di sana menjadi hancur, angin bertiup sangat kencang membawa bebatuan yang sangat kecil.
Di sana terlihat Niken, Hariyati, Chika dan Yuyun mereka semua sedang pingsan, sedang kan Dita masih kuat berdiri dan menyerang kembali, tetapi kedua kakinya tidak bisa digerakkan, kemungkinan Dita merasa sangat takut karena semua temannya telah di kalahkan dengan sangat mudah.
__ADS_1
Setelah asap hitam menghilang di sana terlihat tubuh Iblis Kekacauan masih berdiri dengan tegap, dia mandangi Bagus yang sedang mengunakan mode Satria Naga.
Tubuh sang Iblis tidak mengalami luka-luka yang sangat serius, dia mulai berlari kearah Bagus, sehingga bagus merasa kaget setelah mengetahui lawannya begitu cepat dan sangat kuat, kali ini dia tidak bisa berkata apa-apa tentang lawannya.