
Mereka semua pun bercakap-cakap sambil memasuki gerbang yang pertama,di sana terlihat ada dua orang penjaga gerbang yang badannya sangat besar dan kekar.
Saat Bagus dan temanya melewati gerbang mereka tidak di perbolehkan masuk ke dalam, penjaga itu beralasan kalau Kota Palam sudah sangat seteril dari penduduk Kota luar, jadi pendatang sekarang sudah di larang untuk masuk kecuali pedagang.
"Kalau aku tidak boleh masuk aku akan masuk dengan paksa" kata Bagus.
"Anak kecil kamu bisa apa???
Apa kamu mau melawan kami para penjaga gerbang, tapi sebaiknya kamu pergi dari sini sebelum kami menyakitimu" teriak para penjaga dengan sangat marah.
"Perlu kalian ketahui kalau dia adalah satria naga legendaris yang akan menciptakan perdamaian di dunia" kata Chika dengan serius.
"Hahahahaha......apa kalian mau mengaku kalau dia adalah satria naga legendaris, dan kalian berdua adalah pengawalnya, hahahahahaha......perlu kamu ketahui kalau satria naga legendaris dan pengawalnya sudah 5 tahun ada di Kota ini, jadi kalian jangan mengaku-ngaku sebagai satria naga legendaris" jawab para penjaga sambil tertawa kecil.
"Sebaiknya kita beri pelajaran para penjaga yang tidak tahu sopan santun ini" ucap Chika dengan sangat emosi.
"Chika kamu jangan seperti itu, ingat tujuan kita tidak boleh membuat keributan" jawab Bagus dengan tenang.
Mereka semua berpikir bagaimana caranya agar mereka semua bisa masuk tanpa di ketahui oleh penjaga, setelah mereka berpikir namun tidak ada jalan keluarnya.
Tiba-tiba satria naga legendaris mengambil alih tubuh bagus, dia pun berjalan mendekati penjaga dan melihat-lihat tubuh penjaga.
"Apa yang akan kamu lakukan anak kecil???" tanya penjaga dengan rasa penasaran.
"Panggil aku satria naga legendaris, aku katakan padamu tentang satu hal akulah yang telah membuat dinding pelindung ini, aku pun bisa mencabut dinding pelindung ini kalau kami tidak boleh masuk" ucap satria naga legendaris dengan sangat marah.
"Hei anak kecil coba saja kalau kamu mau menghancurkan pelindung ini" jawab penjaga.
"Kalian meremehkan aku.baiklah akan aku buka pelindung yang telah aku buat sekarang juga" kata satria naga legendaris.
Bagus yang telah di kuasai oleh naga pun maju perlahan, namun kedua penjaga malah mentertawakannya.
Ketika tangan dia memegang pelindung yang sangat besar dan tinggi, tiba-tiba terjadi guncangan kecil namun lama-lama guncangan menjadi kencang, penjaga pun menjadi panik dengan apa yang dilakukan oleh Bagus.
Sedangkan di luar gerbang ada sesosok Monster yang menuju gerbang Kota Palam, di dalam gerbang jarak kira-kira 1 kilometer sesosok Monster merasakan guncangan, dia berpikir ada Monster lain yang sedang menerobos benteng yang telah di buat oleh temannya selama 500 tahun.
Dengan cepat Monster itu berlari menghampiri pintu gerbang, dia berpikir pasti Monster yang sangat hebat berusaha masuk ke dalam, mungkin dia berniat menghancurkan Kota, setelah kedua Monster sampai di pintu gerbang mereka sangat kaget, ternyata anak kecil yang telah melakukan getaran pada benteng.
Chika dan Hariyati pun kaget dengan munculnya kedua Monster yang sangat cepat, namun mereka berdua tidak gentar dengan munculnya kedua Monster Anjing dan Manusia Emas.
"Hei anak kecil apa yang telah kamu lakukan pada benteng suci" kata Monster Anjing.
"Apa kamu itu Monster yang di kirim oleh Raja Monster Maikel???" tanya manusia Emas.
"Apa aku terlihat seperti Monster ???
Apa kalian sudah lupa denganku, siapa yang membuat benteng dan siapa yang bisa melepasnya" tanya Satria Naga Legendaris dengan santainya.
Ke dua Monster sempat berpikir namun mereka berdua teringat akan 500 tahun, teman yang berhasil menolongnya dari dunia kegelapan, tapi anehnya ke dua Monster tersebut malah tertawa melihat tubuh temannya.
"Hahahahaha kenapa kamu bergabung dengan anak kecil itu Satria Naga Legendaris" tanya Monster Anjing sambil tertawa geli.
"Jangan berkata seperti itu tentang Bagus" ucap Satria Naga Legendaris dengan serius.
"Kenapa kamu membela anak manusia yang bernama bagus, kelihatannya dia sangat lema apa tidak ada orang lain seperti dia yang bisa kamu ajak bergabung???" tanya Manusia Emas.
"Kalian berdua jangan meremehkan anak yang bernama Bagus, anak ini sangat kuat apalagi teman-temannya" ucap Satria Naga Legendaris.
Mereka berdua tidak akan ragu karena yang mengatakan itu adalah temannya yang sudah lama menghilang, Bagus dan temannya di suruh masuk ke pintu gerbang, namun Satria Naga Legendaris bingung dengan teman mereka Monster Anjing dia berhenti di pintu masuk, tapi Chika menghampiri Monster Anjing dan menanyakan sesuatu hal.
__ADS_1
"Kenapa kamu tidak masuk ke dalam???
Apa benar di dalam Kota ini ada orang yang mengaku sebagai Satria Naga Legendaris???" tanya Chika sangat penasaran.
"Aku tidak masuk ke dalam karena aku menjaga beteng ini dari Monster yang ingin merusak, karena banyak Monster yang mencoba masuk tapi kami telah membereskannya.
Sedangkan dulu sebelum kalian kesini ada seorang manusia yang mengaku sebagai Satria Naga Legendaris, dia datang ke Kota ini sudah 5 tahun lalu.dia datang tidak sendiri dia datang bersama 2 pengawalnya seorang perempuan" ucap Monster Anjing.
"Kenapa kalian tidak mengenali teman kalian sendiri, walau dia teman yang sudah berpisah selama 500 tahun pastinya kalian masih mengingatnya" ucap Hariyati.
"Kami tidak merasakan kehadiran teman kami saat orang itu melewati pintu gerbang, dia mengatakan kalau dia habis bertarung melawan Monster yang sangat kuat dan Satria Naga Legendaris sedang tertidur di dalam dirinya, makanya aku tidak merasakan energi temanku" jawab Monster Anjing.
"Aku ingin tahu seperti apa sih orang yang mengaku sebagai Satria Naga Legendaris" kata Hariyati.
"Biarkan saja mereka mengaku sebagai diriku, yang terpenting kita harus masuk ke dalam kota dan mencari orang yang bernama Yudi" jawab Bagus.
Mereka semua melewati gerbang yang kedua dengan di antar oleh manusia Emas, mata mereka semua terbuka sangat lebar setelah melihat indahnya Kota Palam, di sana terlihat anak kecil yang sedang bermain di taman, mereka bermain dengan senangnya wajah mereka tampak sangat bahagia, melihat taman yang penuh bunga saja bisa membuat hati sangat bahagia, di atas Kota terlihat kendaraan balon terbang berjumlah 10 kendaraan.
Mereka semua di antar oleh manusia Emas mengelilinggi kota, tapi anehnya penduduk tidak merasa ke takutan dengan kehadiran Manusia Emas.
"Kenapa para penduduk tidak takut dengan kehadiranmu???" tanya Bagus dengan rasa penasaran.
"Wajar saja mereka tidak takut dengan sosokku, sejak para penduduk masih bayi aku sudah ada di Kota ini, nenek moyang penduduk Kota ini dulunya takut dengan keberadaanku, karena tujuanku melindungi Kota ini, jadi para penduduk bisa menerima kehadiranku" jawab Manusia Emas.
Mereka pun di ajak berkeliling Kota Palam oleh manusia emas, namun ketika mereka sampai di Kota mereka dikejutkan seorang yang mengaku sebagai Satria Naga Legendaris.
Chika menghampiri laki-laki itu tapi Manusia Emas menghentikan langkah Chika, dia pun menjadi jengkel kenapa langkah kakinya di hentikan, sedangkan Hatiyati cuma tersenyum melihat kejadian itu, mereka semua tidak sadar kalau ada Monster yang telah masuk ke dalam Kota Palam.
Monster itu dengan cepat menempel ke tubuh manusia dan berbaur dengan penduduk lain, sekilas bagus menyadari kehadiran Monster tapi di mana Monster itu berada, bagai mana bisa Monster bisa masuk tanpa melewati benteng yang telah aku ciptakan pikir Satria Naga Legendaris.
Hariyati tidak menyadari kehadiran Monster, dia malah melihat pertujukan Satria Naga Legendaris, namun dengan terpaksa Chika pun melihat pertunjukan itu, sedangkan Linda terkagum-kagum melihat pertunjukkan yang di mainkan oleh gadis kecil.
Dia bersama Satria Naga Legendaris palsu, anak perempuan itu bermain bola api sebanyak 5 bola, bola itu di lemparkan ke atas bergiliran dengan bola yang lain, tapi anehnya anak itu tidak terbakar atau kepanasan.
"Chika kamu salah tentang anak itu, memang yang kita lihat itu sirkus tapi anak kecil itu bisa menciptakan api" jawab Hariyati.
"Gadis cantik kamu salah sangka.Kami ini bukan kelompok sirkus tapi kami bertiga adalah Satria Naga Legendaris, apa kalian pernah mendengar kisahku selama 500 tahun???" ucap Rio dengan semangat.
"Apa benar kamu itu Satria Naga Legendaris???" tanya Chika sedikit jengkel.
"Semoga Satria Naga Legendaris bisa menciptakan perdamaian di seluruh dunia" kata Hariyati.
"Tentu saja nona cantik, aku akan menciptakan perdamaian di seluruh dunia, tapi hari ini kami sedang bersantai di kota ini, jadi nona-nona bersabarya.akan aku habisi semua Monster yang ada di seluruh dunia ini" ucap Rio dengan sombongnya.
"Kalau benar kamu akan menghabisi semua Monster, kenapa kamu berada di kota ini selama 5 tahun???" kata Chika sangat marah.
"Kota ini sangat indah jadi kami bertiga sampai kelupaan, tapi 3 hari lagi kami akan pergi dari sini dan akan menciptakan perdamaian dunia" jawab Rio dengan santainya.
"Kami berempat akan ikut bersama kalian" ucap Hariyati.
"Baiklah kalian boleh ikut tapi teman kalian ada dimana???
(( bagaimana ini aku bisa ketahuan kalau bersama mereka, tapi tunggu kelihatannya mereka bukan penduduk sini jadi aku bisa membuat alasan kepada mereka ))" tanya Rio.
"Itu disana teman kami sedang melihat-lihat kota ini, iya kenalkan namaku hariyati dan yang ada di sampingku bernama Chika, sedang teman laki-lakiku bernama Bagus sedang Peri bunga yang ada di kepalanya bernama Linda" kata Hariyati.
"Kalian memiliki Peri bunga yang sangat cantik, kenalkan namaku Rio sedang yang berambut hijau panjang itu bernama Rina pengawal tipe cahaya, sedang yang ini adalah Miya pengawal tipe api" ucap Rio.
".............." Miya diam membisu.
__ADS_1
Miya pun mengangguk dan tersenyum, mereka pun sepakat untuk berkerja sama, tapi ada yang membuat Hariyati penasaran dengan anak gadis yang bernama Miya, anak pendiam yang tidak berbicara sama sekali.
Rio bersama kelompoknya sedang pergi kepenginapannya, setelah mereka menyelesaikan pertunjukkan, sedangkan Bagus dan kawan-kawan sedang berjalan mengelilinggi Kota yang sangat besar.
Mereka semua sudah mengelilinggi seluruh kota dengan waktu yang di butuhkan 3 jam, setelah mereka berjalan-jalan akirnya mereka sampai di rumah yang cukup megah seperti
istana, manusia Emas menunjukkan kalau di sini rumah profesor Yudi sang penemu kendaraan terbang.
Langkah kaki terdengar ketika bel di bunyikan cukup lama, ketika pintu di buka di dalam rumah terlihat sesosok gadis cantik sedang menyapa mereka semua dengan lemah lembut.
"Selamat sore, paman Emas siapa mereka semua???
Kayaknya mereka semua bukan orang dari kota ini" ucap Niken.
"Mereka semua temanku, apa ayahmu ada di rumah.Aku ingin bertemu dengan Ayahmu karena ini menyangkut masalah yang sangat penting" jawab Manusia Emas.
"Mari kalian semua masuk" jawab Niken.
Mereka semua masuk ke dalam rumah yang sangat besar, di dalam rumah terlihat sangat megah dan kokoh, mereka berjalan masuk ke dalam rumah dengan melewati lorong.
Saat berjalan Chika melihat ke kanan dan ke kiri dia terkejut ketika melihat sebuah kamar yang sangat luas dan indah, tempat tidur yang sangat nyaman terlihat sekilas saat berjalan, Niken mengatakan kalau kamar tidur itu adalah kamarnya.
Chika pun terkejut mendengarnya kenapa gadis kecil memiliki kamar yang sangat besar, setelah mereka sampai ditempat yang sangat luas mereka semua tertegun melihat benda yang sangat besar mirip Pesawat Terbang.
"Hebat di Kota ini sudah ada Pesawat Terbang, tapi Pesawat model ini tidak membutuhkan landasan yang sangat besar untuk mendarat" kata Chika dengan sangat senang.
"Anak muda kamu kenapa bisa tahu kalau nama kendaraan ini adalah Pesawat Terbang, padahal aku menciptakannya selama 1 tahun dan kamu sudah tahu kendaraan apa ini" jawab profesor Yudi.
"Di tempat kami pesawat terbang model ini sudah di ciptakan sudah 5 tahun, tapi kami belum pernah menaikinya" ucap Chika.
Profesor Yudi menjadi lemas saat mendengar perkataan Bagus yang telah mengetahui penemuannya namun manusia Emas menjelaskan kalau mereka berasal dari Dimensi lain yaitu bumi.
Awalnya profesor yudi tidak mempercayainya, namun setelah dia berpikir tentang seorang pemuda yang mengetahui penelitian yang dia lakukan akhirnya dia baru mempercayainya, setelah itu profesor Yudi menyuruh mereka masuk keruangan yang cukup besar.
"Perkenalkan namaku profesor Yudi dan ini anakku yang bernama Niken" ucap profesor Yudi.
"Nama saya bagus dari Dimensi Bumi, aku di panggil kesini oleh Peri yang bernama Linda dia adalah peri bunga, aku sudah bersatu dengan Satria Naga Legendaris" kata Bagus.
"Namaku Chika pengawal Satria Naga Legendaris aku tipe kegelapan" ucap Chika.
"Namaku Hariyati aku pengawal Satria Naga Legendaris tipe cahaya" ucap Hariyati.
"Setahu saya Satria Naga Legendaris sudah tinggal di kota selama 5 tahun, sebaiknya kamu jangan mengaku-ngaku menjadi dia" kata Niken tidak percaya.
"Apa kamu meragukan aku, temanku???
Satria Naga Legendaris dan aku sudah berteman selama 500 tahun, dan kini temanku sudah ada di hadapan kita" Jawab manusia Emas.
"Kalau benar kamu adalah Satria Naga Legendaris tolong kamu mendekatlah kemari" ucap Niken.
Dengan ragu-ragu bagus mendekati Niken, dengan langkah yang begitu berat dia melihat wajah Niken yang berparas cantik, tapi tatapan gadis itu sangat tajam melihat ke arahnya.
Saat Bagus mendekat wajah Niken menjadi merah, tak lama setelah Bagus mendekat Niken menyuruh Bagus untuk menciumnya, sontak saja Chika langsung marah-marah kepada Niken, sedangkan tatapan mata Hariyati nampak lain dari biasanya.
"Kalau kamu memang benar Satria Naga Legendaris pastinya kamu tidak akan ragu, ketika kamu menciumku pasti aku akan berubah menjadi pengawalmu, aku sudah 5 tahun mengembara mengelilingi Dunia dengan kendaraan yang aku dan ayahku buat" kata Niken dengan serius
"Tidak boleh pengawal Bagus hanya kami berdua cahaya dan kegelapan, apa kamu mengerti Niken" ucap Chika.
"Apa kalian semua sudah membaca tulisan kuno yang ada di Pulau terbang, saat aku membaca tulisan kuno itu, terjadi perjanjian antara manusia dan Satria Naga Legendaris penjaga gerbang" ucap Niken.
__ADS_1
"Setop kamu jangan mengatakan itu lebih rinci" jawab Hariyati.
Dengan reflek Hariyati menghentikan pembicaraan Niken.