Satria Naga Legendaris

Satria Naga Legendaris
TAKDIR


__ADS_3

Tak berselang lama tubuh Monster Lalat mengeluarkan asap berwarna ungu kehitaman, tubuh Bagus yang terkena asap itu membuat dia lemas, dengan satu tendangan tubuhnya jatuh tersungkur ke Tanah.


Hariyati dan Niken sangat marah, mereka berdua dengan berlari dengan cepat melancarkan pukulan bertubi-tubi dan tendangan yang sangat kuat, namun tubuh Monster Lalat kali ini tidak terluka sama sekali.


Dia membalas serangan mereka berdua dengan kekuatan penuh, dengan satu pukulan dan dua tendangan mereka berdua jatuh tersungkur dan terguling-guling di atas tanah.


Gadis yang melihat Bagus dari balik pohon, dia pun perlahan-lahan menghampirinya, dia duduk sambil menangis karena melihat wajah bagus menjadi pucat pasi, Suci perlahan ikut duduk di sebelah Gadis, mereka berdua terlihat sangat kasihan kepada penyelamat Dunia ini.


Gadis mengangkat kepala bagus dan menaruh di pangkuannya.


Monster lalat tubuhnya mengeluarkan aura hitam, tetapi tubuhnya mulai robek sangat panjang dan lebar, dari dalam muncul sosok seperti Monster Lalat.


Akan tetapi di bukanlah Monster, kalau di lihat dia adalah Iblis Lalat, wujudnya sangat ramping dan tinggi, kepala bulat, dia memiliki ekor kecil panjang, tubuhnya persis seperti tubuh Manusia dan memiliki sayap seperti kelelawar.


Para pengawal diserang terus menerus hingga mereka jatuh terkapar di atas tanah, sedang Niken mengeluarkan kedua tangan robot, dia menyerang dengan pukulan bertubi-tubi hingga mengenai tubuhnya, tetapi tubuh Iblis Lalat tidak bergeming sedikitpun.


Dengan satu tendangan dia melesat jauh membentur pohon, mulutnya mengeluarkan darah segar, namun Niken masih mencoba untuk bangkit.


Sebuah cahaya yang sangat terang tiba-tiba muncul di depan mereka semua, cahaya itu menjelma menjadi sosok wanita paruh baya.


Iblis lalat terkejut dengan kemunculan perempuan dewasa yang sangat cantik, dia bertubuh tinggi, ramping dan berdada besar, rambut panjang berwarna hitam sebahu.


Monster Lalat menjadi marah dan menyerangnya, kekuatan yang sangat luar biasa hebat keluar dari tubuhnya, Iblis lalat melayangkan pukulan yang sangat kuat, dengan telapak tangan kirinya Wulandari berhasil dengan mudah menahan serangan yang mengarah kepadanya.


"Ternyata campur tangan dari Raja Iblis sudah kelihatan, kali ini aku tidak boleh tinggal diam, dengan kekuatan suci aku akan menghentikan waktu paling tidak 1 menit sudah cukup, kekuatan suci aku mohon pinjamkan aku kekuatanmu HOOAHhhhh...."ucap Wulandari.


Wulandari mengeluarkan jurus suci dan melancarkan satu pukulan tepat mengenai wajah Iblis Lalat, pukulan yang sangat kuat membuat dia jatuh tersungkur ke tanah, ketika tubuh iblis lalat membentur tanah seketika itu waktu pun telah berhenti.


Gerakan Wulandari sangat cepat sekali, dia mendekati tubuh bagus yang terbaring di tanah, sedangkan kepalanya tertidur di pangkuan Suci, sedang Gadis sedang duduk di sampingnya.

__ADS_1


Mereka berdua sedang meneteskan Air mata, namun Wulandari mendekati kedua gadis itu dan mengelus kepala mereka berdua.


"Kalian berdua jangan khowatirkan dia, karena dia akan baik-baik saja" ucap Wulandari dengan sangat tenang.


Dia mengulurkan tangannya ke arah wajah Bagus dan berkata, PENYEMBUHAN telapak tangannya mengeluarkan cahaya putih, dalam sekejap tubuh bagus yang terkena racun berangsur-angsur sembuh, namun tidak untuk kekuatanya yang masih belum pulih seytuhnya.


Kehadirannya membuat Hariyati berlinangan Air mata, dia tidak bisa menghentikan air matanya yang menetes keluar.


"Guru.....apa benar ini kamu, apa.......aku tidak bermimpi........" Ucap Hariyati terasa sangat berat.


"Muridku Hariyati aku sangat senang kamu baik-baik saja, aku datang ke sini karena ada sesuatu yang ingin aku sampaikan kepada kalian semua, terutama kau Satria Naga Legendaris" ucap Wulandari.


"Oh ternyata kamu masih hidup ya pengawalku, kamu juga masih terlihat sangat mudah padahal sudah lama sekali, syukurlah kamu tidak celaka di tangan mereka berdua" jawab Satria Naga Legendaris.


"Pada waktu itu aku terombang-ambing di tengah-tengah ruang dan waktu cukup lama, dan pada saat itu aku telah di selamatkan oleh Raja Cahaya,


Hariyati berlari sekuat tenaga kearah Wulandari, dia memeluknya dengan sangat erat sekali, dia melepaskan rasa rindu yang sudah lama ditinggalkan.


"Menangislah sepuasmu dengan begitu semua beban di dalam hatimu akan hilang.


Aku pergi meninggalkanmu karena itu adalah tugas yang telah aku emban selama ini" jawab Wulandari


"Tugas apa???


Kalau boleh aku ingin tahu guru" ucap Hariyati sambil memeluk gurunya.


"Tugas untuk mengawasimu dari jauh, itu adalah tugas yang telah di berikan oleh Raja Cahaya untukku" jawab Wulandari.


Mereka semua mendekati Wulandari dengan badan sempoyongan, di susul oleh Bagus berserta Gadis dan Suci.

__ADS_1


Yuyun sangat terkejut setelah melihat pemandangan sekitarnya telah berhenti, di sana terlihat Iblis Lalat sedang tersungkur ke tanah dan tidak bergerak sama sekali.


Setelah mereka berkumpul Wulandari mengatakan sesuatu yang sangat penting.


"Bagus perlu kamu ketahui kehadiranmu di sini sudah di takdirkan oleh Raja Cahaya, dan juga untuk kalian para pengawalnya.


Kenapa kalian bisa menjadi pengawal Satria Naga Legendaris.


Karena hati kalian semua telah terhubung saat kalian semua di lahirkan di Dunia, kamu bisa merasakan kalau dia pengawalmu, bila dia dalam keadaan kritis.


Tetapi kamu telah menyadari tentang kekuatan Yuyun sebelum menjadi pengawal tipe Air, dengan cepat kamu melakukan tindakan tanpa ada paksaan dari yang lain" ucap Wulandari menjelaskan dengan seksama.


" Aku akan menjelaskan karena aku tidak memiliki banyak waktu.


Muridku Hariyati kamu dari kecil sudah berbakat mengunakan jurus cahaya, sedang pedang yang aku berikan itu adalah sebuah pedang suci panjang.


Untuk Chika kamu Gadis bumi yang terbawa tanpa sengaja ke sini, karena kamu memiliki jiwa kegelapan yang sangat kuat sama seperti kakakku, dan sebuah pedang suci kegelapan pemberianku dari mulut Monster Ular.


Untuk Niken dari lahir kamu sudah di berkati kekuatan tanah, akan tetapi kamu belum menyadarinya, tapi kegigihanmu untuk belajar mengunakan kekuatan elemen tanah membuatku kagum, untuk senjata suci milikmu sudah tertanam di hatimu yaitu tangan penghancur.


Sedangkan putri Dita dari kecil dia cukup berbakat, dan dia sudah bisa dengan bebas mengunakan kekuatan kilat miliknya, karena sifatnya begitu sombong maka senjata suci dua pedang petir telah menjauhinya.


Yang terakhir Yuyun dari kecil kekuatan air milikmu sedang tertidur, karena kemarahan dalam hatimu sudah mencapai batasnya, maka kekuatanmu mulai bangkit dari tidurnya, sedangkan senjata suci milikmu tongkat emas, tongkat itu tersegel di suatu tempat.


Sedang untukmu bagus, dalam dirimu tertanam jiwa yang sangat hebat tetapi jiwa itu bersikap seenaknya sendiri" kata Wulandari menjelaskan dengan sangat terperinci.


"Boleh aku tahu di mana sekarang senjata suci milikku berada" tanya Yuyun sangat ingin tahu.


"Soal senjata suci milikmu dan Dita, Tongkat emas berada di ruang bawah tanah Negeri Moderen, sedangkan untuk dua pedang petir pedang itu bersembunyi di bawah Kota Monster, Kota itu penuh dengan para Monster yang sangat kuat dan haus darah" Jawab Wulandari.

__ADS_1


Chika hanya terdiam karena penjelasan darinya memang benar adanya, sedangkan Niken memang dari kecil dia bisa mengendalikan tanah walau hanya segumpal, soal Dita dia baru menyadarinya kalau sifatnya sangat sombong dan angkuh, sedangkan Yuyun hanya diam saja sambil mendengarkan.


"Guru pada waktu itu Monster Ular telah memakanmu hidup-hidup, tapi kenapa kamu bisa selamat dari mulutnya" tanya Hariyati dengan sangat penasaran.


__ADS_2