
Kemarahan Raja Lalat kepada semua pasukannya telah memuncak, tubuhnya mulai mengeluarkan Cahaya merah, Cahaya itu membuat perasaan mereka semua menjadi gelisah.
Namun tidak lama Raja Lalat mengunakan jurus penyatu tubuh, jurus yang terdengar menakutkan di telinga mereka semua, karena jurus itu adalah jurus terlarang bagi sang Raja.
Tanpa berkata-kata tubuh Raja Lalat mengeluarkan cahaya merah dan berganti hitam, semua pasukannya yang masih hidup dan melarikan diri tidak bisa bergerak, Karana tubuh mereka semua telah terikat oleh cahaya merah kehitaman.
Wajah para pasukannya terlihat ketakutan dan sangat pucat, mereka semua takut kalau tubuh mereka akan lenyap di makan sang Raja Lalat.
Tidak berselang lama tubuh para pasukannya bergerak perlahan-lahan kearah sang Raja, kejadian itu membuat Bagus dan teman-temannya yang lain merasa takut.
Disana terlihat mayat Monster lalat yang terbaring di atas Tanah dan berserakan kemana-mana, senua mayat mereka terbang mendekati sang Raja Lalat, mayat mereka semua tersedot dan menempel dengan perlahan, akan tetapi lama-kelamaan mayat yang tersedot semakin cepat.
Tubuh mereka bersatu seperti gumpalan daging yang terlihat hidup, akan tetapi tidak untuk Monster Lalat yang masih hidup, mereka semua berteriak sangat kencang agar mereka semua diampuni oleh sang Raja.
"Raja....... tolong maafkan aku karena aku masih ingin hidup, tolong ampuni semua kesalahanku Raja......."
"Ampuni kami Raja....... jangan bunuh kami semua, karena kami semua masih ingin tetap hidup"
"Hahahahahaha.......Aku tidak akan membiarkan para pengecut untuk tetap hidup, kalian semua harus mati dan bersatu dengan tubuhku, bergembiralah karena tubuh kalian akan menjadi bagian dari tubuhku" teriak Raja Lalat dengan sangat keras.
Raja yang sangat kejam telah melahap semua pasukannya dalam sekejap, setelah melahap tubuh semua pasukan Monster yang sudah mati dan tidak yang masih hidup, disana terlihat sebuah telur terbuat dari daging, lapisan luar telur mengeluarkan cairan bening Yang sangat lengket seperti lendir.
Chika, Dita, Niken, Yuyun dan Hariyati terlihat sangat jijik setelah melihatnya, sedangkan Putri, Gadis dan Suci terlihat biasa saja.
__ADS_1
Bagus merasa sangat heran dengan jurus terlarang yang telah digunakan untuk menyerap tubuh bawahannya dengan paksa, akan tetapi Satria Naga Legendaris mengatakan kalau jurus yang dia gunakan itu jurus yang dilarang di Dunia ini, bila ada Monster yang menggunakan jurus terlarang itu, maka dirinya tidak akan bisa mengendalikan wadahnya dengan betul.
Telur yang sangat besar dan menjijikan tiba-tiba bentuknya memanjang seperti gumpalan daging, namun tidak lama gumpalan daging itu berubah menjadi bentuk sesosok Monster yang sangat besar, Monster itu memiliki tiga mata yang berwarna merah serta dua tanduk di kepalanya, tanduk yang sangat besar dan panjang serta tubuhnya di lapisi oleh armor yang terbuat dari besi, dan sebuah mulut yang cukup besar serta tumbuh Gigi yang sangat tajam.
Kedua tangannya dilengkapi sebuah perisai yang sangat besar, dan sebuah pedang besar panjang, kedua kakinya sangat besar dan panjang serta memiliki kuku lancip dan sangat tajam.
Kali ini mereka semua dihadapkan dengan kekuatan dari jurus terlarang, jurus yang sangat menakutkan karena ukuran dari Monster itu mencapai 30 meter, mereka semua terlihat cukup panik dengan kehadiran lawan yang mustahil untuk mereka kalahkan.
Tanpa berkata-kata Monster itu melayangkan sebuah tebasan kearah mereka semua, karena mereka semua masih belum siap untuk bertempur, tanpa bisa menghindar mereka semua terkena serangan dadakan dari sang Monster.
Tubuh mereka semua melesat membentur tanah dan terguling-guling, Putri yang melihat kejadian itu mulai bersiap untuk menyerang lawannya.
Tetapi aksinya didahului oleh Gadis dan Suci, mereka masih menyembunyikan identitas dengan sangat baik, mereka berdua berlari mendekati tubuh Monster yang sangat besar, Dia berlari dan terus berlari menuju area wajah, akan tetapi langkah kaki mereka berdua tidak berjalan dengan mulus.
Mereka berlari dan terus berlari serta menghindar ke kanan dan ke kiri, setelah mereka berdua sudah dekat Gadis dan Suci mulai melompat sangat tinggi, Chika yang melihat kejadian itu merasa tertegun dengan kedua anak bertopeng yang telah membantunya.
Monster itu terlihat sangat marah setelah mereka berdua sudah sampai di depan wajahnya.
"Ayo kita gabungkan serangan kita harus tepat mengenai wajahnya" kata Suci memberi perintah.
"Aku sudah siap untuk menghajarnya dengan kepalan tinjuku" jawab Gadis dengan penuh percaya diri.
Dengan aba-aba mereka berdua melancarkan pukulan secara bersamaan, wajah Monster yang terkena pukulan pun terpental ke belakang dan roboh, sebelum dirinya roboh Monster itu menyerang menggunakan tameng, tanpa bisa menghindar tubuh mereka berdua terkena terjangan hingga terlempar dan melesat cukup jauh hingga memasuki Kota.
__ADS_1
Benturan itu mengeluarkan bunyi Dhummmmm..........debu hitam muncul diarea Kota, Putri yang melihat kejadian itu tiba-tiba ikut menghilang, Bagus yang melihat kepergian Gadis bertopeng tanpa jejak, Dia merasa sangat penasaran dengan ketiga Gadis bertopeng, akan tetapi sekarang dia harus berfokus untuk membunuh Monster yang ada didepannya.
Para perajurit yang sedang berkumpul di depan gerbang karena perintah Dita, mereka semua terlihat sangat panik dan ketakutan, kalau Monster besar itu sampai masuk kedalam Kota dan menghancurkan Negeri Moderen.
Sementara di dalam istana, disana terlihat Linda yang sedang mondar-mandir, Dia sempat berpikir untuk menceritakan kalau dirinya juga pengawal dari Satria Naga Legendaris, namun dia sudah membulatkan tekat untuk tidak mengatakan tentang dirinya, kali ini Linda keluar dari jendela dan terbang ketengah Kota, Dia merasa takut setelah melihat dari jauh sosok Monster yang sangat tinggi dan besar.
"Monster apa itu, bentuknya sangat besar dan tinggi.
Jangan-jangan mereka semua sedang melawannya" pikir Linda dengan sangat penasaran.
Linda terbang menghampirinya, dia kesana hanya untuk memastikannya saja, dia merasa heran setelah melihat para penduduk yang sedang berhamburan keluar dari rumah, para penduduk itu melihat Monster yang sangat besar hingga banyak dari mereka yang sangat Ketakutan.
Bukan hanya para penduduk yang melihat Monster yang sangat besar, akan tetapi sang Raja dan Baginda Ratu juga ikut melihatnya dari istana, Baginda Raja dan Baginda Ratu terlihat sangat panik dan ketakutan, mereka sempat berpikir panjang Monster itu bisa menghancurkan Negeri Moderen dengan sangat mudah.
Sedangkan Putri menghmpiri tubuh Gadis dan Suci yang sedang terbaring di reruntuhan rumah penduduk, tubuh mereka berdua hanya mengalami luka-luka kecil, setelah mereka berdua bangkit Putri mengajak mereka kembali ketempat pertempuran, dia mengatakan untuk memantau pertarungan mereka dari jauh.
"Gila serangan Monster itu sangat kuat sekali" kata Gadis.
"Karena kekuatan yang di berikan oleh Putri, tubuh kita terlindung dari luka-luka yang sangat fatal" jawab Suci dengan sangat yakin.
"Bila diperlukan kalian bantu mereka lagi, dan ingat jangan sampai lengah seperti tadi" ucap Putri memberi perintah.
Mereka berdua pun mengerti dan memahami kondisi yang dialami teman-temannya.
__ADS_1