
Di atas atap istana terdengar suara burung sedang berkicau, suaranya sangat merdu hingga membuat hati merasa nyaman dan tentram, Bagus terlihat sedang duduk melamun seorang diri, dia sempat berpikir kalau hari ini adalah hari yang sangat melelahkan.
Pagi-pagi dirinya sudah di lempar oleh Chika, tak lama dia pun berpikir, bagai mana caranya mereka membunuh 500 Monster Lalat yang akan menyerang Negeri ini, sedang jumlah mereka sangat banyak serta kekuatan mereka juga tidak di ketahui.
Kali ini dia sempat berpikir sangat keras, karena tidak mungkin dia bertarung melawan Monster sambil menolong warga.
Dia mulai bersantai-santai duduk sambil melamun kejadian tadi pagi.
"Tadi aku memegang apa ya kok tangan ku terasa empuk dan kenyal, ini semua karena ulah mereka berdua, sampai Chika salah paham padaku" pikir Bagus dalam hati.
Di tengah hutan yang sunyi serta dingin, terlihat banyak Monster Lalat sedang tertidur, mereka tidak bergerak sama sekali, kemungkinan mereka akan bergerak di siang hari.
Di sana terlihat Gadis dan Suci sedang terbangun, mereka melihat Yuyun sedang tertidur sangat pulas, mereka berdua merasa kalau kak Yuyun adalah penyelamat dunia ini dari tangan Monster.
"Hei suci kita beruntung ya bisa bersama kakak Yuyun, dia orangnya baik serta perduli kepada kita berdua" kata Gadis.
"Tetapi aku merasa kasihan karena dia semalaman menjaga kita berdua" jawab Suci lirih.
"Hei lihat-lihat baju kak Yuyun sangat bagus sekali, di sampingnya juga ada baju, mungkin baju itu untuk kita" kata Gadis terlihat sangat senang.
"Iya baju kak Yuyun sangat bagus, dia membuat dari apa ya???
Apa kamu tahu" tanya Suci dengan sangat penasaran.
"Kelihatanya baju kak Yuyun terbuat dari kulit" jawab Gadis.
Mereka berdua melihat-lihat area sekitar, sedang gadis melihat sebuah Air yang mengambang, dia memanggil suci untuk melihatnya, mereka berdua mulai menyentuh air itu dengan perlahan, setelah menyentuh jari mereka merasakan dinginnya Air.
Mereka berdua memutuskan untuk memasukinya, Gadis dan Suci melepas pakaian dan mulai masuk ke dalam air, ketika tubuh mereka semua masuk Gadis dan Suci mulai berenang, mereka berdua sangat suka dengan segarnya air dingin yang mengambang, canda tawa mereka berdua membangunkan Yuyun.
Dia sempat kaget setelah mereka berdua tidak ada di tempatnya, Yuyun seperti orang yang sangat Kebingungan, dia berpikir mungkin suara tadi berasal dari kedua temannya.
__ADS_1
Setelah dia menoleh ke belakang Yuyun melihat mereka berdua sedang asyik mandi, ketika melihat senyuman mereka berdua hati Yuyun menjadi sangat tenang, dia pun ikut mandi bersama ke dua temannya.
"Kak Yuyun apa kolam ini kakak yang membuatnya???" Tanya suci dengan sangat penasaran.
"Iya kolam ini aku yang buat, karena tempat ini jauh dari sungai, sedangkan di tempat ini banyak monster Lalat yang sedang tertidur, sebaiknya kita jangan sampai membuat mereka bangun" jawab Yuyun.
"Kakak Yuyun sayangnya kolam ini sedikit kurang lebar ya" ucap Gadis.
Yuyun pun mengunakan kekuatannya sekali lagi untuk menambah banyaknya Air, perlahan-lahan kolam air itu melebar, setelah di rasa cukup dia pun menghentikannya.
Kali ini Gadis dan Suci bisa berenang dengan sangat bebas, sedang jarak 100 meter dari sana Yuyun mendengar suara dari Monster Lalat.
Monster itu mengatakan kepada temannya kalau dua hari lagi tujuan mereka untuk menangkap Satria Naga Legendaris berserta para pengawalnya, dan tujuan kedua untuk membunuh raja Negeri Moderen, karena penguasa mereka ingin sekali menjadi raja di sana, untuk tugas menculik para penduduk lupakan saja dulu, yang terpenting bunuh Satria Naga Legendaris bila dia melawan dan bawa pengawalnya hidup-hidup.
Sedangkan untuk calon para tahanan besok siang mereka akan di pasang segel budak, mereka semua telah di tahan di penjara dekat dengan Negeri Moderen.
Ketika Yuyun mendengar Satria Naga Legendaris sang penyelamat dunia sudah datang, dia pun merasa senang sekali, dia sempat berpikir datangnya dunia yang sangat damai akan tercipta.
Tiba-tiba perut mereka terdengar suara KRukkkkk.........wajah mereka bertiga pun menjadi merah, karena sudah waktunya makan jadi mereka semua mulai keluar dari air dan memakai pakaiannya, di sana Yuyun menyuruh mereka berdua untuk memakai baju yang dia buat.
Ketika mereka mengunakan baju buatan Yuyun, mereka berdua terlihat sangat cantik sekali.
Karena mereka mulai merasa lapar Yuyun pun mengatur strategi untuk menangkap buruan.
"Kak Yuyun kali ini kita makan apa" tanya suci sambil memegangi perutnya.
"Kali ini kita berburu Monster Lalat, kita bakar seperti kemarin malam" jawab Yuyun.
"Setuju tapi bagai mana kakak Yuyun menangkapnya, karena Monster itu sangat besar dan kuat" kata Gadis merasa takut.
"Aku harus membunuh salah satu dari mereka, tetapi aku butuh seseorang untuk memancingnya" ucap Yuyun.
__ADS_1
Mereka berdua merasa takut untuk di jadikan umpan, bila Yuyun menyerang secara langsung maka Monster yang lain akan berdatangan.
Mau tidak mau mereka berdua di jadikan umpan, wajah mereka terlihat pucat dan sangat ketakutan, namun Yuyun mengatakan sesuatu yang membuat mereka berdua sangat tenang.
"Aku akan melindungimu dengan nyawaku kalau aku gagal menolong kalian berdua, karena kalian berdua sudah aku anggap sebagai keluarga, jadi kakak Yuyun minta bantuannya ya Gadis" kata Yuyun sangat yakin.
"Aku........ yang jadi umpan" jawab Gadis agak ragu.
"Gadis kamu jangan takut, aku juga akan ikut kamu untuk menjadi umpan, kita percayakan saja nyawa kita berdua kepada kak Yuyun" ucap Suci.
Mereka berdua pun setuju untuk memancing buruanya, sebelum mereka beraksi Gadis bertanya kepada Yuyun.
"Kenapa kakak Yuyun bisa memotong kepala Monster Lalat, padahal kulitnya kan sangat keras" tanya Gadis sangat penasaran.
"Perlu kalian berdua ketahui, Monster Lalat kalau malam hari tubuhnya sangat rapuh atau dia sedang tertidur, kondisi seperti itu kulit yang sangat keras akan menjadi sangat lunak, kalian lihat baju yang kalian pakai itu dari kulitnya" jawab Yuyun.
"Jadi kalau posisi siang atau dia sedang terbang keliling hutan, kulitnya menjadi sangat keras ya" ucap Suci menyela pembicaraan Yuyun.
"Tepat sekali apa yang di katakan oleh Suci" jawab Yuyun dengan sangat pasti.
Kali ini tubuh mereka berdua mengigil dan merinding, mereka berpikir kalau kakak Yuyun tidak berhasil membunuhnya, maka nyawa mereka berdua akan melayang.
Karena Yuyun merasa kasihan kepada mereka berdua akhirnya dia pun menyuruh kedua temannya untuk bersembunyi.
Yuyun pun mulai mendekati Monster lalat yang sedang waspada, dia menampakan dirinya dan menyuruhnya untuk mendekat, tak lama dia pun berlari menjauh, Monster Lalat.
Karena ada mangsa dia pun mulai terbang menjauh dari teman-temannya, Monster Lalat takut kalau temanya mengetahui ada seorang gadis yang sedang berkeliaran di dalam hutan, nanti jatah makananya akan terbagi, dari jauh Yuyun sudah berdiri tegap menunggu kehadirannya.
Monster Lalat mulai turun dan kedua kakinya mulai menginjakkan tanah, mulutnya terbuka sangat lebar serta air liurnya menetes ketanah.
"Kamu gadis yang sangat cantik, tetapi aku akan memakanmu sampai tubuhmu habis" kata Monster lalat.
__ADS_1
Yuyun pun merasa ragu apa dia bisa membunuhnya dengan sangat mudah tanpa bantuan teman-temannya, sedang Monster itu terus melangkah dengan wajahnya yang sangat menyeramkan.