
Kali ini nasip mereka bertiga akan berakhir di dalam perut Monster.
"Aku mohon lepaskan Kakak Yuyun" ucap Suci sambil menangis.
"Makanlah kami tetapi lepaskan dia" ucap Gadis dengan wajah menyesal
"Teman-teman maafkan aku yang tidak bisa menolong kalian berdua, aku berharap pangeran ku datang dan menolongku" kata Yuyun sambil meneteskan Air mata.
Sedangkan para Monster itu sangat senang karena mereka bisa memakan daging gadis mudah, sedangkan untuk penangkapan para penduduk, mereka semua tidak di perbolehkan untuk memakan korbannya.
Untuk kali ini mereka berlima sangat beruntung sekali, tanpa di ketahui oleh pimpinannya.
"Teman-teman kita bagi hasil tangkapan kita, aku akan makan Gadis ini dari perut sampai kaki, sisanya kamu yang makan"
"Baik aku setuju dengan pembagian yang begitu adil"
Yuyun hanya bisa pasrah melihat dia dan kedua temannya akan di makan oleh Monster Lalat.
Kali ini Yuyun berteriak minta tolong dengan cukup keras, teriakannya membuat Monster Lalat menjadi sangat marah, tanpa ragu dia mengangkat tubuh korbanya cukup tinggi, jari-jarinya yang lancip akan melubangi perutnya.
Ketika jari yang lancip hampir mengenai tubuhnya, tiba-tiba bagus melesat dengan sangat cepat dan memukul perut Monster Lalat, sekali serang tubuhnya pun hancur, kejadian itu membuat ke empat Monster Lalat kaget dengan kehadiran seorang anak laki-laki berambut hitam.
Tubuh Yuyun yang terlempar ke atas berhasil di tangkap olehnya, dia menjadi sangat kagum setelah melihat kekuatan orang yang telah menyelamatkan dirinya dari kematian.
Dia menurunkan tubuh Yuyun dan menyandarkan ke pohon, dengan tatapan tajam dia pun berdiri tegap.
Yuyun sempat berpikir pangeran hatinya sudah datang menolongnya dari kematian.
Ketiga Monster Lalat mulai menyerang secara bersamaan, dengan tendangan dan pukulan yang sangat cepat ketiga Monster itu hancur, kedua Monster yang membawa korbannya menjadi sangat ketakutan.
"Aku berpikir kalian Monster Lalat sangat kuat, tapi ternyata dugaanku salah, ternyata kalian semua sangat lemah" kata Bagus dengan sangat tenang.
"Apa kamu bilang kami ini Monster lemah, kamu akan menyesali semua ucapanmu kepada kami semua ucap Monster Lalat.
Dia pun melempar cukup tinggi tubuh Gadis ke atas, dan tidak lama dia pun terbang ke arah korbannya dengan membuka mulutnya lebar-lebar, akan tetapi dengan cepat Bagus melompat tinggi dan menendang kepalanya hingga hancur.
Tubuh Gadis pun di tangkap oleh Bagus dan digendongnya turun ke bawah, terdengar suara tab dari kakinya.
__ADS_1
"Lepaskan anak itu kalau kamu tidak ingin bernasib sama seperti teman-temanmu" ucap bagus memperingatkan.
Monster itu melepaskan sanderanya dan kabur meninggalkan lokasi kejadian, dia kabur terbirit-birit untuk menyelamatkan nyawanya.
Gadis dan suci menghampiri temanya yang terbaring di bawah pohon besar, mereka berdua menangis sejadi-jadinya karena mereka tidak ingin di tinggalkan sendiri, Yuyun tersenyum sambil memeluk kedua temannya dengan erat.
"Terima kasih kamu sudah menolongku, namaku Yuyun" kata Yuyun sangat senang.
"Namaku Bagus, aku kemari hanya kebetulan saja aku lewat, karena aku melihatmu sedang membutuhkan bantuan, jadi aku tolong" jawab Bagus.
"Kakak Bagus sangat kuat sekali, namaku Gadis" ucap Gadis dengan sangat senang.
"Terima kasih kakak namaku Suci" kata Suci dengan senyum kecil.
Mereka berdua tidak ingin melihat temanya yang bernama Yuyun meninggal dunia, namun Yuyun hanya tersenyum melihat mereka berdua berlinangan air mata.
"Kalian berdua jangan bersedih aku baik-baik saja, hanya saja sebagian organ dalamku ada yang hancur, mungkin dengan istirahat tubuhku akan sehat kembali" kata Yuyun.
Bagus yang mengerti kondisinya hanya bisa diam saja tanpa bisa menolongnya, ketika Gadis mengatakan soal tembakan air bagus sangat kaget, dia mulai bertanya kepada Yuyun bagai mana caranya dia menembakkan air.
setelah melihat kejadian itu bagus pun percaya kalau dia adalah pengawal tipe air, setelah mengeluarkan tembakan tubuhnya lemas dan badanya mengigil kedinginan.
Tanpa berpikir panjang bagus mencium bibir Yuyun dengan penuh perasaan, dia berharap dirinya tidak terlambat menyelamatkan calon pengawalnya, Gadis dan Suci sangat kaget dan terkejut melihat Bagus baru kenal sudah main cium.
Yuyun merasa kaget dengan sikap bagus yang baru saja mengenalnya, mungkinkah dia adalah jodoh untuknya seorang pangeran yang tiba-tiba datang kepadanya.
Ketika bagus mengakhiri ciumanya tiba-tiba tangan Yuyun memeluk lehernya dan membalas ciuman darinya, bagus pun kaget dan bingung kenapa dia membalas ciumannya.
Mereka berdua mulai menutup mata setelah melihatnya, tak lama tubuh Yuyun mulai mengeluarkan cahaya putih jernih, dia pun kaget setelah mengetahui tubuhnya mengeluarkan cahaya yang cukup terang, Yuyun pun melepas pelukan dan ciumanya.
Tubuh Yuyun pun melayang dan di bungkus sebuah cahaya putih bening, tidak berselang lama cahaya itu perlahan-lahan lenyap tanpa jejak.
Yuyun pun sangat kaget dengan penampilan baju yang dia kenakan, kepalanya dan lehernya berseleyerkan syal putih bergaris biru, baju pendek serta rok yang cukup panjang serta memakai sepatu panjang berwarna biru mudah.
"Kenapa bajuku menjadi seperti ini, tetapi baju ini sangat bagus dan cantik aku jadi suka" kata Yuyun merasa sangat senang.
"Kakak Yuyun aku juga mau pakai baju seperti yang di pakai kakak" kata Suci sangat senang.
__ADS_1
Aku juga mau...... kak" ucap Gadis sangat kagum.
"Kalian semua aku akan jelaskan tentang semua yang telah terjadi" kata bagus menjelaskan.
"Baiklah pangeran ku" jawab Yuyun.
Bagus sempat geleng-geleng kepala melihat semua pengawalnya seperti mereka berempat, dan sekarang tinggal pengawal api yang belum di temukan.
Niken dan Ratu Peri bunga mengatakan tentang pengawal Satria Naga Legendaris ada lima orang, tetapi kenapa mereka sekarang ada enam pengawal.
"Aku adalah Satria Naga Legendaris, panggil saja namaku Bagus, aku menciummu karena kamu adalah pengawalku tipe air" kata bagus.
"Terus........kenapa pangeranku tadi menciumku dengan penuh perasaan" jawab Yuyun sangat ingin tahu.
"Aku menciummu karena nyawamu sedang dalam bahaya, bila kamu pengawalku walau tubuhmu terluka cukup parah kamu akan sembuh dari luka dan kamu akan menjadi pengawal, tetapi bila kamu bukan pengawal maka tubuhmu akan lenyap" kata bagus.
Yuyun hanya terdiam setelah mereka mendengarkan penjelasan dari bagus, tak lama terdengar bunyi kruuukk......
Mereka semua sedang kelaparan.
"Maaf suara perutku berbunyi cukup keras" ucap Bagus merasa malu.
"Ah.....tidak.....tidak...... suara itu berasal dari perut kami bertiga,
Karena lapar aku tadi berburu daging Monster lalat, tetapi aku malah mau di makan oleh buruanku" kata Yuyun.
"Memangnya daging Monster lalat bisa di makan, mereka kan monster yang sangat jorok" jawab Bagus sangat penasaran.
"Daging Monster Lalat sangat enak kak, terutama bagian kaki dan tangannya, rasanya seperti daging kepiting" ucap Gadis dengan sangat senang.
"Apa kalian pernah memakannya" kata bagus.
"Pernah kak tapi tadi malam, awalnya kami ragu tetapi setelah di makan rasanya enak" jawab suci
"Di sana ada mayatnya Monster lalat, tetapi sekarang kulitnya sangat keras dan pisau milikku tidak mampu memotongnya" kata Yuyun.
Bagus hanya diam sesaat setelah melihat Yuyun bercerita tentang kekuatanya sebelum menjadi pengawal tipe Air.
__ADS_1