Satria Naga Legendaris

Satria Naga Legendaris
HANCUR DALAM SEKEJAP


__ADS_3

Kedatangan kedua temannya membuat Bagus merasa sangat senang sekali.


"Kalian berdua datang tepat waktu, hari ini adalah hari dimana perdamaian akan tercipta" kata Bagus dengan sangat yakin.


"Iya sayang aku sangat setuju dengan kata-katamu, aku juga ingin perdamaian terjadi dengan hancurnya Raja Monster Maikel" jawab Niken.


Mereka melancarkan serangannya tepat mengenai banyak Monster, pukulan dan tendangan membuat banyak dari mereka berjatuhan dan terlempar jauh, banyak pula Monster yang telah mati di tangan mereka.


Tiba-tiba munculah sebuah Petir yang menyambar-nyambar, serangan yang sangat kuat Hingga membuat banyak Monster yang tewas, serta sebuah Cahaya yang cukup besar melesat dari atas ke bawah, Hingga terciptalah ledakan yang cukup besar.


Kedatangan penunggang Naga membuat Monster Air terkena mental, bila dirinya melarikan diri Raja Monster pasti akan membunuhnya. Kali ini tidak ada pilihan lain untuk dirinya, maju ada bom dan mundur juga ada bom.


Tetapi dirinya masih diuntungkan dengan tidak hadirnya pengawal elemen Air.


"Semua pasukanku jangan takut dan jangan sampai kalian mundur, bunuh mereka semua dan jangan biarkan mereka hidup" teriak Monster Air dengan suara yang cukup keras.


Dita dan Mama Chika sedang melompat dari ketinggian, mereka berdua sambil menyerang para Monster yang ada dibawahnya, serangan demi serangan mereka keluarkan, Naga kegelapan juga tidak ingin diam saja setelah melihat pertempuran besar mereka.


Dari atas Dia melakukan manufer melesat ke bawah dan menikuk, serta menembakkan Bola kegelapan yang cukup besar, Hingga banyak Monster yang hancur dan lenyap setelah terkena terjangannya.


Sedangkan Chika melompat sambil menancapkan pedang Kegelapan ke Tanah dan mengeluarkan jurus jarum kegelapan, di mana Tanah yang dipijak para Monster mengeluarkan bayangan yang berbentuk seperti jarum, bayangan itu melukai banyak musuhnya Hingga banyak Monster yang tertusuk hingga tubuhnya berlubang, serta ada yang terlempar tinggi ke Langit dan ada yang membentur temannya sendiri.


"Hei suamiku jangan kamu lupakan diriku ya, karena aku ada hanya untukmu" ucap Chika merasa sangat senang.

__ADS_1


"Iya aku mengerti, tetapi kamu harus berhati-hati jangan sampai terluka lagi" kata Bagus mengingatkan.


"Iya suamiku sayang" jawab Chika sambil tersenyum lebar.


Kali ini mereka berhasil menghancurkan 25% dari semua pasukan Monster yang sedang menyerang, namun Monster yang masih tersisa tidak pernah gentar atau merasa takut, mereka menyerang Satria Naga Legendaris beserta pengawalnya dengan kekuatan penuh yang mereka miliki.


Sementara di Kota Air Ratu pencipta berhasil menyelamatkan penduduk laki-laki yang telah di jadikan sebagai Budak, kehidupan sebagai Budak tambang emas sangat memperihatinkan, kebanyakan tubuh mereka kurus tinggal kulit membungkus tulang, ketika kalung Budak lepas mereka semua sangat senang dan mereka semua berharap Dunia ini menjadi damai kembali.


Ketika Naga Tanah turun sambil mengepakkan sayapnya, para penduduk tidak merasa takut karena Naga adalah lambang perdamaian di Dunia ini.


Tanpa berkata apa-apa lagi mereka bertiga menaiki punggung Naga Tanah, dan terbang kelangit dengan sangat cepat, para penduduk yang terbebas dari kalung Budak, mereka pergi ke Kota Air untuk bertemu keluarganya.


Sementara di Gurun Kematian Raja Monster terlihat sangat panik, karena pasukan Monster miliknya banyak yang mati ditangan Satria Naga Legendaris, Dia sempat berpikir untuk meminta bantuan kepada Raja Iblis Joko. Namun Dia tidak ada dihadapannya pada saat dibutuhkan, pada akhirnya Dia yang harus maju sendiri untuk menghadapi mereka semua.


"Kali ini aku datang untuk bergabung menghancurkan musuh suamiku, Wahai Air, bantulah aku penuhi keinginanku dan keluarlah, Badai Air datanglah" teriak Yuyun dengan suara yang sangat keras.


"aku juga tidak mau kalah dengan kalian semua, Jurus 100 Pisau Cahaya Hahhhh" ucap Hariyati dengan tatapan tajam.


Kali ini mereka berdua bersaing untuk membunuh Monster yang paling banyak, disekitaran tempat Monster berada disana munculah bulatan Air yang sangat banyak mengelilingi mereka semua. tidak butuh waktu lama bulatan Air menembakkan Cahaya Putih, Cahaya itu menembus semua tubuh Monster yang dijumpainya.


Sedangkan disisi timur banyak Monster tubuhnya hancur dan terpotong-potong, setelah terkena terjangan 100 Pisau Cahaya, serangan itu membuat ledakan yang cukup banyak.


"Sayang aku sudah tiba, kehadiranku ternyata tepat waktu dan sekarang aku akan membantu kalian semua" kata Hariyati sambil tersenyum manis.

__ADS_1


"Sayang aku juga tidak akan kalah dengannya, aku ingin membunuh banyak Monster agar Dunia ini menjadi damai" ucap Yuyun dengan semangat membara.


Persaingan untuk menjadi yang terhebat sudah dimulai, mereka semua ingin menunjukkan kekuatannya.


Raja Monster hanya bisa berharap dengan pemberian Raja Iblis Joko, sebuah jantung Iblis dan 10 Benih Iblis yang ada ditangannya, Dia sempat berpikir kalau dirinya menjadi Iblis apa kesadarannya akan menghilang.


Pertarungan masih berlangsung, kehadiran Ratu Pencipta, Hariyati dan Yuyun membuat para Monster banyak yang mati, Ratu Pencipta menyuruh mereka untuk mundur kebelakangnya, karena Dia mau menghancurkan semua pasukan musuh yang masih tersisa.


Tanpa berpikir panjang mereka semua mundur kebelakang, kali ini Ratu mengunakan jurus terkuat miliknya penghancur sekala besar, Medan pertempuran dan istana dikelilingi oleh lingkaran putih yang sangat besar, entah kenapa Monster Air merasakan ancaman yang sangat luar biasa, dari jurus yang melingkari sebagian tempat yang mereka pijak, semua para Monster yang ada ditempat itu merasa sangat panik, namun mereka tidak dapat bergerak sama sekali.


Dengan sangat cepat Monster Air pergi menghampiri Raja Monster, Dia berharap Rajanya tidak akan celaka, dalam hitungan detik bulatan Cahaya melesat sangat tinggi menembus langit Biru, hembusan Angin kencang mengiringi jurus penghancur sekala besar.


Jurus itu menghancurkan seluruh tempat yang terkena lingkupnya, ketika jurus itu menghilang disana tidak ada satu Monster pun yang hidup.


Bagus dan para pengawalnya dibuat tidak bisa berkata-kata, karena jurus Ratu Pencipta adalah jurus Dewa tingkat tinggi.


Istana yang berdiri megah pun lenyap, disana hanya tinggal lahan kosong yang sangat luas, kalau seperti ini namanya tepat menjadi gurun kematian, tiba-tiba dari dalam Tanah muncullah sebuah Air yang sangat banyak, di dalamnya muncul Raja Monster Maikel dan Air itu berubah kewujudnya menjadi Monster Air.


"Sialan kau Ratu pencipta, istanaku telah kamu hancurkan dalam sekejap, hari ini akan aku habisi kalian semua" ucap Raja Monster Maikel dengan sangat marah.


"Yakin kamu bisa menghabisiku, coba tunjukkan kekuatanmu kepada anakku dan para pengawalnya, itupun kalau kamu bisa selamat darinya" ucap Ratu Pencipta.


"Sebaiknya aku yang harus membunuh Dia, akan aku bunuh Dia dengan sekali serang" kata Mama Chika dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


Ratu menyuruh Mama Chika untuk diam dan melihat saja kekuatan mereka semua, dengan sangat kecewa Mama Chika hanya bisa diam menuruti perintah sang Ratu.


__ADS_2