Satria Naga Legendaris

Satria Naga Legendaris
DESPRESI


__ADS_3

Karena Dia ingin diakui olehku sebagai pengawal Elemen Api yang baru, walaupun muntah Darah Dia tetap bertahan dengan Pelindung yang sangat besar, kali ini Wajahnya menjadi pucat pasih serta Mulutnya terus mengeluarkan Darah segar.


Sementara di Negeri Peri, disana terlihat Linda dan Putri sedang menunggu kehadiran Teman-temannya yang lain, terlihat kalau Wajah Mereka Berdua sedang gelisah.


"Putri Kamu bisa tidak tenang sedikit" ucap Linda.


"Aku bisa tenang, tetapi yang tidak bisa tenang itu bukannya Kamu Linda" jawab Putri dengan sedikit khawatir.


Tidak bisa dipungkiri karena Mereka berempat belum kembali, walaupun hati Mereka Berdua sangat was-was, akan tetapi Mereka Berdua mencoba untuk tenang.


Sementara di Negeri Air, disana terlihat Putri Dita sedang mengunjungi Temannya yang bernama Yuyun, Negeri Air yang tadinya terisolasi dari Para Penduduk, sekarang Negeri itu menjadi sangat besar dan maju, kali ini Dita menjadi tertegun dengan rancangan tempat itu.


Sedangkan Para Penduduknya terlihat sangat banyak yang berlalu-lalang, kali ini Negeri ini bisa maju dibawah pemimpin yang bernama Yuyun.


Dita berjalan-jalan sejenak untuk menikmati pemandangan Kota yang sangat Indah, Dia melihat musium Kota yang sangat besar dan ramai, Dita sempat berpikir musium apa yang ada didepannya.


Karena Dirinya sangat penasaran, Hingga pada akhirnya dia memutuskan untuk masuk, serta melihatnya secara langsung dari dalam, setelah Dia masuk kedalam. Alangkah terkejutnya Dia setelah melihat patung Dirinya dan Teman-temanku sedang terpajang, ditengah ada sebuah tulisan Satria Naga Legendris sang penyelamat Dunia.


Dita mulai tersenyum kepada pemilik musium yang sangat Bagus ini, tetapi siapakah pemilik musium bersejarah ini, tanda tanya sedang terlintas di kepala Dita, tetapi tidak lama munculah seorang Gadis yang sedang menggunakan topi bulat yang sangat lebar, Dia bertanya kepada Dita tentang musium yang telah dibangun di Negeri Air.


"Hei...... Kamu bagai mana menurutmu tentang musium ini, Patung itu sangat kuat ya" jawab Yuyun sambil menyembunyikan identitasnya.


"Mereka itu bukanlah sebuah Patung, Mereka Semua adalah penyelamat Dunia ini, jadi Kamu jangan sampai salah ya" ucap Dita kepadanya.


"Iya Aku mengerti, Dia adalah Pahlawan Dunia ini" jawab Yuyun sambil tersenyum.


"Dengan hadirnya Mereka Semua, Aku berharap Dunia ini bisa menjadi damai" kata Dita.


"Iya betul........ bagaimana kalau kita Berdua mencari Mereka, siapa tahu Bagus dan Teman-teman yang lainnya sudah berkumpul" ucap Yuyun.


"Tunggu.......siapa Kamu sebetulnya, rasanya Aku tidak asing lagi setelah mendengar Suaramu" tanya Dita dengan sangat penasaran.

__ADS_1


"Aku pemimpin Negeri ini, apa Kamu sudah lupa teman" jawab Yuyun sambil tersenyum lebar.


Ketika Dia membuka topinya, alangkah terkejutnya Dita dibuatnya, tanpa berkata-kata Dita mulai memeluk Tubuh Yuyun dengan sangat erat.


"Sudah lama sekali Kita Berdua tidak bertemu, Kamu sekarang sudah menjadi Gadis Cantik dan sangat feminim" ucap Dita dengan sangat senang.


"Iya Kamu juga sangat Cantik, bagaimana kalau Kita Berdua mencari Bagus" kata Yuyun sedang mengajak.


"Iya Aku mau, Aku juga kangen sama Mereka Semua" jawab Dita.


Sementara pertarungan Kami masih terus berlangsung, dengan nada pelan Chika mengatakan sesuatu yang bikin Aku hanya bisa menghela nafas panjang.


"Seandainya Jurus yang Aku keluarkan gagal ditengah jalan, apa yang akan terjadi kepada Dirimu, Aku tidak ingin kehilangan Dirimu sayang. Sejujurnya Aku cemburu bila Kamu didekati Gadis lain, namun Aku sadar dan Aku tidak boleh egois" kata Chika sambil menyesal.


"........memang rencanaku terbilang sangat nekat, tetapi rencanaku untuk membangkitkan kekuatan Ultimate LV 2 Kalian Semua sudah Aku ketahui, yaitu amarah dan kebencian yang sangat mendalam" kataku sambil menjelaskan.


"Jangan seperti itu lagi ya sayang, Aku sangat khawatir sekali, karena Kami Semua tidak ingin kehilangan Dirimu" ucap Niken dengan sangat khawatir.


"Bila terjadi sesuatu kepada Dirimu. Aku tidak mau hidup lagi, Aku akan menganti nyawaku untuk menghidupkanmu kembali" jawab Hariyati dengan sangat sedih.


"Bukan keluarga sayang, tetapi Kami akan menjadi istri yang sangat terbaik untukmu" jawab Mereka bertiga dengan sangat kompak.


Kali ini Aku hanya bisa cengar cengir setelah mendengar perkataan Mereka, sekarang Mereka bertiga mulai tenang dan pelukan Mereka bertiga perlahan dilepaskan, ketika Raja Monster Nyamuk berdiri dengan luka yang Dia derita.


Dia menjadi sangat Marah sekali, karena sudah dipojokkan namun mereka berempat saling berkerja sama membuat strategi untuk memusnahkan Monster dengan sangat cepat. Dengan kecepatan penuh Monster itu menyerang Kami berempat.


kali ini serangan Raja Monster Nyamuk menjadi sangat brutal dan membabi buta, namun serangan itu berhasil ditahan oleh Mereka bertiga, sedangkan Aku mulai memberikan serangan dadakan dari arah belakang.


Pukulan dan tendangan tepat mengenai punggung Sehingga membuat kulit yang sangat tebal itu menjadi pecah, karena merasa kesakitan Raja Monster Nyamuk mulai kehilangan akal dan tidak bisa mengontrol Dirinya.


Tidak butuh waktu yang sangat lama Mereka bertiga mulai menyerang dari depan, dengan Pukulan dan tendangan serta Pukulan penutupan dari Niken, membuat Tubuh Lawanya terpental cukup jauh, Hingga membentur dinding dan jatuh ke lantai.

__ADS_1


Darah segar mulai keluar dari Tubuhnya dan Dia pun terlihat depresi, kali ini Dia mulai bangkit dan menggunakan seluruh kekuatannya, Dia membuat Bola listrik yang sangat besar, sedangkan jumlahnya kali ini tidak main-main.


Sepuluh Bola listrik super telah tercipta dan siap untuk ditembakkan, entah Dia sudah kalah atau sudah tidak bisa berpikir jernih, ketika Semua Bola listrik ditembakkan semuanya. Kali ini Chika yang memulai untuk maju ke depan.


Dengan Pedang Suci Kegelapan ditangan, Dia pun menancapkan ke Tanah dan menggunakan Jurus Lubang Hitam, dilantai keluar Bayangan Hitam berbentuk bulat besar, Bayangan Hitam itu perlahan-lahan keluar dan melahap semua Bola listrik yang sangat besar.


Hariyati mulai berlari ke arah Bayangan Hitam, Dia pun bersiap menggunakan Jurus 1.000 Pisau Cahaya Super, kali ini Jurus Hariyati jauh lebih besar dan di sertai kilatan Putih yang cukup banyak, dengan sekuat tenaga Dia mengarahkan Jurusnya ke Bayangan Hitam.


Dengan sangat cepat Jurus Hariyati ditelan Hingga tidak bersisa, kejadian itu membuat Raja Monster Nyamuk menjadi kaget, salah Satu diantara Mereka mulai berpihak Kepadanya.


"Apa yang Kamu lakukan pada Jurusku, sedangkan untukmu kenapa Kamu mau membantuku" ucap Raja Monster Nyamuk merasa bingung.


"Siapa juga yang mau membantumu dasar Monster busuk" jawab Hariyati sambil mengejeknya.


"Apa kamu bilang" ucap Raja Monster Nyamuk dengan sangat Marah.


"Hehehehe Jurusmu berhasil Aku lahap, dan terimalah Jurusmu kembali berkali-kali lipat" kata Chika sambil tersenyum lebar.


"Apa yang baru saja Kamu katakan, Kamu akan mengembalikan Jurusku berkali-kali lipat" tanya Raja Monster Nyamuk dengan penasaran.


"Sekarang terimalah kematianmu Monster bodoh" kata Hariyati.


Raja Monster Nyamuk dibuat bingung oleh Chika dan hariyati, disaat yang sama Niken pun bersiap untuk menyerangnya, dengan Tangan Suci Penghancur yang berbeda, senjata itu keluar dari Tangan kanannya, kali ini Dia sedang memasang aba-aba untuk menembak.


Chika, Hariyati dan Aku mulai berlari ke arah Raja Monster Nyamuk dengan kecepatan yang sangat luar biasa, Lawannya pun tidak bisa tinggal diam, ketika Pukulan dan tendangan Kami bertiga saling mengenai.


Timbullah kilatan dan getaran yang membuat tempat itu bergetar sangat hebat, sayatan Pedang Chika dan Hariyati berhasil dihindari olehnya, walaupun Dia sangat kerepotan melawan Kami bertiga yang sudah bertambah kuat.


Ditambah lagi yang satunya bersiap untuk menembak Dirinya. serangan demi serangan Kami lancarkan, Sehingga membuat Raja Monster Nyamuk kerepotan dan kewalahan, Aku melihat ada sedikit celah yang terbuka, dengan sangat cepat Aku melakukan tendangan tepat mengenai perutnya.


karena tendangan itu sangat kuat, Raja Monster Nyamuk mulai terhempas ke atas, dengan sangat cepat Aku melompat keatas, dan melancarkan tendangan tepat mengenai Kepalanya, tendangan yang begitu kuat membuatnya terhempas ke bawah.

__ADS_1


Tidak tinggal diam Hariyati pun melompat ke atas dan mengeluarkan seranganya Pisau Cahaya Super, Jurus itu melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi, Jurus itu Hingga mengenai punggung Raja Monster Nyamuk, namun dibawah sudah menunggunya Bola Hitam yang terbuka dan mulai melahapnya.


Tidak lama didalam Bola Hitam terselubung Cahaya Putih yang memancarkan listrik dan Kilatan, Bola Hitam yang sangat mengerikan pikir Hariyati.


__ADS_2