Satria Naga Legendaris

Satria Naga Legendaris
SEMAKIN SAYANG


__ADS_3

Dia mengajak Linda untuk mencari makan di Kota, namun Linda menolaknya karena dia sangat khawatir sekali kepada teman-temannya.


Tidak lama terdengar suara KRukkkkk..... Dari perut Linda, nah kali ini mereka berdua pun pergi untuk mencari makan di rumah makan dekat Kota.


Sementara di dalam istana terlihat sang Raja sedang berbincang-bincang dengan sang Ratu, mereka berdua menanyakan tentang putrinya Dita dan Satria Naga Legendaris.


"Karena Putri kita telah menjadi seorang pengawal Satria Naga Legendaris, apa sebaiknya kita biarkan saja dia ikut bersama mereka untuk menyelamatkan dunia ini dari kehancuran" tanya Raja begitu bimbang.


"Kalau aku sangat keberatan kalau Putri kita ikut mereka menyelamatkan dunia, tetapi lambat laun Negeri ini bisa hancur karena serangan para Monster, kalau dia ikut mereka aku tidak akan menghalanginya" jawab Ratu dengan sangat yakin.


"Baiklah sudah di putuskan, semua keputusan akan aku serahkan kepadanya" ucap Raja.


Sementara di tengah hutan, disana terlihat Niken dan Chika masih terbaring pingsan di atas tanah, setelah menunggu sekitar 5 menit mereka berdua akhirnya sadar, Chika dan Niken terbangun dan mulai duduk sebentar.


Hidung mereka berdua mencium bau Pesing yang sangat tajam.


"Hei Niken apa kamu mencium bau Pesing ???" tanya Chika dengan sangat penasaran.


"Iya bau Pesing yang sangat pekat, apa mungkin kamu ngompol Chika" jawab Niken dengan sangat yakin.


"Hei aku tidak mengompol tetapi kamu itu kayaknya yang ngompol" ucap Chika tidak mau di tuduh.


Hariyati mulai berdiri sambil mendekati mereka berdua, dia mengelus kepala Chika dan Niken,


Mereka berdua kaget melihat Hariyati sedang mengelus-elus kepalanya.


"Duh temanku sudah besar ternyata masih ngompol juga di celana" ucap Hariyati sambil tersenyum.


Mereka berdua shock setelah mendengar kata-kata temanya, mereka berdua memegang ****** ***** mereka tetapi tidak basah, ketika mereka berdua menciumnya, ternyata benar bau Pesing dari mereka berdua.


Mereka berdua menjadi sangat malu, bila mereka bertemu dengan orang yang mereka berdua cintai.


"Aku harus bergegas mencari sungai di dekat sini jurus DETEKSI" ucap Niken sangat terburu-buru.

__ADS_1


"Ini semua karena salah para hantu itu, beraninya mereka menakut-nakuti aku" kata Chika sambil marah.


"Wah aku punya rahasia yang sangat besar sekali" ucap Hariyati sambil tersenyum.


Mereka berdua memohon kepada Hariyati untuk tidak mengatakannya kepada Bagus, dia pun mengangukan kepalanya karena itu adalah rahasia para wanita.


Niken menemukan lokasi sungai,akan tetapi jarak sungai sangat jauh di banding dengan jarak bagus, mereka berdua bingung karena baunya masih menyebar.


Sementara dari arah 2 kilometer, di sana terlihat Bagus sedang berjalan bersama Yuyun dan kedua temannya, Yuyun pun terlihat senyum-senyum sendiri, dia mendekat dan melingkarkan kedua tangannya ke tangan Bagus.


Dia hanya ingin menolongnya tetapi, tidak seperti yang dia bayangkan, dia berpikir Yuyun akan biasa saja setelah menjadi pengawalnya, tetapi ternyata sebaliknya.


"Kok malah jadi seperti ini, kenapa setiap pengawalku selalu nempel kayak perangko" pikir Bagus.


Kali ini tangan kirinya menyentuh dada berukuran sedang yang sangat lembut, karena tanganya dipeluk oleh kedua tangan Yuyun dengan sangat erat, kali ini dia tidak bisa menolak karena Yuyun hanya seorang anak yatim.


Dari arah belakang terdengar suara yang cukup keras Bhummm...... Di sana terdengar seperti pohon yang sedang tumbang membentur tanah, mereka semua merasa kaget setelah mengetahui yang datang adalah Monster Lalat.


Kali ini Yuyun melepaskan pelukan tanganya, dia berusaha menyerangnya dengan tembakan jari, dia mengangkat telapak tanganya dan mengarahkan jari telunjuknya, dari jari telunjuknya keluar gelembung Air yang cukup besar, tetapi Monster Lalat masih terus melangkah maju.


Dengan cepat gelembung Air di tembakkan, gelembung itu melesat menerjang tubuhnya, Monster Lalat berhasil menahan terjangan gelembung dengan kedua tangannya, kali ini Bagus tidak bisa tinggal diam.


Dia menembakkan bola cahaya berwarna putih kecil, bola itu melesat lurus namun dalam jarak 5 meter bola cahaya berbelok ke atas, bola itu terbang ke atasnya, tidak berselang lama bola itu menjadi besar.


Monster Lalat terlihat sangat panik ketika nyawanya sedang terancam, namun dia tidak bisa menghindar, ketika bola besar itu membentur kepalanya terdengar suara DHUMMMMM......... Dhummmmm.....ledakan yang cukup besar terdengar dua kali.


Tanah di area sekitar menjadi hancur hingga berlubang, ledakan itu memancing segerombolan Monster Lalat yang lainnya untuk datang menghampirinya, mereka semua terbang mendekat.


Kali ini jumlahnya ada sekitar 150 ekor, mereka semua ada yang turun dan ada yang tetap terbang ke langit, kali ini Yuyun ingin menyerang mereka semua menggunakan jurus badai air.


Kali ini Bagus menyuruh Yuyun untuk tetap diam, biar dia yang menghadapi semua Monster itu.


"Tidak apa-apa pangeranku, aku akan menggunakan jurus badai air untuk menyerang mereka semua" ucap Yuyun.

__ADS_1


"Baiklah bila kamu tidak kuat hentikan seranganmu" ucap Bagus


"Wahai air, bantulah aku penuhi keinginanku dan keluarlah, Badai Air datanglah" teriak Yuyun dengan suara yang sangat keras.


Butiran Air yang sangat kecil pun tercipta, tidak butuh waktu lama butiran air itu mengelilingi mereka semua, dari atas sampai bawah


Ketika di tembakkan, butiran Air melesat mengenai tubuh semua Monster hingga berlubang, butiran Air terus menerjang tubuh Monster yang masih hidup, hingga para Monster Lalat yang terbang di sekitarnya berjatuhan ke tanah.


Dari arah belakang Chika, Hariyati dan Niken muncul, mereka berdua sangat takjub, dengan jurus butiran Air yang menyerang para Monster, banyak Monster yang berjatuhan ke tanah dan mati.


Banyak Monster yang berusaha menghindarinya, tetapi mereka semua pada akhirnya terkena juga, Hingga tubuhnya berlubang dan ada juga yang kakinya terputus serta kepala mereka lepas.


"Wah jurus yang hebat...... itu jurus siapa Bagus" tanya Chika.


"Itu jurus pengawal tipe Air" jawab Bagus.


"Apa..... kamu sudah menemukan pengawal Air" ucap Niken dengan kaget.


Bagus menghampiri mereka berdua, tetapi kali ini Chika dan Niken mundur cukup jauh darinya, dia heran dengan mereka berdua, biasanya mereka menempel padanya tapi sekarang malah jadi sebaliknya.


"Untunglah kalau kalian sudah mengerti" ucap Bagus.


"Bukan itu sebetulnya aku mau dekat denganmu terapi ada satu hal yang membuatku harus menjauh darimu" jawab mereka berdua.


"Ya sudah kalian berdua cepat kemari dan kita lawan mereka bersama-sama" kata Bagus.


Kali ini Bagus tidak mengerti dengan kondisi mereka berdua, Niken dan Chika hanya bisa menangis dari kejahuan, sedang Hariyati pun tersenyum karena melihat mereka berdua bau Pesing.


Monster Lalat semuanya tumbang dan jurus Yuyun pun berhenti, kali ini nafasnya terengah-engah sangat cepat, dari kepulan awan hitam munculah dengan sangat cepat, Monster Lalat melesat dengan sangat cepat ke arah Bagus.


Kedua kakinya di tahan oleh kaki yang sangat besar, sedang kedua tanganya tertangkap oleh tangan Monster Lalat.


Kali ini dia tidak bisa bergerak karena tenaga lawanya sangat kuat, ekor yang cukup besar dikibaskan ke arah Yuyun, sehingga tubuh Yuyun jatuh terpental membentur pohon hingga mengeluarkan bunyi BRAKKK...... Hingga pohon itu menjadi tumbang.

__ADS_1


__ADS_2