Sorry Bos, I Love U

Sorry Bos, I Love U
SB 116


__ADS_3

Sudah dua hari ini mas Angga pergi keluar kota untuk bisnisnya, setelah hampir dua bulan kemarin dia tidak pernah pergi keluar kota lagi.


Kemarin dan hari ini aku belum juga mendapatkan telepon darinya untuk sekedar memberikan kabar nya atau bahkan sekedar mengatakan bahwa dia Rindu kepadaku seperti kebiasaannya saat dia berada di luar rumah.


Baik itu di kantor atau di luar kota dan di manapun juga.


Tadi pagi sekitar jam 07.00 aku mencoba untuk menghubunginya.


Beberapa kali aku mencobanya dan tetap saja tidak tersambung.


Aku ingin tahu keadaanya, kabarnya dan juga apakah dia cukup istirahat dan tidak terlambat untuk makan???.


Siang ini pun aku mencoba mengulangi panggilan ku untuk Angga suamiku. Semoga Telepon selularnya sudah aktif dan bisa tersambung dengannya.


Ternyata nihil kembali, telepon selular Angga masih tidak dapat di hubungi.


" Ya Tuhan . . . kemana saja sih kamu mas ??? " rintihku dalam hati.


Setelah kepergian Angga kemarin ke luar kota, Tubuhku terasa benar - tidak enak sekali, tubuhku tiba - tiba terasa meriang dan kepalaku pun tiba - tiba terasa pusing sekali.


Sekedar bangun dari rebahan untuk buang air kecil pun rasanya tidak sanggup lagi.

__ADS_1


Badanku terasa lemas dan akan terasa bergetar hebat saat aku mencoba atau memaksa untuk bangun.


Hampir dua hari ini aku tidak memakan makanan berat atau nasi dan sejenisnya.


Aku hanya memakan cemilan yang sengaja aku beli beberapa waktu yang lalu untuk persediaan untuk cemilan kami di waktu senggang saat di rumah.


Beberapa cemilan itu pun hanya aku makan beberapa dan tumben tidak habis seperri biasanya.


Perasaan rasanya jadi lain dari biasanya. Padahal aku membeli cemilan yang biasanya kami makan dan menjadi pavoritnya kami.


Tapi kenapa ini lain rasanya, tidak enak seperti biasanya. Hanya terasa hambar dan kadang eneg saja.


" Aaaaduh . . . sakit apa ya aku ini??? kenapa rasanya tidak enak sekali mulut serta tubuhku ini. Dan juga aku sering mengantuk. " keluhku dalam hati.


Aku pun mencoba bangun dari tidurku untuk segera ke kamar mandi untuk memuntahkan isi perut yang terasa di aduk - aduk tanpa sebab ini.


Belum juga aku tegak berdiri, tiba - tiba tubuh ku limbung dan terjatuh tepat di sisi tempat tidurku.


Dan untungnya tanganku langsung saja meraih pinggiran tempat tidur.


Jadinya aku tidak sampai jatuh terjerembab ke lantai kamar tidur ini.

__ADS_1


Ya Tuhan apa yang sebenarnya terjadi padaku.


dari kemarin kondisi tubuhku tidak lha sehat, dan lemas.


Malah sekarang di sertai muntah.


Apakah ini sakit maag ????


Padahal aku tidak punya riwayat sakit tersebut.


Tiba - Tiba rasa mual dan ingin muntah itu pun datang kembali, terasa sakit di ulu hati.


Padahal tadi sempat hilang saat aku terjatuh barusan.


Saat aku mau berdiri dari dudukku kepalaku pun terasa pening dan seakan bumi yang ku pijak ini terasa berputar keras.


Aku pasrah dan menyerah dengan keadaan ini, dan sesaat kemudian aku pun sudah kehilangan kesadaran ku.


Beberapa saat kemudian aku pun sudah terbangun dengan tubuh yang kurasakan sakit di sekujur tubuh dengan di sertai mataku yang sangat berat sekali untuk ku buka.


Terpaksa ku buka mata ini, karena aku sangat penasaran sedang berbaring di mana aku sekarang ??? dan siapa yang sudah menolongku ????

__ADS_1



__ADS_2