Sorry Bos, I Love U

Sorry Bos, I Love U
SB 118


__ADS_3

" Terimakasih sudah berkenan menjadi pendamping hidupku, Terimakasih sudah menemaniku di sisa usiaku, Terimakasih sudah mau mengandung anakku, anak kita berdua " Bisik mas Angga dengan tetap memelukku erat dengan posisi tidur ku membelakangi nya saat kami berbaring bersama di bad rumah sakit ini.


Sejenak aku terkejut dengan ucapan terakhirnya.


Aku Hamil . . .


" Mas, apa barusan kamu bilang??? Aku hamil . . . ' tanyaku dengan memalingkan tubuhku untuk kami saling berhadapan dan mencari kebenaran di matanya.


" Iya sayang, kamu hamil, usia kandunganku baru empat Minggu kata dokter ' sahut mas Angga dengan tidak ku temukan sama sekali kebohongan di dalam ucapan lembutnya tersebut.


" Benarkah itu mas ???? " tanya ku memastikannya sekali lagi.


" Benar sayang, aku tidak sedang bercanda " sahutnya dengan kembali merengkuhku untuk di dekap nya kembali.


Kemudian dia pun mulai menciumi keningku, puncak kepalaku dan berahir pada lumayan bibir yang membara.


Tok . . .


Tok . . .


Tok . . .


Tiba - tiba suara ketukan pintu yang nyaring terdengar membuyarkan kobaran api cinta kami yang membara ini.


Maklum lah, setelah tiga hari tiga malam kami tidak bertemu dan tidak saling bertukar kabar masing - masing.


Sontak mas Angga pun melonjak turun dari bad yang kami tiduri berdua.


kemudian dia berjalan dengan terpaksa untuk menuju pintu dan segera membukanya karena memang sengaja dia tadi mengunci pintu tersebut untuk berjaga-jaga agar tidak ada orang yang masuk.

__ADS_1


" Putri . . . kamu sudah enakan kan sayang . . . " celoteh mama saat beliau sudah bisa masuk ke dalam kamar ku ini.


Belum sempat juga aku menjawab pertanyaan mama, masuk juga Ibu dan Ayahku yang datang langsung memelukku erat.


Kemudian Mami dan Papi james juga datang berkunjung bersamaan.


seluruh keluarga tercintaku ada dan berkumpul di ruangan mewah ini.


" Kamu tidak apa - apa kan nduk ??? ibu dengan kamu sedang hamil ya ??? selamat ya nduk " ujar ibu dengan menciumiku dan memelukku. ayah pun tidak mau kalah dengan ibu. Beliau menarik tangan ibu dengan paksa agar bisa memelukku dengan leluasa. Sehingga memancing tawa kami semuanya.


" Sayang . . . selamat ya, dan terimakasih kami sudah berkenan memberikan kami cucu " sahut mami tidak mau kalah untuk memperebutkan aku.


" Ya Tuhan . . . aku sungguh bahagia sekali mereka semua sangat mencintaiku dan mengharapkan kehadiran buah cintaku dengan mas Angga ini dengan penuh suka cita sekali. Terimakasih tuhan atas anugerah mu ini. James . . . lihatlah aku sangat bahagia dengan laki - laki yang telah kamu pilihkan untukku sebagai penggantimu.


Terimakasih James, kamu sudah mencintaiku, melindungi ku dan memeberi ku dengan segala cinta dan keluarga yang baik ini. Terimakasih James, semoga kami juga bahagia di sana bertemu dengan penciptamu dan memberikan tempat terindah nya untukmu di sisinya. Aamiin. " ucapku dalam hati dengan penuh rasa syukur.


Kulihat Mama, Papi, Mami, Ibu, Ayah, dan Melisa terlihat sangat bahagia sekali dengan moments ini.


Tidak lupa kami mengabadikan momen kebersamaan ini dalam kebahagiaan akan kehamilan ku ini.


Anak yang sangat kami nantikan,


Anak sebagai penerus keluarga kami,


Anak yang nantinya sebagai kebanggaan kami.


" Sayang . . . aku mencintaimu, sampai kapan pun aku akan mencintaimu dan anak kita nantinya " bisik Angga dengan memelukku erat sekali.


Hangat sekali pelukan suamiku tercinta ini dan aku pun membalasnya dengan merapatkan pelukanku.

__ADS_1


tidak lupa ku cium pelupuk matanya sebelum kami terlelap tidur di malam ini


Kami cukup bahagia di hari ini,


Berbagi kebahagiaan dengan orang - orang yang kami cintai seharian ini.


sekarang waktunya kami untuk beristirahat dan memadu kasih meski aku masih berada di rumah sakit ini.


Tidaklah berlebihan, kami hanya saling berpelukan dan menceritakan kisah sendu masa lalu kami berdua, perjalanan cinta kami yang sempat terpisahkan akibat kesalahan dan keangkuhan kami di masa lalu.


Tuhan jadikan itu semuanya hanya kenangan saja bagi kami, untuk selanjutnya berikan kebahagiaan dan penuh cinta.


Terimakasih tuhan.


Terimakasih atas kisah indah yang Kau berikan pada kami.


Sampai jumpa para pembacaku,


Terimakasih masih setia dengan novel ke dua ku ini.


Jangan lewatkan Novel ke tiga ku ya, Dengan judul Berondong Ku cinta kamu


**Terimakasih Dan Sampai Jumpa


Sahabatku Semuanya.


Salam Cinta Untuk Anda Semuanya


😘😍**

__ADS_1



__ADS_2