
Masih dengan terpaksa aku mengantar kepergian pengantin baru ini ke Bandara untuk Berbulan Madu Di Filipina.
Itu rencana mereka yang ku dengar saat berpamitan pada Ayah dan Ibu, setelah acara perhelatan pernikahan mereka beberapa hari yang lalu.
Sungguh bahagia dan sumringah sekali wajah mereka berdua, kak Tasya tidak henti - hentinya memeluk mesra suami barunya itu.
Begitu pun dengan Angga, seperti terkena lem saja hidup mereka berdua.
Saling berpelukan, saling bergandengan tangan, tidak jarang pula Angga mencium mesra kening kak Tasya meski di hadapan kami di rumah ini.
Jengah rasanya Aku melihatnya.
Yaaaah . . .
Mau bagai mana lagi, mereka sudah resmi menjadi suami istri.
Tapi tidak begitu juga lhaaa.
Aaaah biarlah.
setidaknya dua pekan kedepan, aku tidak melihat kemesraan mereka untuk sesaat.
Setelah pesawat mereka mulai terbang menuju Filipina, aku sengaja meminta izin kepada ayah untuk langsung berangkat bekerja di Caffe.
Sengaja hari ini aku libur kuliah, untuk mengantar merak berbulan madu.
setibanya di Caffe aku pun mulai bertukar baju seragam dan memulai pekerjaanku.
" Lho put, kok kamu di sini ??? apa tidak ikut mengantar bang Angga untuk pergi berbulan madu?? " sapa Doni seniorku di Caffe ini.
" Sudah kak barusan, dan aku langsung kesini tadi " sahutku dengan mulai menata meja satu persatu.
" Aku kira kamu ikut honeymoon lho put ?? "
Goda Nico kemudian.
__ADS_1
' heeem, biar jadi obat nyamuk, begitu ya " sahutku mengimbangi candaan mereka.
Tak ayal, gelak tawa mereka pun terdengar sangat riuh
" Hay prisces . . . " sapa James saat pengunjung Caffe ini mulai rame.
" Hay . . . juga " sahut sindy membalas sapaan James yang sebenarnya di tujukan untuk aku.
James kelabakan, dan menggaruk - garuk kasar kepalanya yang menurutku tidak gatal atas balasan sapaan dari senior wanitaku itu.
sesaat kami pegawai di Caffe ini tersenyum.
Tidak puas dengan itu, James mendekatiku dan mengulangi sapaannya tepat di sebelahku, bahkan lebih dekat di telinga kiri ku.
" Hallo princes " sapanua dengan lirih dan terkesan berbisik
" iya Boy, aku sudah dengar tadi " sahutku dengan senyumku menyertai.
" Bikin malu saja, sampai orang lain yang menjawabnya " lanjutnya dengan mimik cemberut dan masih dengan suara berbisik.
" Salah sendiri, kenapa harus teriak " balasku dengan disertai tawa ku setengah mengejek.
dia pun hanya mambalasnya dengan dengusan kesal.
" Mereka sudah berangkat honeymoon ya???" Tanyanya kemudian saat aku kembali ke mejanya untuk membawakan Es lemontee.
" Sudah, tadi sore kan " sahutku
Di raihnya tanganku, untuk duduk di sebelahnya
" Caffe sedang ramai, James. Nanti saja ngobrolnya " tolakku halus pada nya.
Seperti biasanya, Caffe ini akan sangat ramai pada jam seperti ini.
Sesaat ku melihat, seorang wanita cantik yang seumuran denganku tiba - tiba mendekati meja James.
__ADS_1
Wanita tersebut mengulurkan tangannya seakan mengajak James berjabatan tangan.
Siapa gerangan wanita cantik tersebut ya???
Kenapa aku belum pernah mengenalnya selama ini???
Aaaah mungkin itu teman kuliahnya, kami kan tidak sekampus juga.
Tanpa sengaja aku melihat James dan wanita itu sejenak memandang ke arahku dengan bersamaan.
James tersenyum, kelihatan senyum tersebut sangat mesra yang di tujukan padaku.
sesaat wanita tersebut memandangi ku dan James bergantian.
Apa ya yang mereka bicarakan, apa mereka membicarakan ku???
Tak berpaa lama kemudian wanita tersebut pergi menjauh dari James dam kembali ke mejanya semula berkumpul bersama beberapa teman wanitanya, mereka terlihat cantik - cantik dan terlihat sangat elegan dandanannya.
Aku memberikan Bahasa isyarat pada James " Kenapa ??? "
sedangkan James hanya tersenyum dan mengangkat kedua bahunya tanda tidak mengerti.
Setelah selesai bekerja, James mengantarku untuk pulang kerumah.
Sejenak aku teringat kejadian wanita yang mendatangi meja James.
" Oh iya James, siapa wanita tadi??? Apa dia teman kampusmu ??? " tanyaku penasaran
" Aku tidak kenal dia " sahutnya acuh tak acuh dan masih dengan santai mengemudikan mobilnya
" Kok bisa mendatangimu tadi ??? " tanyaku kemudian.
" Kenapa ??? kamu cemburu ya princess ku ??? sahutnya dengan menggodaku.
" Hadeeeew, cemburu buta " sahutku kemudian
__ADS_1